NovelToon NovelToon
Istri Badas CEO Tengil

Istri Badas CEO Tengil

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Romantis / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Elea dan Ghazi harus menikah karena perjodohan kilat yang di buat oleh kedua orang tua mereka yang random.

Gadis bar-bar yang tomboy harus menikah dan hidup bersama dengan pria yang tengil dan menyebalkan. Apalagi di sekitar Ghafi ada banyak wanita yang selalu menganggu rumah tangganya. Sanggupkah Elea menghadapi mereka di tengah rumah tangga yang gonjang-ganjing tanpa adanya cinta di antara mereka.

Bagaimana kehidupan rumah tangga mereka? Pastinya hanya akan di penuhi dengan pertengkaran dan keributan. Mereka tak pernah akur dan selalu adu mulut setiap bertemu seperti Tom and Jerry. Apakah pada akhirnya mereka akan saling mencintai ataukah akan memilih jalannya sendiri-sendiri?

Yuk, ikuti terus kisah cinta mereka! Cekidot!

Jangan lupa baca juga buku othor yang lain ya kak. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Elea-Ghazi 16

Pagi ini Ghazi dan Elea pergi menuju tempat meeting. Mereka benar-benar terlihat seperti pasangan yang sangat serasi. Saat di kantor, Ghazi memang memiliki aura yang berbeda, dia terlihat sangat tegas dan juga berwibawa. Begitupun dengan Elea juga tak kalah memiliki aura yang sama dengan Ghazi. Hanya saja aura labrak dan juga keberanian Elea jauh lebih terlihat.

Mereka berjalan beriringan di lobby, ada yang aneh dari mereka berdua kali ini saat keluar kantor. Sebelah tangan Ghazi menenteng tas milik Elea, sedangkan sebelah lagi menenteng tas kerja miliknya. Sedangkan Elea hanya membawa tas kerjanya saja. Sepertinya pasangan suami istri muda itu sedang dalam mode akur. Dan melihat hal itu para karyawan hanya bisa menahan senyum melihat mereka. Pasangan yang selalu membuat mereka syak syik syok.

Mereka akan meeting bersama dengan salah satu perusahaan yang cukup besar. PT Buana Alam. Ghazi menyetir sendiri mobil mereka, tanpa sopir ataupun Zidni sebagai asisten utamanya. Dia berada di kantor karena ada beberapa pekerjaan yang juah harus segera di selesaikan.

"Tumben diem? Lagi sariawan? Atau sakit gigi, Hem?" tanya Ghazi saat melihat istrinya hanya diam saja.

"Lagi nggak mood ngomong!" jawab Elea.

"PMS?" tanya Ghazi membuat Elea melirik ke arah suaminya dengan tatapan tajam.

"Kamu ngintip?" tanya Elea memicingkan matanya.

"Nggak! Biasanya kan perempuan kalau suka ngembek nggak jelas itu lagi pms," jawab Ghazi santai.

"Astaga kerennya Pak Ghazi sampai tahu sedetail itu! Pantas saja sih soalnya pecinta wanita memang begitu ya! Serba tahu segala dan dalaman wanita!", kesal Elea.

"Ah elah, salah lagi!" jawab Ghazi.

"Nggak gitu juga konsepnya Wibby ... kan aku suka lihat mami suka marah-marah nggak jelas. Terus aku tanya katanya dia lagi pms, otaknya itu loh selalu mikir yang jelek tentang suami kamu ini!" kesal Ghazi menoel hidung Elea yang mancung.

"ish! Au ah, aku lagi sebel!" kesal Elea. Ghazi menggeleng dan berhenti di mini market entah amua apa dia, Elea tak mau turun karena perutnya melilit. Tak lama Ghazi membawa minuman untuk kesehatan datang bulan wanita.

"Apaan ini? Jamu? Nggak mau pait!" protes Elea.

"Coba dulu! Aku suka di suruh beli itu sama mami, dan kata mami bisa lebih enakan!" jawab Ghazi membukakan botol jamu nya.

"Kalau pait kamu yang habiskan!" jawab Elea.

"Ya elah, aku jadi Melambay dong Wibby! Masa ia cowok minum begituan! Apa kabar belalai ku nantinya?" jawab Ghazi membuat Elea mendelik.

Ghazi ternyata sosok laki-laki yang perhatian juga. Pantas saja banyak wanita yang ingin mendapatkan perhatian dari pria yang menjadi suaminya itu. Karena memang act of service dari Ghazi memang bisa membuat wanita melting. Seperti saat ini, tanpa diminta Ghazi Sush berinisiatif membelikan minuman pereda nyeri untuk Elea. Elea minum sedikit-sedikit karena tak terbiasa dengan rasanya yang menurut dia aneh.

"Sedikit-sedikit saja minumnya! Nanti setelah selesai meeting kita pulang saja! Kamu istirahat di rumah!" ucap Ghazi mengusap lembut kepala istrinya. Elea tak merespon apapun, dia merasa tak nyaman dengan perutanya di hari pertama yang rasanya selalu menyiksa.

Mereka tiba di kantor Buana Alam dan terlihat sekali Elea bersikap profesional dan tidak menunjukkan rasa tak nyaman di perutnya. Dia masih menyunggingkan senyum manis dan berjalan dengan normal seperti biasa.

"Selamat pagi Pak Ghazi," sapa seorang pria yang umurnya tak jauh berbeda dengan Ghazi, mungkin lebih tua dua atau tiga tahun. Pria tampan dan juga jauh lebih gagah dari Ghazi.

"Selamat pagi Pak Reynaldi," Ghazi membalas uluran tangan Pria bernama Reynaldi.

"Maaf ini?" tanya Reynaldi saat melihat ke arah Elea.

"Saya Elea pak, asisten kedua dari Pak Ghazi!" jawab Elea.

"Oh salam kenal Bu Elea. Mari silahkan masuk," ajak Pak Reynaldi da beberapa orang lainnya yang menyambut kedatangan mereka.

Mereka tiba di dalam ruang meeting, untuk membahas kerjasama kedua perusahaan mereka yang akan segera di lakukan. Saat Office boy datang membawa minuman dan juga cemilan untuk mereka Ghazi memanggilnya.

"Maaf bisa minta air teh lemon hangat?" pinta Ghazi kepadanya.

"Bisa pak!" tak lama dia datang membawa segelas minuman yang di minta Ghazi dan meminta Elea untuk meminumnya. perhatian Ghazi kepada Elea yang katanya asistennya itu mencuri perhatian Reynaldi yang ada di sebelah mereka. Walau keduanya bersikap biasa tapi perhatian-perhatian kecil Ghazi kepada Elea bisa di lihat dengan jelas.

Mereka memulai meeting dengan cukup alot, beberapa kali mereka mencari titik temu untuk proyek kali ini. Elea yang sudah mulai kesal dan tak nyaman dengan perutnya akhirnya mengatakan dengan tegas semua pendapatnya. Dia ingin segera mengakhiri meeting yang bahkan lebih dari dua jam ini. Dia benar-benar sudah tak kuat dengan banjir yang semakin banyak di bawah sana.

Reynaldi terlihat terkesan dengan ketegasan Elea saat mengutarakan pendapatnya. Dan dia tersenyum saat mendengar penjelasan juga jalan keluar yang di kemukakan oleh Elea. Ghazi tak suka sekali melihat tatapan dari Reynaldi untuk istrinya.

"Astaga! Rasanya pengen ku colok mata si Reynaldi. Ngeliatnya sampai tak berkedip begitu amat! Istriku di pandang seperti itu! Benar-benar minta di tonjok si Reynaldi mata keranjang!" batin Ghazi kesal.

"Baiklah saya setuju dengan pendapat anda Bu Elea. Coba kita bikin sketsa dan juga pembahasan mendetailnya. Agar kita bisa selesaikan hari ini kesepakatan kita!" ujar Reynaldi membuat Elea menghela napas panjang dan kembali duduk.

"Apa masih bisa di tahan? Atau kita pulang saja dan re schedule pertemuan dengan Pak Reynaldi?" bisik Ghazi menyodorkan air teh kepada Elea yang terlihat sedikit pucat.

"Aku masih aman!" jawab Elea.

Gahzi mengangguk, setelahnya mereka kembali fokus dengan rancangan proyek langsung sesuka permintaan dari Reynaldi. Klien yang menurut Ghazi sangat ribet. Lebih dari tiga jam akhirnya selesai juga meeting panjang mereka.

"Akhirnya selesai juga!" Elea meregangkan kedua tangannya dan hal itu menarik perhatian Reynaldi dan membuatnya tersenyum melihat tingkah Elea. Wanita yang cukup tegas dan juga berani, tapi setiap tingkahnya mencuri perhatian dia.

"Maaf sudah membuat kalian kerepotan!" ujar Reynaldi menghampiri mereka.

"Sudah biasa Pak! Ada saja memang yang selalu merepotkan! Tapi masih amanlah, yang penting kerjasama terjalin dan kedepannya bisa berjalan dengan aman!" jawab Elea jujur membuat Reynaldi terkekeh.

"Aku suka gaya asisten anda Pak Ghazi! Dia sangat keren," ucap Reynaldi membuat Ghazi hanya tersenyum kecut.

"Bagaimana kalau kita makan siang bersama? sepertinya sudah waktunya makan siang. Saya yang traktir, anggap saja sebagai bentuk rasa syukur karena kita menjalin kerjasama!" ajak Reynaldi dengan tatapan yang tetap melihat ke arah Elea yang sedang sibuk membereskan semua berkas dan peralatannya.

"Astaga sepertinya dia sedang mencoba mencari cara untuk mendekati Elea! Tidak bisa bro! Elea istriku dan aku tak kan membiarkan kamu mendekati dia! Ku tampol matamu itu biar nggak bisa macam-macam menatap istriku terus!" kesal Ghazi.

"Sepertinya lain kali Pak Reynaldi. Karena kamu juga harus segera pergi ke tempat lain. Ada meeting dengan perusahaan lain. Terima kasih atas tawarannya," tolak Ghazi.

"Wah ternyata belum beruntung saya mengajak kalian makan siang. Baiklah kita bisa atur jadwal lain untuk makan bersama," jawab Reynaldi pantang menyerah.

"Hubby ..." bisik Elea.

"Kenapa?" tanya Ghazi.

"Sepertinya aku bocor!" bisik Elea.

Ghazi segera berdiri dan membuka jas miliknya kemudian meminta Elea bangun dan mengikat di pinggangnya.

"Di dalam mobil ada pem-ba-lut, nanti aku ambilkan dulu. Kamu tunggu di lobby sebentar," bisik Ghazi. Elea mengangguk. Sedangkan Reynaldi juga sedikit bingung dengan interaksi mereka tapi tetap ikut mengantar sampai ke lobby.

1
Ambu Rinddiany Thea
licik olangan samah dasar ghonzhila
Cicih Sophiana
ayo Ghazi lupakan si Celine dan hempaskan Raynaldi... Ghazi kamu mo cari istri yg gimana lg yg di sayang dan di percaya orang tuamu seperti Elea...
gina altira
Ghazi emang kudu dimiskinkan
gina altira
Yah masih labil Ghazi nyaa
Wulan Sari
wah baca bab perbab gemes lho tp cip deh semoga nanti di akhir cerita ini bahagia semua dan happy salam sukses selalu ya Thor semangat 💪👍 trimakasih 🙂❤️🙏
nely_48
kk outhor boleh ga sih ak getok kepala ghazi pake 🔨🔨
nely_48: siap laksanakan kk 💃💃
total 2 replies
nely_48
auto mewek dong k elea yg sakit perut sampe pergi k RS sendiri, untung pak sopir taxi nya baik
semoga ghazi dpt hukuman dr papi reno D asingkan k planet Pluto sebulan mh
Heni Mulyani
lanjut
Cicih Sophiana
bagus Lea kasih pelajaran tuh si play boy cap kucing... cuekin aja jgn di hiraukan suami seperti itu sih untuk pelajaran buat dia... sombong so laku
partini
fakta sih kalau cewe di kasih perhatian dikit langsung klepek klepek
jadinya pada mikir dih gampang Banggt yah gitu doang terhuraaaaaahhh El El kembali ke setelan aja lah lovely doply nanti kalau dia udah bucin
Thor yg Kirana ga lanjut lagi kah?
Cicih Sophiana
suami macam apa istri sakit gak peduli... malah telefonan dgn wanita lain
Cicih Sophiana
nyebelin tuh si Ghazi pengen ngegetok aja 😂
Yam_zhie
gilo dia mah
Allea
Elea meskipun belum ada rasa lebih baik pergilah jauh2 jangan libatkan perasaan yaaaaa,meskipun belum ada rasa tapi kalo sibarokokok mentingin cewe lain lebih baik end 🤭
Yam_zhie: bener si borokokok kudu di takol 😭
total 1 replies
Cicih Sophiana
semoga ya mama mami mereka jd sadar klo mereka saling membutuhkan kan...
nely_48
suami durjana kau ghazi 🤣🤣🤣
gina altira
cieeee
partini
aku berharap lagi sama bang Irham
istri cuma ngikut apa yg di lakukan suaminya ga salah Dong,,
partini: aku datang kepadamu kan ku jadikan permaisurikuuuuuuu oh sayangkuuuu hok ya 💃💃💃
total 2 replies
partini
bang Irham udah di sebut" terus ko ga nongol sih Thor
elea pingin curut itu kasihan
nely_48
elea pingsan n ghazi panik, trs merasa bersalah krn jd suami teledor n kurang peka pd istri 💃💃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!