NovelToon NovelToon
Cinta Berselimutkan Lara

Cinta Berselimutkan Lara

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Keluarga
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Mom young

Menjalani Takdir Pernikahan yang Begitu Rumit Untuk Sania..

" Katakan Apa Salah Ku Sehingga Kau Memberikan Aku Ujian Seberat Ini! " Sania Terduduk Pilu Saat Menyadari Takdir Pernikahan Nya Tidak Sesuai Dengan Semua Nya....

Mampukah Sania Bertahan Atau Ia Akan Memilih Pergi....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom young, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hal-18

( Menahan Debaran Untuk Rasa Yang Hanya Bisa Di Pendam )

Sania Menengok kana-kiri karena hujan belum juga reda, Sambil Sesekali Ia Mengecek Plastik Yang Ia Bawa,

" Bu Ratih Pasti Khawatir, " Lirih Sania, Sambil Menahan Dingin.

Namun Tiba-Tiba Saja Ada Dua Orang Pemuda Sebaya Nya, Yang Menghampiri Sania Dan Berniat Mengantarkan Sania Pulang.

" Lagi Nunggu Siapa? " Ucap Salah Seorang Pemuda Yang Ikut Menepi.

Sania Yang Canggung Ia Langsung Menepis Jarak, " Tidak Ada, Hanya Menunggu Hujan Reda Saja " ucap Sania Lirih.

Kedua Pemuda Itu Masih Mengenakan Seragam Sekolah SMA, " Pakai Saja Payung Ini Kak... Apa Mau Sekalian Kami Antarkan Pulang? " Ia Menawarkan Diri.

" Tidak Perlu, Sebentar Lagi Juga Hujan Nya Akan Reda, "

" Tidak Apa Kak... Pakai Saja Payung Ku ini, Jika Berkenan Kami akan Antarkan Kaka Pulang, Biar Kapan-Kapan Kita Bisa Main Ke Rumah Kaka " Ucap Nya Dengan Pede, Sambil Membenarkan Rambut Nya Yang Basah.

Aditya Yang Melihat Sania Sedang Bersama Dua Orang Laki-Laki ia Langsung Menjalankan Motor Nya Dan Tepat Berhenti Di Hadapan Mereka.

" Apa-Apa Kalian Ini! " Hardik Aditya Memicingkan Mata Nya.

" Eh-Tidak Bang Kami Hanya berniat Meminjamkan nya Payung Saja " Umpat Mereka Takut Saat Aditya Terlihat Sangat Sangar

" Sudah Kalian Jagan Dekat-Dekat Dengan Nya. dia Adalah Istri Ku! " Rahang Aditya Mengetat Ia Menegaskan kepada Dua pemuda Itu.

Dua Orang Pemuda Itu Merasa Malu, Kemudian Mereka Berdua Langsung Pergi Dari Sana.

Namun Diam-Diam Sania Mencuri Pandang Saat Baru Saja Aditya Mengatakan Kalau Dirinya Di Sebut Sebagai Istri.

" kenapa kau Menatap Ku Seperti Itu? " Ucap Aditya, Mengangkat Kedua Bahu Nya.

" Tidak Pak " Sania Mengeleng, ia Tertunduk Malu.

" Apa Memang Jangan-Jangan Kau Senag Ketika Di ganggu Pemuda Tadi? " Tuduh Aditya, Wajah nya Nampak Cemburu.

" Tidak Pak- Demi Allah... Tidak! " Tegas Sania.

" Yah Sudah Ayo Kita Pulang Sekarang, lain Kali Jagan Ke pasar Sendiri Lagi, Minta Di Antarkan Kak Salim Atau Kak Farhan, Jika Tidak Dengan Ku! " Tutur Aditya Datar, Namun Dirinya Tanpak Sangat Perduli Pada Sania.

" Tapi Hujan Belum Reda Pak? "

" Biarkan Saja! lihatlah Lagi Pula Kau Dan Aku Sudah Terlanjur Basah. " Dengus Aditya.

Akhirnya Mau Tidak Mau Dirinya Langsung Naik Ke Motor Aditya. Menembus Deras Nya Hujan, Untuk Pertama Kali nya Sania Naik Motor Dengan Aditya.

Sesampainya Di Rumah, tubuh Sania Basah Kuyup Begitupun Dengan Aditya, Bu Ratih Dan Bu Farah Langsung Membantu Sania Mengangkat Plastik Berisi Sayur-Sayuran Dan Juga Bumbu Dapur

" Sania Mandi Saja Dulu Tidak Apa- Kau Sudah Basah Kuyup " Titah Bu Ratih, Sambil Ia Menaruh Sayuran Kedalam Kulkas.

" Iya-baik Bu..." Sania Langsung mengambil Handuk Nya Di Jemuran, Dan Segera Mandi, Karna Tangan Nya Saja Sampai Keriput Karena Menahan Dingin.

" Mba... Kira-kira Yang Kita Liat Tadi Pagi Bener Ngak Yah? " Ucap Kasim, Yang sedang Menyantap Mie Buatan Salma, Karena Kamar Kos Mereka Bersebrangan.

" Menurut Mu Gimana Sim?... Mba Juga Ngak Tahu Yah!" Salma Kembali Asik Menyantap Mie Nya.

" Aku Jadi Kepikiran? " Imbuh Kasim Ia tidak Jadi Menyuapkan Mie Nya.

" Lah Kenapa? Mba Juga Sama Sim Kepikiran, Cuman Mau Gimana Lagi, kita Juga Ngak Tahu Kan! Sania Sekarang Di Daerah Apa? Jakarta Kan Luas " Ucap Salma kembali Menyeruput kuah Mie.

" Yang penting Sekarang Kita Fokus Aja Kuliah nya Yah Sim, Biar Ibu Kita Banga Kan Ibu Juga Yang Paksa Kita Buat Kuliah Jauh-Jauh ke Kota Toh! " Ucap Salma Berdengus Kesal.

" Iya-Wis Mba " Kasim Menganguk Faham, Meskipun Dirinya Penasaran Itu Juga Percuma, Karena Mereka Juga Tidak Mendapatkan Kabar Apa Pun. Dari Sania.

Sementara Di Kamar Sania Sedang Duduk Di Atas Sajadah Seusai Shalat Magrib, Mengingat Ucapan Aditya Tadi Sore Membuat Dirinya Senyum-Senyum Sendiri.

" Ya Allah..." Sania Mengusap Wajah Nya, Sambil Menormalkan Rasa Senag Nya.

" kamu harus sadar Sania... Ayo bangun dari mimpi mu ini, Pak Aditya Adalah suami kak Karina, dan yang berhak Mendapatkan pak Aditya seutuhnya Adalah Kak Karina, bukan Dirimu, memang Kau adalah istri pertama nya , Namun Hubungan Mu Dan Pak Aditya Hanyalah Pencitraan Saja " Sania Memejamkan Mata Nya Dalam Berusaha Menahan Hati Nya Agar Cinta Nya Tidak Terus Tumbuh.

" Aditya kau Sedang Apa? " Karina Menghampiri Aditya Yang Sedang Duduk Fokus Menatap Laptop..

" Aku Sedang Mengumpulkan Berkas Berita Untuk Besok " ucap Aditya, Mata Nya Masih Fokus Menatap Layar Laptop

" Apa Kau Mau Kopi, Biar Ku Buatkan? "

" Iya Buatlah..."

Karina Mengguk, ia Langsung Turun Ke Dapur Sendiri, membuatkan Kopi Untuk Aditya.

Sekepergian nya Karina Dari Kamar Aditya Mendapatkan Telfon Dari Atasan Nya, Kalau Besok Ia Harus Kembali Di Tugaskan Ke Desa Tempat Sania Berasal.

" Besok Kau Tidak Usah Datang ke Kantor Adi, kau Langsung Saja Ke Tempat Tujuan, karena Tugas Ini Sangat Penting, Semoga Kau berhasil "

" Baik Pak " Atasan Aditya Menutup Telfon Nya.

Aditya Tampak Cemas Ia Mengusap Tengkuk nya Gelisah, " Ada Apa Adi? " Karina Menyuguhkan Kopi untuk Aditya.

" Karina Besok Aku Di Tugaskan Untuk kembali Ke Desanya Sania " Aditya Menatap Wajah Karina.

Namun Bukan Raut Wajah Kecemasan Yang Terpampang di Wajah Karina, Justru Ia Tersenyum Senang. " Bagus Lah Aditya-Apa yang Perlu Di Cemaskan? Lagi Pula Sania Juga ingin Pulang Kampung kan, kalian Bisa. Kesana Bersama "

" Apa Kau tidak Papa jika Aku Tingal? Tapi Kau Tenang Saja Tugas Ini Hanya Dua Hari " Aditya Meyakinkan Karina.

" Tidak Papa Aditya... Disini Bayak Orang Ada Ibu, Ada Ayah, Ada Semua Nya " Karina Menyikapi Semua Itu Dengan Sangat Bijak

" Terimakasih Atas Pemahaman Mu, Kepada Pekerjaan ku." Aditya Mengelus Ubun-Ubun Karina, Memang Sejak Masuk SMA Dulu Mereka Bersahabat Hinga Saat Akhir Semester Kelulusan Karina Mengungkapan Perasaan Nya Kepada Aditya. Dan Aditya Yang Merasa Nyaman Pada Karina Ia Pun Menerima Karina Sebagai Kekasih.

.

.

.

Pagi Harinya Mereka Berdua Sudah Bersiap, Karena Mereka Tidak Naik Mobil Ataupun Motor, Mereka Naik Bus untuk Menuju Ke Desa Tiga Sari.

" Adi... Apa Pekerjaan Ini tidak Bisa Di Undur, kalian Adalah Pengantin Baru..." Bu Ratih Berat Hati.

Bahkan Sania Sendiri Juga Tidak Tahu Jika Aditya Hari ini Ikut Pulang Ke Desa Nya Karena Meliput Sebuah Berita, Entah ini Hanya Kebetulan Saja Atau memang Semua Nya Memang Ketetapan Takdir.

" Tidak Apa Bu... Aku Tidak Sendiri Ibu Kan juga Bersama Ku " Karina Merangkul Hangat ibu Mertua Nya.

Bu Ratih Juga Memegang Dagu Karina Penuh Kasih Sayang.

" Kak Sania, Jagan Lama-Lama Yah Di kampung Nanti Kita Akan Rindu... " Diffa Dan Naura Memeluk Sania Erat.

" Kalian Tenang Saja Yah... Pasti Kaka juga Akan Merindukan Kalian " Sania Berjongkok Memeluk kedua Anak Itu.

" Iya Sania... Kau Jagan Lama-Lama Yah " Hanum Dan Bella Juga Ikut Sedih.

" Kaka... Tenang Saja " Sania Memeluk Kak Bella, Dan Kak Shanum.

Tidak Lupa Juga Bu Farah Dan Bu Ratih Memeluk Sania Penuh Kasih Sayang Mereka Berpesan Agar Sania Pergi Tidak Terlalu Lama. " Maafkan Aku... Aku Tidak Tahu Aku Akan Kembali Kesini Lagi Atau Tidak " Batin Sania Melihat semua Orang Bersedih Karena Kepergian Nya.

Karina Juga Memeluk Sania Erat, Dirinya juga Berpesan Sama Seperti Semua Nya. " Aditya Kau Jagan Lupa Jaga Sania Selama Di Perjalanan Yah " Ucap Karina Sambil Melihat ke Arah Aditya.

Aditya Hanya Mengangguk Saja, Setelah Itu Mereka Berpamit Menuju Ke Terminal Menaiki Bus Untuk Menuju Desa Tiga Sari.

.

.

.

" Bersambung "

1
Mom Young
namanya Juga Wanita😁
M Subahan Sahil
cemburu nya di pendam
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Kesian dgn Sania tpi mau buat mcm mna cinta sdh tumbuh, seharusnya Sania jujur sma ibunya, kan malu org lain yg menegur Aditya uda menikah.
Mom Young: cinta Emang Buta Kak😅
total 1 replies
Mutia Rmdhani
Bagus
Mom Young: terimakasih Dukungan Nya
total 1 replies
M Subahan Sahil
hanya Mikirrin dirinya Aja Aditya
Mom Young: begitulah Kak
total 1 replies
RaNia Annisa
Di Tunggu Thor
Mom Young: baik Kak... Maksih Sudah Berniat Mampir
total 1 replies
RaNia Annisa
Luar Biasa Menguras Air Mata
Mom Young: makasih Kak bintang 5 nya
total 1 replies
RaNia Annisa
Setiap kali Bikin Cerita Sedih Terus Thor😓
Mom Young: 😃😃😃😃 😃
total 1 replies
Ayu Rahma
Luar Biasa @Mom Young
Mom Young: hatur Nuhuh Teteh Bintang Nya.
total 1 replies
Nur Enisah
pertama Kali Baca Langsung Suka Dengan Alur Nya... mampir Thor❤
Mom Young: terimakasih kak
total 1 replies
M Subahan Sahil
up
Mom Young: di Tunggu
total 1 replies
M Subahan Sahil
sangat Bagus
Mom Young: maksih atas dukungan nya
total 1 replies
M Subahan Sahil
Mampir Thor
Mom Young: 🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!