NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:19.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayuni

Sifa tidak pernah menyangka dengan nasib nya, ia harus menjadi Pengantin Pengganti, Kakak kandung nya sendiri yang tiba-tiba kabur di hari pernikahan nya sendiri.

Bagaimana Kisah nya.. hanya di Novel Pengantin Pengganti


Follow Me :

Ig : author.ayuni
Tiktok : author.ayuni

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

Sifa sedang makan malam bersama Ayah dan Ibu nya. Namun ia merasakan ada yang berbeda tidak ada kakaknya kali ini.

" Bu, Sita kemana ? " tanya Pak Bendy kepada istrinya.

" Tadi dia bilang mau ketemu sama Geby, sudah lama juga mereka gak ketemu, karena Geby sekarang kerja di luar kota kalo gak salah "

" Hmm.. " Pak Bendy hanya mengangguk sambil menyuapkan nasi ke mulutnya.

Sifa yang mendengar obrolan kedua orangtuanya hanya menyimak, namun ia merasa tidak terima dengan ucapan ibunya.

" Mulai Minggu depan, Sita sudah harus siap bekerja di tempat rekan Ayah, disana ada posisi yang cocok untuk Sita " Susul Pak Bendy.

" Hmm.. kenapa Kak Sita gak kerja di perusahaan Ayah aja ? " tanya Sifa.

" Tidak, belum ada posisi yang pas untuk kakakmu " jawab Ayah.

Sifa hanya mengangguk, mengerti.

" Iya ? kamu sudah mengabari suami mu Dek ? " tanya Ibu.

" Oh.. u.. udah kok Bu " jawab Sifa berbohong, padahal ia belum menanyakan kabar Revan.

" Syukurlah kalo begitu "

Mereka bertiga kembali melanjutkan makan malam nya, setelah selesai seperti biasa Sifa membantu Ibu nya merapikan piring dan gelas bekas makannya untuk disimpan di wastafel dan biasanya nanti Bi Ijah yang akan mencuci piringnya.

Setelah makan Sifa bersantai dulu di ruang televisi, ia menonton televisi sambil memindah-mindahkan Chanel TV. Ia teringat dengan ponselnya, ia lalu beranjak dari duduknya, menuju kamar untuk mengambil ponselnya.

" Dek, kemana ? kalo tidak di tonton matikan televisinya " ucap Ibu karena melihat Sifa menaiki tangga.

" Mau balik lagi kok Bu " jawab Sifa.

Tidak lama Sifa kembali ke ruang TV ia duduk sambil membuka screen lock pada layar ponselnya, terlihat beberapa notifikasi disana, ia membuka satu persatu pesan dan.. gerak jempolnya terhenti pada satu pesan dari Revan.

Ia membuka pesan itu.

Kamu dimana ? sedang apa ? aku sedang rehat di Mes, cukup padat kegiatan hari ini.

Sifa membaca pesan dari Revan. Yang Revan kirim sekitar 15 menit yang lalu. Tanpa menunggu lama ia langsung membalas pesan dari Revan.

Aku di rumah Ibu Mas, baru selesai makan malam, kamu sudah makan ?

Pesan terkirim, hanya ceklis dua berwarna abu.

Ia lalu menyimpan ponselnya di atas sofa tidak jauh dari ia duduk, lalu ia kembali menonton acara di televisi.

***

Dilain tempat, Sita masih saja menangisi Leon, ia masih tidak mengerti mengapa Leon memperlakukan nya seperti itu.

" Apa salah Gue, Leon Lo jahat !! " Sita terus saja meracau.

Ia melangkahkan kakinya sendiri menyusuri jalan, entah ia harusnya sudah pulang malam ini, namun rasanya ia tidak ingin pulang apalagi dengan keadaannya yang sekarang.

Tadi Geby sudah mengajaknya untuk pulang, Geby akan mengantarkan Sita ke rumahnya, Sita menolak dengan dalih ingin menenangkan pikirannya.

Geby pun tidak dapat berbuat banyak, ia mempersilakan Sita untuk menenangkan pikirannya.

Saat Sifa akan menyebrang jalan, tiba-tiba ada satu mobil yang akan melintas di tempat yang sama, untung pengendara mobil itu dengan sigap menginjak pedal rem hingga mobil terhenti tepat di depan Sita.

Ciiiitttttt

" Aaaaaaaaaa " Teriak Sita karena ia merasa mobil itu akan menabraknya.

Nafas nya sedikit terengah, tidak lama seorang pria keluar dari dalam mobil itu menghampiri Sita.

Pria itu sedikit terhenyak.

" Sifa "

Sita menoleh ke arah pria itu.

" Gue bukan Sifa ! " ucapnya.

Sita pun memperhatikan pria di hadapannya.

" Novan ? " tanya Sita, ia memang mengenali pria yang berada di hadapannya.

" Sita ? " Novan menggretakkan giginya.

***

" Tapi bukan sepenuhnya salah Gue dong Nov " ucap Sita.

" Semua ini gara-gara Lo ! "

" Gue korban juga disini " susul Sita.

" Apa ? Korban ? " Novan tertawa sarkas.

" Lo itu tersangka ! Gue dan Sifa yang jadi korban nya " susul Novan lagi.

" Tapi sekarang sepertinya Sifa sudah menerima Revan dalam hidupnya " ucap Sita lagi.

Novan hanya berdecak memalingkan wajahnya.

Sejujurnya ia pun berat menerima dan berada di posisi ini, ia sudah merencanakan mimpi-mimpinya bersama Sifa.

Sita tersadar ia sudah cukup lama meninggalkan rumah, jam sudah menunjukan pukul 8.30 malam.

Sita beranjak dari duduknya.

" Gue balik, permisi " ucap Sita melangkahkan kaki nya meninggalkan Novan yang masih pada posisinya.

" Tunggu ! " susul Novan, ia pun beranjak dari duduknya menyusul Sita.

Sita menghentikan langkahnya.

" Ada apa ? " tanya Sita.

" Gue anter Lo pulang " jawab Novan.

Sita diantarkan pulang oleh Novan, sekitar 20 menit perjalanan Sita sudah sampai di depan rumahnya. terlihat lampu ruang tengah masih menyala, pertanda masih ada yang bangun malam ini.

" Thanks ya " ucap Sita kepada Novan.

" Hmm.. " Novan hanya mengangguk mengiyakan.

Sita turun dari mobil, lalu berjalan membuka pagar rumah yang belum terkunci, tadi Ayah berpesan untuk mengunci pintu pagar rumah kepada Sifa namun karena kakak nya belum pulang, Sifa mengurungkan sampai Kakaknya pulang ke rumah.

Ting Tong

Terdengar bel rumah berbunyi. Sifa yang masih menonton televisi terkesiap, ia beranjak dari duduknya ia pastikan itu Sita yang datang.

Sifa membuka pintu rumah, terlihat kakak nya sudah berdiri di depan pintu.

" Belum tidur Dek ? " tanya Sita.

" Belum Kak " jawab Sifa.

Sita masuk kedalam rumah sedangkan Sifa mengunci dulu pintu pagar rumah, tidak lama ia kembali lalu mengunci pintu.

" Ayah dan Ibu sudah tidur ? " tanya Sita lagi sambil berjalan menuju kamarnya.

" Sudah " jawab Sifa singkat, ia sambil mengecek kembali pintu-pintu dan jendela, lalu mematikan lampu ruang tamu berjalan menuju ruang televisi.

Disaat yang bersamaan ponsel Sifa terlihat menyala, sekilas Sifa menoleh, terlihat pada layar ponsel Revan menghubungi adiknya.

Deg.

Sita spontan akan mengambil ponsel adiknya, namun Sifa sudah keburu berada di samping nya.

" Kenapa Kak, itu ponselku " ucap Sifa.

Sita terkesiap.

" O..oh iya ini yang telepon " susul Sita menjadi salah tingkah.

" Hmm " Sifa lalu mengambil ponselnya dari tangan Sita.

Ia lalu berjalan sambil mematikan televisi menuju kamarnya.

Terlihat oleh Sita, Sifa menempelkan ponsel di telinga nya. Sepertinya ia menghubungi balik Revan.

Sita hanya dapat melihat dari kejauhan.

" Kamu sudah menerima Revan ya Dek " batin Sita.

🌺🌺🌺

Jangan lupa dukung author dengan vote like dan komennya ya ❤️

1
Neng Nosita
lanjut Thor..
konyonyod an-club
Luar biasa
Wayan Ayu
sangat bagus
Soraya
lanjut
Soraya
lebih baik kmu berdamai dgn takdirmu Sifa
Soraya
mampir thor
Yuni Ngsih
Thor ko dipotongnya ceritra lg asyik ...ach ku kcwa....lanjut Thoòor💪💪💪
Yuniarti SPd: lanjut Thor
Ayuni (ig/tt : author.ayuni ): ini on going ya kak.. diusahakan tiap hari update.. tetap tunggu kelanjutannya ya ❤️
total 2 replies
Yuni Ngsih
waduuuuuh Thooooor baru nongol bikin aku ,kezel ,marah ,benci tuh ke yg namanya Sita ,klw ngga mau knp tdk sblmnya kasian syifa .....ich ceritramu bgs bikin aku ngenes dengan ceritra ini ....lanjut Thor....💪💪💪👌
Ayuni (ig/tt : author.ayuni ): lanjut yaa kak 🥰
total 1 replies
Neng Nosita
bagus,aku suka ceritamu Thor...👍💪
Neng Nosita
waaah jgn² Novan......🤔
Neng Nosita
nyesel kan?😒
Putri Chaniago
jgn sampai Sita n Novan merencanakan niat jahat pd Sifa n Revan. klo Sita mungkin krn iri Novan jgn sampai terbujuk Sita utk merusak rmh tangga Sifa Revan
Lendra malayu
next thorrr /Rose//Rose/
Putri Chaniago
jgn bilang Sita ingin kembali dg Revan setelah d selingkuhi Leon, jgn jd PELAKOR lah
Putri Chaniago
jgn sampai Revan kembali n menerima Sita lg kasihan Sifa
Lendra malayu
lanjuttt thorr
Lendra malayu
gass thorrr
Lendra malayu
mksh udah rajin up thorr /Kiss//Kiss//Rose/
Lendra malayu: so pasti thorr /Heart/
Ayuni (ig/tt : author.ayuni ): sama-sama kak.. stay trus yaaa 🥰
total 2 replies
Lendra malayu
makin seru nihhh,, semangat thorrr
Putri Chaniago
ingin lihat penyesalan Novan n Revan terutama Revan bodoh masih mencintai Sita
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!