Ada tiga remaja putri bersahabat mereka adalah Tari, Tiara , dan Karin mereka mempunyai pasangan masing-masing. dan pasangan mereka adalah sahabatan juga termasuk geng brotherhood pasangan Tari adalah Ramdan, pasangan Tiara adalah Bara dan pasangan ketiga ada Karin sama Boby.. karena ada sesuatu hal ketiga cowok itu membuat pasangan mereka kecewa dengan kejadian yang berbeda - beda namun dia antara 3 pasangan itu hanya Tari dan Ramdan yang bertahan karena Tari memberikan kesempatan kembali kepada Ramdan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tatie Hartati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 4 : Kesempatan kedua Ramdan
Pagi di SMA Kusuma Bangsa yang aesthetic parah. Matahari baru muncul, udara masih seger, terus liat gedung sekolah yang udah siap menyambut kegabutan dan ambisi kalian semua.Jangan lupa sarapan ya, biar nggak lemes pas dengerin ocehan guru yang "sedikit" bikin ngantuk. Pagi itu suasana di dalam kelas XI IPA 1 sangatlah ramai karena ulahnya Tiara dan teman-temannya
" Eh Tari mana sih , kok belum datang, biasanya kan dia paling subuh datangnya" Kata Tiara
" Masih di jalan kali nungguin di jemput pak Waketos. Dia datang pagi semenjak dekat sama Ramdan " Kata Karin
" Ish padahal aku mau nyontek tugas fisika tahu" Kata Tiara
" Kamu salah besar Ra, kalau mau nyontek tugas fisika ya sama pak Waketos dong, kalau mau nyontek ke Tari itu soal matematika " Kata Karin
" Oh iya ya ...ya meskipun Ramdan juga jago ya Matematika. Fix ini mah mereka berdua tuh saling melengkapi deh " Kata Tiara
"Kamu kebiasaan deh nyontek mulu tapi kenapa nyonteknya gak ke cowok elu aja sih Ra?" kata Karin
" Eh Rin, sadarlah cowok kita mah ga bisa di andalkan dalam pelajaran kan mereka juga suka nyontek sama Ramdan " Kata Tiara
" Oh iya ya...eh ini Boby dan kawan-kawan mana sih kok belum datang "Kata Karin
" lah elu mah kayak yang gak tahu mereka aja kan datangnya suka siang " jelas Tiara
" Waduh asyik bener nih lagi ngobrolin apa sih kalian? Yang lain mana?" Tanya Alvin tiba-tiba
" Eh elu Vin, kita lagi ngobrolin cowok ganteng yang udah kadaluarsa "Kata Karin
" oh baru tahu ya kalau ganteng ada kadaluarsanya, tapi ingat ya gue mah gak ada kadaluarsanya. Eh Tari mana? Kok belum datang? gue chat hanya di read doang" Kata Ramdan dengan tenang namun ada kesedihan yang mendalam
"Kita juga ga tahu pak Waketos, kenapa mukanya sedih banget?" Kata Tiara
"gak apa-apa " Kata Ramdan
" Coba aja tanya ma Pajar barangkali dia tahu" Kata Tiara
""hah sama Pajar" Kata Ramdan kaget
" Ya kali aja dia tahu" Kata Karin
" Pajar juga kan tadi bareng ma gue juga Alvin" jelas Ramdan
" Masih marak ya bos" kata Alvin
" Ya begitulah" jawab Ramdan datar
Saat itu tiba-tiba masuk Bara, Boby dan juga Tari. Tari masuk dengan tenang dan tatapannya langsung tertuju pada Ramdan yang mana Ramdan juga sedang menatapnya
"pada ngegosip apa sih pagi-pagi gini" Kata Tari tenang
" Lagi ngegosipin Waketos kita yang lagi khawatir bidadari hatinya belum datang tadi " Jelas Alvin
" Tari hari ini masih Jamkos ga sih ?"tanya Tiara
" Tanyain aja sama waketos kita ngapain tanya sama aku " Jawab Tari
"Kenapa sih tuh anak, kalian tahu ga kenapa dia gitu " Kata Tiara
"Entahlah gue juga ga tahu" Kata Ramdan pura pura padahal dia tahu Tari lagi marah
" Ndan hari ini belajar atau pulang cepat?" Tanya Karin
" Jamkos tapi nanti ada rapat akbar di aula " Jelas Ramdan
" oh iya deh " jawab Tiara
" Tumben nih neng Tari diem aja biasanya ikutan receh " Kata Boby
" Lagi sariawan kali ya neng" Kata Bara
"Lagi malas bersuara. Eh aku ada gosip terhangat lho. Ternyata di kelas ini ada yang lagi Deket sama kakak kelas namanya Kak Bela " Kata Tari tenang namun penuh penegasan dan cemburu yang tak terlihat
" Hah siapa, Tar?" Tanya Boby penasaran
" Bukannya Kak Bela itu suka sama Ramdan, terus siapa dong yang dekat sama Kak Bela, jangan - jangan Alvin ya" Kata Bara
" Wah parah kenapa jadi gue, bukan tahu. Salah paham kamu tuh Tari, " Kata Alvin
" Terus siapa dong yang dekat sama Kak Bela" Kata Tiara
" Ada gajah di balik batu, heheh kalian kepo ya " Kata Tari
" Eits malah nyanyi lagi ini ketua kelas kita. Tar, bisa gak kita keluar sebentar aja" Kata Ramdan sedikit berbisik
" Emang mau ngapain?" Tanya Tari
" Ada yang harus gue obrolin sesama kamu biar kamu gak bikin malu diri kamu sendiri" Kata Ramdan
"ke mana?" Tanya Tari
" buka aja chat ya gue, gue tunggu di samping kelas XI IPA 2" Kata Ramdan
Tari penasaran chat apa sih yang di kirimkan oleh Ramdan
"Tar ke taman sekolah sekarang, sepertinya gue harus jelasin sesuatu sama kamu "
" Guys gue ke luar sebentar ya" Kata Tari
Tari pun pergi keluar dan langsung menuju ke arah Taman sekolah dan ternyata benar Ramdan nungguin di samping kelas XI IPA 2. Di taman sekolah mereka duduk dan suasananya sangat tenang sekali
" Tari, udah dong jangan marah terus, aku tahu dan aku sadar kalau aku itu udah bikin kamu kecewa. Tapi aku jujur sama kamu, aku itu kemarin beneran ketiduran di sofa dan Alvin sama Elang lupa bangunin bahkan aku gak tahu Kak Bela kapan datangnya. Please dong Tari percaya sama aku, apakah aku selama ini sering bohong sama kamu , enggak kan? please ya aku mohon sama kamu maafin aku Tar. Aku rela ngelakuin apapun itu asal kamu jangan marah lagi karena aku gak kuat kalau harus marahan sama kamu" Kata Ramdan sambil berlutut di hadapan Tari
" Ndan udah ayo bangun, kamu gak perlu ngelakuin hal seperti ini" Kata Tari sambil mengangkat bahunya Ramdan
" Ndan aku tahu kamu bicara jujur karena aku sadar selama ini kamu gak pernah bohong sedikitpun sama aku cuma aku kecewa kenapa kamu gak ngabarin aku dulu kalau kamu gak bisa jemput, aku sampai nunggu di pinggir jalan dalam keadaan hujan coba bayangin Ndan." Lanjut Tari sambil matanya menatap Ramdan
" Iya Tar sekali lagi gue minta maaf dan gue janji gue gak bakal mengulanginya lagi " Kata Ramdan dengan penuh kelembutan dan ketulusan hati
" Oke aku akan maafin kamu tapi ada syaratnya kamu gak boleh dekat - dekat dengan Kak Bela juga Kak Elza kecuali urusan OSIS " Kata Ramdan
" Oke. Lagian aku kan gak ada rasa sama dia yang aku mau cuma kamu Tari
Ramdan dan Tari pun akhirnya baikan kembali. Di situ Ramdan akan berusaha berubah untuk lebih baik lagi dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain terutama akan selalu ada buat Tari. Ramdan dan Tari pun berniat kembali kedalam kelas namun baru saja keluar taman mata Tari melihat sepasang remaja lagi duduk di bangku sebelah sudut taman
"Eh Ndan itu kan Bara . Tapi kok sama Wulan ya?" Tanya Tari pada Ramdan
" Oh iya ya itu kan Bara dan Wulan. Wah berarti Tiara di tikung teman sekelas dong. Ya udah biarin aja dulu kita harus cari tahu kebenarannya " Kata Ramdan
" Iya Ndan" Jawab Tari
Tari dan Ramdan pun langsung pergi keluar taman dan menuju kelasnya namun ketika di samping kelas XI IPA 2 Ramdan berhenti melangkah dan bilang sama Tari
"Tar kamu masuk kelas duluan aja ya aku mau ke mushola dulu" Katanya
"mau ngapain Ndan , biasanya juga kamu shalatnya pas shalat Dzuhur berjamaah aja" Kata Tari sedikit menggoda namun ada rasa bangga tersendiri
" Udah sana masuk ke kelas tar kalau ketua kelasnya lama ga ada takut ada yang bermesraan di dalam kelas, tenang kok aku gak akan berbuat seperti itu lagi. Justru aku mau memperbaiki diri" Kata Ramdan
" Ya udah aku duluan ya masuk ke dalam kelasnya " Kata Tari
Tari pun masuk ke dalam kelas dengan sedikit deg-degan takut teman-temannya curiga kalau Tari habis sama Ramdan
"Kamu dari mana sih " Kata Alvin
" Dari belakang sebentar" Kata Tari
" Oh habis bareng sama pak Waketos ya" kata Alvin berbisik . Tari hanya senyum aja.
" Ish ini yang ke kantin kok lama banget sih" Tiara sedikit kesal
" kenapa sih Ra?" tanya Tari
" Ini Bara sama Boby ke kantin lama banget, ga tahu apa ya kalau gue itu pingin bareng - bareng" Kata Tiara
Tari terdiam sesaat, karena dia sangat bingung tadi di taman sekolah hanya melihat Bara dan Wulan, terus Boby ke mana? Ada rahasia apa sih antar Bara dan Boby juga Wulan.
Tak berapa lama datang Boby dan Bara dengan senyum sumringah
" senang banget sih kalian habis dari mana?" Tanya Tari pura-pura tidak tahu
" Dari kantin lho Tari yang bawel " Kata Bara sambil nyengir
" Oh dari kantin " Kata Tari
" Eh ini si Bos kemana ? Kok tumben ngilang. Perasaan tadi ngilang terus Bu ketua juga ngilang tapi kenapa bos belum balik?" Tanya Bara
" Ramdan lagi di Mushola " Kata Tari
" Hah? Kamu ga salah bilang kan?" Tanya Alvin
" Enggak. Katanya sih mau memperbaiki diri " Kata Tari yang langsung di senyumi oleh Alvin
Tari sangat bahagia sekali karena Tari sudah bisa baikan kembali dengan Ramdan dan akankah Ramdan benar - benar berubah untuk Tari dan dirinya sendiri?
Hallo guys semuanya kira kira ada gebrakan apa saja ya dari Ramdan buat menebus kesalahannya pada Tari...yuk tinggalin jejak di komentar dong """'