Aku berasal dari keluarga miskin di London, kemudian menjadi tulang pungung untuk keenpat adik perempuanku dengan berjualan koran dan menyemir sepatu, ayahku pemabuk dan ibuku sering menangis karena letih dan kesal.
Dari kecil aku suka latihan tinju, sampai suatu saat bertemu dengan mister penjual koran yang ternyata adalah seorang petinju dunia yang tidak terkalahkan, dan perjalanku di mulai .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Romy rhamdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18 Kelas Bulu 57 Kilogram
Koran koran olahraga memberitakan telah muncul juara baru bernama Dampsey, bahkan media televisi dan cetak memberitakan kemenangan ini secara besar besaran, bagaiman tidak dia mampu menumbangkan semua lawan baik peringkat pertama dan juara dalan satu ronde dan semua lawan KO, padahal umurnya baru tujuh belas tahun.
Bahkan dalam wawancara diinfokan bahwa dia berasal keluarga miskin, dan berbagai cerita heroik dihembuskan untuk menjadikan dirinya sebagai panutan dan tauladan bagi para pemuda Inggris lainnya, walau demikian gencar berita tentang dirinya, tapi tidak pernah terlintas rasa sombong, bahkan untuk saat ini dia menghilang bak di telan bumi bersama mister sang pelatih.
Mereka ada di sasana bawah tanah, saat ini mister sudah mendapatkan rekaman raja raja tinju terdahulu yang mampu mengkanvaskan lawan lawannya, dia memperlihatkan Dampsey bagaimana raja raja tinju ini mampu bertengger di puncak dunia selama bertahun tahun tanpa mengalami kekalahan
Dampsey menonton dengan penuh konsentrasi, darah mudanya terbakar melihat kehebatan petinju dahulu, baik footwork dalam melangkah, menjaga keseimbangan dan lain sebagainya, terus pukulan pukulan yang mematikan membuat otaknya segera membuat stimulasi, pada kesimpulannya dia masih tertinggal jauh dari para legenda ini.
Di dalam ruangan rumah mister terlihat perbincangan serius di telepon, entah dengan siapa dia bicara tapi Dampsey melihat mukanya merah padam menahan amarah, belum pernah dia melihat mister seperti itu.
" Bajingan ini tidak menepati janji " makinya sambil menutup ponsel, Dampsey ingin bertanya tapi dia takut melihat muka seram dari mister. Tapi ketika dia melihat bocah ini mister kemudian mengajaknya duduk di sofa dan kemudian meminta maaf.
' Maafkan saya ya, kita dikhianati, kita belum bisa bertanding perebutan kejuaraan dunia " katanya dengan mimik sedih, Dampsey tahu bahwa ada yang berniat curang kepada mister, dia mencoba mendinginkan hari mister.
" Mister tidak apa apa, jika mereka mengingkari janji maka kita akan tingalkan kelas ini dan naik setapak demi setapak, tidak usah marah mister nanti sakit, jagalah kesehatan selalu saya tidak mau mister sakit dan tidak berada di sisi saya " katanya sambil memegang kedua tangan sang mister.
Betula apa yang dibilang bocah ini kenapa kami tidak meningalkan kelas bantam lima puluh enam kilogram, maka tentu saja langkah berikutnya adalah naik kelas yaitu kelas bulu lima puluh tujuh kilogram.
Mister segera berdiri dan kembali malakukan pangilan, kali ini dia mengundang beberapa wartawan untuk mengabarkan bahwa Dampsey akan meningalkan kelas bantam lima puluh enam kilogram dan naik kelas bulu lima puluh tujuh kilogram, mereka tidak boleh dihina apalagi dibohongi.
Segera saja pertemuan di gelar, dan wartawan terutama dari majalah sport segera merilis berita ke platform media sosial. Mendengar ini komisi tinju kelas bantam junior kelabakan, tidak ada lagi sang idola dalam badan tinju mereka, artinya tidak banyak uang yang dikeruk apabila sang fenomenal ini pergi ke kelas lain, terjadi keributan antara pengurus soal kenapa tidak mau menepati janji dan mengambil resiko yang besar.
Beberapa dari mereka akhirnya tahu bahwa ada saudara Miguel yang menjadi pengurus inti dan kemudian mengkhianati perjanjian tersebut, sidang etik akhirnya digelar dengan mencopot saudara Miguel dari jabatan pengurus inti, apa lacur ternyata komisi kelas bulu lima puluh tujuh kilogram telah menanda tangani bergabungannya Dampsey disana.
Sekarang kosentrasi dari mister adalah menaikan berat badan Dampsey ke lima puluh tujuh kilogram, bukan hal rumit tapi juga tidak bisa dianggap mudah, dikelas ini terdapat nama nama yang hebat seperti roberto duran, Sugar ray leonard, Tom hanks, Julia caves, dan Oscar de la hoya.
Mereka semua adalah petarung legenda dari kelas bulu, silih berganti menjadi juara, memiliki kekuatan khusus masing masing, suka tahan dalam jual beli pukulan. Mister memberikan semua video tentang pertandingan mereka kepada Damspey.
Bocah ini sampai mengigil melihat pertarungan antara Sugar ray leonard dengan Roberto duran, keras, kejam, berdarah darah, saling roboh, dan berakhir dengan kemenangan Leonard. Tapi apapun itu hanya soal selisih angka saja.
Dia merenung membayangkan jika ada di posisi itu apa yang akan dia lakukan, apa pukulan shadow dan pukulan shootgun bisa mengatasi legenda ini, dia mesti mencari jurus baru untuk mengatasi para legenda ini, tidak mungkin hanya mengharapkan dua pukulan itu saja.
Berkonsultasi dengan mister apakah ada jurus yang belum di ajarkan kepadanya, mister mengatakan bahwa dua pukulan yang dia miliki sebenarnya sudah bisa menantang juara dunia, tetapi mister juga paham bahwa dunia semakin berubah, semakin banyak varian varian pukulan baru yang lebih ampuh praktis dan efesien.
Sebagai juara dunia mister memiliki banyak pukulan rahasia, apalagi dia tidak terkalahkan selama merintis karir tinju yang dia jalani, tetapi dia tidak mungkin mengajarkan keseluruhan terkait dengan daya tahan tubuh Dampsey dan juga umurnya, dia sadar bocah ini mempunyai kerterbatasan, makanya dia selalu merendam tubuhnya dalam ramuan herbal
" Jangan khawatir saya akan mengajarkan kamu pukulan baru yang lebih ampuh sehingga bisa menjadi senjata adalan kamu dalam menjatuhkan lawan" kata mister dengan sangat meyakinkan, pukulan yang dia ajarkan bernama pukulan Naga.
Pukulan Naga ini pukulan adalah pukulan yang anginnya saja mampu melukai lawan dan mampu menerobos blocking serapat apapun. Untuk memiliki pukulan ini mister menyuruh Dampsey memukul air dengan beban di kanan kiri seberat lima kilo, bayangkan beban hampir sepuluh kilo berada dalam satu tangan.
Tujuan memukul air agar massa berat pukulan bertambah karena ketika pukulan masuk ke dalam air maka massa berat pukulan akan berkurang inilah yang harus diatasi oleh Dampsey, disaat beban ada di kiri kanan juga harus mengatasi massa pukulan yang berkurang ketika masuk dalam air.
Latihan demi latihan dia lakukan dengan giat dan rajin, kebetulan saja dibelakang rumah ada sungai sehingga dia bisa berlatih tanpa meningalkan tempat terlalu jauh, dalam beberapa bulan dia sudah bisa melakukan pukulan dengan beban kanan kirin lima kilo sambil meninju dalan air tanpa kehilangan massa pukulan sama sekali.
Beban di tangan dilepas oleh mister, sekarang dia memukul air tanpa beban, benar saja begitu dia memukul angin pukulannya sangat mengerikan dan pukulannya dilepas tanpa kehilangan massa. bahkan sekarang pukulannya dua kali lebih kuat daripada ketika dipasangi beban.
Mister menganguk puas, maka uji coba yang terbaik dilakukan kepada benda padat seperti pohon kayu, mereka kembali ke ruang bawah tanah, Dampsey kemudian mengeluarkan pukulan naga dengan sekuat tenaga yang dia miliki, pohon kayu itu kemudian hancur lebur, bahkan angin pukulan yang mengenai pecahan kayu juga menyebabkan pecahan kayu menjadi serbuk.