NovelToon NovelToon
Malaikat Yang Tersakiti

Malaikat Yang Tersakiti

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Bullying dan Balas Dendam / Bullying di Tempat Kerja / Putri asli/palsu / Nikah Kontrak / Pernikahan rahasia
Popularitas:27.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yenny Een

Keheningan malam yang gemuruh memeluk kota Topaz. Sinar gelap menerobos kegelapan dalam penantian panjang. Sunyi riuh memeluk hati yang gaduh merenung diri. Dhona, wanita berusia 22 tahun, dikurung di dalam ruangan sempit di salah satu rumah sakit jiwa.

Apakah dia gila? Tentu saja tidak. Dhona sengaja dibuat gila oleh saudara angkatnya agar dia bisa diusir dari rumah orang tuanya.

Semenjak kehadiran saudara angkatnya, kehidupan Dhona berubah. Dhona yang berhati bak malaikat, dimanfaatkan kebaikannya oleh Alia, anak angkat yang ditemukan ayahnya di sebuah panti asuhan.

Dhona dijadikan pembantu, difitnah, dibully.
Dalam keputusasaan, Dhona lelah menjadi orang baik. Dhona mematahkan julukan malaikat yang selama ini melekat. Dhona dipengaruhi ilmu hitam.

Apakah Dhona benar-benar terjebak dalam lingkaran kebencian?

Terus ikuti jalan ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenny Een, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Mobil Alia menabrak seseorang. Tabrakan itu sangat keras. Alia dengan cepat menginjak rem. Alia keluar dari mobil. Alia perlahan ke depan mobilnya. Tidak ada orang. Alia berjongkok melihat ke bawah mobil juga tidak melihat siapa-siapa.

Alia sangat yakin, tadi dia melihat wanita melintas di depan mobilnya. Alia juga merasakan benturan yang sangat keras. Alia masuk ke dalam mobil. Perlahan Alia menjalankan mobilnya.

Alia memarkirkan mobilnya di depan vila Anggrek. Alia mulai takut. Alia masuk ke dalam kamarnya. Alia duduk di depan cermin yang ada di dalam kamar. Alia masih mengingat kejadian yang baru saja dialaminya.

"Apa tadi? Gue sangat-sangat yakin, gue tadi nabrak orang. Apa cuma halusinasi gue aja?" Alia meremas kedua jemarinya.

Alia merasakan hembusan angin di lehernya. Alia bergidik. Alia memandangi cermin yang ada di depannya. Di belakang Alia, ada wanita berambut panjang menutupi wajahnya menggunakan baju putih. Alia dengan cepat menoleh ke belakang. Tidak ada siapa-siapa. Alia kembali memandangi cermin yang ada di depannya. Sosok itu rupanya masih ada.

"AAAAAAAAAAAAA!" Alia berteriak, melompat dan keluar dari kamarnya yang ada di lantai dua.

Alia hendak menuruni anak tangga. Devi mendorong punggung Alia. Alia kehilangan keseimbangan, terguling di anak tangga dan jatuh ke lantai satu.

Semua yang ada di vila Anggrek nomor 2 histeris. Alia tidak sadarkan diri dan keningnya mengeluarkan darah. Beni mengangkat Alia dan memasukkannya ke dalam mobil. Beni, Dita membawa Alia ke rumah sakit terdekat.

Setelah 30 menit mutar-mutar di jalan, akhirnya Beni menemukan rumah sakit. Alia diperiksa. Luka dikepalanya diobati. Alia tidak perlu dirawat inap. Setelah Alia sadarkan diri, Alia dan teman-temannya kembali ke vila Anggrek.

Dita bertanya apa yang sebenarnya terjadi. Alia ceritakan semuanya. Alia begitu ketakutan saat mengingat sosok yang dia lihat di kamarnya.

Dita dan Beni sama sekali tidak percaya dengan cerita Alia. Mereka hanya menganggap itu khayalan Alia semata. Alia baru saja bertengkar dengan Dhona. Mungkin saja Alia sekarang ini mencari perhatian Elvano.

Sesampainya di vila Anggrek, Alia bertukar kamar dengan karyawan lainnya. Alia terlihat murung. Sampai senja menjelang, saat makan malam tiba, Beni dan beberapa karyawan yang lain menyiapkan makan malam di halaman depan vila Anggrek.

Karyawan Dealer dan Pembiayaan Yabangga berkumpul bersama. Mereka menikmati makan malam dan akan melanjutkan keakraban mereka dengan bermain game dan mendapatkan hadiah.

Elvano dan Alia duduk bersebelahan tapi mereka berdua sama-sama diam. Elvano masih menunggu Devi sedangkan Alia masih memikirkan kejadian tadi siang.

Alia sadar dia belum makan. Alia mengambil nasi dan lauk beserta pauknya yang terhidang di meja. Alia menikmati makan malamnya sambil sesekali memperhatikan karyawan Yabangga menyelesaikan permainan mereka.

Alia ingin melupakan kejadian yang tidak menyenangkan hari ini. Alia ingin menikmati liburannya. Alia ingin bersenang-senang walaupun tanpa Elvano. Alia merasa ada yang memperhatikan. Alia menoleh ke arah depan.

Alia melihat Aldo yang tersenyum menatap Alia. Aldo menawarkan ikan panggang kepada Alia. Merasa ada yang memberikan perhatian, Alia berdiri berpindah duduk di sebelah Aldo.

Alia berharap, setelah melihat kedekatannya dengan Aldo, Elvano cemburu. Tapi kenyataannya, Elvano tidak memperdulikan Alia. Elvano terus mencek ponselnya. Alia melihat beberapa orang mendekati Elvano.

Alia dengan cepat menghabiskan makanannya. Alia sedikit berlari memanggil beberapa orang yang diperkirakan pekerja di vila Anggrek. Alia bertanya ada masalah apa sehingga mereka menemui Elvano.

Alia menyakinkan mereka dia adalah keluarga dari Elvano. Alia adalah orang kepercayaan Elvano. Segala sesuatu yang berhubungan dengan Elvano, Alia yang urus.

Salah satu dari mereka yang mengaku sebagai ketua team pengurus di vila Anggrek meminta maaf karena mereka sebelumnya tidak tahu siapa Alia. Ketua team tadi bertanya kepada Elvano kapan acara surprise diadakan karena persiapan sudah mereka lakukan.

Alia mau melihat persiapan apa yang sudah pengurus vila Anggrek lakukan. Ketua team mengajak Alia ke belakang vila Anggrek. Mereka melewati jalan kecil yang ada di belakang vila nomor 1.

Mata Alia membelalak, mulutnya sedikit terbuka saat melihat halaman itu dipenuhi dengan bunga mawar. Alia merasa bahagia, ternyata Elvano menyiapkan sebuah kejutan untuknya. Ketua team dan teman-temannya meninggalkan Alia sendirian.

Alia mengikuti jalan yang ditaburi bunga mawar. Di bagian atasnya dihiasi dengan lampu warna warni. Alia berhenti di sebuah gazebo yang di dalamnya ada terpajang bunga mawar disusun sedemikian rupa membentuk hati.

Alia juga melihat sebuah buket bunga dan kue tart di atas meja. Alia mengambil buket bunga itu. Alia mengambil kartu ucapan yang ada di sana dan membacanya.

Devi, aku telah jatuh cinta padamu sejak pertemuan pertama kita di pemakaman Ali. Kamu begitu istimewa di hati. Kamu telah merubah hidupku. Devi, izinkan aku menjadi kekasihmu. Devi, I Love U (Elvano).

"Oh, ternyata semua ini, pengakuan cinta El kepada Devi!"

Alia menghancurkan buket bunga yang ada di tangannya. Alia merobek-robek kartu ucapan pengakuan cinta Elvano. Alia begitu membenci Devi. Alia menyesal, mengapa dulu bertemu dengan Devi.

"Devi! Gue benci lu!" Teriak Alia.

Alia ingin kembali ke pesta kantor. Dengan perasaan kesal Alia meninggalkan gazebo yang penuh dengan bunga mawar. Belum berapa jauh kaki Alia melangkah, Alia merasakan bulu kuduknya berdiri.

"Perasaan apa lagi ini?" Alia memegangi lengan dan lehernya.

Alia mencium aroma busuk yang amat sangat. Alia menutup hidungnya. Aroma itu sangat dekat. Alia takut dan berlari menuju pintu untuk kembali ke vila nomor satu.

Pintu dari besi itu terkunci. Alia berteriak sambil menggedor pintu depan kuat berharap teman-temannya mendengar. Teriakan Alia tidak sekencang alunan musik yang bergema di sana. Teman-teman Alia lagi asik bermain untuk mendapatkan hadiah.

Alia menoleh ke belakang. Halaman yang penuh dengan bunga mawar itu dipenuhi dengan asap putih. Dari balik kepulan asap putih nampak kain hitam melayang-layang. Alia lama memperhatikan benda apa itu.

Semakin lama kain hitam itu menyerupai bentuk manusia. Alia melihat seorang wanita cantik yang tidak lain tidak bukan adalah Devi.

"Devi!" Alia menatap penuh kebencian.

"Alia, apa kabar?" Devi menyapa.

"Mulai sekarang, kamu dipecat dari dealer Yabangga. Kehadiranmu tidak diharapkan di sini!"

"Tenang, gue udah ngirim surat pengunduran diri. Lagian, setelah gue resign, Yabangga akan kehilangan pemasukan. Gue gak rugi," Devi tertawa lepas.

"Sombong banget sih lu. Jangan harap lu bisa dapetin El!"

"Oh, ya. Kita liat. Apakah El masih suka sama orang yang punya gangguan mental?"

Devi menyeringai, melempar tatapan tajam ke arah Alia yang membuat Alia ketakutan. Alia terus berusaha membuka pintu besi yang menjadi penghubung ke vila nomor satu. Alia mencari jalan keluar lain. Alia berlari mengitari halaman belakang.

Alia terus berlari sampai akhirnya Alia kelelahan. Alia duduk di atas rerumputan yang basah. Tiba-tiba saja Devi sudah ada di hadapannya. Kali ini Devi muncul dalam wajah aslinya.

Alia berteriak histeris. Alia bangkit dan berlari sekuat tenaga. Alia melewati semak belukar. Alia tidak lagi memperdulikan kakinya yang terluka karena tajamnya semak belukar.

Alia nekat naik ke atas pohon. Dari atas pohon, Alia melihat teman-temannya masih berpesta. Alia dengan hati-hati berjalan di atas dahan pohon. Alia ingin melewati dahan itu agar bisa sampai ke dinding tembok vila nomor 1.

Alia perlahan merayap. Alia hampir sampai. Alia mendengar musik mulai berhenti. Alia berteriak minta tolong. Teriakan Alia terdengar teman-temannya. Mereka mencari sumber suara. Alia melambaikan tangannya dan terus berteriak.

Dahan pohon itu terlalu rapuh tidak bisa menahan beban berat Alia. Alia berusaha menyelamatkan diri dan melompat ke dinding tembok.

KRAAAAAAAK!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Fang
Mungkinkah ini Devi?
Queen
Jgn², Devi
Queen
Astaga 😱
Queen
Dikira digebukin 🤭
Khong
yg nabrak ternyata komplotan Alia
Fang
😱😱
Fang
😱
Fang
Maklum belum honeymoon 😄
Al!f
Seru, salaj paham keluarga. Apakah Zayyan digebukin? 🤣
Al!f
Doa mau tidur 🤣
Al!f
Mantap 😍
Al!f
😱😱😱😱
Al!f
Wawwwwwe
Fang
Mukul tembok akhirnya 🤣
Fang
😱😱😱😱
Na!
Dhona ngaku
Al!f
lanjut 💪
Al!f
Tabrak aja sekalian
Al!f
/Tongue/
Al!f
Hadeh, lepas dari Alia ketemu Mak Lampir 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!