NovelToon NovelToon
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: CHINOV

Diusia mudanya Vyanita harus berjuang sendiri dalam bertahan hidup, kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Dan dia harus rela kehilangan harta peninggalan kedua orang tuanya, untuk menutup hutang sang Ayah. Hingga akhirnya dia bertemu dengan sahabat sebaik Revi, dan keluarga Revi lah yang kini menajdi keluarga baru bagi Vya.

Kebahagiaan datang silih berganti, bertemu dengan keluarga baru yang baik dan menyayanginya, hingga kebahagian lain datang, dimana Vya menemukan cintanya.

Menikah dan membina keluarga, namun tidak berselang lama kebahagian itu berangsur sirna. Akankah Vya mampu melewati cobaan hidup yang datang padanya? Dan akankah dia menemukan kebahagiannya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CHINOV, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

Weekend yang seharusnya Vya habiskan di Kota M bersama suami dan keluarganya disana, terpaksa tertunda karena Nesha meminta Adit untuk datang menghabiskan weekend bersamanya. Dan mau tidak mau Adit menuruti keinginan Nesha dan juga karena sedikit paksaan dari Vya istrinya.

Saat berada di rumah Khalid, ingin rasanya Adit membawa keluar Vya dari rumah besar itu, karena dia sudah tak tahan melihat perlakuan Mamanya pada Vya. Namun Vya selalu meminta Adit untuk tetap sabar, tenang, dan tidak melawan Mamanya.

"Adit, kapan kamu mau memberi Mama dan Papa cucu. Kalian kan sudah hampir tiga bulan menikah, kenapa istrimu ini belum hamil juga, atau jangan jangan dia tidak sehat dan bermasalah," ucap Nesha tanpa mau melihat bagaimana perasaan Vya saat ini.

"Ma, bisa gak sih Mama menghargai sedikit saja perasaan istri Adit, dia ini menantu Mama lho, dan lagi kami masih 3 bulan menikah, sedangkan diluaran sana masih banyak pasangan yang sudah bertahun tahun menikah tapi belum juga dikaruniai momongan. Dan keluarga mereka tetap adem ayem, tanpa meributkan masalah momongan," bentak Adit pada Mamanya karena sudah tidak dapat lagi menahan emosinya. Melihat hal itu Vya segera menggenggam tangan Adit, dan memberikan isyarat pada Adit untuk tetap tenang.

"Maaf Ma, bukan maksud Mas Adit bentak Mama, mungkin karena Mas Adit sedang capek saja makanya emosinya tidak bisa terkontrol. Kalau untuk masalah momongan kita tidak menundanya Ma, dan alhamdulillah dari kita berdua juga tidak ada masalah, jadi mungkin Allah belum mempercayai kita saja," ucap Vya dengan penuh kelembutan. Namun Nesha seaakan menulikan telinganya tidak mau mendengar apa yang Vya katakan.

"Mama gak nyangka kamu berani bentak bentak Mama di depan wanita ini, itu lah kenapa Mama tidak memberikan restu Mama pada kalian. Karena wanita ini membawa pengaruh buruk buat kamu," geram Nesha melihat putra yang dia sayangi berani membentaknya. Adit pun bangkit dari duduknya berdiri menghadap Mamanya seakan menantang sang Mama.

"Ma, Adit juga tidak mau membentak Mama. Mama orang tua Adit, yang sudah mengandung dan membesarkan Adit. Adit hanya minta kepada Mama tolong Mama hargai Vya sedikit saja Ma, jangan selalu merendahkannya, Vya adalah wanita terbaik buat Adit, dan untuk masalah anak kami berdua memang belum dipercaya untuk mendapat momongan. Jadi bukan karena kami bermasalah," ucap Adit yang sudah tidak bisa mengendalikan emosinya.

"Tapi bagi Mama dia hanya wanita rendahan yang tidak layak untuk menjadi bagian dari keluarga kita, dan sampai kapanpun Mama tidak akan merestui hubungan kalian," ucap Nesha tak mau kalah. Vya yang sedari tadi menahan agar air matanya tidak jatuh, dan menahan segala rasa sakit di hatinya akhirnya tidak dapat ia pertahankan, air mata jatuh begitu saja dari pelupuk matanya. Dan isakan isakan kecil keluar begitu saja dari bibirnya, perkataan Nesha membuat dirinya teramat sakit.

"Baiklah kalau itu memang yang Mama mau, Adit juga bisa berbuat apa saja yang Adit inginkan untuk kebahagian Adit dan Istri Adit," ucap Adit dan dia segera menarik Vya keluar dari rumah tersebut, tanpa menghiraukan panggilan dari sang Papa. Adit mendorong Vya masuk ke dalam mobil dan segera melajukan mobilnya dengan kencang, meninggalkan rumah mewah orang tuanya. Sementara itu Khalid dan Nesha berdebat, Khalid sangat menyayangkan perbuatan Nesha dan dia sangat kecewa terhadap istrinya itu. Khalid pun meninggalkan Nesha di halaman belakang rumahnya, menuju ruang kerjanya, mengunci diri di dalam sana untuk menenangkan pikirannya.

Sementara itu dalam perjalanan pulang ke rumahnya Adit terus terusan meminta maaf pada Vya atas apa yang telah Mamanya lakukan padanya. Dan dia berjanji apapun yang terjadi dia akan selalu berada di sisi Vya, dia tidak akan mempermasalahkan masalah momongan. Karena pernikahan baginya bukan hanya sekedar masalah momongan saja. Banyak hal yang dapat mereka lakukan bersama walau tanpa adanya momongan diantara mereka.

🌷🌷🌷🌷

Sementara itu di tempat lain dan di Kota yang berbeda....

"Aku hamil... aku tidak percaya ini...," ucap seorang wanita saat dia tengah berada di dalam kamar mandi dan memegang benda pipih dengan dua tanda garis merah ditangannya. Ada rasa bahagia dalam dirinya namun juga ada kegelisahan yang nampak dalam raut wajahnya.

"Nara, masih lama kah di dalam sana?" tanya Angga sembari mengetuk pintu kamar mandi di mana istrinya sedang berada di dalamnya. Ya, Nara lah yang sekarang sedang berada di dalam kamar mandi, dengan menggenggam benda pipih bergaris merah dua.

"I... iya Mas, sebentar aku keluar," dan tak lama Nara pun keluar dari kamar mandi.

"Kamu lama bener di dalam, ini sudah siang, bukannya hari ini jadwal praktekmu pagi?" tanya Angga.

"Iya sih, tapi kayanya aku mau ijin dulu deh Mas, sepertinya aku kurang enak badan," ucap Nara dengan memeluk dan menyandarkan kepalanya pada dada bidang Angga.

"Kamu kenapa, kamu sakit, kita ke dokter ya," ucap Angga panik.

"Enggak Mas, gak usah aku istirahat aja di rumah. Mungkin karena aku kecapain jadi aku cuma butuh istirahat,"

"Baiklah kamu istirahat saja, kalau ada apa apa kamu telepon Mas ya, Mas usahain pulang cepet,"

"Oke Mas,"

"Ya sudah Mas berangkat dulu. Ingat telepone Mas kalau ada apa apa,"

"Iya," ucap Nara dan mencium bibir suaminya yang akan berangkat ke tempat kerjanya.

Setelah mengetahui mobil yang Angga kendari melaju meninggalkan kediaman mereka, Nara bergegas mengganti bajunya dan pergi meninggalkan rumah. Nara mengendarai sendiri mobilnya, membelah jalanan Kota M yang tidak terlalu macet karena jam kerja dan jam sekolah telah lewat. Tibalah Nara di RS tempatnya praktek, dia segera melangkah menuju lantai 2 dan tibalah dia di ruangan dokter Sp.OG – Spesialis Obstetri & Ginekologi (kebidanan dan kandungan). Karena kondisi masih sepi tanpa mengetuk pintu dia melangkah masuk ke dalam ruangan.

"Wah, ternyata anda tidak memiliki sopan santun dokter," ucap seorang wanita yang mengenakan jas putih khas dokter.

"Sudah jangan terlalu banyak bicara, nih lihat," ucap Nara kepada wanita itu dan menunjukan benda pipih dari dalam tasnya.

"Wow, emezing. Naiklah aku akan memeriksanya," ucap wanita itu yang ternyata dia adalah dr. Reny Sp.Og dan juga teman sejawat dari Nara. Tanpa babibu dr. Reni membuka sedikit baju yang Nara kenakan dan dia mengoleskan gel pada perut Nara, dan setelah itu dia mengarahkan alat yang bernama transducer pada perut Nara, kemudian tampaklah pada monitor kondisi dalam perut Nara. Dimana di dalamnya ada bongkahan kecil sebesar kepala jarum pentul, dan dr. Reny memprediksi bahwa kandungan Nara saat ini memasuki usia 3 minggu. dr Reny memberi selamat pada Nara dan dia menceramahi Nara agar selalu menjaga kandungannya, dan dia pun meresepkan beberapa vitamin untuk Nara konsumsi.

💐💐💐💐💐

Assalamualaikum teman² maaf baru bisa up, karena kesibukan di real life yang tidak bisa ditinggalkan. Terimakasih atas apresiasi teman² semua, tetap di tunggu ya up berikutnya. Dan jangan lupa berikan Like, Komen, serta Vote, Tips juga boleh jika teman² berkenan. BIG LOVE BUAT KALIAN 😘😘😘😘

1
Yanti Astuti
lanjut
Ira Zamiah
Anga ngomong gitu biar adit ngerespon dlm koma bisa denger
Lela Lela
lanjut
Yuningsih Nining
terusin ah thor
Yuningsih Nining
Buruk
martina melati
siapa diaaaa
martina melati
mesti kudu ati2 nih... jangan2 psikopat
martina melati
bucin?
martina melati
knp gk nikah sm angga aja???
Santi Susanti
segeh
yuliwiji
Luar biasa
hafiz
heran bngt knp sih mamanya Adit bersikap tidak baik kpd menantunya,hnya karena menantu org tak punya juga yatim piatu bukan berarti htinya jahat yah.ini ni mertua yg zalim
Haida Royana
maaf tor..sdj suzon dgn mu
Haida Royana
jgn gitu dong tor buT cerita .. masa duduk di pelaminan sendiri...halu ya halu..jgn yg g mzsuk akal..
Rika Fitria
Luar biasa
Atoen Bumz Bums
berarti sm2 nikah 2x y thor
Jamilah Johar
😩
Jamilah Johar
/Cry/
Marlina Raden
emang Nara dan Angga udah melakukan hub.badan Thor 🤔kok tiba2 hamil
Lena Sari
hahaa....kok nggak d samperin sih ngga??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!