Clarissa wanita cantik yang sangat ceria, berumur 22 tahun, ia adalah anak perempuan yang kuat dan mandiri.
Ibunya memperlakukannya dengan buruk, ibunya lebih menyayangi anak laki-lakinya. Bahkan ibunya lebih menyayangi menantu perempuannya di banding Clarissa.
Tantangan hidupnya tidak sampai di sana,
Clarissa jatuh cinta pada Zayn Austin, cinta pada pandang pertama.
Namun pria yang Clarissa sukai selalu berwajah datar dan bersikap dingin. Tapi itu semua tidak meredupkan semangat Clarissa untuk mengejar cintanya.
Akankah Clarissa mampu meluluhkan hati Zayn?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 16 Mall SKA
Clarissa keluar dari caffe dengan sumringah, tak lupa kacamata pun ia keluarkan dari tas selempangnya, lalu mengenakannya.
Penampilan Clarissa sungguh memukau, wajah yang cantik, tinggi yang ideal serta bentuk tubuh yang sempurna, wanita juga senang melihatnya apalagi laki-laki. Clarissa duduk sambil menunggu adiknya datang.
Tak lama Aditya datang dengan motor gedenya, Clarissa menggeleng, "Ternyata bocah itu cukup keren," puji Clarissa.
Aditya melepaskan helem dan merapikan rambutnya yang sedikit gondrong, Aditya mengenakan celana jeans dengan warna yang senada dengan Clarissa, begitu juga kemeja putihnya, Clarissa tertawa melihatnya.
Aditya berjalan ke arah Clarissa dengan senyum tipis yang cukup membuatnya semakin tampan.
"Hai, Kak, " ujar Aditya yang kini berdiri di hadapan Clarissa, lalu kembali berkata, "Bagai mana penampilanku? "
Clarissa tersenyum hingga giginya yang putih bersih nampak, "Hmm, lumayan tampan."
"Tapi pakaian kita couplean? " ujar Clarissa tertawa, merasa lucu.
"Aku tidak sengaja, apa kita terlihat aneh? " ujar Aditya tiba-tiba khawatir, sungguh ia tidak tahu, pakaian couple ini hanyalah kebetulan.
Clarissa berhenti tertawa, takut adiknya merasa malu, "Sudah tidak apa-apa, menurutku ini justru imut."
Aditya bergidik, "Imut?! " sedikit tak terima dengan ucapan sang kakak.
Clarissa tertawa puas, "Bukan wajahmu yang imut. Kamu tetap ganteng dan keren, hanya saja mungkin orang akan menganggap kita pacaran," ujar Clarissa lalu melingkarkan tangannya di tangan Aditya.
"Oh, '' jawab Aditya singkat lalu berjalan ke arah motornya.
...****************...
Mall SKA
Mall SKA adalah Mall terbesar di ibukota dengan sepuluh lantai dan luas puluhan ribu persegi. Mall SKA, sebuah mall terbesar dan terlengkap, hiburan dan kuliner yang sangat lengkap.
Clarissa tidak tahu kenapa Aditya mengajaknya ke tempat ini, ia hanya mengikuti adiknya saja. Ini adalah pertama kalinya Clarissa masuk ke Mall SKA, bukan karena ia tak punya uang. Tapi bu Mulan melarang Clarissa untuk bersenang-senang.
"Dit, kita mau ngapain ke Mall? apa kamu punya duit? " tanya Clarissa sambil terus berjalan menggandeng tanggan sang adik.
"Aku hanya ingin mengajak kakak jalan-jalan saja," ujar Aditya menggoda Clarissa.
"Ish kau ini! kaki ku sudah pegal seharian bekerja," keluh Clarissa.
"Tenang saja Kak, sebelum kita bersenang-senang, sebaiknya, kita isi perut dulu," ujar Aditya berlaga bak seorang yang berduit.
"Oh baiklah, sepertinya Adikku yang tampan akan mentraktir ku makan," ujar Clarissa tersenyum senang.
"Tenang saja Kak. Aku punya duit yang cukup untuk kita foya-foya hari ini," ujar Aditya dengan ekspresi wajah sombongnya.
Clarissa hanya bisa tertawa, Keduanya masuk ke restoran, "Kakak bisa memilih makanan apapun yang Kakak mau," ujar Aditya.
Clarissa mengangguk, "Baiklah."
Clarissa mengikuti permainan adiknya yang sedang berlagak memiliki uang, mungkin ujung-ujungnya ia sendiri yang harus bayar. Tapi Clarissa tidak takut, duitnya masih banyak karena baru saja gajian, belum lagi tambah bonus dari bosnya.
Setelah makanan tersaji keduanya pun menyantap makanan dengan begitu nikmat. Aditya terus menyodorkan beberapa makanan pada Clarissa, sang kakak untuk dicicipi, Aditya ingin kakaknya puas makan malam kali ini.
Berbagai menu makanan Aditya pesan.
Semua makanan mereka pesan telah ludes tak tersisa, nafsu makan keduanya cukup tinggi, terlebih lagi Aditya, mungkin karena makanannya juga enak. Tiba lah waktunya untuk membayar, Aditya langsung membayar makanannya yang seharga empat ratus ribu tersebut.
Clarissa menganga karena adiknya benar-benar memiliki uang untuk membayar makanan tersebut, Clarissa berkata dengan sedikit berbisik" Dit kamu tidak mencuri uang kan...? "
"Semalam Aku minta duit pada ibu, Kak. Jadi ini uang kita gunakan untuk berfoya-foya," ujar Aditya dengan semangat, tak ada beban sedikitpun.
Setelah puas dengan makanannya Aditya menarik Clarissa untuk bersenang-senang, "Ayo Kak, di sana ada wahana yang sangat bagus, kita harus mencobanya."
.
"Dit, kamu serius? " tanya Clarissa, saat ia melihat sebuah wahana perosotan raksasa, yang khusus untuk orang dewasa, banyak anak muda yang bersenang-senang di sana.
"Dulu Kakak ingin perosotankan? Tapi ibu melarang, hanya Aku yang boleh main. Tapi kini aku mengajak kakak dan kita main bersama," ujar Aditya, beberapa hari ini ia ingin mengajak kakaknya untuk bersenang-senang.
"Itu dulu Dit, sekarang Aku gak mau," tolak Clarissa takut melihat ketinggian.
"Sudahlah Kak, bareng Aku yok," Aditya sedikit memaksa.
" Dit. Nggak! Aku nggak mau, aku belum nikah Dit aku takut mati, " ujar Clarissa menolak keinginan Aditya yang menurutnya sangat konyol.
Orang-orang melihat Clarissa dan Aditya seperti pasangan kekasih, begitu juga seorang pria tampan yang berdiri tak jauh dari Clarissa. pria tampan tersebut menatap tajam ke arah adik kakak tersebut yang terlihat bahagia.
Like
Komen
Ya, guys