NovelToon NovelToon
KULEPAS DENGAN BISMILLAH

KULEPAS DENGAN BISMILLAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cerai / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: Jihan Fahera

Dara memimpikan indahnya kehidupan setelah menikah. Dara mengira menikah dengan orang yang di cintai akan membuat hidupnya bahagia. namun kenyataannya nasib buruk yang didapatkan di rumah suaminya. dia dilakukan bak babu bahkan sering dara mendapatkan caci maki dari mertua ketika pekerjaan rumah ada yang terlewatkan. tidak hanya diperlakukan seperti babu, ketika dara ada selisih paham dengan mertua nya suaminya tidak membela dara bahkan ikut menyudutkan Dara. hal yang paling menyakitkan lagi ketika dara mendapatkan kabar dari temannya jika suaminya selingkuh dibelakang nya. bagaimana kisah Dara selanjutnya. yuk mampir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jihan Fahera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

Akhirnya Bagas dan Dita menuju kerumah orang tua Dita yang kalau ditempuh kurang lebih 30 menit dari apartemen Dita.

Setibanya dirumah Dita, Bagas mengamati sejenak sekitar rumah Dita. Ini merupakan kunjungan pertama kali Bagas kerumah Dita. Meskipun Dita sudah memberitahu orang tuanya namun perasaan cemas masih dialami oleh Bagas.

"Mas,, ayo turun" ajak Dita yang membuyarkan lamunan Bagas.

"Astaga,, kamu bilang apa tadi yank?" Tanya Bagas setengah terkejut.

"Kamu kenapa sih mas,, kok kayak orang linglung gitu, padahal ini bukan pengalaman pertama kamu loh berkunjung ke rumah calon istri" ucap Dita yang sadar kalau Bagas gugup.

"Hehe,, aku takut kalau orang tua mu tiba tiba gak setuju kalau kamu nikah sama aku" Ucap Bagas jujur.

"Tenang mas,, orang tua ku gak gigit kok, yang penting aku mau sama kamu dan aku yakin mereka pasti akan menerima kamu dengan baik" kata Dita yang menenangkan Bagas.

Tok

Tok

Tok

Ketukan kaca mobil di ketuk dari luar. Bagas dan Dita menoleh kesamping kaca mobil dan Dita segera menurunkan kaca mobil.

"Eh,, ayah,, ngapain ketuk ketuk kaca mobilnya mas Bagas?" Tanya Dita dengan wajah polosnya.

"Kalian itu didalam mobil ngapain hah,, udah sampai 15 menit ayah nungguin gak keluar keluar" sahut ayah Dita dengan penuh selidik.

"Hehehe,, maaf ayah,, ini loh calon mantu ayah katanya lagi deg deg an mau ketemu sama calon mertuanya" kata Dita dengan tawa.

"Udah cepetan keluar gak enak dilihat tetangga di dalam mobil berduaan bisa bisa kalian digrebek" ucap ayah Dita.

"Lah ya bagus itu yah, digrebek warga terus Dita sama mas Bagas bisa langsung nikah malam ini juga, hahaha" canda Dita.

"Woh,, bocah gemblung" kata ayah Dita lalu masuk kedalam rumah.

Dita dan Bagas pun segera keluar mobil lalu masuk kedalam rumah. Tepat nya di ruang tamu ayah dan ibu Dita sudah menunggu.

Bagas pun menyalami orang tua Dita terlebih dahulu.

"Langsung saja, jadi apa tujuan mu kemari?" Tanya ayah Dita dengan muka juteknya.

"Ehemm,, mohon maaf sebelumnya ayah ibu jika kehadiran saya membuat istirahat ayah dan ibu terganggu...." Ucapan Bagas terpotong.

"Iya, memang kehadiran mu membuat kami terganggu" sewot ayah Dita. Dita merupakan anak kesayangan pak Anwar. Dita dari kecil selalu dimanja oleh orang tuanya karena mereka anak perempuan satu satunya. Dita memiliki dua adek laki laki yang sekarang masih kuliah semester 3 dan satunya lagi masih SMA kelas tiga.

"Ayah,,, jangan dipotongan ucapannya mas Bagas" ucap Dita dengan nada memelas. Ayah Anwar yang mendengar ucapan Dita hanya mendengus.

"Tujuan saya kemari ingin meminang Dita sebagai istri saya yang kedua. Saya berjanji akan menjaga Dita dan menyayangi Dita sepenuh hati saya. Jadi saya kesini untuk meminta restu ayah dan ibu" ucap Bagas dengan tegas.

"Dita dijadikan istri kedua apakah kamu bisa adil?" tanya ayah Anwar.

"Insyaallah saya akan berusaha adil dengan istri istri saya" jawab Bagas dengan tegas.

"Tumben gue nyebut. Demi cari muka sama camer harus cari bahasa yang sedikit religi, xixi" batin Bagas.

"Kenapa kamu masih mempertahankan istri pertama mu?, kan jelas jelas istri pertama mu mandul. Kenapa gak kamu ceraikan, malah mempertahankannya?, atau jangan jangan kamu hanya menjadikan Dita tempat berkembang biak anak mu saja?, terus setelah anak ku melahirkan anak mu, kamu akan meninggalkan Dita begitu saja?" Tanya ayah Dita yang bertubi-tubi. Pertanyaan yang beberapa hari ini selalu menghantui dipikirannya. Sebagai seorang ayah pasti tidak terima. Tetapi ayah Dita juga gak habis pikir dengan anaknya kok mau jadi istri kedua.

Sedangkan Bagas yang mendapatkan pertanyaan dari ayah Dita yang tidak sesuai prediksi nya bingung ingin menjawab. Masa Farhan menjawab tetap mempertahankan istri pertamanya karena bisa mempunyai babu gratis. Hais kan bisa kehilangan muka si Bagas dihadapan orang tua Dita.

"Ayah...." Ucap Dita namun sudah di potong oleh ayahnya.

"Stop nak,, ayah ingin jawaban yang keluar dari mulut pria yang kamu dambakan ini. Jadi jangan kamu membelanya terus" kata ayah Dita dengan sedikit meninggi. Dita yang mendengar ucapan ayahnya mulai meninggi hanya bisa menunduk kan kepalanya.

"Saya mempertahankan istri pertama saya, karena saya kasihan dengannya yah, dia dari kecil sudah tinggal di panti asuhan, kalau saya menceraikan nya nanti dia mau tinggal dimana sedangkan hidupnya sudah ketergantungan dengan saya. Untuk masalah Dita yang dijadikan istri kedua itu juga permintaan istri pertama saya yang menyuruh saya menikah lagi karena kekurangan nya yang tidak bisa memberikan saya keturunan. Insyaallah istri pertama saya akan memperlakukan adik madunya dengan baik. Bahkan istri pertama saya menyuruh ketika saya sudah menikah dengan Dita, agar saya lebih memprioritaskan Dita dari pada dirinya. Kalau ayah tidak percaya dengan ucapan saya bisa ayah buktikan nanti di acara lamaran dan nikah. Istri pertama saya akan selalu mendukung dan mendampingi saya menikah dengan Dita dan memperlakukan dita layaknya adik" ucap Bagas yang penuh kebohongan.

Ibu Dita yang mendengar jawaban Bagas sempat menyipitkan matanya. Ibu Dita sampai tidak bisa berkata-kata bahwa di dunia ini masih ada istri yang mau berbagi. Kalau ibu Dita di posisi istri pertama Bagas pasti lebih memilih bercerai. Kalau persoalannya tentang anak menurut ibu dia bisa dengan mengadopsi anak yang ada di panti asuhan.Ibu Dita memang dari awal hanya menjadi pendengar setia karena ibu Dita yang sudah terlanjur kecewa dengan anaknya. Kalau memang cinta seharusnya suruh si Bagas menceraikan istrinya dan Dita menjadi istri satu satunya. Lah ini Dita malah kayak fine fine saja di jadikan istri kedua.

"Kalau lamaran mu saya tolak gimana, maaf saya tidak ridho anak saya dijadikan istri kedua selesaikan urusan mu dengan istrimu baru kamu datang lagi kesini untuk melamar anak saya kembali" ucapan tegas ayah Dita.

"Mohon maaf yah, kalau saya menceraikan istri saya terlebih dahulu akan memakan waktu yang lama dan keburu perut Dita akan membesar " kata Bagas yang akan memberitahu tentang kehamilan Dita. Ayah Dita yang mendengar ucapan Bagas sontak berdiri

Plak plak plak

Ayah Dita menampar pipi Bagas secara bertubi-tubi.

"Brengsek lu jadi orang, itu anak udah gue sekolahin, gue sayang dia dari kecil, udah besar malah lue rusak masa depannya" teriak ayah Dita.

"Dan kamu Dita ayah gak mengajarkanmu berbuat yang gak baik. Kalau mau menikah silakan tapi ya jangan jadi istri kedua lah ini ditambah malah udah hamil, kayak di dunia ini laki laki hanya dia saja" ucap ayah Dita kepada anaknya.

"Ayah,, maafin Dita tapi Dita udah terlanjur sayang sama mas Bagas, Dita mohon izinin Dita menikah dengan mas Bagas yah" ucap Dita dengan air mata yang sudah jatuh.

Ayah Dita hanya menatap anaknya dengan penuh kecewa. Di ruang tamu terjadi keheningan untuk beberapa waktu. Ayah Dita mencoba meredakan emosinya sedangkan istrinya mengelus bahu ayah Anwar agar emosinya reda.

"Baik, saya terima lamaran mu, bawa orang tua mu kesini untuk melamar anak saya secara resmi" ucap ayah Dita setelah emosinya mereda. Dita dan Bagas yang mendengar ucapan ayahnya seketika langsung menatap satu sama lain dan tersenyum lega.

"Baik ayah,, lima hari lagi saya dan rombongan akan kesini dan akan melamar dek Dita" ucap Bagas dengan semangat.

"Dan satu lagi saya ingin mahar sertifikat rumah mu" kata ayah Dita. Bagas sempat terdiam lalu menganggukkan kepala tidak keberatan kalau maharnya sertifikat rumah.

flashback off

Hallo semua, hari ini author double up. Untuk seterusnya insyaallah author akan konsisten upload di jam 19:00.

Terimakasih yang sudah mampir, kalau suka ceritanya jangan lupa di like, komen, dan beri dukungan yah...

Salam kenal dari author..

1
sunaryati jarum
xTidak usah ditangisi Dara, setelah ini kau semoga menemukan kebahagiaan bersama pasangan yang mencintai dan setia
Sunaryati
Segera sonsong kehancuran hidupmu bersama istri baru yang bergaya hidup baru dan merawat kandungan yang bukan benihmu Bagas 🤣🤣🤣🤭
Jihan Fahera: sabar menunggu kelanjutan ceritanya ya kak😍, insyaallah setiap jam tujuh malam🙏
total 1 replies
Susilawati Arum
Kenapa lah para istri di novel itu kok bodoh2 banget ya..heran aku
Jihan Fahera: biasanya karena cinta kak, orang pinter pun bisa menjadi bodoh 🤭🙏
total 1 replies
Jihan Fahera
update setiap jam 19:00 WIB🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!