NovelToon NovelToon
Cintanya Sang Ketua BEM

Cintanya Sang Ketua BEM

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author:

Ruang posesif...
Velycia amora daneswara adalah seorang mahasiswi cantik di universitas rayaksha yang pindah karena akan menikah dengan seorang mahasiswa bernama kevin Arya alexsa dari universitas ganesha yang terkenal dengan price ice, dia termasuk ketua BEM di universitasnya dan seorang kapten basket. Karena pernikahan mereka disembunyikan banyak dari mahasiswa universitas Ganesha yang menyukai istrinya hal itu membuat kevin frustasi.

episode 17 CSKB

"Wih, sape ni vin, udah luluh lo sama ni nenek lampir" ucap dio yah dio tidak suka melihat serly yang selalu sok kecantikan, arogan, tukang buly dan selalu menempel ke kevin kana saja yang membuat dirinya merasa jijik akan tindakan serly yang menyalah gunakan organisasi demi kepentingannya.

"Tauh tuh kevin udah dijampi jampi lo"ucap radit menatap tidak suka juga ke arah serly.

Plak plak

" sembarangan lo ngomong gue tuh cuman nolongin dia gak lebih "ucap kevin sambil menggeplak kepala dio dan radit secara bergantian.

" ye, mana gue tau"ucap dio sambil mengelus kepala.

"Entah ni kevin lagi lo dengaren baik sama dia mau nolongin dia" ucap radit.

"Kerena terpaksa dia bilang ada kelas pagi ini " jujur kevin. Serly hanya bisa mendengarkan saja tanpa mau turun dari motor kevin.

Yang membuat seisi gedung kampus heboh, dio yang melihat serly dengan tatapan tajam.

"Eh ngapain lo masih disini sana cabut lo gak diajak disini" ucap dio sontak membuat serly melotot.

"Emang napa sih lo gak tau siapa gue? " ucap serly.

"Emang gue peduli siapa lo mau lo anak pejabat kek presiden kek anak raja sekali pun gue juga gak peduli bego? " ucap dio.

"Lo.. "

"Udah...lo bilang ada kelaskan sana pergi gue gak suka lo lama lama disini"tegas kevin.

" tapi vin.. "Belum siap serly berbicara sudah dipotong

"Gue bilang pergi" ucap kevin.serly yang mendengar itu pun langsung turun dari motor kevin dan langsung masuk ke dalam gedung.

"Gitu napa dari tadi kek sebel gue liatnya" ucap radit melipat kedua tangannya ke depan dadanya.

Tak berselang lama mereka  mengobrol mobil yang dibawa velycia baru sampai dan terparkir tidak jauh dari mereka.

Saat velycia turun dari mobilnya velycia langsung menjadi pusat perhatian para mahasiswa dan mahasiswi disana termasuk kevin dan teman-temannya.

"Widih bulek itu emang kuliah disini ternyata" seru dio.

"Gila cok vin liat tuh bodynya beh.. " seru dio lagi langsung mendapatkan geplak dari radit.

Plakk..

"Lo ini dari kemarin kemarin liati body mulu"sahut radit.

" emang lo gak ngiler "seru dio radit pun langsung cengir.

" iya sih"ucapnya tanpa dosa kevin yang mendengar itu menjadi geram.

"Dih cakep bener tuh anak kira kira orang tuanya sapa ya, sampek anaknya cantik gitu"ucap dio yang masih melihat lekat ke arah velycia.

"Fiks gue yakin ni bokap sama nyokapnya ganteng dan cantik orang hasilnya aja cakep" sahut radit Yang melihat kecantikan velycia.

"Vin lo lihat dah" seru dio.

Kevin yang mendengar itu memutarkan bola matanya malas mendengar pujian yang ditunjukkan untuk velycia. Rasanya kuping kevin panas mendengar banyak pujian untuk istrinya itu.

Tanpa mengatakan apapun kevin langsung berjalan ke gedung meninggalkan dio dan radit disana.

"Eh woi vin tunggu, ah elah " teriak dio sambil berlari mengejar kevin.

"Napa tuh anak, kumat lagi kayaknya" ucap radit sambil menggeleng gelengkan kepalanya. Dan berjalan santai.

❛ ━━━━━━・❪ ❁ ❫ ・━━━━━━ ❜

Setelah dari ruangan kaprodi velycia berjalan menelusuri lorong gedung, kebetulan raja yang baru masuk ke gedung itu melihat velycia dan langsung berlari menghampiri velycia.

"Hallo kita ketemu lagi" ucap raja. Yang membuat velycia terkejut karena ada yang menepuk punggungnya.

"H-hai kak " ucap velycia sambil tersenyum.

" mau kemana? " tanya raja penasaran.

"Oh gue mau keruangan 209 kak " jawab velycia.

"Wah kebetulan nih kita satu jalan boleh saya antar sampai sana" tawar raja.

"Oh tentu boleh kak makasih" ucap velycia.

Saat mereka berjalan menelusuri lorong mereka menjadi pusat perhatian disana.

Setelah sampai didepan ruangnya yang dituju velycia, velycia mengucapkan terima kasih ke raja dan lansung masuk ke ruang tersebut.

Semua mahasiswa maupun mahasiswi yang tadinya sibuk dengan urusan mereka masing-masing langsung hening saat velycia masuk dan menatap velycia yang mengagumi kecantikannya.

Velycia yang ditatap seperti itu tersenyum kikuk.canggung

"Halo semuanya kenalin gue velycia kalian bisa panggil vely mahasiswi pindahan dari kota B semoga kita bisa jadi teman yang baik"ucap velycia untuk untuk mencairkan susah agar tidak canggung.

" hai velycia"ucap mereka serempak. Velycia tersenyum. Sontak membuat seisi ruangan ribut langsung.membuat velycia terkejut

"vely  jangan terlalu manis senyumnya bisa diabetes kita semua"ucap salah satu dari mereka.

" lebay lo"ucap salah satu mahasiswi yang bernama Nanda. Melempar buku ke arah devan.

"Sirik lo " ucap devan tidak kalah ketus.

"Vely,sini bareng kita aja duduknya" ajak salwa menunjukkan bangku yang kosong disebelahnya.

Velycia mengangguk dan langsung berjalan menuju kearah salwa dan duduk di bangku yang kosong sebelah salwa.

"Wih gacor kita ni bisa sekelas sama spek bidadari" ucap rama teman dari devan.

"Jadi betah gue kuliah kalo ada velycia disini"ucap rio yang diangguki segengnya.

Tidak berselang lama dosen yang mengajar diruang itu pun masuk.

Disisi lain tepatnya disebelah ruangan 209 tempat dimana kevin dan teman-temannya belajar mendengar keributan di ruangan sebelah.

" kenapa sih itu mereka ribut aja tidak mencerminkan sebagai seorang mahasiswa "kesal dio.

" ya mana gue tau biar aja lah yo mungkin mereka stres kali "sahut radit.

" stres sih stres, tapi ya gak gitu juga kali kita kita yang mau belajar jadi keganggu "timpal dio.

" kalau mereka mau teriak teriak dihutan aja sana"sambung dio yang merasa terganggu karena suara mereka menggema sampai kekelas sebelah.

"Woi kalian kok diem aja sih berasa dikacangin gue, kacang mahal woi" sewot dio yang melihat kevin hanya fokus pada bukunya dan radit pada handphonenya.

"Gue dengerin kok lo ngomong tapi gue mikir tuh anak baru masuk kelas mana ya apa sejurusan sama kita" ucap radit yang memainkan permainan yang ada di ponselnya

"Emang napa lo tanya dia? " ucap kevin berbalik menghadap radit.

"Ya kan gue cuman penasaran aja sama dia berharap gitu bisa sejurusan sama bisa sekelas sama dia" ucap enteng radit, sontak membuat kevin melotot.

"Maksud lo? " ucap kevin. Menatap horor ke arah radit

"Lo gak peka vin kalau ni anak baru masuk sini kan jadi semangat kita belajar ya gak yo" ucap radit menghentikan permainannya.

"Yo i" timpal dio membuat kevin geram sendiri.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!