NovelToon NovelToon
Tunggu Saja Pembalasanku

Tunggu Saja Pembalasanku

Status: tamat
Genre:Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi / Dokter Genius / Budidaya dan Peningkatan / Si Mujur / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dewi Harefa

Bukan terjemahan ya gaes.

Lan mei seorang yang ceria, dia baru lulus dari fakultas ke dokteran. Dari kecil dia sudah belajar bela diri dari ayahnya yang seorang guru bela diri. Hanya saja sewaktu dia kecil ibunya meninggal karena sakit, jadi dia ingin belajar kedokteran takut ayahnya sakit seperti ibunya.

Tapi naas kekasih dan temannya punya niat buruk, mereka berselingkuh di belakangnya dan berencana membunuhnya di karenakan sang teman iri dengan nilai nilai Lan mei yang bagus dan sudah mendapat undangan masuk ke dalam tim rumah sakit ternama sebagai ahli bedah dan racun. Mereka berdua merancang kecelakaan mobil, dan di detik kematiannya dia mengetahui bahwa itu ulah mereka berdua.

Tapi Lan mei tidak pergi ke surga ataupun neraka, tapi dia pergi ke jaman kuno. Menjadi anak seorang Menteri sayap kiri, yang gemuk, bodoh dan tidak tahu apa - apa, wajah jelek penuh jerawat besar.
Tunangan putra mahkota, tapi adik tirinya ingin merebut tunangannya.
Ayah bajingan hanya.. lihat prolog

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Harefa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 17 Belajar Berjalan Kembali

Pagi hari Lan mei sudah bangun, dia berpura - pura lagi belajar berjalan agar Yen tang tidak curiga bahwa sebenarnya dia sudah bisa berjalan.

Dia berjalan pelan - pelan di halaman dengan tongkat. Yen tang memperhatikan nya dengan sesekali membersihkan rerumputan di halaman.

"Yen tang, sepertinya kita bisa bertani di belakang dan di samping rumah ini ya." Lan Mei memperhatikan lahan kosong yang hanya di tumbuhi oleh rerumputan, alangkah baiknya jika di isi dengan sayuran dan bahan pokok.

"Bisa nona, hanya saja kita akan ke susahan air" Yen tang melihat di sekitar tidak ada sungai.

"Coba perhatikan ke sebelah kanan ini,, bukan kah itu sepertinya rawa" Lan Mei menujuk ke arah yang sedikit melengkung dari tanah lainnya.

"Masa sih nona, saya belum pernah ke arah itu, saya hanya pergi kebelakang. Dan kalau air, itu ada sumur sebelah kiri rumah, tinggal kita timba. Walau airnya tidak terlalu banyak tapi cukup untuk kita berdua nona."

"Tapi kita harus menanam sesuatu di sini Yen tang, agar kita bisa bertahan hidup, kita harus bertani dan kalau banyak kita bisa menjualnya ke pasar." Dia mengeluarkan pendapatnya, hanya saja belum pasti bagaimana bisa terealisasi.

"Wahh, bagus sekali nona, kita bisa beli tepung dan yang lainnya. Tidak hanya makan sup sayur saja tiap hari." Ada kebahagiaan di wajah sederhana Yen Tang. Yang dia pikirkan bagaimana makanan nonanya terpenuhi.

"Kalau kaki saya lancar, nanti saya ajar kamu berburu hewan liar di hutan." Dia memberi semangat kepada Yen Tang untuk bertahan hidup bersama- sama.

"Duh nona saya takut, lagi pula anda tidak tahu bela diri nona" Dia mengkuatirkan keadaan Lan Mei yang saat ini masih dalam pemulihan.

"Jangan kuatir Yen tang, dalam mimpi saya, ada yang mengajari saya bela diri. Jadi kamu tenang saja." Dia memberi alasan, agar suatu saat Yen Tang melihatnya berkelahi. Jadi, dia tidak perlu memberi alasan lagi.

Yen tang : "..."

Bagaimana bisa belajar dalam mimpi?

Perkataan nonanya semakin membuat dia bingung. Dia menggelengkan kepalanya dan kembali sibuk mencabut rumput -rumput di halaman tersebut.

Lan mei memperhatikannya dan tersenyum. Biar aja dia bingung, saya juga tidak tahu mau jawab apa. Kalau di katakan terus terang takutnya dia pingsan mendengar.

"Yen tang, ayok kita kehutan mencari sayuran" Lan Mei sepertinya sudah mulai bosan.

"Heh? Biar saya saja nona, kaki anda belum sembuh total." Yen Tang langsung berdiri untuk menyodorkan dirinya sendiri.

"Tidak apa - apa, biar sekalian saya belajar berjalan." walaupun bukan itu tujuannya, tapi dia memang sedikit penasaran dengan hutan tersebut.

"Tidak bisa nona, soalnya di sana jalannya tidak rata, dan banyak kayu menghadang  di tengah jalan. Dan itu akan menyusahkan nona dalam berjalan nantinya."

"Saya bisa pelan - pelan Yen tang." Dia memberi pengertian kepada Yen Tang agar tidak begitu kuatir.

"Ayok ah, saya tidak apa - apa" lanjutnya lagi.

"Benarkah? Kalau begitu mari kita pergi."

Dan setelah Yen tang menutup pintu, mereka berdua ke bagaian belakang rumah tersebut yang menuju hutan kematian.

Dengan pelan - pelan Lan mei mengikuti pelayannya itu dari belakang dan dengan tongkat kayu di tangannya sebagi pegangan membantu dia berjalan.

Ketika masih pinggir hutan mereka menemukan beberpa jamur kecil. Sebagian Lan mei memasukan ke dalam ruangan.

Kemudian mereka mendapat sayuran liar yang biasa di petik oleh Yen tang.

"Kamu tunggu di sini dulu ya, saya ke sana sebentar, sepertinya saya melihat kelinci." ucap Lan mei.

"Nona, saya ikut, takunya nanti nona kenapa - kenapa."

"Tidak usah. Kamu di sini saja, Saya tak akan lama."

"Baik nona, tapi kalau nona dalam bahaya teriak saja ya. Budak ini pasti akan datang nona."

Lan mei hanya tertawa mendengar perkataan Yen tang. Dia langsung berjalan lebih dalam lagi .

Dia berencana untuk menemukan obat untuk membuka meridian dan pusat kekuatannya.

Bahan - bahan obat itu berada di dalam hutan kematian.

Di toko farmasi juga ada, walau mahal. Tapi itu jauh dari tempat mereka. Lagi pula mereka tidak memiliki uang yang cukup untuk membelinya.

Karena kalau bahan - bahan obat yang di peroleh dari hutan kematian biasanya akan dua kali lebih mahal dari herbal yang di dapat dari tempat lain.

1
Hana Nisa Nisa
🤣🤣🤣🤣🤣
Erna Masliana
yaaahhh udahan lagi seru padahal
Erna Masliana
kasian gajah pulang sendiri 🤣🤣
Erna Masliana
naga hitam dan naga putih nikah.. nanti anaknya jadi naga belang apa polkadot 🤔
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 pantesan jadi tontonan
Erna Masliana
karena hati ini tidak kuat kalo harus berbagi... mending gak usah
Erna Masliana
sayang y emas murni cuy..
Erna Masliana
mungkinkah ibunya Lan Mei
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 namanya bisa ganti gak sih
Erna Masliana
jangan di obatin.. biarin aja
Erna Masliana
🤣🤣🤣🤣🤣Lan Mei ngeledek nih
Erna Masliana
mandi atuh...uyuhan teu ongkek ge🤣🤣🤣🤣
Erna Masliana
sembarangan 🤣🤣
Erna Masliana
ya tentu... contoh nya s Foxy dia kan punya ibu otomatis ada ayah... kasian Puci pengen kawin 🤣🤣
Erna Masliana
jangan ribut biarkan saja..toh yang beli juga orang kaya
Erna Masliana
gapapa gatalnya sembuh... gendut nya biarkan saja sampe 5th mah😁😁
Erna Masliana
pules ampe ngorok 🤣🤣🤣🤣
Erna Masliana
Wakwaw anda menikahi badut
Erna Masliana
amankan
Erna Masliana
👍👍 ambil semuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!