NovelToon NovelToon
Suara Hati Aluna

Suara Hati Aluna

Status: tamat
Genre:Pembaca Pikiran / Si Mujur / Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:171.6k
Nilai: 5
Nama Author: samudra lee

Di kehidupan sebelumnya, Aluna dibenci dan dikucilkan oleh keluarga kandungnya sendiri karena hasutan Chika–anak yang diadopsi oleh Keluarga Anggara hingga tewas mengenaskan. Tidak hanya itu, Chika yang memang sudah mengincar harta kekayaan Keluarga Anggara pun akhirnya menghabisi semua anggota keluarga Anggara tanpa sisa. Hal tersebut membuat Aluna menyesal akan sikapnya yang selalu diam dan menerima saat ditindas.

Saat takdir memberi Aluna kesempatan untuk hidup kembali, Aluna berjanji untuk mengubahnya.

"Aku pasti bisa melindungi dan mempertahankan keluargaku! Pasti!" ucap Aluna penuh keyakinan.


Tapi, lho kok? Kenapa sikap semua orang tidak sama seperti di kehidupan sebelumnya? Sebenarnya apa yang terjadi?



Yuk, ikuti kisah SUARA HATI ALUNA. Jangan lupa like, komen, dan rate bintang 5 nya ya. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Aluna menatap kembali Ibu dan dua saudaranya bergantian. Dia tahu ada yang aneh dengan mereka. Mereka selalu tahu apa yang sedang dipikirnya seolah bisa mendengar semua isi hatinya.

Aluna menghela napas panjang. Dia yakin hal seperti itu tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Mereka juga bukan psikolog yang bisa membaca ekspresi wajahnya.

"Kalau tidak ada hal yang ingin kalian bicarakan lagi, silakan keluar! Aku betul-betul mengantuk," usir Aluna.

Dia bukan tidak menyukai keluarganya, hanya saja kejadian di kehidupan sebelumnya membuat Aluna masih enggan untuk membuka hati sepenuhnya, meski itu untuk keluarganya sendiri. Memang sikap mereka jauh lebih baik dari kehidupan sebelumnya. Tapi, semua itu belum membuat hati Aluna yakin seratus persen bahwa keluarganya telah berubah. Selain itu ia memang sudah merasa lelah dan mengantuk.

"Tapi, Luna. Kamu percaya sama Kakak kan?" tanya Andi dengan wajah memelas. Dia tentu tidak ingin adiknya salah paham.

"Kalau itu dulu, aku paati akan langsung percaya. Tapi.... "

Aluna tidak ingin memikirkan apa pun lagi. Pengalaman pahit di kehidupan sebelumnya, memaksa dirinya untuk berhati-hati dalam bertindak.

"Kak, maaf ya aku ngantuk."

Aluna memilih tidak menjawab.

"Lun–"

Armand dan Aruan menahan Andi yang ingin menghampiri Aluna.

"Andi, adikmu lelah. Biarkan dia istirahat," ucap Aruan.

Dia memang tidak paham dengan maksud dari suara hati putrinya itu. Tapi, Aruan tahu tidak baik untuk memaksakan sesuatu.

"Iya, Kak. Kita biarkan adik istirahat," timpal Armand.

Andi menghela napas berat.

"Kamu beristirahatlah! Kakak tidak tahu apa yang terjadi sebelumnya. Tapi.. Jika sikapku dulu menyakiti hatimu, aku minta maaf, Luna," ucap Andi.

Lelaki itu kemudian keluar dari kamar adiknya diikuti oleh Armand dan Aruan.

Aluna mengunci pintu kamarnya. Dia memegang dadanya. Rasa sakit itu masih ia rasakan.

"Padahal sikap mereka sudah jauh lebih baik, tapi, kenapa disini masih sakit," gumam Aluna.

***

Keesokan harinya....

Pagi itu seluruh anggota keluarga Anggara sedang berkumpul di meja makan untuk menikmati sarapan, minus Sang Kepala keluarga karena kemarin baru saja diusir oleh Aruan karena ketahuan memiliki selingkuhan.

"Jadi perusahaan kita benar-benar mendapatkan kontrak kerjasama dengan Grup Kaisar?" tanya Aruan sambil menikmati sarapannya.

"Benar, Ma. Dan semua itu berkat ide brilian dari Aluna," jawab Armand dengan bangga. "Benarkan, Kak?"

Armand menoleh ke arah kakak pertamanya.

"Hm," jawab Andi.

Dia melirik Aluna yang tengah menyuap nasi ke dalam mulut.

"Apa Luna masih marah karena aku nggak ngasih hukuman ke Chika?"

Andi membatin.

Dia juga sebenarnya sudah muak dengan Chika. Apalagi, semakin ke sini sifat manipulatif adik angkatnya itu semakin kelihatan. Tapi, seperti yang ia dengar dari suara hati Aluna, Bagas sudah kabur ke luar negeri dan hanya Chika satu-satunya orang yang bisa membuatnya tahu siapa orang yang sebenarnya ingin menghancurkan Keluarga Anggara.

"Luna, kamu memang putriku yang paling hebat," puji Aruan.,

Chika mendengkus. Dia kesal karena semua orang hanya memperhatikan Aluna dan melupakan keberadaan dirinya di sana. Padahal biasanya tiap sarapan, semua anggota keluarga akan berlomba untuk memberinya perhatian.

"Ma, kenapa tidak ada susu stroberi kesukaanku?" tanya Chika.

Gadis itu mencoba mencari perhatian Sang Ibu.

"Ada di kulkas kamu ambil sendiri," jawab Aruan tanpa melihat ke arah Chika. "Luna, mama dengar dari ibu panti, kamu menyukai susu coklat, makanya pagi ini mama sengaja menyediakan susu coklat untukmu. Ada juga buah pisang ambon, pir dan melon. Katanya kamu menyukai itu semua, pagi tadi mama sengaja menyuruh Bibik buat membeli itu untukmu. Ohya, mama juga buatin kamu chiken dengan sambal geprek. Ada telur balado dan juga sambal goreng ati. Itu juga kesukaanmu, kan? Ibu panti bilang kamu alergi terhadap kacang, jadi mulai sekarang semua makanan yang ada kacangnya dilarang di rumah ini," ucap Aruan.

Aluna memperhatikan hidangan yang ada di meja. Dan ternyata semua makanan yang tersaji di atas meja adalah makanan kesukaannya. Dia ingat di kehidupan sebelumnya, mamanya tidak pernah peduli dengan semua hal yang dia suka. Bahkan saat ia menginginkan semua makanan itu, mama dan anggota keluarga yang lain menolak dengan alasan Chika tidak menyukai semua makanan itu. Aluna bahkan dipaksa makan roti dengan selai kacang, padahal ia sudah pernah bilang kalau ia alergi terhadap makanan yang dibuat dengan bahan dasar kacang tersebut.

"Terima kasih, Ma," ucap Aluna.

"Ma, tapi aku suka roti yang dibubuhi selai kacang, Ma. Masa itu nggak ada buat aku," protes Chika setengah merengek "Kak Andi juga sangat menyukai itu, kan?"

Chika menatap Andi berharap kakak pertamanya tersebut ikut protes seperti dirinya.

"Aku tidak begitu suka itu. Jadi, mau makanan apa pun tidak masalah asal Luna menyukainya," jawab Andi.

Lelaki itu mengambil satu butir telur balado dan memasukkannya ke dalam piring Aluna. Chika menghentakkan kakinya di lantai. Dia kesal karena semua orang sekarang lebih menyukai Aluna dibanding dirinya.

"Nyonya, Nyonya."

Seorang pelayan datang tergopoh-gopoh untuk menghadap. Wanita itu terlihat syok. Entah apa yang dilihatnya.

"Ada apa, Mbok? Kenapa terburu-buru begitu?" tanya Aruan.

Wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu meletakkan sendok dan garpu di tanganya.

"Anu Nyonya itu–"

Asisten rumah tangga yang bernama Mbok Sumi itu terlihat bingung.

Aruan menuangkan segelas air putih ke atas gelas lalu memberikanya pada Mbok Sum.

Mbok Sum langsung meminum air putih itu hingga tandas.

"Sekarang katakan ada apa! Kenapa kamu kayak ngelihat hantu seperti itu? Tanya Aruan setelah Mbok Sumi terlihat sedikit tenang.

"Itu, Nyonya. Anu... di luar ada segerombolan orang datang membawa hantaran," jawab Mbok Sumi.

"Hantaran? Apa maksudnya, Mbok?" tanya Aruan bingung.

Andi, Armand, Aluna, dan Chika ikut menatap ke arah Mbok Sumi. Keempatnya juga penasaran apa maksud dari perkataan Mbok Sumi itu.

"Ah, Nyonya... saya juga bingung menjelaskannya. Lebih baik Nyonya dan yang lainnya ikut saya keluar," jawab Mbok Sumi.

Wanita yang sudah puluhan tahun mengabdi di Keluarga Anggara itu bingung bagaimana menjelaskannya.

Aruan dan yang lainnya mengikuti Mbok Sumi keluar rumah.

Aruan termegap melihat segerombolan orang berdiri di halaman rumahnya dengan masing-masing orang membawa bingkisan. Dan semua bingkisan yang dibawa adalah barang-barang bermerk yang harganya mencapai jutaan bahkan sampai ratusan juta.

"Ini... ini ada apa ya?" tanya Aruan dengan wajah bingung.

Ia menatap Andi dan anaknya yang lain untuk bertanya.

Andi menggeleng demikian juga dengan anak Aruan yang lain.

"Maaf, kalian ini siapa ya terus ada keperluan apa datang ke sini?" tanya Aruan pada seorang laki-laki berjas hitam yang sepertinya merupakan pimpinan atau orang yang mengkoordinir mereka.

"Perkenalkan nama saya Edwin. Dan maksud kedatangan kami kesini untuk melamar putri Anda," jelas laki-laki berjas itu yang mengaku bernama Edwin.

"Melamar putriku? Maksudnya?" Aruan masih bingung.

"Tuan Muda kami sengaja mengutus kami untuk melamar putri Anda yang bernama Aluna."

Laki-laki bernama Edwin itu mejelaskan.

"Melamarku?" tanya Aluna sambil menunjuk dirinya sendiri.

"Benar, Nona," jawab Edwin.

"Luna, pemuda mana yang tiba-tiba datang melamarmu?" tanya Andi.

"Aku juga tidak tahu, Kak," jawab Aluna.

"Sebelumnya, maaf, Nona Aluna. Tapi, Tuan Muda kami bilang, katanya semalam Anda sendiri yang memintanya untuk datang melamar hari ini," jelas Edwin lagi.

"Se-semalam.... "

Aluna mencoba mengingat-ingat. Demikian juga Andi, Armand, dan Chika. Beberapa detik kemudian keempat orang itu langsung berseru, "Jangan-jangan...."

1
✧・゚: ✧・゚: Nelly Widiany :・゚✧:・
/Heart//Heart//Heart//Heart/
LEECHAGYN
gemes bgt 😍
☠ᵏᵋᶜᶟℛᵉˣ🍾⃝ ͩ ʏᷞᴜͧɴᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰
kurang banget author sih Chika belum dihukum dengan benar,si Luna sama apin belum nikah dan punya anak😄
☠ᵏᵋᶜᶟℛᵉˣ🍾⃝ ͩ ʏᷞᴜͧɴᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰
tidak ngerti aja kalian,kapan ngerti nya
Nuraishah❤💚
👍🏻
Lee 0893
mati kah???
yx ampun koq secepat itu ,, 🤭🤣🤣
Lee 0893
benar2 bukan hanya Luna yg terlahir kembali ,, tp Marvin juga ,,,
semoga ap yg mereka rencanakan di kehidupan ini lancar jaya👍👍👍💪
Lee 0893
seperti ny Marvin taau yx kalo Luna terlahir kembali ,,
/Chuckle/
Nia Sabrania
Makasih ya buat karyanya Thor, kalau bisa banyakin cerita tipe kayak gini🤭
Raisha Mieyka
terbaikk
Anime aikō-kā
p
Lila El Rachmad
lah gak sampai nikah sama punya anak ya
IG:samudra_lee_19: Takut kepanjangan dan bosan😄
total 1 replies
frina ayu
Luar biasa
A.R
knp ngk nyewa heker saja tuk membobol hpx sih parasit
Travel Diaryska
bagus ✨
A.R
wahhh sama2 terlahir kembali😍
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
makasih untuk karya nya thor dan kalo bisa banyakin kisah yang bisa denger suara hati
S: 👍 semangat thor
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
kebenaran akan selalu menang, walau banyak rintangan yang menghadang
Musdalifa Ifa
bagus
Jenny Mustika
bagus banget ceritanya 👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!