NovelToon NovelToon
Berondong Pemikat Hati

Berondong Pemikat Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / Berondong / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 5
Nama Author: Mommy_Ar

Gwen Prameswari dan Daniel Artajaya telah menikah lebih dari 3 tahun. Namun hingga saat ini mereka belum juga di karuniai seorang anak.

Ibu mertua Gwen yang terus menuntut untuk agar segera memiliki cucu semakin membuat Gwen frustasi dan di ambang perceraian.

Bagaimana kelanjutan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy_Ar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BPH 17

Malam hari, Gwen pulang sudah hampir larut yakni jam 10 malam. Tentu saja ia langsung mendapatkan petasan mercon dari sang mertua.

"Perempuan jam segini baru pulang? Keluyuran kemana aja kamu!" sentak Dewi sang mertua.

"Gwen banyak pekerjaan Bu, akan ada event beberapa hari lagi makanya Gwen harus lembur," ucap Gwen sedikit berbohong. Pasalnya sedari tadi dirinya hanya diam melamun di dalam ruang kerja, bahkan ia hampir tak melakukan pekerjaan nya seharian ini.

"Hallah, banyak alasan kamu! Ingat Gwen kamu itu seorang istri bukan perawan tua lagi, sadar diri kamu! Suami pulang kerja kamu gak ada di rumah, istri macam apa kamu!" kata Dewi marah.

"Sudah Bu, Gwen mohon, Gwen capek, Gwen lelah Bu," ucap Gwen lirih sambil berusaha menahan amarahnya.

"Dasar istri gak berguna! Udah mandul gak bisa kasih anak, hobi keluyuran! sekalian aja kamu jadi j@l@ng! nyesel saya ngerestui kamu nikah sama Daniel. Andai dulu Daniel menikah dengan Laura (sahabat Daniel dan Gwen) pasti sekarang aku sudah bahagia bermain dengan para cucu ku," ujar Dewi sinis.

"CUKUP BU!" teriak Gwen yang sudah tidak bisa menahan lagi amarah nya.

"Apa? mau marah? memang kenyataan nya begitu kan! alasan doang kamu kerja kerja dan kerja tapi nyatanya kamu selingkuh di belakang anak saya. Iyakan? memang bener bener j@l@ng kamu!" ucap Dewi menunjuk wajah Gwen.

Percayalah, saat ini hati Gwen seperti tertusuk ribuan jarum sehingga membuatnya begitu Sesa dan sulit bernapas.

"Bukan mencari cara bagaimana bisa punya anak, ini malah asik nge j@l@ng! kamu sadar diri Gwen sadar diri! kalau bukan karena kerja keras anakku, kamu tidak akan bisa hidup enak dan nyaman disini!" seru Dewi.

"Sudah puas ibu marah marah dan menghina Gwen?" tanya Gwen dengan nada datar nya.

"Kalau sudah, Gwen akan ke kamar," imbuhnya lalu melangkah meninggalkan Dewi.

Tentu saja Dewi tak terima, ia menarik rambut Gwen dengan kasar lalu mendorong nya hingga membuat Gwen terjatuh dan terbentur pinggiran tangga.

Brug!

"Aku Sudah bilang sama kamu, CERAIKAN anakku! anakku gak pantes sama perempuan mandul kaya kamu!" ucap Dewi kembali menjambak rambut Gwen.

Ini adalah kali pertama Dewi melakukan tindakan sekasar ini terhadap Gwen. Biasanya ia hanya akan beradu mulut saja, tapi malam ini Gwen benar benar merasa sangat hancur mendapatkan perlakuan seperti ini.

"Apa salah Gwen Bu? apaa!" ucap Gwen tak kalah meninggikan suaranya.

"Kurang ajar kamu ya! berani melawanku!" seru Dewi semakin mencengkram kuat rambut Gwen.

"Lepasin Bu, sakit!" teriak Gwen lalu ia berusaha melepaskan tangan Dewi dari rambutnya.

"Kamu itu harus sadar, menantu mandul gak ada gunanya kaya kamu, tidak pantas bersanding dengan anakku!" kata Dewi.

"Lepassss!" teriak Gwen sambil sekuat tenaga mendorong tubuh Dewi hingga membuat Dewi terjungkal ke belakang.

"Gak selamanya aku akan diam Bu, aku selama ini diem karena menghormati Ibu sebagai mertua ku. Aku terima ibu menghina dan mencaci maki aku, tapi kali ini Ibu benar benar keterlaluan sampai main tangan sama Gwen! Gwen gak pernah mau jadi seperti ini, Gwen juga pengen punya anak dan hidup bahagia. Gwen juga pengen ngebahagiain Ibu dan Bapak, tapi Gwen bisa apa kalau Tuhan belum memberikannya pada Gwen!" ucap Gwen.

"Bagaimana Tuhan mau memberikan mu anak kalau kelakuan kamu aja gak bener! suami kamu kerja kamu malah asik selingkuh di luaran sana!" pekik Dewi.

"Ingat Bu, manusia punya batas kesabaran masing masing! gak selamanya Gwen akan diam ibu perlakukan seperti ini, Gwen punya tangan dan kaki yang bisa membalas perbuatan ibu pada Gwen!" ucap Gwen lalu dengan tertatih ia berjalan meninggalkan Dewi.

"Menantu kurang ajar! lihat saja nanti!" gumam Dewi lalu ia juga kembali ke kamar nya.

1
Ima Kristina
Terimakasih kakaaa atas karyanya menghibur banget keren pokoknya
Ima Kristina
Aku juga kadang bingung kenapa banyak anak tanpa dosa ditinggalkan ortu nya
Ima Kristina
Sepertinya Owen sekalian mengunjungi Daniel berobat
Ima Kristina
visual nya keren Thor oppa oppa korea
Ima Kristina
Untung ada kakak Sam yang bisa nasehatin adik adiknya
Ima Kristina
next
Ima Kristina
Kayaknya Gwen Hamidun nih
Ima Kristina
mungkinkah Owen anak kandung ibu Diana
Ima Kristina
ibu Diana stres atau gimana apa hubungannya Gwen dengan anaknya Cintya
Ima Kristina
Owen dan kakaknya memang sama sama somplak /Facepalm//Facepalm/
Ima Kristina
Gak papa lah daripada nanti anaknya dari hasil zina
Ima Kristina
Terlambat Daniel harusnya kamu jujur dari awal biar ibu kamu itu tidak memandang rendah Gwen
Ima Kristina
Daniel ikut andil dengan sikap julid ibunya makanya kamu itu jujur dong masih saja pengecut
Ima Kristina
Gwen bodoh banget ngapain bantuin Mak Lampir
Ima Kristina
astaga Mak Lampir satu ini masih saja julid padahal Gwen sudah bukan mantunya
Ima Kristina
Daniel sakit kah
Ima Kristina
Padahal belum sah loh .... pelanggaran ini mah
Ima Kristina
penasaran dengan ibu Dewi Thor
Ima Kristina
Memang liburan perlu dilakukan biar Gwen gak tegang terus
Ima Kristina
Dasar horang kaya minta tolong kok jatuhnya mengancam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!