Mayumi Kyra Anindira,seorang remaja biasa yang ternyata jago beladiri dan mempunyai Indra ke 6 tanpa orang lain tahu.
Kehidupannya yang flat dan damai menurutnya,seketika berubah karena kedatangan si kembar Nala dan Narendra. Yang ternyata adalah anak pemilik yayasan. Nala yang selalu ingin di dekat Yumi dan Narendra yang tertarik pada kepribadian Yumi,merubah hidupnya seperti roller coaster.
Bagaimanakah kisah mereka?
Petualangan apa yang sedang menunggu mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 16
" Masa bodoh...selama ini aku juga hanya memanfaatkan kalian." ucap Aya yang tak peduli di tinggalkan kedua temannya.
Ia pun tersenyum smirk,karena merasa rencananya akan berjalan dengan lancar,tanpa tau kemampuan Yumi.
" Dasar bodoh,kamu salah mencari lawan. Kasian...hanya membuang-buang uang untuk membayar preman bodoh." ucap Maria yang mendengar rencana Aya,ia pun terbang mencari pria tampan.🤣🤣
It's time to go home guys....
Seperti biasa...Yumi tidak langsung pulang, ia pasti ke perpustakaan untuk mengerjakan tugasnya. ' at home it's time to rest' itulah motto hidupnya 🤣🤣.
( Aku jaman sekolah gitu,ngerjain tugas pulang sekolah. Yang pasti ga di sekolah elite ya,sing penting lulus SMA🤭. Cuma masuk ranking 2 !!!eits bukan sombong,cuma ngasih tau🤣)
Sedangkan si kembar sudah pulang lebih dulu. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17.40. Itu pun di ingatkan oleh Maria,kalo ga bablas angine.
" Kamu ga mau pulang Yum? Sudah menjelang malam." tegur Maria
" Hah?? ya ampun keasyikan aku." Yumi pun segera membereskan bukunya dan bersiap pulang.
" Kamu bakal dapet mainan ntar pulang... hihi." ucap Maria ambigu
" Maksudmu mainan?" tanya Yumi
" Pokonya... siapkan tenagamu,anggap aja ganti ga latihan kemaren. Aku ga sabar liatnya." Maria sangat excited
" Gilaaaa" gerutu Yumi
Ia pun berjalan ke parkiran ambil sepeda. Setelah berpamitan dengan security,ia pun berlalu pulang. Namun saat di jalan ia di hadang 11 orang preman.
" Brengsek kamu Mar,maksudmu ini mainan yang akan aku dapatkan?" tanya Yumi
" Iyaaaa... menyenangkan bukan? Aku suka lihat kamu saat bertarung,seeruuuu." ucap Maria semangat
" Benar-benar hantu ga ada akhlak kamu." ucap Yumi sambil menyimpan sepedanya di tempat yang aman. ' Sepeda mahal genkz'
" Apa mau kalian? Ya ampun.... bentar lagi adzan Maghrib,ga pada ke mesjid? Ko malah pada nongkrong di sini?" tanya Yumi
" Bacot Lo...Ikut aja kalo Lo mau selamet. Bawa dia, bos udah nunggu di lokasi." ucap salah satu preman yang mungkin ketuanya pada anak buahnya.
Selangkah lagi preman itu mendekati Yumi,namun ia tiba-tiba terjengkang ke belakang Karena di tendang Yumi di area perutnya.
" Bukannya cari pahala yang banyak,ambil air wudhu,terus shalat berjamaah. Berkali-kali lipat bang pahalanya. Daripada ngeroyokin aku yang pasti ga ada hasil." ucap Yumi sambil menurunkan kakinya yang habis menendang.
" Si anjing...malah ceramah. Hajar!!" perintah ketuanya lagi.
" Majulah semua,takut keburu abis Maghrib nya." ucap Yuni sembari mengangkat kedua tangannya.
5 orang maju dan mulai menyerang Yumi. Seperti biasa dengan mudah Yumi menumbangkan mereka. Saat dari belakang ada yang mau menghajarnya,ia menyingkir dan menarik tangannya lalu ia banting ke depan.
" Udah aku bilang maju semua. Udah adzan ini." ucap Yumi gemas
" Brengsek..." Ketuanya pun tidak menyangka anak buahnya akan tumbang hanya dalam waktu sekejap.
Ia pun maju bersama 4 orang anak buahnya yang tersisa. Dengan tangan kosong Yumi menghajar para preman itu,tendangan dan pukulan terus ia berikan pada para preman. Saat ia sedang menghajar preman di depannya, ternyata dari belakang ada yang mau memukulnya menggunakan balok.
Maria tak sempat teriak,karena keburu ada orang yang menendang preman itu dari samping.
" Kamu baik-baik saja kan?" tanya Rendra. Ternyata bebeb aku yang nolongin😅😅.
" It's ok...thanks." jawab Yumi sambil mengusap darah di sudut bibirnya,karena tadi sempat kena pukul oleh salah satu preman itu. Rendra yang melihatnya pun tambah emosi. 'cewe gue'
" Brengsek....berani kalian ngelukain cewe gue." ucap Rendra pada preman itu dan kembali menghajarnya.
Degg...
Yumi yang mendengarnya pun berdebar-debar. 'Sial... lagi-lagi jantung ini berdebar. Apa aku sakit?'
Sedangkan Maria yang melihatnya malah tersipu sendiri.
" Aaaaahhhhh.....mau dong jadi cewe kamu. Co cweet bangeettt. Baper akuuuu." teriak Maria yang menyadarkan Yumi
Hanya itungan menit semua preman pun terkapar.
" Apa niat kalian menyerang Yumi?" tanya Rendra pada salah satu preman itu, tepatnya ketua preman itu. Dengan menjambak rambut preman itu ke belakang.
" Gue cuma di bayar orang,buat bawa dia idup-idup" ucap preman itu
Yumi yang mendengarnya pun kaget
" Di suruh? Mang siapa yang nyuruh kamu? Perasaan aku ga pernah nyinggung orang?" tanya Yumi
" Gue ga tau siapa namanya,tapi seragamnya sama kaya lu" tunjuk preman itu pada Yumi
" Siapa anjing?" tanya Rendra
" Kalo lu ga mau bilang? Gue jeblosin lu ke penjara!!" ucapnya lagi
" Oke..oke..gue ga tau nama lengkap dia siapa? Cuma dia memanggil dirinya Aya" ucap preman itu ketakutan.
Rendra pun melepaskan jambakan rambutnya sambil di hentakan.
" Aya? Kelaya kah? Hidup flat gue berubah karena kehadiran kalian?" ucap Yumi emosi dan berlalu pergi. Ia harus segera mencari mesjid,karena waktu maghrib sudah mau habis.
Rendra yang mendengar ucapan Yumi pun tambah kesal. Dan menarik tangan Yumi.
" Sori...aku ga nyangka bakalan kaya gini. Kamu mau kemana?" ucap Rendra
"Lepas...aku mau nyari mesjid, waktu maghrib keburu abis ini." ucap Yumi dan meninggalkan Rendra.