NovelToon NovelToon
Antara Nyaman Dan Cinta

Antara Nyaman Dan Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi
Popularitas:43
Nilai: 5
Nama Author: Anindia Andin

Olivia seorang penyanyi, karirnya semakin bersinar setelah mendapat warisan bros dari sang nenek yang dulunya juga seorang sinden terkenal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anindia Andin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

jadian

setelah subuh Olivia mandi dan bersiap untuk kembali ke Surabaya.

"mas, aku pulang ya" pamit Olivia mendapati tejo masih nyaman dengan selimutnya

"ati-ati vi"

Olivia keluar dari rumahnya, dan masuk kedalam taksi online yang sudah dia pesan.

setelah menempuh perjalanan selama 3 jam, Olivia sampai di tempat kosnya.

"mas, aku sudah di tempat kos" Olivia menghubungi dimas

"iya vi, 10 menit lagi aku sampai"

Olivia bergegas mengganti pakaiannya dengan gaun berwarna merah, sesuai dengan acara gathering hari itu.

10 menit berlalu, dimas sampai di depan pintu kamar Olivia. mengetuk pintu berwarna coklat muda itu

"aku sudah siap mas" ucap Olivia membuka pintu kamarnya

"jangan cantik-cantik vi" ucap dimas memandang gaun yang di kenakan Olivia, membuat Olivia semakin cantik dan sempurna dengan balutan gaun merah

"biasa aja ini mas. berangkat yuk mas"

Olivia dan dimas pergi ke acara gathering di hotel ternama di kota surabaya

"kenapa dari tadi diam aja mas?"

"ndak pa-pa vi"

Olivia diam juga. ada yang berbeda dengan dimas

"setelah dari gathering, mau langsung pulang?" tanya Olivia

"kamu maunya kemana? nanti malam kerja lho"

"iya mas, pinginnya sih jalan gitu. tapi badanku sudah mulai capek"

"istirahat aja vi" ucap dimas datar

Sesampainya di hotel.

Widuri menanti kedatangan Olivia dan dimas di lobby hotel

"nunggu lama mbk?" sapa Olivia

"ndak vi... acaranya juga belum dimulai... cantik" puji widuri

"bajunya?"

"kamunya donk. iya kan mas?" tanya widuri kepada dimas

"iya mbk, semangat dia mbk. kemarin habis kencan. makanya semangat"

"ciieeee... pacar" goda widuri "kenalin donk vi"

"kencan apaan sih mas... ndak mbk. mas dimas ngaco"

"beneran mbk, habis kencan dia. malah nginep bareng" nada suara dimas tidak bisa di tutupi jika dia cemburu

"ngaco kamu mas" ucap Olivia

"sudah yuk masuk" ajak widuri masuk kedalam ballroom

dimas jalan di belakang Olivia dan widuri.

Setelah mendapatkan arahan dari widuri untuk susunan acaranya, Olivia bersiap untuk perfome menyanyikan lagu sesuai tema rapat hari itu

Alunan musik yang lembut menambah khidmat acara besar itu, Olivia tidak percaya jika kali ini dia akan tampil didepan orang-orang penting di negri itu, acara gathering yang di hadiri sebagai besar para pejabat dan politikus.

suara merdu Olivia mampu mengundang perhatian sebagian besar tamu undangan. kali ini Olivia berhasil mempersembahkan yang terbaik. tepuk tangan menyambut Olivia setelah selesai membawakan sebuah lagu

" Good job vi... " seru widuri dari belakang panggung

"aku nervous mbk" ucap Olivia memegang tangan widuri

"tanganmu dingin sekali vi"

"bayangkan mbk, pejabat penting yang biasa aku lihat di TV, kali ini aku perfome di depan mereka" ucap Olivia girang

"good job vi... "

dimas berdiri di belakang widuri. satu kakinya di Tekuk di dinding

"ke kamar ganti vi... kita siapkan untuk acara berikutnya"

Olivia dan widuri masuk kedalam ruang ganti, memperbaiki makeupnya.

"mbak widuri" sapa ibu-ibu berbadan kecil

"iya bu"

"untuk acara santai minta tolong minta lagu daerah yang energik, joget tapi sopan mbk"

"siap bu"

Prempuan itu pergi kembali ke ballroom

"lagu apa vi?" tanya widuri

"alusia aja gimana? goyang tapi sopan kan mbk?"

"wah... cerdas" widuri pergi meninggalkan Olivia di kamar ganti itu

"mas"

"apa" jawab dimas sambil mengutak-atik hpnya

"kenapa kamu tadi bicara seperti itu"

"bicara yang mana?"

"bilang aku kencan. rasanya gimana gitu lho mas"

"becanda vi"

"becanda tapi ndak enak banget mas"

"sudah ndak usah di fikir. maaf ya. aku hanya bercanda kok"

Olivia diam

dimas mendekatkan tempat duduknya bersebelahan dengan Olivia

"tapi kamu sama mas tejo benar-benar ndak ada hubungan apa-apa kan vi?"

"ya ndak lah mas"

"ya sudah. kalau ada hubungan, patah hati aku vi" bisik dimas

"apaan sih mas" Olivia memukul bahu dimas

****

Setelah menunggu satu setengah jam, Olivia kembali ke ballroom untuk membawakan lagu permintaan panitia.

dari kejauhan dimas melihat penampilan Olivia.

"mas.. kalau kamu suka cepat bilang. keburu di ambil orang" celetuk widuri di samping dimas

"ah bisa aja mbk"

"kelihatan kok kalau mas dimas suka sama Olivia"

"yang bener mbk?"

"iya... makanya jgn lama-lama. nanti kalau sudah didului orang baru menyesal" ucap widuri

Widuri dan dimas menikmati lagu yang di bawakan Olivia

"mbak widuri" prempuan itu datang lagi

"ketua partai cocok sama Olivia mbk, next time pasti di pakai lagi"

"alhamdulillah... terimakasih bu"

"sudah saya kirim ya bayarannya"

widuri mengecek ponselnya, membuka mobil bankingnya

"banyak sekali bu?"

"harga kesepakatan, sisanya bonus untuk Olivia"

"terimakasih bu" ucap widuri

perempuan itu pergi meninggalkan widuri dan dimas

"wihh... gede lho feenya mas"

"beneran?"

"bonusnya aja 2 digit mas" ucap widuri sambil menunjukkan bukti transfer dari panitia tadi

"wihhh... gaji Olivia selama 6 bulan itu mbk"

*****

6 jam Olivia berada di acara gathering itu.

"capek vi?"

"lumayan mas.. gimana penampilanku tadi?"

"bagus... bagus banget" puji dimas

"syukurlah"

"vi.. untuk feemu sudah aku kirim ke mas dimas ya, bonusnya sekalian. oh ya Ketua partai puas dengan penampilanmu"

"syukurlah mbk"

"kamu tau bonusnya berapa vi?"

"ndak tau mas"

"2 digit vi"

"serius mas?"

"kaya kamu vi"

*****

Sepulang dari acara di hotel Olivia dan dimas kembali pulang ke tempat kos Olivia

"ngopi yuk" ajak dimas

"oke. aku yang bayar"

"ciieee sombong amat. sudah banyak ya uangmu. sampai mau nraktir bosmu" canda dimas

"kapan lagi bos di traktir anak buahnya"

"bebas nih mau pilih apa aja?"

"bebas... " ucap Olivia puas

Olivia dan dimas memilih tempat ngopi yang santai

"vi... " dimas membuka percakapan mereka

"ya mas"

"aku mau bilang sesuatu"

"apa?" Olivia meletakkan ponselnya, matanya tertuju pada dimas

"aku suka sama kamu vi" ucap dimas pelan

"aku ndak salah dengar mas?"

"aku suka sama kamu Olivia"

"aku harus jawab apa mas? aku bingung"

"tinggal jawab aja, kamu suka apa ndak sama aku. beres kan?"

"aku takut mas"

"takut kenapa?"

"aku takut kalau Mely semakin benci sama aku mas, aku tau dia suka sama kamu mas"

"ya kita Backstreet vi... di cafe kita profesional. diluar kamu pacarku"

Olivia diam

"baru kali ini aku mengutarakan perasaanku vi, aku ndak tau harus bahagia, aku ndak bisa romantis"

"aku mau mas"

"apa vi? ulangi sekali lagi"

"aku mau mas... jadi istrimu pun aku siap"

"yess... " dimas girang

"tapi di cafe jangan di tunjukkan lho mas. aku ndak mau yang lainnya juga tau"

"siap vi.. eh siap sayang"

"jangan panggil sayang. nanti kalau kelepasan bagaimana?"

"oke.. siap Olivia sayang" hari itu dimas girang, perasaan yang dia pendam setelah sekian bulan, kini bisa dia ungkapkan

"kamu sama mas tejo tadi malam ndak ngapa-ngapain kan?"

"ya ndak lah mas... ngaco kamu. ndak percaya? ayo kita lakukan sekarang"

"hey.... aku bercanda"

"serius mas. aku masih perawaan"

"mana aku percaya kalau ndak di coba" goda dimas

"enak di kamu ndak enak di aku mas"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!