NovelToon NovelToon
SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

SISTEM KEBERUNTUNGAN NOVA

Status: sedang berlangsung
Genre:Duniahiburan
Popularitas:165.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tirta_Rahayu

Nova lisma, gadis desa yang tiba-tiba mendapat sistem keberuntungan, tentu saja terkejut. namun, dia langsung memanfaatkan semuanya. dan dia yang mengupayakan untuk kuliah, benar-benar memanfaatkan sistem tersebut.
dia mengumpulkan modal dari hadiah sistem, dan kemudian perlahan membuka usahanya sendiri.
sementara, setelah dirinya mendapatkan sistem, dia pun jadi melupakan kebiasaannya yang selalu menempel pada seorang laki-laki yang merupakan seniornya. Julian.
lalu bagaimanakah selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tirta_Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. cocok

Masih di posisi Nova. Tiba-tiba, Nova ingat sesuatu.

"oh ya. Putri sedang sakit. Dan bang Iqbal sama keluarganya, pasti akan datang kesini. Sepertinya, aku harus ganti tempat tinggal. Karena, kalau disini, Abang sama kakak nggak bisa tinggal." ucapnya.

Dengan cepat, ia pun mengambil handphone miliknya, dan segera menghubungi Tiara.

"assalamualaikum Ra.."

"wa'alaikumsalam nov." jawab Tiara dengan cepat.

"aku ganggu nggak Ra ?" tanya Nova.

"mm.. Nggak juga. Aku baru aja masuk mobil. Ada apa nov.? kamu butuh sesuatu ?" tanya Tiara.

"syukurlah. Ia Ra, aku mau minta tolong. Kira-kira,bisa nggak ya..?"

"kalau aku sanggup, pasti aku bantuin. Kenapa ? Bilangin aja. Nggak papa kok." tutur Tiara. Tiara sendiri adalah anak orang kaya, dan dia tidak perlu menghawatirkan apapun.

"oh, syukurlah. Begini Ra. Aku mau cari kontrakan atau rumah yang dua kamar. Soalnya, keluarga Abang aku mau kesini untuk berobat keponakan aku. Rencana aku pindah setelah waktu ngontrak di sini habis, tapi aku nggak tega sama keluarga ku. Kira-kira, di tempat kamu ada yang kosong nggak ?" tanya Nova. Tiara tersenyum.

"kalau begitu, aku tanya dulu ya. Kontrakan di sana memang bebas, tapi tetap aman kok. Kalau nanti ada, aku jemput kamu ya." tutur Tiara lagi.

"ok Ra. Ok. Aku tunggu informasinya. Makasih ya Ra, daaa.."

"ok.." panggilan mereka pun berakhir. Sementara Tiara, dia duduk di dalam mobilnya dan menghubungi pemilik kontrakan yang sesuai dengan requesan Nova. Setelah di ACC, Tiara kembali menghubungi Nova.

"assalamualaikum nov."

"ya Ra. Gimana ?"

"Alhamdulillah. Kontrakannya ada. Sesuai dengan keinginan kamu. sekarang, aku kesana jemput kamu ya.." ucap Tiara.

"apa nggak repotin kamu Ra. Aku bisa kesana naik ojek saja." tuturnya.

"sudah, kamu tunggu aja di sana. Lagi pula, aku udah mau pulang kok. Dan arahnya ke kosan kamu. Jadi kita sekalian aja." Nova pun tersenyum.

"baiklah kalau begitu. Makasih ya Ra.." ujar Nova.

"iya nov. Sama-sama. Tungguin ya."

"ok." akhirnya, panggilan mereka kembali berakhir. Tiara pun langsung tancap gas dan pergi menuju kosan Nova.

Begitu pula dengan Nova, dia langsung mempersiapkan diri.

Setelah sekitar 15 menit menunggu, akhirnya Tiara sampai.

"hey.. Maaf repotin kamu ya.." ucap Nova sambil menaiki mobil Tiara.

"it's okay guys. Siap. Kita jalan."

"ok." mereka pun langsung melaju.

"Nanti kalau sudah cocok, kamu langsung pindah ?" tanya Tiara.

"iya Ra. sepertinya begitu. soalnya masih banyak yang ingin aku beli. aku masih belum punya kompor masak. pokoknya kebutuhan dapur juga belum ada. makanya aku ingin melengkapinya biar cepat. agar kalau kakak-kakak aku nanti ke sini, tidak perlu repot-repot lagi." Tiara yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.

"kamu ngajak aku juga kan belanja..? bareng Aulia juga." Nova yang mendengar itu tersenyum.

"kalau kalian berdua tidak sibuk, insya Allah aku perginya barang kalian." Tiara tersenyum.

"oke! kita Nanti atur waktu saja. mungkin setelah ini, kamu masih ada kesempatan untuk berbelanja. dan kita langsung menatap semuanya." nova tersenyum.

" capek banget dong.!" hal itu langsung membuat Tiara juga ikut tersenyum.

"ya kalau dikerjainnya bareng-bareng, pasti nggak capek-capek amat. beda hal kalau ngerjainnya sendiri "

"Iya juga sih! kita lihat aja kalau gitu. nanti kalau seandainya cocok dan kita tidak cari-cari lagi, kita langsung berangkat aja. kamu itu aku hubungin Aulia deh.. SeKalian juga, kasih tahu dia dan bantuin untuk menemani cari kontrakan."

"ok. ide yang bagus." akhirnya Nova pun mengambil handphonenya, dan mulai menghubungi nomor Aulia. beruntungnya, Aulia juga langsung merespon cepat. tapi Aulia tidak bisa datang, karena masih ada jadwal kuliah di jam 03.00 sorenya. dan pasti akan selesai, sekitar jam 06.00 sore. jadi dia tidak bisa bantu.

******

setelah sekitar 10 menit, akhirnya mereka sampai di kompleks perumahan. dan keamanannya tentu saja 24 jam. di sana juga tentunya ada satpamnya. jadi tidak perlu khawatir.

Tiara terus melajukan mobilnya, sampai akhirnya mereka berhenti di sebuah deretan rumah kontrakan, yang berbeda gangnya dengan Tiara. karena Tiara hanya mengambil kontrakan yang satu kamar saja.

"itu ibunya! sepertinya udah tungguin kita dari tadi." tutur Tiara sambil menunjuk ke arah perempuan paruh baya yang tampak sedang membersihkan halaman.

melihat itu, mereka berdua pun langsung bergegas turun.

"assalamualaikum Bu.." ibu-ibu yang sedang menyapu itu pun menoleh.

"waalaikumsalam!! dia teman kamu yang ingin menyewa nak ?" tanya ibu tersebut. karena dia memang sudah mengenali Tiara.

"ya Bu! namanya Nova lisma." tutur Tiara. Nova pun langsung menyalami Ibu tersebut sambil berkenalan.

"Nova Bu." ibu itu juga tersenyum Ramah.

"kalau begitu langsung dilihat aja nak. kebetulan, debunya juga sudah Ibu bersihkan. ayo." Tiara pun langsung mengangguk ketika Nova menoleh. dan mereka berdua pun segera mengikuti langkah kaki sang pemilik kontrakan dan masuk ke rumah tersebut.

Nova melihat, kalau rumah kontrakan ini benar-benar nyaman dan bersih. halamannya juga luas dan bahkan bisa memarkirkan mobil.

Dan ketika mereka masuk ke dalam, di sana sudah terlihat dua kamar. yang satu bagian depan, yang satunya lagi bagian belakang. tapi walaupun begitu, tempatnya masih sangat strategis. di bagian belakang ada tempat untuk menjemur pakaian, sementara ada kamar mandinya juga yang cukup luas dan juga bersih.

ada juga dapur yang nyaman dan juga cukup bersih. dan di dalamnya tidak ada apapun. Kosong melompong. yang ngontrak lah yang harus mengisinya.

"bagaimana dek..? Cocok ?" tanya ibu pemilik kontrakannya. Nova tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

"cocok Bu. terus bagaimana dengan pembayarannya.?" tanya Nova. mendengar itu, ibu itu menjelaskan terlebih dahulu tentang rumah kontrakannya. dan apa saja yang tidak boleh dilakukan di sana. ternyata setelah mendengar, Tak ada satupun yang bertentangan dengan keinginan nova.

"baik bu saya mengerti. tapi kalau keluarga saya datang berkunjung, dan tinggal beberapa bulan, tidak apa-apa kan Bu ?" tanya Nova. ibu itu kan menganggukkan kepalanya lagi.

"tentu tidak masalah nak. mau berapa lama kedua orang tua atau keluarga tinggal di sini, juga tidak masalah. yang penting semuanya harus kamu awasi. lagi pula, rumah ini memang untuk rumah kontrakan keluarga. dan kita masuk pada sesi pembayaran ya nak. kontrakannya dibayar setahun sekali, sebanyak 15 juta. itu di luar air dan juga lampu. sementara untuk uang kebersihan atau sampah, itu setiap hari akan ada orang yang datang mengangkut sampah di sini. jadi sampahnya tidak boleh dibuang sembarangan. di depan sana sudah disediakan tong sampah, dan kalau ada sampah baiknya dibuang pada tempatnya saja." Nova yang mendengar itu langsung menganggukkan kepalanya.

"baiklah kalau begitu Bu. saya bayar 1 tahun." tuturnya.

"baiklah." akhirnya Nova dan pemilik kontrakan menyelesaikan transaksi di sana, dan disaksikan langsung oleh Tiara. setelah selesai membayar penuh, kunci pun langsung diberikan kepada Nova.

"semoga betah ya nak. kalau ada masalah, segera hubungi pihak keamanan." Nova pun mengganggukan kepalanya lagi.

"baik bu. terima kasih banyak." pemilik kontrakan pun langsung meninggalkan mereka di sana.

(keponakan sakit, Dan dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit. Karena itulah, Nova memilih untuk mencari kontrakan dengan cepat. dan juga langsung memutuskan untuk membeli mobil. agar dia memiliki transportasi untuk menjemput keluarganya.)

1
aria
pendekatan yang baik.
Memyr 67
𝗍𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗎𝗉. 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝖺𝗄𝗎 𝗍𝗎𝗇𝗀𝗀𝗎 𝗁𝖾𝗁𝖾 😄
Mince Tamince
sangat menghibur
aria
Bima sudah mulai bucin, dan itu bagus.
Memyr 67
𝖻𝖺𝗀𝗎𝗌. 𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁𝖺𝗇 𝗍𝖺𝗇𝗉𝖺 𝖻𝗎𝗄𝗍𝗂, 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗋𝖺𝗁 𝗉𝖺𝖽𝖺 𝗉𝖾𝗆𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁𝖺𝗇. 𝗃𝗂𝗄𝖺 𝗒𝗀 𝖽𝗂𝗍𝗎𝖽𝗎𝗁 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖻𝖾𝗋𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀𝗀𝗎𝗇𝗀 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖿𝗂𝖺 𝗅𝖺𝗄𝗎𝗄𝖺𝗇, 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝖽𝖾𝗉𝖾𝗌𝗂 𝖽𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗇𝗎𝗁 𝖽𝗂𝗋𝗂. 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗍𝖾𝗀𝖺𝗌 𝗂𝗍𝗎 𝗉𝖾𝗇𝖾𝗀𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗎𝗇𝖽𝖺𝗇𝗀 𝗉𝖾𝗇𝖼𝖾𝗆𝖺𝗋𝖺𝗇 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖻𝖺𝗂𝗄. 𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝖽𝗂 𝖺𝗍𝖺𝗌 𝗄𝖾𝗋𝗍𝖺𝗌, 𝗇𝗁𝖺𝖽𝖾𝗆 𝗇𝗀𝖺𝖽𝖾𝗆𝗂𝗇 𝗍𝗈𝗄, 𝗉𝗁𝗉
Nhi E
pengen juga punya sistem kayak nova 😭😭😭😭😭
Memyr 67
𝗍𝗒𝗉𝗈𝗇𝗒𝖺 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗇𝗀𝖾𝖽. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝖽𝗂𝗂𝗄𝗎𝗍𝗂 𝗌𝗂𝗁. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗌𝗎𝖽𝖺𝗁 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀𝗅𝖺𝗇 𝖺𝗄𝗎 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒
Dewiendahsetiowati
semakin benci deh tetangga julid
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗉𝖺 𝗋𝖾𝗌𝗍𝗂?
Memyr 67
𝖭𝖮𝖭𝖠𝖪𝖳𝖨𝖥𝖪𝖠𝖭 𝗒𝖾𝗌?
Toyaaa
mksh thor udah up klo bisa setiap hri doubel ya thor
fadlun Molotolo
cerita nya bagus👍👍👍
fadlun Molotolo
sangat bagus
Ds Phone
tak bolih lupa lah tu
Afifah Fauziyah Hanum Sahar
maaf ya....saya cukup banyak baca novel sistem....dan novel sistem itu kebanyakan versi luar negri...dan baru kali nie saya baca versi dalam negri ...bagus kok Thor.... semangat ya...jgn pantang menyerah...
Ds Phone
dia menang bermurah hati
Ds Phone
cemburu lah tu
Ds Phone
dia tengah taget nov
Ds Phone
dia tak ingat rupa nya
Ds Phone
berkerja sama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!