NovelToon NovelToon
PAMAN! JANGAN GODA AKU

PAMAN! JANGAN GODA AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nita

Aku menikahi dia, tapi justru pamannya yang membuatku kehilangan akal. Setiap kali pria itu menatapku, ada bara yang tak bisa kupadamkan. Di mata keluarga, pria itu hanyalah paman dari suamiku. Di hatiku, dia adalah pria yang tak pernah boleh kusentuh. Namun, semakin aku menghindar, semakin dekat dia datang, membawa bisikan-bisikan yang memecah pertahananku. Bagaimana jika cinta ini terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SELINE ATAU RIANA

Seline membeku sesaat, gerak reflek tubuhnya ingin segera mendorong Eric. Namun, dia menahannya. Semua orang tahu jika Eric adalah suaminya. "Aku sudah tidak apa-apa!"

Eric melepaskan pelukannya, lalu menampuk wajah Seline. "Siapa yang memukulmu!"

Merasa malas menjelaskan, Seline memegang keningnya seraya berkata, " Aku lelah sekali!"

"Ya, iya pasti kau sangat lelah! Ayo istirahat dulu." Kata Eric seraya menggandeng tangan Seline.

Namun, sebelumnya Eric menoleh kepada tim SAR gabungan. Memandangi mereka satu persatu, lalu pandangannya terkunci pada satu sosok. "Eum... bukankah dia... pria yang di rumah sakit!"

"Oh dia ternyata anggota tim SAR!" Pikirnya lagi.

Sambil menggandeng tangan Seline dia pun berkata, "Terima kasih karena sudah menemukan istriku!"

Xander menaikan dagunya, lalu dia masuk ke dalam mobil. Seline menatap tak berkedip ke mobil Off Road berkaca hitam tebal itu. Dari dalam, Xander memperhatikan adegan tadi tanpa mengedipkan matanya. Si Bocah Bisu menatap Xander dengan tatapan menelisik. Dalam hati sedang menebak "Apa kira-kira yang sedang di pikirkan pria ini!"

Merasa sedang dipandangi, Xander melirik si Bocah Bisu itu lalu berkata, "Kau ikut aku pulang!"

Senyum simpul senang langsung menghiasi hati Si Bocah Bisu itu. Dia pun langsung mengganguk dan memberika tanda satu jempol, tanda dia setuju.

Mobil Off Road itu melaju melawati Eric dan Seline. Melaju pelan tapi pasti meninggalkan area pengungsian itu. Tiba-tiba Seline melapaskan genggaman tangan suaminya.

Dia berdiri menatap lurus pada Mobil yang perlahan semakin menjauh. Pada saat ini dia hanya bisa diam, karena ada dua nama keluarga yang harus dia jaga.

Eric merangkul pinggul ramping Seline seraya berkata, "Ada Apa?"

Seline menggelengkan kepala, lalu berjalan ke tenda klinik. Pada saat ini, hal yang benar-benar dia perlukan adalah mengkompres pipinya yang terlihat membengkak baru membersihkan diri. Sementara itu, Eric menunggu dengan sabar meski hatinya sudah tidak sabar ingin segera pergi dari area pengungsian itu.

Pipi Seline telah diobati, dia juga sudah mandi dan bersalin. Pada saat inu Lin Yue datang sambil membawa ponselnya. "Direktur Simon"

Seline mengambil ponsel itu, seakan tahu apa yang akan ditanyakan, dengan tersenyum dia langsung menjawab. "Ya aku baik-baik saja, kau tenang saja!"

Eric tertegun sesaat, hati dan pikirannya kembali ke saat-saat waktu mereka saling jatuh cinta. Senyumnya sederhana, tetapi entah mengapa selalu berhasil membuat hati Eric kehilangan arah.

Ada sesuatu dalam senyuman Seline yang sulit dijelaskan. Bukan sekadar lengkungan bibir atau kilauan matanya ketika tersenyum. Senyumnya terasa hangat, tulus, dan begitu menenangkan, seolah pada saat ini dunia berhenti bergerak agar hanya Eric bisa menikmati satu detik lebih lama memandangi senyum istrinya itu.

Dulu di setiap kali Seline tersenyum kepadanya, Eric selalu lupa dengan apa yang ingin dikatakannya. Kata-kata yang sebelumnya sudah tersusun rapi di kepalanya mendadak menghilang begitu saja.

Eric hanya mampu menatap.Dan semakin lama dia menatap, dia bertanya semenjak kapan rasa yang dulu itu hilang.

Senyum yang membuat Eric ingin selalu berada di dekatnya. Ingin menjadi alasan di balik senyum itu. Ingin melihatnya bahagia, bahkan jika kebahagiaan itu tidak selalu melibatkannya.

Untuk pertama kalinya, Eric tidak memahami apa yang sebenarnya dia inginkan saat ini. Apakah Seline, ataukah Riana.

Seline menutup sambungan ponselnya, sambil berkata, "Tenang saja, sesampainya aku di sana, aku pasti tidak akan bolos bekerja!"

Baru saja sambungan ponsel ditutup, gantian ponsel Erix yang berdering. Eric menjawabnya, Seline membalikan badannya. Mengira itu adalah panggilan dari Riana.

Eric membuka mode pengeras suara. "Ya Pa, Seline sudah bersamaku. Jangan Khawatir!"

Seline langsung membalikan badannya. Kedua matanya saling beradu dengan tatapan Eric. " Apa mau bicara dengannya?"

"Seline!" panggil Tuan Huang.

"Ya Pa!" Jawab Seline hampir menangis.

"Apa kau baik-baik saja!" tanya Nyonya Huang.

"Ya Ma aku baik-baik saja!" jawab Seline.

"Syukurlah kau baik saja-saja, Di sana ada Eric yang menjagamu, hati mama pun menjadi tenang!"

"Ma... bukan E... eum!" Baru saja Seline mau bilang, yang menjaganya bukanlah Eric. Tapi, kata-katanya langsung tertelan lagi masuk ke dalam tenggorokan.

Eric langsung mengambil alih pembicaraan, "Ma, Pa. Setelah Seline beristirahat sebentar, kami akan pulang!"

Sambungan ponsel pun terputus, menatap sebentar kepada suaminya itu, Seline berkata, "Kita Pulang Sekarang!"

"Ok!" Jawab Eric dengan nada terdengar senang.

Pada saat ini Xander dan yang lainnya tiba di Villa. Chu Yi chen tiba bersamaan dengan Tuannya tiba. Dia pun langsung menghampiri. "Semua laporan lengkapnya ada di sini!"

"Kau bawa dia ke dalam, mandikan dan beri makan!" kata Xander sambil mendorong Si Bocah Bisu ke arah Yi Chen.

Xander duduk di sofa, membuka berkas laporan dan mulai membacanya. "Si pelaku penculikan di tinggal oleh istrinya. Ingin membalas dendam dengan menggunakan ritual lima hantu, berharap agar para hantu itu datang menghantui istrinya itu. Namun, agar ritual itu berhasil. Dia membutuhkan darah yang segaris dengan hubungan darah istrinya itu!"

"Di temukan, jasad gadis kecil yang dicurigai adalah putri kandung si pelaku!"

Xander terdiam sesaat lalu berpikir sesaat, "Lalu Siapa Si Bocah Bisu ini!"

Xander melanjutkan membaca berkas laporannya lagi. Dan, ternyata si Bocah Bisu itu adalah anak dari adik istrinya yang dititipkan kepada mereka, karena kedua orang tuanya telah meninggal dunia.

Pada saat ini Yichen mengetuk pintu, lalu masuk ke ruang kerja. Xander menatapnya. "Dia sedang apa?"

Yi Chen langsung menjawab, "Sedang makan!"

"Setelah kembali, segera urus adminustrasi pengadopsian bocah itu!" kata Xander dengan nada serius.

"Statusnya?" tanya Yi Chen memastikan.

"Anak!" kata Xander tanpa ragu.

"Baik, akan segera dilakukan!" Imbuh Yi Chen. Meksi sedikit bingung, keluarga lain biasanya jika mengangkat anak maka hanya sekedar anak asuh. Tapi, Tuannya malah memberikan status "anak" yang menyandang nama Mo dibelakangnya.

Setelah selesai dengan urusan di Villa, Xander dan yang lainnya pergi pulang dengan Helikopter yang sedari tadi menunggu di helipad. Mereka pun menaiki helikopter itu. Baling-baling pun mulai berputar. Dan, mulai membawa semuanya membelah langit. Sementara itu, pada saat ini Seline baru akan pulang.

"Aku duluan, kalian jaga kesehatan dan mental kalian!" Kata Seline pada semua teman sejawatnya.

Eric membukakan pintu mobil. Setelah seline masuk, dia pun ikut masuk ke kursi kwmudi dan mulai melajukan mobilnya. Seline sedikit tersentak ketika satu tangan Eric menggenggamnya erat, seakaan tidak ingin melepaskan.

Namun, itu hanya bertahan sesaat. Pada saat ini ponsel eric berdering. Seline sempat melirik, nama yang tertera di ponsel adalah nama "Riana"

1
Tuti Tyastuti
𝘢𝘴𝘵𝘢𝘨𝘢𝘢𝘩 𝘹𝘢𝘯𝘥𝘦𝘳😂😂
Tuti Tyastuti
𝘢𝘴𝘵𝘢𝘨𝘢𝘢𝘩 𝘴𝘪𝘮𝘰𝘯😂😂😂
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘶 𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦 𝘺𝘢 𝘯𝘥𝘦𝘳😂
Tuti Tyastuti
𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘬𝘢 𝘯𝘪𝘵𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘭💪
Tuti Tyastuti
𝘳𝘢𝘯𝘪𝘢 𝘱𝘶𝘳𝘢" 𝘵𝘶𝘩
Tuti Tyastuti
𝘹𝘢𝘯𝘥𝘦𝘳 𝘱𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭 𝘵𝘪𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘶𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘬𝘰𝘳 𝘴𝘦𝘭
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘩 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘨 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦🤔
Tuti Tyastuti
𝘦𝘳𝘪𝘤 𝘮𝘰 𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘯𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘦𝘵𝘩𝘢𝘯 𝘮𝘰 𝘬𝘢🤔
Tuti Tyastuti
𝘩𝘢𝘥𝘪𝘳 𝘬𝘢 𝘕𝘪𝘵𝘢☝
Endah Sea
suka dengan semua cerita2 author.. terimakasih
Ellaa Nurell
karya yg sangat bagus banget dibaca....
dengan alur yg bagus...ditambah ada banyak bgt ilmu yg tersaji didalemnya ....
pokoknya recommended novel author ini gak pernah gagal 🫶🏻
Shee_👚
ulah keluarga rania atau rania sendiri yang melaporkan kejadian itu🤔
dasar nya pelekor buat drama murahan aja terus. orang juga pasti mikir masa baru mau di pasang infus dah ada kontraksi yang membuat keguguran. kan aneh belum ada semenit juga.
Shee_👚
ngamuk aja situ gak bakalan ada yang peduli.
eric PeDe gila mau balikan lagi sama seline, orang seline ja dah muak sama kamu😏
Shee_👚
luntang Lantung tapi ATM terus berjalan🤭
Shee_👚
ternyata hanya karena status sosial😏
inget bu harta yang kamu miliki bisa lenyap hanya dengan hitungan menit, tapi menantu baik dan tulus tak bisa di ganti dengan apa pun
Shee_👚
kayanya dia minum obat menggugurkan kandungan karena di minta tes DNA
Shee_👚
jangan² itu bener bukan bayi Erick🤔
Shee_👚
orang tuh jorogin aja seline, kebanyakan banget drama itu pelekor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!