NovelToon NovelToon
Cinta Salah Sasaran

Cinta Salah Sasaran

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Persahabatan / Romansa
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sabia X

Kirana adalah gadis ceria, polos dan kebal bully apa jadinya kalau ia bertemu dengan seorang pemuda raja bully yang tidak sengaja mobilnya ia tabrak saat pulang dari kampus, dan parahnya ia harus rela menjadi pelayan dirumah pemuda itu, karena sang pemuda dendam gara-gara kejadian itu ia diputuskan pacarnya, baca keseruan, kekonyolan dan kekocakan mereka berdua di novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sabia X, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolong tampan

Terik matahari seakan membakar bumi, kantin penuh, Ana, Janet dan Mili celingak-celinguk mencari tempat duduk.

“Penuh kek nya, cabut yuk bawah pohon aja,” ajak Mili yang tidak mau berdesakan.

“Yuk dah, bawa aja makanannya, nanti balikin tempatnya.” jawab Janet dan Ana hanya ngikut, postur tubuh yang jomplang membuat Ana seperti seorang adik yang selalu ngikut kakak mereka kemana pun mereka pergi, namun akan jadi garda terdepan kalau ada yang ganggu mereka, saking asiknya berjalan dan mengobrol Ana sampai tidak sadar kalau tali sepatunya terlepas dan terinjak, Ana menjerit karena tubuhnya limbung, Ana sudah memejamkan matanya pasrah kalau semua makanan yang ia bawa jatuh, dan mengenai tubuhnya, namun apa yang ia pikirkan tidak terjadi, bahkan Ana tidak merasakan tubuhnya jatuh, akhirnya ia membuka mata.

“Kamu baik-baik aja?” tanya suara berat seorang laki-laki menyapa gendang telinganya. Ana mengerjab kan matanya melihat wajah tampan seorang laki-laki yang sedang menatapnya. Dengan reflek Ana mengangguk.

“Pegang, lain kali hati-hati, ikat tali sepatunya dengan benar biar gak lepas “ ucap laki-laki tersebut memberikan makanan Ana dan ia langsung berjongkok, mengikat tali sepatu Ana yang terlepas, Ana yang masih shock bertambah planga-plongo, mendapat perlakuan manis laki-laki yang tidak ia kenal, seperti sinetron saja pikirnya.

“Dah sana cepat makan, nanti keburu habis waktunya.” ucap pemuda itu lagi.

“Terimakasih,” jawab Ana kagum sembari tersenyum manis. Pemuda itu mengangguk dan pergi.

“Cieee...” goda Janet dan Mili bersamaan, membuat Ana menoleh kearah dua sahabatnya.

“Astaga, gantengnya kak Rian emang gak ada obat.” seloroh Janet dengan wajah berbinar.

“Loe kenal," tanya Mili penasaran.

“Kenal sih gak, tapi gue kan serba tahu.” jawab Janet bangga.

“Jadi Namanya kak Rian, ganteng sih, dah punya pacar belum,” tanya Mili Kepo sembari mereka berjalan menuju sebuah pohon yang tidak jauh dari kantin, dan mereka pun duduk dengan tenang, sementara Ana hanya diam menyimak sembari memakan, makanannya dengan lahap.

“Masih jomblo, gimana mau punya pacar, kak Rian itu tipe cowok dingin, hanya mengejar prestasi, piala nya pasti sudah memenuhi lemari rumahnya, pinter banget pokoknya apa lagi di bidang matematika, calon dokter,” terang Janet panjang lebar.

“Wuih.. calon suami idaman dong, bisa nih dipepet, katamu kak Rian dingin tapi tadi kok perhatian sama Ana, hem.. loe kenal An?” tanya  Mili semangat. Ana yang sedang minum sampai tersedak, dan menggelengkan kepalanya.

“Ngawur, dari mana aku kenal, setiap hari juga sama kalian bertiga, aneh kamu ini Mil, mikir jauh amat, lihat orang nya juga baru tadi,” jawab Ana kembali menghabiskan makanannya yang tinggal sedikit.

“Iya juga, kok aneh ya, kok kak Rian perhatian banget sama kamu, sampai mau mengikat tali sepatumu segala, jangan-jangan kak Rian suka lagi sama kamu,” ucap Janet membuat Ana kembali tersedak makanan yang ia kunyah.

“Uhuk..uhuk..” wajah Ana merah padam terbatuk-batuk membuat Mili langsung memijit tengkuk Ana, sedangkan Janet memberikan minuman.

“Minum, minum, pelan-pelan, makanya kalau makan pelan-pelan, gak ada yang minta juga,” ucap Janet tanpa dosa, padahal ucapan nya yang membuat Ana tersedak, setelah batuknya mereda, Ana langsung menggeplak bahu Janet.

“Mulut mu yang sembarangan ngomong itu yang bikin aku tersedak, bisa-bisanya kau berpikir seperti itu, kalau orang nya dengar gimana, kenal juga enggak nanti dikira aku baperan, kasian kak Rian nya, nanti salah paham dan tambah marah, karena fitnah yang kamu ucap,” ucap Ana memperingatkan.

“Kan Cuma tebakan, bukan fitnah, emang gak mau punya suami calon dokter?” tanya Janet tidak mau kalah.

“HoOh,aku aja pengen punya suami dokter, kayak keren aja gitu,” sahut Mili.

“Aku gak mau berandai-andai, karena kalau jatuh sakit, lagian belum mikir sampai sana.” jawab Ana lugas, bagaimana ia bisa berpikir tentang jodoh, hutangnya lima tahun saja baru berkurang beberapa hari, Ana mendengus kesal bila mengingat majikan laknat ya. Sementara Dewa yang tadi melihat kejadian yang dialami Ana, jadi terdiam, ia berpikir keras, ia sungguh tidak senang dengan apa yang ia lihat, terlebih Rian bersikap manis kepada Ana.

“Kenapa loe?” tanya Aldo, yang selalu tahu dengan perubahan yang terjadi pada sikap Dewa.

"Gak papa, emang kenapa?” tanya Dewa balik, Aldo mendengus tidak lagi bertanya atau menjawab pertanyaan balik Dewa.

“Etdah, kalian itu kalau ngomong yang jelas, jangan pake bahasa planet, mana kita ngerti, tadi itu si Rian ma si botol Yakult romantis amat, pacaran kah mereka, gak biasanya tuh bocah beasiswa Deket ma cewek, biasanya juga dekatnya ma buku dan perpus,” ucap Aldi semena-mena.

“Tian loe punya saingan keknya, tuh botol Yakult kok jadi banyak yang suka, heran, walau manis, tapi tuh cewek kan aneh,” ucap Aldi lagi lebih sadis, Cristian yang namanya disangkut pautkan langsung menabok mulut Aldi reflek, membuat yang punya mulut langsung berteriak.

“Setan, kenapa loe tabok mulut gue Tian.” tanya Aldi tidak terima.

“Ya karena mulut loe kayak setan, ngapain nyangkut pautkan gue sama tuh bocah, pake bilang gue banyak saingan, kapan gue naksir tuh cebol,” ucap Cristian galak.

“Lah, gak suka to, kirain loe naksir, karena gue lihat loe sering diam-diam lihatin tuh botol Yakult,” ucap Aldi tanpa filter membuat Aldo terkekeh, melihat wajah Cristian yang merah padam, karena kesal dan akhirnya mereka berdua gelut, membuat Dewa hanya menatap datar kedua temannya.

 “Ampun Tian, leherku sakit!” teriak Aldi mencoba melepaskan lengan Cristian dari lehernya, ia sampai akting terbatuk-batuk,agar Cristian melepaskan kuncian tangannya dari leher,

“Kalian berisik,” ucap Dewa yang langsung berdiri meninggalkan teman-temannya, Cristian dan Aldi langsung menghentikan aksi mereka. menjauh satu sama lain dan langsung lari tunggang langgang mengejar langkah Dewa sementara Aldo hanya terbengong karena ditinggal sendiri.

“Lho, kok malah aku yang ditinggal, Woy! Tunggu!” teriak Aldo ikut berlari menyusul. Sementara Dewa hanya berdecak kesal melihat ulah teman-temannya dan terus melangkah menuju ruangannya.

"Itu kak Dewa kan, duh cakep nya," puji Mili, membuat Ana memutar bola matanya dengan malas.

"Cakep sih cakep, tapi kelakuan kek setan," gerutu Ana mengingat tadi pagi Dewa bikin ulah lagi, ia harus ikut berlari keliling rumah untuk ikut olah raga, alhasil kakinya pegal-pegal semua jadinya, sudah tahu kalau Ana tidak suka berlari, belum juga kesalnya waktu Dewa menghukumnya lari dilapangan, sudah ditambah kesal lagi dengan menyuruhnya kembali berlari, babu kan juga punya hak menolak, itu prinsip Ana tapi tidak dengan Dewa yang keras kepala, karena dari kecil ia sudah mempunyai segalanya dan juga terbiasa dilayani tanpa pernah mendapat penolakan, jadi saat Ana menolak, mana ia perduli, kan egois.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1
Ria Ningsih
up nya 2 x sehari kak klau bsa
Sabia X: Waduuh, keriting nanti otak sama jariku kak Ria, 🤣 diusahakan.
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut.tetap semangat up nya
Heni Mulyani: tetap semangat
total 2 replies
Ria Ningsih
ceritanya seru
Sabia X: terimakasih..👍
total 1 replies
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Datang dan dukung karyaku yang berjudul "TRUST ME", yuk!

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!