NovelToon NovelToon
Wanita Penjaga Takdir

Wanita Penjaga Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Identitas Tersembunyi / Bad Boy
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hidayati Yuyun

Nurul adalah seorang wanita cantik, baik, sabar, juga tegar dalam menghadapi semua cobaan hidupnya. Walau ia sudah terkhinati , dibohongi selama pernikahannya. Namun demi seorang anak yang masih murni dan polos. Nurul tetap berbaik sangka kepada Allah. Rasa sakit dari suaminya Nizam yang sangat ia sayangi. Sempat membuat Nurul kecewa dan terluka. Tapi Nurul berusaha tetap tenang dan berusaha menjadi ibu yang terbaik demi anaknya Sampai akhirnya ia mampu melewati semuanya dengan menjaga hati sang anak untuk menjadi wanita yang berjiwa besar, sukses dan hidup bahagia pada akhirnya. Bahkan Nurul kembali bisa menemukan cinta sejatinya. Yang kembali membawanya hidup bahagia dari seorang pria yang tulus bernama Azka
Akan kah Nizam menyesal .....ikuti ceritanya ya......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Nizam yang melihat Nurul sangat emosi hanya bisa terdiam. Sebab selama ini ia sering membohongi Nurul dengan alasan takut Nurul sakit hati. Tapi pada kenyataanya. Menyembunyikan semuanya malah membuat istrinya itu semakin marah besar.

" Astaga...bisa gila aku. Nurul bertingkah, Lara ngebet minta kawin" ucap Nizam meremas rambutnya kasar karna pusing memikirkan jalan keluar untuk masalahnya. Sedangkan Nurul kekeh dengan keputusannya yang tak bisa ditawar. Begitu juga dengan Lara yang tak mau pernikahannya dibatalkan.

" Huh....aku harus bicara sama ibu. Jika aku menikah lagi. Jelas aku akan kehilangan Nurul dan Aliya. Tapi jika akad dengan Lara batal, jelas ibu dan keluarga Lara akan menanggung malu" guman Nizam berusaha untuk mencari jalan keluar. Lalu ia pun duduk bersandar di sofa. Sambil memejamkan kedua matanya.

***********

Setelah kejadian malam itu. Nurul tak banyak bicara. Pagi seperti biasanya ia hanya menyiapkan sarapan dimeja. Setelah itu langsung pergi mengantar Aliya ke sekolah tanpa menunggu diantar oleh Nizam. Yang membuat Nizam tak habis pikir. Karna akhir akhir ini Nurul sering menghindarinya.

" Aku harus bagaimana, apa aku harus jujur sama ibu" kata Nizam sembari sarapan seorang diri. Merasa kesepian sekaligus serba salah. Mengingat Nurul tak bisa diajak berdiskusi lagi.

" Aku harus mencari pengantin penganti pria jika tak ingin Nurul kecewa" batin Nizam Berpikir supaya Lara bisa menikah dengan pria lain. Jika tidak ia akan benar benar di cerai kan Nurul. Apalagi Nurul sudah membulatkan tekadnya untuk berpisah.

Disisi lain setelah mengantar Aliya ke sekolah. Nurul langsung bergegas pergi ke toko buku. Lalu ia menelpon seseorang untuk membuat janji bertemu pengacara.

" Ya pak, saya ingin berpisah baik baik. Tanpa mempermasalahkan harta gono gini. Yang penting semuanya cepat selesai. Dan saya sudah siap dengan segala putusan " kata Nurul

" ................"

" Baik....akan saya hubungi lagi nanti" kata Nurul yang menutup pembicaraan setelah menghubungi pengacara. Karna sudah saatnya ia bebas dari Nizam.

" Rul kau yakin, akan bercerai dengannya?" tanya Via yang baru datang. Tanpa sengaja mendengar percakapan Nurul

" Hmm....untuk apa kita bertahan pada orang yang tidak setia. Itu hanya membuat kita sakit hati dan jadi dosa" kata Nurul

" Lalu Aliya bagaimana?" tanya Via

" Selagi dibawah umur. Hak asuhnya akan jatuh ketangan ibunya" jelas Nurul.

" Begitu ya, itu lebih baik dari pada ikut ibu tiri" kata Via.

" Tidak akan kuizinkan Aliya di bawa Nizam dan Lara Vi, kau tahu sendirikan sifat wanita itu bagaimna. Bahkan sampai hari ini dia tak pernah berubah. Masih jahat seperti nenek sihir" kata Nurul

" Ya iyalah. Mana ada setan bisa berubah jadi manusia. Kecuali jika dia bertaubat" kata Via sembari menghela nafas

"Hm.....lalu bagaimana dengan mu?" tanya Nurul menatap Via.

" Aku..." tunjuk Via pada dirinya sendiri.

" Hmm....." Nurul mengangguk. Karna tahu Via akan menikah bulan depan.

" Entahlah, jika dia baik ya aku terima saja. Yang penting dia ngak macam macam dan bertingkah. Asal dia bisa bertangung jawab menjadi seorang suami yang baik" kata Via.

" Itu bagus, hargai orang yang mencintaimu. Siapa tahu dia memang pria baik dan idaman untukmu" kata Nurul

" Ya rul, tapi aku merasa tidak enak karna menikah disaat kau dalam masalah" ujar Via merasa ikut sedih dengan masalah rumah tangga Nurul.

" Hei masalah ujian hidup kita itu masing masing. Tak ada hubungannya denganmu. Aku bisa mengatasinya sendiri. Dan kau urus saja kebahagiaanmu vi. Karna setiap orang punya jodoh sesuai porsinya" kata Nurul.

" Ya juga sih. Tapi aku berharap kau juga bahagia rul. Bukannya selama ini kalian baik baik saja dalam membina rumah tangga. Hanya lantaran wanita lain kak Nizam berubah. Bukan nya harusnya si Lara yang menjauh, bukan kau yang mengalah" kata Via

" Disini bukan masalah mengalah Vi. Tapi masalah prinsip hidup. Jika kita tak sanggup di madu ngapain kita bertahan, seakan terlihat baik baik saja. Lagian aku tak pernah berpikir Nizam akan berpoligami dulu. Karna ia bilang hanya mencintai diriku seorang Jika tahu dari awal, akhirnya seperti ini. Aku tak akan menikah dengannya" kata Nurul

" Ya kau benar, ok aku akan mendukung semua keputusanmu. Jika itu yang terbaik aku ikut senang dan bahagia rul. Lagi pula hidup terus berjalan, kita tidak perlu terpaku pada satu pria yang sudah berkhianat." kata Via yang lalu duduk di meja kasir. Sedang Nurul berdiri sambil berpangku tangan Seraya melihat lihat ruangan toko buku mereka

" Hmm ..sudah ayo kerja tuh ada pembeli. Aku layani dulu ya" kata Nurul langsung menghampiri seorang wanita yang datang untuk membeli buku.

*********,

Disisi lain seorang pria baru saja turun dari pesawat menuju pintu keluar bandara sambil berjalan menarik kopernya.

" Tuan muda selamat datang " sambut dua orang pria yang sudah menunggunya di pintu keluar.

" Terimakasih, seharusnya kalian tak perlu menjemputku " kata pria itu melangkah gontai menuju mobil yang sudah menunggunya sedari tadi.

" Tapi tuan, nyonya tua yang menyuruh kami" jawab salah satu bodyguard nya yang memang di suruh menjemput pewaris tunggal orang terkaya di ibukota itu.

" Huh baiklah, ayo pulang. Aku ingin segera bertemu nenek " kata pria itu lalu masuk kedalam mobil.

Begitu juga dengan dua pengawalnya yang langsung masuk ke dalam mobil. Lalu mobil pergi meninggalkan bandara.

" Apa tuan muda langsung bekerja besok?" tanya sopir saat mobil melaju di jalan raya.

" Hmm..ya sepertinya begitu, apa selama kutinggal semuanya baik baik saja. Apa Rudi sudah membereskan villa baru ku?" tanya si pria

" Semuanya sudah siap tuan, tinggal ditempati. Kenapa tuan muda tidak tinggal bersama nyonya besar saja. Apalagi nyonya tua akhir akhir ini sering sakit sakitan" lapor sang sopir.

" Aku tak mau nenek terus terusan menanyakan calon cucu menantunya . Kepala ku pusing bagaimana harus menjawabnya " kata pria muda itu duduk tenang dengan wajah datar.

" Siapa yang akan menolak pria tampan seperti tuan muda, bahkan sekelas artis saja banyak yang mengejar tuan muda kenapa menolak" kata si sopir sambil menoleh

" Aku tidak suka dengan mereka, aku ingin mencari gadis impian ku sendiri. Aku akan mencari nya nanti setelah semua urusan ku selesai" jawab si pria

" Huh ....apa Nona Alina belum ketemu juga?" kata si sopir lagi.

" Hmm....belum ada kabar dia dimana. Tapi aku berharap dia berada dikota ini sekarang. Hanya saja aku belum bisa menemukanya" kata pria itu yang berusaha mencari wanita impiannya selama ini

" Kenapa tuan muda tak menyewa detektif saja?" tanya si sopir lagi.

" Lihat nanti saja, karna sekarang perusahaan baru pulih. Aku akan mencari nya jika waktu ku sudah longgar" jawab pria itu

" Apa tuan muda tidak takut dia menjadi milik orang lain?" tanya si sopir lagi. Sebab tuan mudanya itu membiarkan wanita yang ia sukai menghilang cukup lama.

" Entahlah, jika dia sudah menikah itu takdirku. Jika dia bahagia, itu Sudah cukup bagiku. Aku bisa mencari yang lain" kata pria itu terhenyak. Lalu bersandar sambil menatap keluar jendela mobil. Teringat ia pergi sudah cukup lama ke luar negri. Karna harus mengurus masalah perusahaan. Lantaran hanya dirinya satu satunya pewaris keluarga Wiranata.

" Alina Nurul Syafa dimana kau sebenarnya ?" batin pria itu menghela nafas panjang.

****Maaf telat update, karna akhir akhir ini sibuk belanja buat persiapan lebaran sebelum macet total hehehe ****

1
Marsiyah Minardi
Aku kok gregetan banget sama Nizam
Sudah tua gitu masih plin plan dan gampang disetir ibunya
Pantas lah kau ditinggal istri dan anakmu Nizam
Tar jangan nyesal ya lihat kebahagiaan Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
Terimakasih readers, semoga readers juga diberi keshatan dan berlimpah rezeki
Marsiyah Minardi
Ya Allah ,semoga kakak ipar Othor lekas sadar ya
Aamiin
Marsiyah Minardi
Duh aduh si bibi keceplosan tuh ,tolong dimaafkan ya Nurul 🤭
Hidayati Yuyun
maaf suasana lebaran belum habis ditambah tetangga nikahan jadi blum sempat update
Marsiyah Minardi
Othorrr, masih sibuk berlebarankah ?
Aku menunggu kelanjutan kisahnya ini 😍😍
Hidayati Yuyun
aamiin
Marsiyah Minardi
Doa doa terbaik untuk semuanya 😍😍😍😍
Semoga iman dan takwa tetap terjaga sepeninggal ramadhan mulia
Marsiyah Minardi
Aku gregetan banget sama Nizam
Memang benar ya lelaki peselingkuh ya hobi bohong sana sini
Aku ikut tepuk tangan kalau Nizam dipecat biar kapok
Bila perlu diblacklist semua perusahaan ,sekalian si Lara juga
Marsiyah Minardi
Ga papa Othor ,lagi musim sibuk bebikinan kue juga
Wahhh Nurul ,jodohmu lagi otw
Jodoh dunia akhirat sehidup sesyurga
Marsiyah Minardi
Aku sukaaa prinsipmu Nurul
Biar lelaki ga seenaknya sendiri cari cari alasan ini itu
Marsiyah Minardi
Aku pengin nampol kepala Nizam biar otaknya ga tambah erorrr
Marsiyah Minardi
Awas Nizam ,sekali kejebak tamat sudah riwayatmu
Aku ikut tepuk tangan karena kamu lelaki mencla mencle
mana ada lelaki beristri sesantai itu mau antar teman wanita
Marsiyah Minardi
Dih kenapa pula tuh uler keket kaget lihat Nurul makan bareng Nizam ?
Ayo Nurul jaga ketat harga dirimu
Marsiyah Minardi
Ya mampus lah kau Nizam ,kepergok sama abang iparmu sendiri rangkulan gandengan dengan WIL
Habislah kau disidang abang ipar
Marsiyah Minardi
Plisss Nurul jangan mau sama tukang selingkuh ,selingkuh penyakit yang susah obatnya kecuali pelaku bener bener tobat
Kamu berharga Nurul ,jangan mau diinjak harga dirimu sama suami tukang selingkuh
Hidayati Yuyun
makasih masih setia , baru sempat nulis lagi masuk ramadhan
Marsiyah Minardi
Yesss netes lagi karya baru Othor
Nampaknya beda genre lagi ya Thor
BTW aku nungguin lagi squel salah satu kisah Kalimantan Thor ,sampai baca ulang lagi marathon 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!