NovelToon NovelToon
Great Pretender

Great Pretender

Status: tamat
Genre:Time Travel / Mengubah Takdir / Misteri / Tamat
Popularitas:56.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aoxue

Hiatus kecuali 50 pembaca minta update.

Alex, seorang yang mengalami perjalanan waktu dari masa depan karena dirinya mengalami kematian di masa depan.

Dia kembali memasuki sebuah lembaga misterius dengan sebuah tujuan, yaitu menghancurkan lembaga misterius itu.

Lembaga yang membuat Alex mengalami kematian di masa depan, itu artinya apakah dia sedang memulai rencananya untuk balas dendam?

Ayo, baca sekarang! Kisah Alex dalam rencananya untuk mengubah takdirnya di masa depan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aoxue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Di sebuah berita terkini, "Data yang disebarkan telah memberikan sebuah bukti kuat dan siapa dalangnya! Dalangnya merupakan salah satu dari tujuh presiden negeri ini, hanya saja sekarang dia tidak diketahui keberadaannya!"

"Pelaku diduga telah melarikan diri ke luar negeri dan—" berita tersebut tiba-tiba saja berhenti dan mengalami gangguan sinyal.

"Ah! Mereka belum tertangkap?" kata Alex, James dan Steve secara bersamaan yang kecewa karena dalangnya ternyata bisa menyelamatkan diri.

Tiba-tiba saja, sosok seorang misterius dengan topeng putih polos muncul di dalam televisi, "Sebenarnya! Akulah dalang dibaling semua ini! Dan yang kalian anggap dalang, dia hanya merupakan salah satu pionku!"

"Alex! Kamu telah menghancurkan rencanaku! Tapi, rencana kami ke depannya akan tetap berhasil karena pengganggu sepertimu akan segera ku lenyapkan!" ancam dari seorang misterius dengan topeng itu.

Setelah dicari lokasi alamat IP nya, GPS satelit langsung mendapati lokasi di seluruh dunia bahkan suaranya disamarkan itu membuat mereka tidak bisa mengetahui siapa orang tersebut.

"Sebenarnya Aku tahu siapa dia!" ujar Alex dengan mantap.

Di dalam vila Steve bukan hanya ada sedikit orang, karena menyambut pahlawan negara tersebut bahkan keenam presiden lainnya sudah berkumpul juga disana, tentunya dengan banyaknya orang-orang disana.

"Karena orang itu adalah—" kata Alex dan dia berhenti di depan salah satu pemimpin negeri Swiss.

"Presiden Schneider?" teriak semua orang dengan mata yang melotot dan mulut yang menganga.

"A-apa yang Kamu katakan sih, anak muda?" tanya Schneider ragu-ragu.

"Maaf Pak Presiden! Maksudnya bukan Anda, tapi kembaran Anda!" lanjut Alex.

"Darimana dia mengetahui bahwa Aku memiliki kembaran?" batin Schneider terkejut karena fakta bahwa Schneider memiliki seorang kembaran itu disembunyikan dalam dunia.

Sang kembaran merupakan seorang yang bertugas menjadi bayangan sang kakak, yaitu Schneider.

Namaku adalah Michael, aku adalah seseorang yang mengikuti program pelatihan yang berada di lembaga ini. Ada sebuah misteri yang aku tidak mengerti, banyak sekali orang di lembaga ini yang setiap kali aku ajak bicara, mereka mengabaikan diriku, bukankah mereka terlalu sombong? Tapi, setelah aku nekat mencari tahu kebenarannya, ternyata—'

Dengan kata-kata yang diucapkan oleh Alex, Schneider terkejut.

"Itu adalah catatan milik adikmu! Dan Anda lah yang memulai program mengubah manusia menjadi robot, memang bisa dikatakan bahwa adikmu telah mengkhianati dirimu! Tapi, ini semua tetap Anda yang memulai! Dan seharusnya Anda juga yang mengakhiri semuanya bukan?" ujar Alex.

"I-itu—"

"Tangkap dia! Masukkan dia ke dalam penjara—" kata salah satu presiden.

"Tidak! Jangan! Maafkan Aku sebelumnya telah bersikap lancang seperti ini di depan semua presiden negaraku ini! Tapi, target utama dari Michael itu adalah Tuan Schneider dan jika dia harus masuk ke dalam penjara, itu akan memudahkan Michael untuk mengambil alih jabatannya dan tentunya bisa dengan mudah membunuh seseorang di dalam penjara bukan?" kata Alex yang diangguki oleh semua orang yang mendengarnya.

"Jadi begini... "

*****

Namaku adalah Bell, aku seorang penipu profesional di kota Manhattan. Iya, setidaknya itulah yang aku harapkan karena sebenarnya Aku bernama Alex.

Biar gak pusing, Alex mengubah nama dan sedikit penampilannya karena Alex memiliki sebuah rencana untuk bisa bergabung dengan organisasi yang sebelumnya pernah dia hancurkan rencananya.

Saat ini Alex bernama Bell, pekerjaan tidak ada dan tempat tinggal hanya di sembarang tempat dia bisa tidur dimana saja.

Saat ini sudah malam hari, Alex dengan kardus bekas yang dijadikan sebagai alas di depan sebuah taman, dia merebahkan dirinya disana dan tertidur pulas.

Alex secara sukarela ingin menghancurkan segalanya yang dimiliki oleh organisasi jahat itu, itulah mengapa dia berani melakukan apapun itu demi tujuannya.

Takdir Alex sebenarnya belum berubah sepenuhnya, karena waktu yang terlalu cepat. Rencana yang sudah disusun oleh Alex telah gagal, itulah menurutnya.

Tapi, menurut kebanyakan orang. Rencana Alex itu berhasil, hanya saja yang mereka anggap sebagai seorang pahlawan yaitu Steve.

Iya, Alex menyerahkan jasanya kepada Steve, sahabatnya. Itu dikarenakan Alex memang sudah mengetahui bahwa takdirnya itu tidak mudah untuk diubah olehnya.

Tiba-tiba ada seseorang yang melempar roti kepada Alex yang membangunkan Alex dari tidurnya.

"Hoamm" Alex menarik nafas karena baru saja bangun dan meregangkan tubuhnya.

Dilihatnya hari sudah terang, ada sebuah roti dengan balutan kertas yang dilemparkan kepadanya.

Semua orang yang lewat berlalu lalang hanya menatap rendah Alex dan mengabaikan sosok seorang pemuda yang gagal.

Alex memakan roti itu dan melihat pesan yang dituliskan dalam kertas pembungkus roti.

Roti itu dilemparkan oleh seorang mata-mata yang memang mendapatkan tugas untuk memantau Alex, jika ada sesuatu yang bahaya dia juga akan langsung membantu Alex melindunginya.

Bukan hanya satu orang, ada beberapa orang lainnya. Mereka semua adalah mata-mata terbaik yang sudah mendapatkan perintah dari Steve.

Karena jasa Stee yang begitu besar kepada negara, dia pun mendapatkan kenaikan jabatan jadi Steve mampu memberikan sumber daya manusia untuk membantu rencana Alex.

Mulai dari sini, author akan mengganti nama Alex dengan Bell ya?

Bell sedang membaca pesan yang ternyata sangat membuat Bell terkejut.

Karena isi dalam pesan tersebut adalah, "Ternyata benar apa katamu! Susu coklat yang terbuat dari kecap memang tidak enak!"

Pesan tersebut adalah pesan yang dikirim oleh Steve, itu membuat Bell kesal karena Steve baru saja menyadari hal yang sangat penting tersebut.

Bell pun berdiri dari sana, melipat kardus yang baru saja dipakai olehnya sebagai alas untuk tidur dan membawanya pergi.

Setelah sampai di dekat jembatan, Bell menyimpan kardus bekas itu ke bawah jembatan.

Bell lalu melihat ke segala arah, memperhatikan banyak hal disana.

Dia melihat sosok seorang pasangan kaya raya dengan jam tangan emas di tangan milik si pria itu membuat Bell tertarik dengan jam tangan emas itu.

Bell melangkah maju mendekati pasangan tersebut yang sedang berjalan juga mengarah kepada Bell.

Dengan sangat cepat dan tanpa disadari oleh si pria maupun wanita, Bell telah mengambil jam tangan itu dengan mudahnya.

Tapi, ada salah satu orang yang menyadari hal tersebut, dia sedang berada di salah satu hotel yang tidak jauh dari sana.

"Bagaimana? Dia cocok untuk dijadikan sebagai rekan satu tim kita!" seru salah seorang wanita.

"Kita berempat wanita dan dia hanya seorang pria? I-itu—" ujar salah seorang wanita lainnya.

"Itu membuat kita semakin berdebar-debar bukan?" kata salah satunya dengan mata yang berbinar-binar.

"Terserahlah! Asal dia berguna, aku tidak mempermasalahkan hal kecil seperti itu!" seru salah satunya dengan dingin.

1
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
syahz,sebuah dua botol bedak bayi itu mksdnya gimnaa🙏
LɪᴢZʏ AᴜʀᴏRᴀ❷❶ℓ🔥
baru baca bab awal di paragraf pertama syahz kek nya kurang kata "mereka"
salah seorang diantara menyalakan senter

🙏
bagus
mak josss waye lahhhh
bagus
seng penting semangate
Kleinaa
langsung berbinar matanya pas dapet yg gratis, persis seperti emak² +62 🗿🗿
Kleinaa
alex said: nih anak kepo mulu, ganteng ya gw

🤣🤣🤣✨
Kleinaa
visualnya imut mirip jungkook 🐰, lanjutkan kak novelnya keren
Kleinaa
mngkin dia dimanfaatkn dengn hipnotis atw obat makanya gak tau nama sndiri 🗿☕
Wong kam fung
Alex menangis. Hanya saja tangisan Alex
Wong kam fung
waduh pikiranku melayang
Wong kam fung
Alex pun mencatat, "Dear Diary hati ini sakit ketika melihat mantanjalan sama pacar barunya hiks, hiks ...."
Wong kam fung
ke kamarnya
Wong kam fung
disini aja sih. kaya mau nembak aja
Wong kam fung
ruangan ini kalau kentut mantap tuh
LR
ganggu makan aja😇 padahal lagi enak-enaknya
LR
typo nih😇
LR
konflik ✨😇
LR
cerita ini akan menarik, genre tentang komputer emang paling the best 😇✨
LR
ngarep banget 😇 kedengeran otw tangkap lo
LR
akhhhh aku tau film yang visual itu, aku tau✨ serius filmnya bagus banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!