rena seorang gadis cantik yang hidup sebatang kara dikota besar...trauma masa lalu membuat dia tidak mempunyai pasangan meskipun usianya sudah cukup dewasa untuk menikah..waktu liburan kantornya keluar kota sesuatu yang buruk terjadi padanya yang membuat hidupnya jadi berantakan
apakah yang terjadi sama rena..??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
canggung
rena yang telah selesai memasak..dibantu bi inah langsung menghidangkannya diatas meja makan
nenek dava yang baru keluar kamar langsung mencium aroma wangi dan menuju meja makan
wangi sekali masakannya..tumben inah..apa tukang masak baru" tanya sang nenek kepada bi inah sambil duduk di meja makan
iya nyonya besar..yang masak hari gadis cantik nan ayu" ucap bi inah melirik rena yang duduk dimeja makan
oh cucu oma yang masak..benarkah ini sayang" ucap lembut oma kepada rena
rena hanya mengangguk sambil tersenyum
inah tolong panggil dava buat sarapan pagi" ucap oma kepada bi inah
baik nyonya besar" jawab bi inah sambil beranjak pergi ke lantai dua
baru saja bi inah hendak mengetok pintu tiba tiba pintu kamar terbuka dan dava berdiri sambil terkejut karena tiba tiba ada seseorang yang berdiri dihadapannya
ah bi inah..bikin kaget saja" ucap dava sambil mengelus dadanya
maafkan saya tuan..saya tidak bermaksud bikin tuan kaget" ucal bi inah dengan wajah yang bersalah
ga papa bi..ada apa bibi kesini" tanya dava kepada bi inah lagi
tuan dipanggil nyonya besar buat sarapan..nyonya muda juga sudah menunggu dimeja makan" ucap bi inah biar ga ditanya lagi kemana rena
ya sudah...ayo bi" ajak dava kepada bi inah yang membuat bi inah kaget tiba tiba si tuan dingin menjadi ramah dan mengajak dia keruang makan
ba..baik tuan" sahut bi inah mengikuti dava dari belakang
dava yang melihat neneknya dan rena yang sudah duduk diruang makan..langsung duduk dan menyapa keduanya
selama sarapan dava bingung..kok tiba tiba rasa makanan jadi beda
makanan ini sederhana tapi rasanya luar biasa" gumamnya didalam hati
nenek yang memperhatikan ekspresi dava ketika makan jadi tersenyum
kenapa nak..enak ya masakannya" tanya nenek kepada cucunya itu
iya oma..bi inah ganti tukang masaknya ya..?" tanya dava kepada bi inah
enggak tuan..istri tuan sendiri yang masak" jawab bi inah sambil tersenyum
dava langsung melihat kearah rena..dia tidak menyangka rena mempunyai keahlian yang dia sukai
rena yang tahu dava melihat kearahnya jadi menundukkan kepalanya menyembunyikan mukanya yang memerah
nenek yang melihat tingkah rena jadi tersenyum...dia kemudian melihat ke arah dava
" tumben dia santai sarapan hari ini" gumam nenek dava didalam hati
kamu ga kekantor hari ini dava..??"tanya nenek penasaran karena biasanya jam segini dia sudah berangkat ke kantor
ga oma..hari ini aku libur..mau menemani rena seharian" ucap dava untuk menyenangkan neneknya sambil melirik rena
what..!!batin rena berteriak mendengar kata " menemani seharian"
wah bagus itu..oma seneng mendengarnya..pasangan pengantin memang harus banyak menghabiskan waktu bersama" sahut oma sambil tertawa
mendengar ucapan sang nenek...wajah rena dan dava jadi bersemu merah..dia tidak menyangka sang nenek akan bicara seperti itu dengan riangnya
akhirnya dava minta izin dari ruangan itu..dia melangkah menuju kamarnya karena tidak ingin berlama lama mendengar godaan sang nenek diruangan itu tapi tiba tiba hpnya berbunyi..dia melihat beno yang menelpon
kamu dimana ben..kapan mau kamu antar laporannya" ujarnya menghentikan langkahnya ditangga menuju kamarnya
sudah selesai semua bos...jadi saya kirim ke laptop aja ya" sahut beno diseberang telepon
ya udah..gitu boleh juga..kirim sekarang laporannya..biar saya check dulu" perintah dava kepada beno sambil mengakhiri panggilannya dan melangkah menuju ruang kerjanya
rena yang melihat dava beranjak pergi..akhirnya mengambil mengambil piring milik dia dan dava berjalan menuju dapur..dia juga tidak ingin berlama lama mendengar candaan nenek
bi inah dan nenek yang melihat tingkah sepasang pengantin itu hanya bisa tersenyum
sore harinya rena yang sedang asyik dikamar mandi tidak menyadari dava yang tiba tiba masuk kedalam kamar
dava yang sedang mendengarkan lagu memakai handset juga tidak tahu jika rena berada dalam kamar mandi..dia berpikir rena masih dibawah bersama dengan neneknya karena tadi dia sempat melihatnya..dengan santai dia duduk disofa ruang tv
tiba tiba rena keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk bertepatan dengan dava yang melepaskan handsetnya ingin kekamar mandi
rena tiba tiba terkejut melihat dava yang sudah ada dihadapannya..tanpa sadar handuk yang dikenakannya terlepas
dava yang melihat rena dalam keadaan bugil seketika termangu..dia serasa tak percaya dengan yang dilihatnya
rena yang sadar handuknya terjatuh..buru buru mengambilnya dan memakainya
tanpa mempedulikan tatapan dava yang masih melekat ke tubuhnya dia langsung berlari menuju ruang sebelah..tempat pakaian mereka berada
aduuhh..sialnya aku hari ini" gumam rena perlahan sambil memegang kepalanya
ini handuk kenapa pake acara lepas segala" omel nya kepada diri sendiri sambil mengambil pakaiannya dan langsung memakainya
sementara dava yang masih berdiri disana akhirnya sadar rena telah pergi..dia langsung keluar dari kamar dengan berkeringat dan langsung menuju ruang kerjanya
hmmm..kenapa handuknya pake lepas segala..bikin aku ga tenang aja" gumam dava sendirian..jiwa lelakinya serasa terbakar melihat tubuh rena yang putih mulus
sementara rena yang telah selesai berpakaian....celingak celinguk melihat apakah dava masih dalam kamar
dia sangat malu jika berjumpa dengan dava..setelah memastikan dava telah keluar dari kamar..rena terduduk lemas disofa kamar...dia masih malu keluar dari kamar..takut berjumpa dengan dava
tiba tiba ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya..rena langsung berdiri dan membuka pintu kamarnya..dia melihat bi inah berdiri dihadapannya
nyonya besar menunggu nyonya diruang keluarga..ingin melepaskan rindu sebelum nyonya muda berangkat besok kesurabaya" ucap bi inah kepada rena
baiklah bi" sahut rena sambil berjalan menuju ruang keluarga
deg..dava disana juga..haduh" desah rena dalam hati
neneknya dava yang melihat rena yang udah datang menyuruh rena duduk disofa panjang disebelah dava..rena terpaksa menuruti karena tidak ingin mengecewakan sang nenek
dava yang melihat rena yang duduk disebelahnya juga merasa tak enak hati..kejadian dikamar tadi sore membuat dia tidak fokus dengan kata kata sang nenek begitu juga dengan rena..dia merasa sangat canggung duduk disebelah dava
saat makan malam pun dava berusaha secepat mungkin menghabiskannya dan langsung pamit pada sang nenek menuju kamarnya yang membuat nenek heran dan melihat kearah rena
ada apa dengan suamimu sayang..kalian berantem..?"tanya nenek sama rena
enggak oma..mungkin kak dava lagi sibuk dengan pekerjaannya karena besok dia bakalan ikut rena agak lama" jawab rena berbohong karena tidak mungkin dia menceritakan kejadian tadi sore kepada sang nenek
oh gitu..ya udah sekarang kamu istirahatlah karena besok kamu harus bangun pagi pagi.." ucap lembut oma ke rena
baik oma" sahut rena sambil pamit ke oma dan melangkahkan kakinya menuju kamar
ketika rena memasuki kamar dia melihat dava juga berada dalam kamar sedang menonton televisi
barang kamu udah diberesin semua ren" tanya dava tiba tiba yang membuat rena menghentikan langkahnya dan melihat dava
sudah" jawab rena singkat sambil kembali berjalan menuju tempat tidur
dava yang mendengar jawaban singkat rena hanya diam saja..dia bingung harus mengatakan apa lagi..kini hanya keheningan yang ada dikamar itu karena mereka berdua sibuk dengan pikiran masing masing