NovelToon NovelToon
Suami Dadakan

Suami Dadakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi
Popularitas:17k
Nilai: 5
Nama Author: hanisanisa_

––Tak ada angin, tak ada hujan, Ailena di ajak oleh seorang laki-laki yang entah muncul darimana tiba-tiba menarik nya menuju kantor urusan agama (KUA).

"Cepat katakan nama mu! Dan tanda tangan setelah nya" desak Haikal dengan nada tegas.

"Tapi kita nggak saling kenal!"

"Nanti kenalan!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hanisanisa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

(17) Cinta Pandangan Pertama?

Ibu beserta pasutri yang akan Ibu pertanyaankan telah duduk berhadap-hadapan setelah Ibu selesai makan begitu juga dengan kedua nya.

"Sejak kapan kalian menikah?" tanya Ibu langsung tanpa basa-basi, karena mereka sudah sempat mengobrol ringan saat sarapan tadi.

"Satu minggu yang lalu Bu" jawab Ailena di angguki Haikal yang membenarkan.

"Kenapa tidak langsung kabari Ibu?"

"Belum ada waktu Bu. Maksud Lena.. Lena takut Ibu marah jika langsung--"

"Justru karena kalian yang menunda mengabari Ibu inilah, yang buat Ibu marah" cela Ibu dengan nada sedikit tegas.

"Maaf Ibu.." sesal Ailena dengan kepala menunduk, diikuti Haikal yang juga meminta maaf.

Ibu nampak mengambil pasokan oksigen. "Apa alasan pernikahan kalian ini? Kalau kalian memang ridho sama pernikahan ini, Ibu juga akan merestui kalian" tanya Ibu membuat Haikal dan Ailena saling pandang sejenak.

Ailena mengingat ucapan Haikal di malam pertama mereka yang tak ada kegiatan intim lainnya selain percakapan sekilas.

"Tanyakan alasan nya ke Haikal aja Bu..dia yang mengajak Lena nikah bahkan memaksa Lena ke KUA langsung" ujar Ailena dengan lirikan mata sinis pada Haikal.

Ibu pun memandang Haikal sejenak, jika di lihat-lihat kedua nya memang mirip dan entah kenapa rasa nya mereka ini memang jodoh yang di atur oleh Allah untuk bertemu dengan cara yang berbeda dari kebanyakan orang.

"Alasan Haikal cukup sederhana Bu.. Saya menikahi Lena karena jatuh cinta pada pandangan pertama" jelas Haikal dengan tatapan serius.

Deg..

Ailena menatap Haikal lekat, tertegun hati nya mendengar jawaban yang entah jujur atau bohong yang keluar dari Haikal.

Ibu tersenyum tipis lalu mengangguk. "Pernikahan kilat ya kalian ini? Sampai-sampai Ibu tidak di beri kabar" tukas Ibu dengan nada menggoda.

Ailena tersenyum meringis, begitu juga Haikal yang membenarkan ucapan Ibu tentang mereka.

"Langgeng-langgeng ya.. Ibu berharap kalian berdua bisa menyelesaikan permasalahan rumah tangga kalian sendiri tanpa membiarkan ada orang ketiga yang masuk ya" doa Ibu dengan tulus.

"Aamiin Bu.." ucap Haikal dengan mata berbinar, ternyata tak susah mendapatkan restu dari Ibu nya Lena.

Mulut Ailena memang diam. Tapi hati nya turut mengaminkan doa Ibu nya, ia sendiri ragu tak akan ada hadir nya benalu atau orang ketiga di dalam rumah tangga nya dengan Haikal, secara Ailena tak terlalu mengenal kepribadian Haikal dari dalam.

#~

#~

"Lena berangkat kerja dulu ya Bu" pamit Ailena yang sudah siap dengan pakaian rapi nya.

"Iya hati-hati..kok pamitan nya cuma sama Ibu? Sama suami mu juga lah nduk" tegur Ibu saat melihat Ailena yang hendak memakai sepatu di teras.

Ailena mendongak dan mencari keberadaan Haikal yang belum ia lihat.

"Lagi di belakang, pamitan dulu sana.." titah Ibu di angguki pasrah oleh Ailena.

Karena kelakuan Ailena yang seakan enggan dekat-dekat dengan Haikal, membuat Ibu ingin mendekatkan kedua nya dengan cara nya sendiri.

"Oi" panggil Ailena yang melihat Haikal sedang menjemur pakaian dalam nya.

Haikal menoleh dan tersenyum melihat gadis yang sudah menjadi istri nya itu masih terbilang tak sopan pada nya, tapi Haikal suka.

"Mau berangkat kerja?" tebak Haikal di angguki Ailena dengan wajah datar nya.

"Mau ku antar?" tawar Haikal yang memang sudah menyelesaikan tugas menjemur pakaian nya.

"Antar pakai apa..motor aja nggak ada" ketus Ailena lalu menyodorkan tangan nya hendak salim tanda berbakti.

Haikal tertegun, benar juga ya. "Kalau gitu aku ambil motor dulu di rumah ku, sekalian bareng ya berangkat nya" ucap Haikal segera membuang sisa air rendaman ke tanah.

Ailena mengangkat kedua alis nya sekilas lalu berdehem. Dia pun kembali ke teras di susul Haikal yang masuk dari pintu belakang.

"Bu.. Haikal izin pulang sebentar ya buat ambil motor" pamit Haikal sembari mengambil hp, dompet, serta kunci rumah nya.

"Oh iya, hati-hati ya.."

Ailena dan Haikal berjalan menuju angkot beriringan tanpa terlalu banyak obrolan yang menyenangkan, lebih banyak Haikal yang mengoceh di banding Ailena.

1
sunshine wings
Bagus ceritamu author
👍👍👍👍👍
👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
❤️❤️❤️❤️❤️
Evi Solina
jangan ditunda-tunda Len kasihan si junior puasa meleeee🤣
Naila hana
siaapp grakk, baris berbariss.. 🤣🤣
Mugiarti Mawardi
kok, lama baru up sih
nessa: maaf ya, sy lg dlam keadaan sakit, jdi buat up hrus nunggu mendingn dlu🙏
total 1 replies
Evi Solina
yg lembut dong Len punya suami bucin loh🤣🤣
Evi Solina
musibah membawa berkah ya kal🤣🤣
Indah Agustini 383
terimakasiii udah update kakkk😍🙏
sehat-sehat ya kakkk ❤️
Naila hana
waaah siap2 kondangan nih😁😁
Naila hana
akhirnya pindah rumah.. 😄😄
Naila hana
coba liat rumahnya bang Hai dl Len, barang kali ntar minat pindah..
Naila hana
bang Hai sweet bingit😍😍😍
Indah Agustini 383
sukaaa bngtt sm ceritanya😍, ditunggu update an nya ya kaaakkk ❤️
Rian Moontero
lanjooottt👍👍😍
Kamiem sag
Adtagfirulloh... Haikallll.....
Kamiem sag
ikut baca
Anonymous
Semangat thorr aku suka cerita nya☺️
Dania
semangat tor
Dania
semangat tor .
Dania
nanggung tor
Dania
cerita nya kurang panjang tor .semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!