NovelToon NovelToon
BERHENTI MENCINTAIKU YANG RAPUH

BERHENTI MENCINTAIKU YANG RAPUH

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:740
Nilai: 5
Nama Author: Mbak Ainun

"Bagiku, mencintaimu adalah anugerah terindah. Namun, membiarkanmu terus berjuang untukku yang hampir mati adalah sebuah dosa."
Arini tahu hidupnya tidak lama lagi. Di saat Rangga datang membawa cincin dan janji masa depan, Arini justru memilih untuk menghancurkan hati laki-laki itu. Ia ingin Rangga pergi, mencari wanita yang lebih sehat, dan hidup bahagia tanpa beban dirinya.
Namun, Rangga bukanlah pria yang mudah menyerah. Semakin Arini mengusir, semakin erat Rangga menggenggam.
"Aku tidak butuh masa depan tanpa kamu, Rin. Kalau kamu bilang kamu rapuh, maka biarkan aku hancur bersamamu."
Bisakah cinta yang sekarat menang melawan takdir yang kejam? Ataukah perjuangan Rangga hanya akan berakhir pada nisan yang dingin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mbak Ainun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16: Jejak yang Tertinggal

​BAB 16: Jejak yang Tertinggal

​Malam di Jakarta selalu terasa lebih panjang bagi mereka yang hatinya telah membeku. Rangga berdiri di balkon apartemennya, menatap kerlip lampu kota yang tak pernah tidur. Di tangannya, sebuah gelas wiski yang esnya sudah mencair.

​Satu bulan ini, ia hidup seperti mesin. Ia bangun, bekerja, menghancurkan saingan bisnis, lalu pulang ke kesunyian. Tidak ada lagi rasa pusing yang ia keluhkan pada Arini. Sekarang, rasa pisunya ia nikmati sendiri sebagai hukuman atas kebodohannya di masa lalu.

​Tiba-tiba, bel apartemennya berbunyi. Rangga mengernyit. Tidak ada yang berani menemuinya jam sebelas malam tanpa janji.

​Saat pintu terbuka, Rangga menemukan seorang pria berdiri di sana dengan wajah gelisah. Itu Andre. Pria "kekasih baru" Arini yang membuatnya hancur di rumah sakit waktu itu.

​"Mau apa kamu ke sini? Belum puas memeras uang ibuku?" tanya Rangga dengan nada dingin yang mematikan. Ia sudah siap untuk melayangkan pukulan jika pria ini mencari masalah.

​Andre menggeleng cepat, wajahnya tampak sangat tertekan. "Aku... aku tidak bisa tidur selama sebulan ini, Pak Rangga. Aku tidak bisa terus-menerus menyimpan rahasia ini sementara aku tahu apa yang sebenarnya terjadi."

​Rangga menyipitkan mata. "Bicara yang jelas atau pergi dari sini."

​"Semua itu sandiwara, Pak," bisik Andre. Suaranya bergetar. "Ibu Anda yang menyewaku. Nona Arini yang memintaku untuk berpura-pura menjadi kekasihnya agar Anda membencinya. Dia melakukan itu supaya Anda kembali ke keluarga Anda dan mendapatkan pengobatan terbaik tanpa memikirkan dia lagi."

​Gelas di tangan Rangga jatuh dan pecah berkeping-keping di lantai marmer. Isinya membasahi sepatu mahalnya, tapi ia tidak peduli.

​"Apa kamu bilang?" Rangga mencengkeram kerah baju Andre, mengangkatnya hingga pria itu berjinjit. "Ulangi sekali lagi!"

​"Nona Arini sakit parah, Pak! Dia tidak punya kekasih lain. Dia hanya ingin Anda sukses kembali. Dia bilang dia lebih baik dibenci oleh Anda daripada melihat Anda jatuh miskin karena mengurusi mayat yang sedang bernapas," Andre mulai terisak. "Dia mencintai Anda, Pak. Sangat mencintai Anda."

​Dunia Rangga seolah berhenti berputar. Semua kenangan pahit sebulan terakhir berputar di kepalanya seperti film rusak. Wajah Arini yang angkuh, kata-katanya yang tajam... semuanya adalah topeng.

​"Di mana dia sekarang?" tanya Rangga, suaranya kini bergetar hebat karena rasa takut yang luar biasa.

​"Saya tidak tahu pasti nya, tapi saya sempat mendengar asisten Ibu Sarah menyebutkan sebuah sanatorium di pesisir Jawa Tengah. Sanatorium milik keluarga Adiguna yang tersembunyi," jawab Andre.

​Tanpa melepaskan jasnya, tanpa memikirkan jam yang sudah tengah malam, Rangga berlari keluar. Ia mengabaikan lift dan memilih menuruni tangga darurat. Ia merasa seperti orang gila. Ia merasa menjadi pria paling bodoh di seluruh dunia.

​"Tunggu aku, Rin... jangan pergi dulu... kumohon jangan pergi dulu!" rintihnya sambil memacu mobil nya keluar dari basement dengan kecepatan gila.

​Rangga tidak peduli lagi pada hartanya. Ia tidak peduli pada posisinya. Jika ia bisa menukar seluruh kekayaannya hanya untuk melihat senyum tulus Arini sekali saja, ia akan melakukannya tanpa ragu.

​Pencarian besar pun dimulai. Rangga akan membelah pulau Jawa demi menemukan sisa napas wanita yang telah mengorbankan segalanya demi dirinya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!