NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Raga Istri Jendral

Transmigrasi Ke Raga Istri Jendral

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

Lu Mingyu adalah seorang gadis muda yang bergabung di kelompok dunia bawah, tugasnya sebagai mata mata di kelompoknya, Mingyu sudah terbiasa mendapat luka tembak ataupun benda tajam di tubuhnya, bagi Mingyu itu adalah simbol dari sosoknya yang pemberani dan tidak takut pada apapun, selain itu Mingyu juga memiliki sifat yang babar dan juga suka ceplas ceplos saat berbicara, menurut Mingyu yang paling menakutkan bukanlah musuh yang ingin membunuhnya, melainkan jika tidak punya uang, karna Mingyu gadis yang sangat matrealistis.
Dan suatu hari Mingyu tidak pernah terpikirkan kalau dirinya akan masuk ke jebakan lawan, mobil Mingyu berhasil di sabotase, yang menyebabkan remnya blong dan menabrak pembatas jalan hingga meledak, dan api besar itu melalalap habis tubuh Mingyu yang terkunci di dalam mobil.
Dan saat membuka matanya Mingyu berfikir kalau dia sudah berpindah ke alam baka, karna melihat bangunan sekelilingnya di penuhi dengan warna kuning keemasan, di tambah saat dia melihat tam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Setelah Jendral Rong pergi ke perbatasan, para pelayan kembali memiliki keberanian untuk menggosipkan Mingyu, tapi mereka tidak tahu kalau Mingyu yang sekarang berbeda dengan Mingyu yang dulu.

Seperti siang ini, saat Mingyu bersama Xiao Fei pulang dari pusat perbelanjaan, Mingyu yang baru turun dari kertanya, tidak sengaja mendengar dua pelayan yang sedang menggosipkannya, mereka mengatakan kalau dirinya tidak layak menjadi pendamping Jendral Rong, karna tidak memiliki kelebihan apapun dan bisanya hanya menghambur hamburkan uang Jendral Rong.

''Nona, mereka berdua sudah keterlaluan, mereka sangat berani menghina anda'' tukas Xiao Fei marah.

Mingyu menyunggingkan senyumnya, lalu menepuk bahu Xiao Fei.

''Aku tahu apa yang terbesit di fikiranmu saat ini, jadi lakukanlah sesukamu'' ucapnya.

Xiao Fei seketika menatap Nonanya, apa Nonanya tahu kalau dirinya sangat ingin menampar mulut dua pelayan itu fikirnya.

''No,, Nona apa saya tidak apa apa memberi mereka pelajaran, tangan saya sudah sangat gatal?'' tanya Xiao Fei memastikan lagi apa yang ada di fikirannya.

''Hem, lakukanlah, tidak usah takut ada masalah nantinya, karna ada aku di belakangmu'' sahut Mingyu.

Xiao Fi menganggukkan kepalanya dengan penuh keyakinan, dia tidak perduli jika setelah dirinya memberi pelajaran pada pelayan di kediaman Jendral Rong dirinya akan mendapat masalah, asalkan dirinya bisa memberi pelajaran pada orang orang yang sudah berani menghina Nonanya.

Xiao Fei segera menghampiri dua pelayan itu, dan tanpa babibu dia langsung melayangkan tamparannya di pipi kedua pelayan itu secara bergantian.

Plak

Plak

''Hei, berani sekali kamu menampar kami, ha!'' sentak salah satu dari mereka sembari memegang pipinya yang terasa kebas.

Xiao Fei tersenyum puas. ''Kenapa aku harus takut, salah kalian sendiri sudah berani menghina Nonaku, padahal Nonaku istri dari Tuan kalian'' ucapnya marah.

Dua pelayan itu langsung tertawa mendengar perkataan Xiao Fei.

''Heh, lagian yang kami katakan itu benar adanya, kalau Nona Lu yang bodoh itu memang tidak pantas bersanding dengan Tuan kami, Pangeran Rong terlalu sempurna jika di sandingkan dengan Nona Lu, dan yang pantas bersanding dengan Jendral Rong tentunya hanya Nona Su'' cibirnya.

Mingyu yang menjadi penonton perdebatan mereka bertiga hanya menggelengkan kepalanya, ternyata dua pelayan itu fans Su Wan Rou gumamnya dalam hati.

Sedangkan Xiao Fei dia kembali melayangkan tamparannya di pipi pelayan yang bernai menghina bodoh Nonanya, yang berakhir mereka berdua berkelahi dua lawan satu.

Dari dalam Paman Han berlari tergesa gesa saat mendengar ada keributan di halaman depan, dan ternyata dua pelayan kediaman Jendral dan pelayan pribadi Nonanya.

''Nona, kenapa mereka berkelahi?'' tanya Paman Han saat melihat Nonanya membiarkan perkelahian di depan matanya.

''Bawahan Paman, sudah membuat Xiao Fei marah'' sahut Mingyu santai.

Paman Han mengerutkan dahinya, tapi dia tidak bertanya lebih detail penyebabnya pada Nonanya, dia memilih melerai perkelahian mereka bertiga yang tidak imbang.

''Cukup!''

Suara keras Paman Han sontak langsung menghentikan perkelahian mereka bertiga.

''Kenapa kalian berkelahi?, apa yang kalian ributkan?'' tanya Paman Han dengan marah.

''Kepala pelayan Han, mereka berdua sudah berani menghina Nona saya, jadi saya memberinya pelajaran'' tukas Xiao Fei dengan lantang, dia tidak takut meskipun Paman Han terlihat sangat marah.

''Kalian berdua, apa benar yang di katakan oleh Xiao Fei?'' tanya Paman Han menatap dua pelayan yang menundukkan kepalanya takut.

Di kediaman Jendral Rong, orang kedua yang di takuti setelah Jendral Rong adalah Paman Han selaku ketua pelayan.

''Kenapa kalian diam saja?, jawab!'' sentak Paman Han membuat dua pelayan itu semakin ketakutan.

Mingyu yang tadi hanya diam saja, perlahan menghampiri mereka.

''Paman Han, anda selaku ketua pelayan di sini, tolong disiplinkan lagi bawahan anda, jangan sampai aku sendiri yang memberi mereka pelajaran, bisa bisa mereka aku buat cacat'' tegas Mingyu.

Paman Han tersentak, entah kenapa dia merasakan aura Nona Mudanya sama persis dengan Tuannya.

''Ba,, baik Nona'' jawab Paman Han gugup.

Mingyu lalu beranjak pergi, begitu juga dengan Xiao Fei dia juga bergegas menyusul Nonanya yang sudah masuk ke dalam.

Setelah kejadian siang itu, Paman Han memberi peringatan pada semua bawahannya, agar tidak sekali kali berani berbicara buruk tentang Nonanya, jika dia masih mendengarnya, maka dirinya sebagai kepala pelayan akan langsung memecat mereka.

Tentu para pelayan itu langsung takut, karna gaji pelayan di kediaman Jendral Rong dua kali lipat lebih besar dari pelayan di kediaman kediaman lainnya, mereka tentu tidak mau kehilangan pekerjaannya, dan memilih mematuhi perintah Paman Han.

Pagi ini Mingyu yang sedang santai di gazebo taman, harus terganggu dengan kedatangan Paman Han.

''Nona, pelayan Ibu suri ingin bertemu anda, beliau menunggu di ruang tengah'' ucap Paman Han.

Mingyu langsung bangkit dan berjalan pergi ke ruang tengah, dan saat sampai di sana dia melihat seorang wanita paruh baya duduk di kursi seorang diri.

Wanita paruh baya itu langsung berdiri saat melihat kedatangan Mingyu, lalu memberi salam.

''Salam hormat kepada putri Rong'' ucapnya dengan membungkuk sopan.

Mingyu hampir saja tergelincir, karna terlalu kaget dengan sikap wanita paruh baya di depannya saat memberi salam.

''Bibi, jangan panggil saya putri, panggil saja Nona, saya lebih merasa nyaman dengan panggilan itu'' ucap Mingyu sembari tersenyum.

Menurut Mingyu panggilan putri hanya pantas untuk wanita yang memiliki sikap anggun dan berhati lembut, sedangkan dirinya jauh dari dua hal itu, bahkan juga tidak ingin melakukannya, bagi Mingyu berhati lembut itu sangat mudah di manfaatkan.

Pelayan Ibu suri itu langsung melirik ke arah Paman Han, dan melihat Paman Han menganggukkan kepalanya.

''Baik Pu,, maksud saya Nona'' ucap pelayan ibu suri.

''Bibi, silahkan duduk kembali'' ucap Mingyu sembari duduk dan di ikuti oleh pelayan ibu suri.

''Ada perlu apa Bibi ingin bertemu saya?'' tanya Mingyu.

Pelayan Ibu suri itu langsung mengeluarkan gulungan kertas yang di bawanya.

''Nona, ini ada undangan dari Ibu Suri untuk anda'' ucap wanita itu memberikan gulungan kertas itu pada Mingyu.

''Undangan apa?'' tanya Mingyu sembari menerima undangan itu dan langsung dia buka.

''Ibu suri ulang tahun?'' gumam Mingyu.

''Benar Nona, acaranya akan di adakan besok malam di kediaman Ibu suri, baliau juga sangat berharap anda bisa hadir di acara jamuan yang di adakan oleh Ibu suri''

Mingyu mengangguk anggukkan kepalanya. ''Pasti saya usahakan untuk hadir'' ucapnya.

''Nona, karna tugas saya sudah selesai, jadi saya pamit untuk kembali ke istana Ibu suri'' pamit pelayan ibu suri.

''Oh, kalau begitu Bibi hati hati'' timpal Mingyu.

Sebelum melangkah keluar pelayan ibu suri itu lebih dulu memberi hormat pada Mingyu dengan membungkukkan badannya, membuat Mingyu tersenyum kikuk.

Sedangkan di desa perbatasan, akhirnya pembangunan di desa sudah seratus persen rampung, dan Jendral Rong sudah bisa kembali pulang.

Jendral Rong memutuskan meninggalkan desa saat menjelang fajar, agar bisa menempuh perjalanannya saat di siang hari.

Saat di tengah tengah memacu kudanya Jendral Rong teringat akan sesuatu, kalau nanti malam adalah ulang tahun Ibunya, dan akhirnya Jendral Rong memutuskan langsung menuju ke istana Ibu suri tanpa pulang ke kediamannya terlebih dahulu, karna Jendral Rong yakin kalau Mingyu pasti di undang oleh Ibunya, mengingat Ibunya sangat menyukai Mingyu.

1
Nurhayati Nurhayati
lanjut thor
kaylla salsabella
wah... klu tahu istrinya tersenyum pada pria lain Jendral bisa ngamuk
Marsya
hayo istrinya ditaksir cowok lain😉😉😉
Inez Putri
knpa hari ini gak up thuor..
Kusii Yaati
apa mingyu harus menghilang dulu baru kamu akan merasa kehilangan jendral rong?... makan tuh cinta pertama mu 😤
MataPanda?_
terus semangat kak semakin seru😀
Marsya
cinta tanpa disadari lebih menyakitkn disaat org yg dicinta pergi menjauh/Smug//Smug//Smug/
Ai
jangan jangan nanti jemdral rong jadi streees🤣
kaylla salsabella
sebenarnya jendral udah cinta tapi gak sadar...
Murni Dewita
double up thor
Etty Rohaeti
lanjut
Ai
menyesal itu belakangan jendral
Ai
jendral plin plan
tinie
hemm seolah mingyu hilang dan gu nian datang dgn wajah baru nya
Musdalifa Ifa
rasakan itu jendral rong😏😏😏
Marsya
pada kenyataannya sesuatu baru terasa ktika apa yang kita miliki hilang dari pandangan,dan itu yg disbut Penyesalan wahai pangeran Rong/Smug//Smug//Smug/
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Good, Mingyu, Lnjtkn, tinggalkn aja itu Suami Dulhakim, biar Jenderal tau rasa 🤭👍👌
kaylla salsabella
mingyu.... mau Kekaisaran timur dengan cara jatuh ke tebing
Yunita Widiastuti
mingyuuu....ojo balek dolan sing adohhhh
Evi 060989
up lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!