NovelToon NovelToon
Pindah Ke Zaman Kuno

Pindah Ke Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mooi Xyujin

Wang Ryu, seorang pria modern, tiba-tiba menemukan dirinya terlempar ke masa lampau, lengkap dengan status setengah dewa yang misterius.

Di dunia yang asing ini, di mana kelangsungan hidup adalah prioritas utama, Wang Ryu memutuskan untuk menggunakan pengetahuannya dari masa depan untuk membangun sebuah bisnis.

Dengan kecerdikan dan sedikit sentuhan magisnya sebagai setengah dewa, dia berusaha keras untuk tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga menciptakan jejaknya sendiri di zaman kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mooi Xyujin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membuka Toko Kue

"Tuan muda..." Suara paman Feng didepan pintu.Wang Ryu berhenti mengambil tehnya."Masuklah paman...."

Pintu terbuka dan pria tua itu masuk membawa kertas ditanganya."Saya sudah meminta Bibi Meng untuk memasak beberapa makan yg biasanya dibuat saat acara pembukaan toko...."

Wang Ryu mengambilnya,melihat semua menu makanan dan mengangguk."Apa undangannya sudah diberikan?"

"Sudah tuan .."jawabannya.lalu Wang Ryu memintanya mengawasi keadaan toko,jika waktunya sudah tepat dia akan keluar nanti.

Acara diadakan dari pukul 4 sore, bagaimana pun dia tak mengenal banyak orang dikota Wu.

"Apa kalian sudah siap?"tanya jenderal Tua melihat anak-anak dari luar jendela kereta.Zhang peng merasa tak berdaya pada ayahnya.

ahirnya dia meminta istri dan keluarga lain' nya untuk segera masuk kedalam kereta mereka.Mereka membawa total 3 kereta kuda,butuh waktu 15 menit untuk sampai dilokasi.

Kereta mereka berhenti tak jauh dari toko, seorang pria tinggi dengan kulit coklat menghampiri mereka."..paman kusir tolong silahkan parkir kereta disana...."

Jendral Tua membuka jendela dan melihat bahwa ada tempat parkir kusus untuk kereta-kereta mereka,diarea luas itu sudah ada kereta milik Hakim daerah. Dan Kereta dari keluarga Cheng.

"Apa kita terlambat ayo cepat pergi!"Ucap pria tua itu tak sabar.Wanita tu hanya bisa menggelengkan kepalanya tak berdaya melihat kelakuan suaminya.

" Ayah hati-hati jangan buru-buru!"teriak Zhang Ling saat melihat ayahnya hampir berlari kecil.yg lain segera berjalan cepat menyusul nya.

Saat sampai didepan toko, keluarga Zhang dibuat kagum melihat jendela kaca lemar yg berisi kue-kue cantik yg terlihat dari depan.

Mereka tau bahan kaca sangat mahal,dan sangat sedikit pengerajin kaca dikota Mereka, sepertinya Tuan muda benar-benar serius melakukan bisnis.

Didepan pintu toko seorang pelayan dengan pakaian tang berwarna hitam,dengan ikat kepala di dahi mereka tersenyum menyambut mereka dengan ramah.

"...tamu silahkan masuk...!"

Jenderal Tua masuk dibantu oleh Zhang peng,disusul yg lainya secara bergantian.saat masuk mereka juga dibuat kagum pada rak kaca besar didekat kasir yg berisi kue-kue manis beraneka bentuk dan warna.

Dekorasinya pun nampak hangat dan membawa rasa nyaman bagi pelanggan,apa lagi bau harum dari kue-kue yg menyebar.

Wang Ryu menghentikan obrolan dengan Guru Cheng saat mendengar suara pelayan.Dia mengenakan topinya,dia memakai setelan Tang berwarna Hitam dengan aksen putih.

"Tuan muda,apa kabar!"sapa Jenderal Tua dengan ramah. Sambil mengeluarkan tangannya.

Melihat Wang Ryu datang rombongan Zhang segera memberi hormat,Dia membalas mereka dengan sopan.

"...pria tua duduklah dulu,semua baik-baik saja..."Wang Ryu mengambil tangannya tak berdaya, menuntunnya ke meja mereka.

"Kalian juga silahkan duduk...."dia menoleh pada Anggota keluarga yg lain' segera memilih meja,para wanita duduk bersama istri Hakim Jiang.

Wang Ryu secara kusus meminta meja hanya muat untuk 4 orang,jadi 3 bersaudara Zhang serta Zhang Fei duduk satu meja. Lalu istri-istri Hakim Jiang dan Zhang ,serta Ibu fei dan ibu Xixi satu meja.

Sedangkan putri Hakim Jiang yg masih berusia 10 tahun duduk bersama Zhang xixi.istri Guru Chang hampir 50 tahun saat akhirnya dia melahirkan putrinya.

ke dua anak ini sering bertemu sudah sangat bersemangat mengobrol.

"Pria tua minum'lah,kau berkeringat banyak..."Guru Cheng menuangkannya teh , untuk Jendral tua.

mereka juga kenalan lama.bedanya Guru Cheng hanya tau Wang Ryu adalah orang asing dan seorang sarjana dan pedagang yg baik.

"Aku kira aku lebih awal, ternyata kalian justru datang lebih dulu dariku...."keluhnya,sambil meminum teh itu dengan nyaman.

"Hei kami hanya sama-sama tak ingin terlambat...."sahut Hakim daerah dengan tawa canggung.

Dua pelayan masuk untuk mengantarkan teh untuk meja Zhang bersaudara dan lainnya yg baru datang. Mereka mengobrol bersama sebelum membakar kembang api dan petasan diluar toko.

Dan mereka baru sadar bahwa ada plakat setinggi 3 meter berada disamping jalan,dengan kata-kata ( Toko Kue Persik) yg diukir dikayu jati.

"....."Pantas saja mereka tak melihat pelakat ternyata diatas, ternyata Tuan muda menggantungnya begitu tinggi.

"Aku menaruhnya disana agar bisa dilihat dari kejauhan....jika digantung di pintu orang-orang itu bahkan tak akan melirik tokoku....."jelasnya saat melihat ekspresi penasaran orang-orang itu.

"....." Benar juga.lagipula tempat mereka tak begitu strategis.

Tapi Tuan muda benar-benar tau cara berbisnis untuk menarik pelanggan.!

Setelah mereka makan malam bersama,Wang Ryu masih sibuk mengobrol dengan para lelaki tua. suasana damai dan harmonis,Zhang xixi juga tak membuat ulah.

Lalu dua pelayan muncul lagi, masing-masing dari mereka membawa selembar kertas dan kertas kecil serta sebuah kuas yg diikat pada benang merah yg dikalungkan dia lehernya mereka.

Pelayan Ming menghampiri meja Boss mereka lebih dulu." Tuan-tuan ini adalah menu kue-kue yg ada, silahkan...."

Menu itu berisi gambar-gambar kue atau buah-buah.tak ada nama kue hanya ada nomer dan harga yg sudah tertera disampingnya.

"Pelayan Ming perkenalkan menu pada pelanggan...."Dia ingin melihat apa mereka sudah berlatih dengan baik.

"Baik tuan..." Pelayan Ming mengangguk,tanpa gugup berkata dengan ramah pada mereka.

"Tuan-tuan kami memiliki menu No.Puding susu dan No.2 Puding buah.."

"Lalu ada juga kue apel dan jeruk..juga ada kue ketan dan menu utama toko kami kue kue persik ..."

Dimeja lainnya pelayan Xing juga menjelaskan para para Nyonya dan Wanita tua itu.sama seperti Pelayan Ming dia menjelaskannya menu dengan Sangat sopan.

Mendengar harga yg disebutkan semuanya orang merasa itu tidak mahal,cukup wajar untuk harga kue seperti di ibukota.

"pelayan bagimana dengan kue persik.. ?"tanya Wanita tua dengan penasaran pada gambar persik itu.

dan tadi sekilas dia benar-melihat buah persik yg dipajang dikaca bersama kue lainya.

"Ini adalah menu utama kami,kue persik apa anda ingin mencobanya Nyonya?"jawab pelayan Xing dengan sopan.

"Baiklah,aku itu saja...." Dia ingin mencobanya.lalu wanita lainnya mulai memilih menu mereka memesan kue jeruk,kue apel dan juga puding susu.

Pelayan Xing mengangguk,dia membawa pesanan yg hanya bertuliskan angka kertas menuju rak kaca.dia menaruh kertas kecil diwadah kotak kayu di meja tunggu yg kusus dibuat untuk menaruh kertas bekas memesan.

Pelayan Xing dengan cekatan memilih kue-kue yg diminta para wanita pejabat itu.sebelum mengirim juga melihat kertas lagi untuk mengecek pesanan kembali.

"Aku tak tega merusaknya..."keluh stri Hakim daerah pada mereka.liat saja kue berbentuk Persik ini benar-benar mirip dengan yg asli.

Wanita tua itu tertawa,dia melihat bahwa kue ini benar-benar cocok dengan namanya.dia mengambil sendok kayu dan memotong nya.

Diluar dugaan semua orang saat sendok itu menekan sedikit,kue itu dengan mudah terbelah,lalu kue putih lembut dengan isian selai persik terlihat.

Bau kue ini benar-benar harum. Wanita tua itu mengambilnya.dan matanya berbinar-binar.ini rasa yg belum pernah dia rasakan.

Sangat lezat!

"Bu apa enak?" Tanya Ibu xixi hati-hati.Wanita tua mengangguk dengan mata berbinar."Cepat makanlah!kau akan terkejut!"

Mereka segera mencobanya juga,masing masing memiliki ekspresi yg sama kue ini sangat enak.

".....Kue ini sangat enak dan lembut...."ucap ibu Fei dengan senyum bahagia.

kue apel ,rasa lembut manis dan sedikit asam benar-benar menarik bagiannya.Para wanita itu mengandung setuju.

Wang Ryu merekomendasikan kue yg tak terlalu manis untuk lara orang tua itu,usia mereka tak bisa terlalu banyak makan gula.

Mereka semua menikmati makan mereka dan masih terkagum-kagum akan rasa makan-makan itu.Zhang Fei yg tidak suka manis benar-benar jatuh hati pada kue apel yg dia pesan.

Sedangkan favorit, Zhang Peng adalah Kue Persik, adiknya suka dengan puding susu dan Kue jeruk.para orang tua juga menikmati makan mereka dengan bahagia.

Mereka berencana menarik pelanggan untuk Tuan muda saat mereka kembali kerumah!

1
gempi
b
Shen shandian luo
typo nya gak karuan..
Mooi Xyujin: makasih koreksi ya kak,nanti diusahakan untuk lebih teliti
total 1 replies
Aisyah Suyuti
good👍👍👍
Mooi Xyujin: terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!