putri duyung yang memiliki kekuatan ajaib tanpa senjaga menyelamatkan seorang gengster yang terluka di dasar lautan.
jatuh cinta pada pandangan pertama,,dan dengan tekad juga kerinduan pada ibunya di dunia manusia.
dia membahayakan dirinya sendiri,hingga suatu hari gangster itu mengecewakan nya.
lalu bagaimana dengan kisah selanjutkan,,saksikan kelanjutannya,,yuk mampir ke cerita ku ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kemunculan pemuda baru
Kediaman Rosewood
di halaman kediaman Rosewood ,disana terlihat Rania sedang berlari mengelilingi kediaman nya, bulir-bulir keringat yang membasahi wajahnya membuat dia terlihat seksi, apalagi dengan penampilan nya yang memperlihatkan bentuk tubuh nya yang bagus,membuat semua para pengawalnya membuang muka karna merasa malu.
" sudah lama aku tidak berolahraga seperti ini,,entah kenapa pagi ini perasaan ku sangat damai " gumam Rania yang sedang tersenyum.
setelah merasa cukup,dia duduk dan bersandar di bawah pohon yang tidak jauh dari kolam renang miliknya,dan dia meminum air yang ada di tangannya.
liam sang pengawal sekaligus sebagai asisten pribadi nya, tiba-tiba saja datang menghampiri nya.
" nona perusahaan Lemos ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan anda,,dan pemilik perusahaan Lemos yang bernama Daxton juga ingin bertemu dengan nona secara pribadi" beritahu Liam tanpa basa-basi,dia terlihat serius saat memberitahukan kabar itu pada nona nya.
degggggg
Rania memejamkan matanya,dia tersenyum dingin mendengar nama yang sudah lama tidak dia sukai, tangannya mengepal nafas nya tercekat,Liam yang merasakan perubahan suasana disana, sontak merasa was-was pada wanita yang ada dihadapannya itu.
" tolak kerjasama nya !! dan katakan padanya,hanya orang-orang tertentu yang bisa bekerja sama dengan perusahaan Rosewood!!! dan beberapa hari ini aku ingin pergi berlibur keluar negri,aku harap kamu mengurus perusahaan dengan baik!!! aku tidak ingin mendengar ada masalah selama aku tidak ada disana !! " ucap Rania dengan dingin.
meski merasa bingung kenapa nona nya menolak kerja sama dengan perusahaan Lemos yang berada di posisi urutan ke 3,dia tetap mengangguk dengan penuh keyakinan.
" saya akan menjalankan tugas saya dengan baik nona,,dan anda tenang saja,saya akan mengurus perusahaan tanpa menimbulkan masalah !!! kalau begitu saya akan menyiapkan keperluan anda " melihat anggukan wanita itu, Liam akhirnya pergi meninggalkan Rania yang sedang menatapnya dengan tatapan datar.
matanya menajam saat mengingat kejadian 4 tahun yang lalu,dia menaikkan sudut bibir nya saat mendengar nama yang telah menghancurkan kehidupan nya.
" Daxton!!! meski kamu berlutut dihadapan ku,,aku tidak akan pernah mau memanfaatkan mu !! aku sangat membenci mu,,melihat wajah mu saja aku tidak sudi !! aku harus melakukan sesuatu tidak mungkin aku tetap seperti ini,, seperti nya aku membutuhkan seseorang yang bisa membuat hari-hari ku berwarna,,,anak !!! ya aku harus segera memiliki anak secepatnya,,tapi aku tidak mau menikah,, sebaiknya aku memikirkan soal anak saat aku berada di luar negri saja " gumamnya dengan mengangguk konyol,karna merasa matahari sudah mulai panas dia berdiri dan berjalan memasuki kediaman nya.
************
brakkkkkkkkkkk
" apaaaaa...??? dia menolak kerjasama dengan perusahaan ku?? dia fikir dia siapa ?? dia sangat sombong dan merasa paling berkuasa!!! belum pernah ada sejarahnya perusahaan manapun menolak ajakan kerjasama dari perusahaan ku !!! sedangkan wanita itu, berani nya dia !! " kecam Daxton dengan geram,dia merasa wanita itu sangat keterlaluan.
Raka yang berdiri disana juga tidak menyangka,bahwa wanita itu menolak kerjasama perusahaan mereka.
" kenapa aku merasa wanita itu tidak menyukai tuan Daxton??? haaaa...ada apa dengan mu Raka,,mana mungkin wanita itu bermasalah dengan tuan,, sedangkan tuan Daxton saja baru bertemu dengannya tadi " gumam Raka dengan anggukan kecil.
Daxton yang merasa rendah diri,karna tolakan Rania dia menghembuskan nafasnya dan memijat pelipisnya dengan wajah prustasi.
" aku memang bodoh,,hanya karna dia mirip dengan Ayara ku,,aku malah merendahkan harga diri dan perusahaan ku !! " gumamnya,matanya menatap foto yang terpajang di atas meja kerjanya.
dia menatap foto itu dengan tatapan penuh kerinduan yang mendalam.
" seandainya kami menikah pasti sekarang kami sudah memiliki anak,,Ayara dimana kamu sayang ?? aku mohon kembali lah,, berikan aku satu kesempatan lagi " Daxton memeluk foto itu dengan mata berkaca-kaca.
melihat itu Raka yang seolah mengerti, pergi dengan banyak pertanyaan di dalam fikirkan nya.
" ternyata tuan benar-benar tidak bisa melupakan wanita yang ada didalam foto itu " gumamya dengan geleng-geleng kepala,dia merasa kasihan melihat keadaan pemuda yang terlihat malang itu,tapi dia tidak tau apa yang sebenarnya terjadi di 4 tahun yang lalu,jika dia mengetahui semuanya pasti dia akan mengatakan Daxton laki-laki yang tidak berperasaan dan tidak pantas bahagia.
***********
dua hari berlalu,selama dua hari ini Rania yang berada di luar negri merasa bosan karna terus berdiam diri didalam villa mewah milik nya,dia melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 22.00 WIB.
karna merasa suasana hatinya memburuk,dia berdiri dan berjalan memasuki kamarnya,dengan rasa penuh percaya diri dia mengenakan gaun yang lumayan terbuka,dan tersenyum dingin saat melihat penampilan nya didalam kaca.
" saat nya memulai kehidupan baruku,,sayang bersabar lah sebentar lagi kalian pasti akan lahir kedunia ini,malam ini ibumu ini akan mencarikan pemuda tampan yang akan menjadi ayah kalian " ucapannya sembari mengelus perutnya yang terlihat datar.
merasa penampilan nya cukup mempesona,dia akhirnya meninggalkan Villa nya ,dan membawa mobil mewahnya menuju tempat yang pertama kali dia kunjungi.
setelah perjalanan beberapa menit,mobil itu berhenti di sebuah gedung yang megah,dengan penuh percaya diri dia keluar dari dalam mobil dan berjalan dengan anggunnya memasuki gedung itu.
acuppppp.....acupppppp
acupppppp......acupppppp
saat memasuki gedung itu,yang pertama Rania meliihat banyak para pria dan wanita sedang bergoyang heboh di atas panggung,dan dia mengerhit kan alisnya saat mencium bau alkohol yang menyengat.
kaki jenjangnya melangkah ke arah sofa dengan tatapan datar, sementara para pria yang tadinya sedang sibuk bersama wanita-wanita penghiburnya, terkejut melihat kehadiran seorang wanita yang sangat cantik,salah satu pria yang melihat kedatangan Rania mendorong wanita yang ada dipangkuan nya.
brukkkkkkkkkkkkkkkkk
wanita itu tersentak,dia menatap pemuda itu dengan tidak percaya,lalu dia mengikuti arah pandang pemudanya dengan tangan mengepal.
" sialan kenapa ada wanita secantik itu disini?? bukankah dia akan membuat ku rugi " gumamnya dengan marah.
" menyingkir lah dari hadapanku!!! " ucap pemuda yang bernama Kelvin dengan kesal,setelah mendorong wanitanya dia berdiri dan berjalan menghampiri Rania yang baru saja duduk dengan santai nya.
" baru kali ini aku memasuki tempat yang seperti ini,,,mereka terlihat bahagia dan seperti tidak memiliki masalah dalam hidup mereka " gumam Rania yang sedang menatap semua orang yang sibuk dengan kegiatannya masing-masing.
" ehemmmm...hallo apa kamu orang baru disini?? aku belum pernah melihat mu apalagi melihat wanita secantik dirimu " ucap.kelvin yang tiba-tiba saja duduk di samping Rania.
melihat kedatangan seorang pria,Rania menatapnya dengan teliti dan tiba-tiba dia menggeleng dengan tatapan jijik.
" tidakkk...dia tidak pantas menjadi ayah dari anak-anak ku,,, apalagi wajahnya yang pas-pasan,,itu akan membuat anak-anak ku merasa malu jika memiliki seorang ayah seperti nya " gumam Rania yang terlihat seperti merinding.
sedangkan Kelvin ?? dia merasa malu saat wanita itu mengacuhkan nya,baru kali ini dia di permalukan seperti ini.
" nona.. apa kamu merasa terganggu dengan kehadiran ku ? jika iya aku akan pergi dari sini " ucap Kelvin lagi,dia menatap leher jenjang Rania dengan tatapan bergairah.
" bukan hanya cantik,tapi dia sangat seksi,juga kulitnya sangat mulus,, membayangkan nya saja dia berada di bawah ku sudah membuat ku merasa gila " gumam Kelvin dengan nafas memburu,dia menyugar rambutnya yang terlihat sedang mengontrol nafsu nya.
" hentikan tatapan kotor mu itu !! jika tidak, aku bisa saja mencongk3l kedua matamu !! pergilah sebelum aku berubah fikiran!!! " mendengar suara wanita itu yang terdengar dingin dan kata-kata nya yang terdengar kejam, Kelvin menelan ludah nya dan mengangguk dengan tersenyum paksa.
" baiklah aku akan pergi,,,jika kamu membutuhkan sesuatu panggil saja aku,,aku berada dibelakang mu " ucap Kelvin, melihat wanita itu mengacuhkan nya lagi,dia akhirnya pergi dengan keadaan marah.
" setelah ini kamu akan menjadi milikku!! minumlah sepuas hati mu,,aku sangat yakin kamu akan Berlutut nanti,dan memohon ampun di bawah kungkungan ku !!! " gumam Kelvin dengan tangan mengepal,dia sudah tidak sabar menunggu Rania memohon padanya.
Rania?? tiba-tiba saja dia menatap minuman yang ada diatas meja dengan rasa penasaran.
" darimana datangnya minuman ini ?? aneh bukankah disini tadi minumannya tidak ada " gumam Rania,tanpa merasa ragu dia mengambil minuman itu dan meminum nya dengan tersenyum dingin.
" lumayan,,minuman ini ternyata sangat segar " ucapnya,sembari bersandar di sofa, Kelvin yang melihat dari kejauhan tersenyum dengan seorang wanita yang lumayan tua.
" kenak kamu,,kalian antar wanita itu kedalam kamar ku !! aku tidak mau ada kesalahan sedikit pun !! dan kamu,,jika aku sudah mendapatkan nya nanti,aku akan membayar nya dengan harga tinggi " ucap Kelvin pada wanita itu yang ternyata adalah pemilik bar, sekaligus bos wanita-wanita penghibur disana.
" tuan Kelvin tenang saja,dan saya sangat menjamin wanita itu belum pernah tersentuh!! " ucap wanita yang bernama Mami Susi, jelas-jelas dia tidak mengenal Rania tapi dia mengaku pada Kelvin jika Rania adalah wanita yang baru bergabung di bar miliki nya,sebagai penghibur laki-laki hidung belang.
mendengar itu Kelvin mengangguk puas,dan setelah itu dia berjalan menuju kamar dengan perasaan bahagia karna akan mendapatkan mangsa yang sesuai dengan keinginan nya.
***********
sementara di lantai dua,didalam ruangan yang di khususkan untuk orang-orang yang penting,disana 3 seorang pemuda sedang minum bir di temani dengan beberapa wanita yang berpenampilan seksi.
tapi anehnya ketiga pemuda itu tidak memperdulikan wanita-wanita yang sedang sibuk berpose ala-ala kupu-kupu itu.
" bagaimana dengan mu Max?? apa kakek mu masih menjodohkan mu dengan putri rekan bisnisnya?? " tanya seorang pemuda yang bernama Brayen dengan serius.
sahabatnya yang mendengar ucapan Brayen menoleh kearah pemuda yang bernama Max itu.
" aku rasa kakek mu hanya ingin melakukan yang terbaik untukmu,tapi dia tidak tau seperti apa wanita yang dia jodohkan dengan cucu satu-satunya ini, jika aku berada di posisi mu aku juga tidak akan mau di jodohkan dengan wanita seperti Arlinda " ucap sahabat nya lagi yang bernama Willi dengan ketus.
pemuda yang bernama max itu menatap kedua sahabatnya dengan tersenyum dingin,dia menggoyangkan gelas yang ada ditangannya dengan acuhnya.
" kalian tenang saja,kakek ku tidak akan menjodohkan ku lagi dengan wanita murahan itu !!!" ucapnya dengan acuh, kedua sahabatnya sontak saling memandang dengan wajah penasaran nya.
" apa yang kamu lakukan pada wanita itu ?? apa kamu sudah membunu* nya ?? Max,,kamu tau kan dia berasal dari keluarga terpandang?? bagaimana jika Darren balas dendam ?? " ucap Brayen dengan khawatir.
meski dia tau sahabat nya Max, seorang pemuda terkaya no 2 di dunia,tapi untuk berhadapan dengan keluarga psikopat itu sangatlah berbahaya.
" kamu tenang saja,meski mereka dijuluki dengan sebutan keluarga psikopat jangan lupakan siapa sahabat kita ini " ucap Willi dengan entengnya.
Brayen menepuk jidatnya karna melupakan siapa sahabat nya,karna melihat perubahan wajah Max kedua pemuda itu akhirnya mengalihkan pembicaraan nya.