NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Pewaris Amazon

Reinkarnasi Pewaris Amazon

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: To Raja

Jingga membuka mata, kembali ke masa sebelum tragedi besar menimpa keluarga Amazon.

Kali ini, tidak ada lagi gadis lugu yang mudah dimanfaatkan, matanya penuh dendam dan kebencian.

Hanya ada satu hal, Balas Dendam!

Mari kila mulai permainannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Trik mirahan

Jingga akhirnya tiba di rumah sakit dan dengan dokter yang telah diatur oleh asisten Rama, semua pemeriksaan berjalan dengan lancar sampai akhirnya Jingga dimasukkan ke kamar rawat inap.

"Apa kondisi Kak Jingga begitu parah sampai harus dirawat inap di rumah sakit?" Ucap Tasya menatap Jingga dengan wajah cemas.

"Dokter tidak akan membiarkannya dirawat di sini jika kondisinya masih memungkinkan untuk dirawat di rumah," kata asisten Rama .

"Aku harap Kak Jingga segera pulih. Kalau begitu kalian semua pulang saja, aku satu-satunya perempuan di sini, aku akan menemani Kak jingga di sini," ucap Tasya.

"Tidak boleh!" Bryan menatap Tasya, "kau tidak boleh menemaninya di sini, nanti dia pasti akan menindas mu lagi. Lagi pula penyakitnya tidak terlalu parah, masih bisa jalan sendiri ke toilet dan makan sendiri, biarkan dia sendiri saja," kata Bryan .

"Tidak. Aku tidak bisa membiarkan Kak Jingga sendirian di rumah sakit. Dulu aku pernah masuk rumah sakit dan masuk rumah sakit itu sangat tidak enak, sangat bosan karena tidak ada yang menemani berbincang, mau pergi ke toilet saja harus ribet membawa infus sendiri bahkan mau makan pun masih begitu ribet. Aku akan di sini menemani Kak Jingga!" Tegas Tasya segera duduk di kursi samping tempat tidur.

Bryan menatap Arga, meminta pendapat pria itu.

"Aku masih ada urusan di kantor, ini sangat mendesak, berkaitan dengan proyek besar, kau temanilah Tasya di sini sampai Jingga bangun. Kalau dia bangun dan kondisinya baik-baik saja, kalian berdua pulang saja," ucap Arga sebelum berbalik meninggalkan kamar rawat inap.

Bryan akhirnya duduk di sofa sambil memperhatikan Tasya yang sedang mengelap tangan Jingga.

'Sungguh Tasya adalah orang yang sangat baik, bahkan setelah berkali-kali hampir dicelakai oleh Jingga, dia masih begitu perhatian padanya. Tapi Jingga yang tidak tahu diri ini, bagaimana bisa ada perempuan egois seperti dia?' gerutu Bryan dalam hati, sangat tidak rela melihat Tasya merawat Jingga setelah apa yang dialami Tasya berulang kalih karena ulah Jingga.

Meski begitu, Bryan juga tidak bisa memaksa Tasya sehingga dia hanya diam saja.

Sementara Tasya yang mengelap tangan Jingga, dia mengelap Jingga sambil menancapkan kukunya ke tangan Jingga.

'Perempuan sialan, jika bukan karena isi surat wasiat sialan itu, aku pasti akan membunuhmu sekarang. Rasakan ini! Rasakan ini jallang sialan!' geram Tasya dalam hati sambil menancapkan kukunya ke lengan Jingga sampai berdarah.

Jingga yang pura-pura pingsan akhirnya tidak tahan lagi, dia perlahan membuka matanya.

"Kak Jingga, akhirnya kamu sadar juga," ucap Taysa bersemangat melihat Jingga.

Mendengar seruan Tasya, Bryan langsung berdiri dan berjalan ke arah tepi ranjang melihat Jingga yang telah bangun.

"Kau sudah sadar, sepertinya kau baik-baik saja. Kami akan pergi sekarang," ucap Bryan.

Tasya menggeleng, "Tidak bisa begitu Kak Bryan , aku pokoknya akan ada di sini menjaga Kak Jingga. Kalau Kak Bryan ada urusan, kakak bisa pulang dulu, nanti aku akan menghubungimu jika kami membutuhkan bantuan."

"Tapi.."

"Aku haus," ucap Jingga.

"Oh baiklah Kak Jingga, aku ambilkan air," kata Tasya dengan cepat bergerak mengambil air dari termos.

'Hm... Aku tidak akan mencampurkannya dengan air dingin, rasakan air panas ini melepuh di mulutmu!' pikir Tasya dalam hati langsung menuangkan semua air panas ke dalam cangkir.

Tasya lalu tersenyum menyodorkan cangkir itu pada Jingga, "minumlah Kak," kata Tasya.

Jingga menggangguk pelan meraih cangkir itu, ia melihat air dalam cangkir yang masih menguap panas.

'Mau membodohiku ya, kalau begitu aku pasti akan mengembalikannya padamu,' pikir Jingga dalam hati berpura-pura meminum air pemberian Tasya.

Tasya tersenyum penuh kegirangan melihat Jingga mendekatkan cangkir keh bibirnya tetapi beberapa saat kemudian senyumnya langsung menghilang melihat Jingga benar-benar meminumnya tanpa masalah.

'Kok dia bisa minum? Itu kan air panas yang dari termos, apa dia tidak merasa panas?' pikir Tasya dalam hati.

Jingga selesai minum, ia menyodorkan kembali cangkirnya pada Tasya, "terima kasih adik, panasnya air sangat pas," ucap Jingga.

"Eh? Ya, Tentu saja kak, aku memberimu air hangat agar membantumu pulih lebih baik," ucap Tasya lalu berbalik menatap cangkir di tangannya.

'Ini benar-benar tidak panas?' Tasya menggigit bibir bawahnya lalu diam-diam mencoba air di cangkir itu.

Puehh!!!

"Panas! Panas!" Teriak Tasya sambil menjatuhkan cangkirnya ke lantai hingga air di dalam cangkir tumpah membasahi kakinya.

"Akhh!! Panas!" Tasya segera mundur dengan kaki dan mulut yang terasa terbakar.

Jingga langsung menahan tawanya melihat tingkah Tasya, 'emang enak senjata makan tuan,' ejek Jingga dalam hati.

"Kau baik-baik saja?" Kata Bryan sambil menatap Tasya dengan cemas.

"Jingga!" Tasya berbalik untuk menara Jingga tetapi kemudian ia tersadar sesuatu hingga menghentikan ucapannya.

"Lho, ada apa adik? Kau tidak mungkin bilang kalau kau memberiku air panas bukan?" Kata Jingga sambil tersenyum membuat Tasya mengepal kuat tangannya.

Kalau dia mengaku dia kepanasan setelah mencicipi air yang ia berikan pada Jingga, maka Bryan akan tahu jika dia sengaja memberikan air panas pada Jingga.

"Tidak.. bukan begitu maksudku Kak, aku hanya terkejut jadi tidak sengaja menumpahkan airnya," ucap Tasya.

"Lalu kenapa tadi kesakitan sambil berteriak panas?" Tanya Jingga.

1
Allea
ahhh berarti si jingga ini awalnya bodoh y thor 😁
Soraya
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!