Attar seorang OB, ia mampu menikahi atasannya sendiri. Atasanya bernama Syiera. Syiera sangat membenci Attar, tapi bagaimana bisa ia menikah dengan orang yang di bencinya.
Ingin tahu kisahnya ayo simak di novel yang berjudul Suami pilihan Daddy.
Tapi disarankan membaca novel yang berjudul Terpaksa Menikahi Pelacur, karena novel ini bersangkutan dengan novel sebelumnya. Terimakasih
Season 2
Lanjut kisah Aleta dan Dam
Seorang gadis yang mencintai adik dari kakak iparnya. Akankah Aleta masuk ke dalam hidupnya Dam? Yang ternyata Dam sudah memiliki kekasih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon febyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17
Setelah kejadian di mana kaki Syiera yang tersiram teh panas, kini kakinya sudah membaik, ia pun sudah sembuh dari sakitnya, hanya saja ia malas untuk ke kantor hari ini. Toh ia pimpinan di sana, pikirnya membolos beberapa hari tak masalah.
Tapi tidak dengan Attar, ia begitu sibuk hari ini. Malah, besok ia akan pergi ke luar Negri. Mengunjungi rumah sakit yang ada di Amerika, ia juga akan menemui adiknya Aleta. Sudah lama ia tak menemuinya di sana, apa lagi Aleta belum tahu kalau kakaknya itu sudah menikah. Bagaimana reaksi Aleta?
Akhirnya, Attar bersiap-siap untuk pulang, ia harus mempersiapkan keberangkatannya besok pagi. Apa ia akan memberitahukan kepergiannya pada istrinya? Ah ... Pikirnya untuk apa juga ia bilang, toh Syiera tak akan peduli dengannya akan kemana? Dua hari kebelakang ini, Attar tak terlalu memikirkan nasib cintanya yang bertepuk sebelah tangan. Selama Syiera tak menemui Alex, Attar masih merasa aman.
Hingga malam, tepatnya pukul 20.00, Attar sudah membaringkan tubuhnya, ia menempati kamar tamu selama dua malam ini. Bukannya apa-apa, ia memilih menjauh dari istrinya. Ia harus terbiasa kembali di mana nanti tak ada Syiera di sisinya.
Tok tok tok
Attar yang mendengar ketukan pintu, ia langsung beranjak dari tempatnya.
"Syiera, ada apa?" tanya Attar setelah membuka pintu.
"Boleh aku masuk?"
"Silahkan." Attar menggeserkan tubuhnya ke samping memberi ruang agar Syiera bisa masuk ke dalam.
"Ada apa? Tumben kamu menemuiku?" tanya Attar kembali.
"Daddy bilang, kamu akan pergi. Apa itu betul?"
Attar mengangguk.
"Kenapa tidak bilang padaku! Segitunya kamu padaku!" Syiera kesal pada Attar. Attar akan pergi, tapi ia tak bilang padanya, kalau orang tuanya yang tidak memberitahukan padanya ia tak akan tahu. "Kamu boleh kecewa padaku soal_." Syiera tak meneruskan ucapannya, karena ia tak ingin membahas Alex di depan suaminya.
"Soal Alex!" tebak Attar. "Bukankah dia kekasihmu? Lagian apa untungnya bagiku? Bilang atau tidaknya padamu akan kepergianku," kata Attar. "Bukankah kamu senang bila aku tidak ada! Kamu bisa bebas bertemu dengan Alex."
"Ish ... Kenapa dia jadi bahas Alex, sih! Attar ... Apa kamu tidak bisa melihat perubahanku!"
Syiera mencoba menjadi istri yang baik, tapi sepertinya, Attar tak melihat akan perubahan istrinya itu. Karena Attar selalu dibayang-bayangi bahwa dirinya hanya menjadi pelampiasan semata.
Syiera mendekati suaminya, lalu ia meraih tangan suaminya.
"Hati-hati di sana, aku akan menunggumu pulang."
Cup
tiba-tiba saja, Syiera mencium pipi suaminya. Sontak, itu membuat Attar terkejut. Ia langsung menyentuh pipinya setelah istrinya menciumnya. Mimpi apa dia semalam? Perubahan yang sangat drastis, pikirnya.
Syiera hendak keluar, namun dengan cepat Attar menarik tangannya, otomatis Syiera langsung terjerembab ke dalam pelukan suaminya. Attar memeluk tubuh itu dengan erat.
"Apa yang baru saja kamu lakukan apa itu tulus dari hatimu?"
Syiera langsung mendongakkan wajahnya melihat ke wajah suaminya. "Pertanyaan apa itu? Buatku malu saja."
"Kok, diam!"
Syiera melepaskan diri dari pelukkan suaminya, ia malah tertunduk. Apa suaminya itu benar-benar polos? Ah masa iya!
"Apa ada yang salah jika aku mencium suamiku sendiri?" Syiera mengerucutkan bibirnya, harus diperjelas tentang ciuman barusan, dan itu benar-benar malu sampai ubun-ubun.
Attar suka akan perubahan istrinya itu, tapi ia harus tetap mengawasinya. Jangan-jangan hanya jadi pelarian saja.
"Maaf ya, aku tidak bilang padamu. Besok aku akan ke Amerika, ada pertemuan para Dokter di sana," jelas Attar.
"Berapa lama?"
"Satu minggu, paling."
"Aku gak diajak?"
Attar nampak berpikir, kemudian ia menggeleng. Dan itu membuat Syiera menjadi sedih, bukan sedih karena tak diajak. Ia sedih harus berpisah, padahal hatinya sudah mantap ia akan memilih siapa?
"Aku di sana kerja, bukan jalan-jalan. Aku takut nanti kamu bosan," Attar mencoba memberi pengertian pada istrinya. "Sebaiknya kamu tidur, banyak-banyaklah istirahat," titahnya.
"Apa kamu sudah mempersiapkan semuanya? Baju yang akan kamu bawa nanti."
"Sudah, tuh!" tunjuknya pada koper yang di dekat pintu.
"Ya sudah, aku ke kamar." Syiera memutarkan tubuhnya dan melangkah meninggalkan Attar. Tapi ia kembali menoleh ke suaminya. "Apa kamu akan tidur di sini? Tidak denganku saja, besokkan kamu pergi."
Semenjak Attar mengatakan bahwa ia akan merelakan istrinya pada Alex, Syiera semakin memperlihatkan kemanjaannya padanya, ia seperti tak ingin ditinggalkan. Tapi Attar terlanjur kecewa.
"Apa sebaiknya aku tidur bersamanya?" Tapi ia langsung teringat akan kebersamaan istrinya bersama Alex. Bahkan Syiera tak menjelaskan sama sekali kemana ia pergi waktu itu padanya.
"Aku tidur di sini saja," jelasnya pada Syiera.
"Kalau ... Aku yang tidur di sini, boleh?" ucapnya begitu pelan, ia malu tapi mau.
"Ayolah, Attar ... Istrimu sudah memberi kode. Lupakan kebersamaan istrimu bersama Alex. Dia milikmu sekarang," bisikan setan mulai terdengar di telinganya.
"Baiklah, kita tidur di kamar utama saja. Di sini kurang nyaman, ayo," ajaknya kemudian.
Syiera pun mengekor dari belakang suaminya, dalam hati, ia tersenyum. Gak ada yang bisa menolak keinginannya. Syiera yang menang.
Syiera sudah bertekad akan meninggalkan Alex, bahkan ia sudah tak menjawab panggilan dari Alex sejak kemarin. Ia tak ingin menyia-nyiakan Attar, apa lagi ia sudah menjadi istrinya yang sah. Mungkin kedatangan Alex hanya godaan dalam rumah tangga mereka.
Setibanya di kamar, Attar langsung merebahkan tubuhnya di kasur berukuran king size itu. Ah ... Kasur miliknya memang begitu nyaman, ditambah lagi ada yang menemani tidurnya malam ini. Andai mereka tidak salah paham, mungkin malam ini akan menjadi malam panjang nan indah untuk sepasang pengantin yang masih terbilang baru itu.
Syiera pun ikut merebahkan tubuhnya di samping suaminya, ia seperti abg yang baru jatuh cinta. Bersama Attar membuat hatinya nano-nano, tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Malam ini pun berakhir dengan tidur nyenyak, tak terjadi apa-apa diantara mereka.
Attar masih menunggu kepastian hati istrinya itu, jika Syiera benar-benar tidak berhubungan lagi dengan Alex, bisa dipastikan istrinya akan menjadi wanita paling bahagia yang akan ia bahagiakan seumur hidupnya.
Malam pun berganti pagi.
Tumben, Syiera bangun lebih awal. Ketika mata sudah terbuka, yang ia pandangi adalah wajah tampan suaminya. Perasaannya menghangat, beda dengan perasaan yang ia rasakan pada Alex. Padahal Alex lebih lama menemani kesehariannya dulu.
Cinta yang diberikan oleh sang ayah membuat Syiera bersyukur. Pilihan daddy-nya memang jempolan, tak bisa lagi ia jauh dari suaminya. Cinta yang Syiera rasakan pada Attar sepertinya sudah dalam.
Attar memang pantas mendapatkan cintanya, Attar yang sabar membuahkan hasil.
Disaat Syiera memandangi Attar, Attar pun terbangun langsung membuka mata. Syiera yang terciduk jadi salah tingkah, sudah ketangkep basah ia benar-benar malu, ingin memalingkan wajah, sudah tak bisa. Tak bisa mengabaikan pemandangan indah di depan mata.
"Selamat pagi," ucap Syiera tiba-tiba menghilangkan keheningan.
Attar hanya membalas dengan sebuah senyuman yang terulas di bibirnya.
bersambung
kasian nya... kenapa sih Thor cerita nyebelin 😞
sampai episode ini author tidak membuat syiera sadar kalau hubungannya dengan alex adalah sebuah perselingkuhan dan penghianatan
otor perlu belajar lagi tentang mana salah mana yang benar sebelum membuat novel biar tidak kelihatan egoisnya
syiera bilang suaminya berhianat dia kecewa lagi hubungan terlarang nya dengan alex itu apa namanya
sadar thor sadar sadar
ini masalah dalam otak wanita
jika suami meladeni berbicara pada wanita lain saja udah dibilang selingkuh, tapi kayak kasus syiera yang berhubungan rahasia lagi dengan alex dibelakang suaminya tidak dibilang selingkuh
author butuh di waras kan sedikit pola pikirnya
dan fakta lagi pacaran yang lama yang sudah terbiasa kissing tapi tidak melakukan lebih itu mustahil
*author bilang sama2 ego
*author hanya karena kesalah pahaman
thor pakai akal sehat sedikit jadi wanita
attar ini korban tidak ego pada tidak ada namanya kesalah pahaman
syiera yang selalu egois dan syiera jelas selingkuh dan berhubungan dengan lelaki lain jadi ini bukan salah paham tapi ini permasalahan yang menjijikan yang dibuat oleh syiera
jadi wanita tegas salah ya salah jangan melimpahkan kesalahan pada orang lain
jelas2 yang salah itu syiera seorang dan attar disini korbannya
jadi stop jadi wanita egois yang membuat seolah attar juga salah
pakai sedikit saja akal sehat sebagai wanita biar bisa berlaku adil sebagai novelis