NovelToon NovelToon
Kaisar Abadi Penentang Surga

Kaisar Abadi Penentang Surga

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Balas Dendam
Popularitas:10.3k
Nilai: 5
Nama Author: Baldy

Sepuluh ribu tahun yang lalu, Kaisar Pedang Kekosongan, Jian Chen, dikhianati oleh tunangannya (Permaisuri Surgawi Luo Xue) dan saudara angkatnya saat mencoba menerobos ke Alam Ilahi Primordial. Jiwanya hancur berantakan. Namun, setetes Darah Primordial misterius yang ia temukan di Reruntuhan Kekacauan menyelamatkan satu fragmen jiwanya.

Sepuluh ribu tahun kemudian, Jian Chen terbangun di tubuh seorang pemuda bernama sama di Benua Bintang Jatuh (Dunia Fana terendah). Pemuda ini dikenal sebagai "Sampah Bawaan" yang meridiannya hancur. Dengan ingatan masa lalunya, pengetahuan alkimia tingkat dewa, dan teknik kultivasi terlarang Seni Melahap Surga Primordial, Jian Chen memulai kembali langkahnya dari bawah. Ia bersumpah untuk membelah langit, menghancurkan para pengkhianat yang kini telah menjadi Penguasa Surga, dan mengungkap rahasia sejati di balik Darah Primordial.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Baldy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ujian Tahap Kedua dan Ilusi yang Hancur

Keheningan di Alun-Alun Bintang perlahan pecah, digantikan oleh gelombang bisikan yang meledak seperti sarang lebah yang ditusuk. Ribuan pasang mata menatap punggung pemuda berjubah hitam yang berjalan menuruni panggung dengan santai, seolah ia baru saja melakukan peregangan pagi.

Cahaya Emas Ekstrem. Tiga ribu lima ratus kilogram. Dan monumen uji yang terbuat dari kristal formasi itu... retak.

Di paviliun utama, Penatua Zhao, yang berada di Alam Pembentukan Fondasi Awal, berdiri dari kursinya. Tangannya mencengkeram pembatas kayu paviliun hingga hancur menjadi serbuk. Matanya memancarkan ketidakpercayaan yang mendalam.

"Tingkat kultivasi pemuda itu... aku tidak bisa membacanya dengan jelas. Ia terlihat seperti fana, tapi tubuhnya menyimpan tenaga monster. Siapa dia? Klan Jian dari Kota Daun Gugur? Sejak kapan kota perbatasan sekecil itu bisa melahirkan naga sejati?!" gumam Penatua Zhao.

Ia segera memberikan isyarat kepada asistennya. "Kirim pesan ke pelataran dalam. Beri tahu Wakil Kepala Akademi bahwa kita mungkin baru saja menemukan bibit emas yang lahir sekali dalam tiga ratus tahun!"

Di kerumunan, langkah Jian Chen membelah lautan manusia layaknya pedang membelah air. Para peserta ujian yang sebelumnya menatapnya dengan remeh kini menyingkir dengan wajah pucat pasi, memberi jalan tanpa berani bernapas terlalu keras.

Bai Yunfei, yang wajahnya masih membengkak parah, menatap Jian Chen dari kejauhan. Rasa malunya telah berubah menjadi kebencian yang beracun.

Tiga ribu lima ratus kilogram... Sialan! Dia pasti menggunakan semacam artefak curang atau pil penguat tubuh terlarang! batin Bai Yunfei, menggertakkan sisa giginya yang tidak patah. Kekuatan kasar tidak berarti apa-apa di dunia kultivasi jika otakmu kosong! Tunggu sampai Ujian Tahap Kedua. Aku akan membuatmu memohon kematian!

Satu jam kemudian, ujian tahap pertama akhirnya selesai. Dari puluhan ribu pendaftar, hanya tersisa sekitar seribu peserta yang berhasil melewati batas minimum seribu kilogram.

Penatua Zhao kembali melangkah ke depan paviliun, wajahnya kini jauh lebih serius.

"Kalian yang tersisa telah membuktikan bahwa kalian memiliki fondasi fisik yang layak. Namun, di dunia kultivasi, kekuatan tanpa mental yang kuat hanyalah resep untuk menjadi iblis pembunuh yang kehilangan akal," suara Penatua Zhao bergema keras.

Ia mengayunkan tangannya, dan sepuluh panggung batu tadi perlahan tenggelam ke bawah tanah. Sebagai gantinya, ubin marmer di tengah alun-alun terbuka, memunculkan sebuah lapangan besar yang dikelilingi oleh pilar-pilar batu giok hitam. Kabut kelabu yang suram mulai menyelimuti lapangan tersebut.

"Ini adalah Ujian Tahap Kedua: Formasi Hati Iblis," lanjut Penatua Zhao. "Masuklah ke dalam kabut ini. Formasi akan menarik ketakutan terbesar, trauma, dan ilusi paling mematikan dari kedalaman pikiran kalian. Tugas kalian hanya satu: berjalan lurus ke depan hingga keluar dari sisi seberang formasi. Batas waktu adalah dua jam. Siapa pun yang tidak bisa keluar setelah dua jam, atau menjerit menyerah di dalam sana... gagal!"

Mendengar nama "Formasi Hati Iblis", banyak wajah jenius muda menjadi pucat. Ujian ini terkenal brutal. Formasi ini tidak menyerang tubuh, melainkan jiwa. Banyak jenius arogan yang keluar dari formasi ini dengan mengompol, menangis seperti bayi, atau bahkan mengalami trauma berkepanjangan yang merusak kultivasi mereka selamanya.

Jian Chen menatap kabut kelabu itu. Sudut bibirnya sedikit melengkung ke atas.

Ujian jiwa dan keteguhan hati? Untukku? batinnya terhibur. Ini sama saja dengan menantang naga untuk lomba berenang.

"Ujian dimulai! Masuk!" teriak Penatua Zhao.

Seribu peserta ujian secara serentak melangkah ragu-ragu ke dalam kabut kelabu. Begitu mereka melewati batas pilar batu giok, pemandangan alun-alun menghilang sepenuhnya.

Bai Yunfei, yang telah menelan pil pemulihan tingkat tinggi dari klannya untuk menyembuhkan wajahnya, sengaja berjalan tidak jauh di belakang Jian Chen. Ia berniat menggunakan artefak pelindung pikiran milik klannya untuk melewati ilusi dengan mudah, lalu mencari kesempatan untuk menyergap Jian Chen saat pemuda itu sedang berhalusinasi.

Namun, begitu Jian Chen melangkah ke dalam formasi, kabut itu bereaksi.

Bagi peserta lain, kabut itu berubah menjadi monster, lautan api, atau hantu keluarga mereka yang telah mati. Mereka mulai berteriak, mengayunkan senjata secara membabi buta, dan berlari berputar-putar di tempat yang sama.

Untuk Jian Chen, kabut di sekelilingnya seketika memadat dan berubah bentuk menjadi sebuah pemandangan yang sangat ia kenal.

Lautan bintang yang luas. Puncak Ilahi Primordial yang hancur. Dan di depannya, berdiri sesosok wanita bergaun putih salju dengan kecantikan absolut, menatapnya dengan tatapan dingin layaknya es.

"Luo Xue," bisik Jian Chen.

Ini adalah rekonstruksi formasi dari trauma terdalam di jiwa fana pemuda ini, sisa ingatan dari kehidupan masa lalunya. Ilusi Luo Xue itu mengangkat pedang esnya, bersiap menembus dada Jian Chen persis seperti sepuluh ribu tahun yang lalu.

Di kejauhan, Bai Yunfei yang dilindungi artefaknya melihat Jian Chen terdiam mematung menatap kabut kosong. Bai Yunfei menyeringai buas. "Hahaha! Anak kampung ini sudah terkena ilusi! Tubuhnya boleh saja kuat, tapi mentalnya selemah tahu!"

Bai Yunfei mencabut belati beracun, bersiap menusuk Jian Chen dari belakang.

Namun, sebelum Bai Yunfei bisa melangkah maju, Jian Chen mendongak. Tidak ada ketakutan, tidak ada kesedihan, dan tidak ada keputusasaan di mata hitamnya yang pekat. Yang ada hanyalah penghinaan absolut dan arogansi seorang kaisar sejati.

"Hanya karena kau adalah formasi tingkat fana, kau berani meniru wujudnya di hadapanku?"

Suara Jian Chen sangat rendah, namun menggema di seluruh ruang formasi.

Seketika, Lautan Kesadaran yang tersembunyi di dalam pikiran Jian Chen bergolak. Niat Pedang Kekosongan (Void Sword Intent) yang agung tidak disalurkan melalui senjata fisik, melainkan langsung diledakkan melalui Indra Spiritual-nya.

"Hancur!"

Satu kata itu jatuh layaknya palu dewa.

Gelombang tak kasat mata meledak dari tubuh Jian Chen. Ilusi Luo Xue hancur berkeping-keping bagai kaca yang ditabrak godam raksasa. Tidak hanya itu, kabut kelabu di radius lima ratus meter di sekitar Jian Chen terpelanting mundur dan langsung menguap, seolah-olah formasi itu sendiri ketakutan padanya!

"Ugh... Ahh!"

Bai Yunfei yang berada tepat di belakang Jian Chen terkena sisa-sisa gelombang Niat Pedang Kekosongan itu. Artefak pelindung pikiran di lehernya langsung retak dan meledak menjadi debu. Pikiran Bai Yunfei terguncang hebat, matanya terbalik ke belakang, dan ia jatuh ke tanah dengan mulut berbusa, seketika kehilangan akal sehatnya. Ia gagal dengan cara yang paling memalukan.

Jian Chen bahkan tidak melirik serangga di bawah kakinya itu. Dengan pedang hitam raksasa di punggungnya, ia melangkah lurus menyusuri jalan yang kini telah bersih dari kabut ilusi. Setiap kali ia mengambil satu langkah, sisa formasi di sekitarnya bergetar seolah ingin menyingkir.

Di paviliun utama, mata Penatua Zhao dan para penguji lainnya melotot hingga urat mata mereka terlihat.

Di sebuah jam pasir raksasa, pasir baru saja mengalir selama tiga menit. Tiga menit!

Dari ujung seberang Formasi Hati Iblis, sosok Jian Chen melangkah keluar. Pakaiannya tidak kusut, napasnya setenang air danau, dan matanya sejernih langit musim gugur.

Tiga menit! Padahal rekor tercepat di sejarah tiga ratus tahun Akademi Angin Langit adalah satu jam lima belas menit!

"B-bagaimana mungkin..." Penatua Zhao tersendat, kakinya lemas hingga ia kembali terduduk di kursinya. "Formasi Hati Iblis... dia melewatinya seperti berjalan di taman belakang rumahnya? Tidak ada ilusi yang bisa menghentikannya?!"

Apa yang tidak diketahui Penatua Zhao adalah, formasi itu tidak gagal. Formasi itu mencoba menjerat jiwa Jian Chen, tetapi mendapati dirinya mencoba menelan sebuah lautan badai kosmik. Jika Jian Chen tidak menahan Niat Pedang-nya, ia bahkan bisa merusak pilar batu giok pembentuk formasi itu secara permanen.

Jian Chen berdiri sendirian di garis akhir, menjadi orang pertama dan satu-satunya yang keluar untuk saat ini. Ia menatap ke arah paviliun utama, tatapannya langsung menembus keterkejutan para penguji.

Tanpa ada yang menyadarinya, di puncak sebuah menara jam kuno ratusan meter di atas alun-alun, sepasang mata tua yang tadinya terpejam perlahan terbuka.

"Menarik," sebuah suara serak dan kuno berbisik di udara yang sepi. Pria tua berpakaian compang-camping itu menatap ke bawah ke arah Jian Chen. "Kekuatan tirani tingkat lima, namun memiliki jiwa yang telah membuka Lautan Kesadaran... Kerajaan Angin Langit kita kedatangan iblis kecil yang luar biasa."

1
Nanik S
Bantai semuanya
Nanik S
Kejar Lu Mudeng dan Bantai saja agar merasakan kematian bersama Anggotanya
Nanik S
Kasihan mereka bertiga akhirnya mati juga
Nanik S
Lo Mofeng siap siap saja dibantai
Nanik S
Jian Chen ... sikat Saja Lo Mofeng
Nanik S
Puncak Awan awan nama yang ditakuti 🤣🤣🤣
Nanik S
Benar benar Mantap
Nanik S
Boooooom menjadi kabut darah
Nanik S
Shiiiiiiip
Nanik S
Tulang kekosongan
Nanik S
Tiga hari lagi ada pelelangan
Nanik S
Shiiiip
Nanik S
Waktunya cari pembantsian
Nanik S
Bukan Monster apa... tapi Rajanya Minster
Nanik S
Siapa suruh mencari gara gara dg Monster
Nanik S
Cuuuuuust 💪💪💪
Nanik S
Akhirnya Jian Chen menjadi murid pribadi tetua Feng
Nanik S
Iblis kecil julukan Jian Chen dr pria compang camping
Nanik S
Monster dari Desa Daun Gugur 👍👍👍
Nanik S
Lanjutkan Tor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!