NovelToon NovelToon
THE BLOGGER STORY

THE BLOGGER STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Fantasi Timur / Wanita perkasa / Konflik etika / Fantasi Wanita / Transmigrasi
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBERIKAN DUKUNGANNYA YA...!!!

Lin Yao seorang blogger makanan didunia modern Time Travel kenegeri kuno, menjadi seorang wanita muda miskin.

Berawal hanya dengan sebuah sendok, ia menghasilkan uang sepenuhnya melalui Hobby & kecerdasannya dalam makanan.

Lin Yao memanfaatkan keterampilan memasaknya untuk bisa bertahan bertahan hidup didunia yang baru ia pijaki.

Bukan cuma untuk dirinya seorang, tapi juga bagi keluarganya.



Bagaimana kah kisah perjalan Lin Yao diDunia kuno...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16

"Nona Lin, apa isi ember ini..? baunya enak sekali." Bibi Lie menyeka meja sambil melihat ember kayu yang diletakkan Lin Yao dilantai.

"Ini masakan rebusanku, jeroan babi rempah. Apa bibi mau mencobanya..?" jawab Lin Yao.

Wajah Bibi Lie langsung berubah jelek saat mendengar jeroan babi.

"Astaga, makanan apa ini..? bisnismu baru saja dimulai, jangan merusak reputasi kiosmu."

Bibi Lie tahu bahwa jeroan babi memang murah, beberapa keluarga miskin akan membelinya untuk menambah makanan mereka.

Tapi bukan berarti untuk dijual.

Bukan hanya rasanya yang aneh. Tapi juga bau tak sedapnya amat tajam. Bibi Lie khawatir Lin Yao dan keluarganya terlalu muda untuk memahami bahwa reputasi bisnis makanan itu sangat penting.

Lin Yao mengerti bahwa Bibi Lie bermaksud baik.

"Bibi, jangan khawatir. Jeroan babi rebus buatanku berbeda dari yang lain. Aku menggunakan resep bumbu leluhur keluarga kami yang sudah lama menemukan cara menghilangkan bau aneh didalam jeroan. Mau coba..?"

Sambil berkata begitu, Yao mengambi sepotong jeroan babi rebus, meletakkannya dipiring bersih lalu memberikannya kepada Bibi Lie.

Bibi Lie yang mendengar itu, tidak bisa menolak. Ia mengambilnya dengan sedikit skeptis, ragu-ragu mulai menggigit perlahan.

Niatnya hanya untuk menjaga harga diri Lin Yao. Gadis muda itu terlalu percaya diri, bibi Lie tidak ingin mempermalukannya begitu saja.

Namun tanpa diduga, saat jeroan babi rempah itu masuk kemulutnya. Aroma saus rebusan menyebar keseluruh bagian walau cuma dengan mengunyah perlahan.

Teksturnya lembut, kenyal sedikit elastis namun tetap memuaskan, sama sekali tidak ada rasa aneh jeroan babi yang seperti ada diingatannya.

Mata bibi Lie berbinar, ia mengangguk berulang kali dengan gerakan cepat.

"Luar biasa..! nona Lin, resep rahasia keluargamu benar-benar ajaib. Rasanya tidak aneh sama sekali, enak. Jika makan jeroan babi rebus ini sambil menyesap anggur, rasanya akan jauh lebih nikmat."

Meskipun Lin Yao sangat yakin dengan rasa jeroan babi rebusnya, tetap saja ia tidak bisa tidak khawatir jika pelanggan mungkin memiliki prasangka buruk terhadap jeroan babi dan tidak mau mencobanya.

Sekarang, melihat betapa Bibi Lie menyukainya, kepercayaan diri Yao bertambah dua kali lipat.

Yao mengambil lebih banyak jeroan babi, mengirisnya menjadi potongan kecil, memindahkannya kepiring untuk dijadikan tester.

Sementara untuk bibi Lie, Yao memberinya semangkuk penuh.

Setelah dia selesai melakukan itu, orang-orang mulai berdatangan kekedainya.

"Tuan, tolong bungkus satu panekuk telur kucai serta satu panekuk bawang." seorang buruh pelabuhan berusia awal dua puluhan bersuara sembari mengeluarkan beberapa koin tembaga dari sakunya.

Pemuda itu menyerahkan uang keSong. Matanya menyapu jeroan babi rebus yang ada diatas meja.

"Apa ini..?"

"Kakak, ini masakan baru keluargaku, jeroan babi rebus." jawab Lin Yao.

"Jeroan babi..?" ulang pemuda itu dengan dahi mengernyit kasar.

Pemuda itu bergidik geli "jeroan babi selalu berbau aneh, kenapa kau menjual makanan seperti ini..?"

Lin Yao sudah menduga seseorang akan bertanya seperti itu.

"Kakak, jeroan babi buatanku berbeda. Kami membersihkannya dengan tehnik yang tepat. Kakak, kau bisa mencobanya. Silakan dicicipi, ini gratis."

Shun piring berisi potongan jeroan.

Sebagian besar buruh pelabuhan berasal dari keluarga miskin dan jarang memiliki kesempatan untuk makan daging. Meskipun jeroan babi berbau aneh, itu tetap daging.

Setelah mendengar bahwa dia bisa memakannya secara gratis, buruh pelabuhan itu langsung merasa telah mendapatkan penawaran yang bagus, ia pun sangat gembira.

Pemuda buruh meraih piring yang diberikan Shun, mengambil usus rebus dengan tusuk bambu.

Begitu pemuda buruh mengunyahnya, kilat keterkejutan melintas singkat dimatanya.

"Hei, rasanya enak sekali, bau anehnya juga tidak ada. Berapa harga seporsinya.?"

"Enam wen untuk satu porsinya." jawab Lin Yao.

"Mahal sekali, babi segar saja hanya delapan belas wen per jin. Jeroan babi mentah bahkan cuma satu wen per tiga jin." buruh pelabuhan itu jelas keberatan.

Apa lagi enam wen tanpa ada nasi, cuma jeroan komplit saja.

Lin Yao tersenyum dan berkata, "Kakak, lihat jeroan babi rebusku. Bukan hanya bisa dimakan dengan nasi, tapi juga bisa untuk camilan sebagai pendamping meminum arak. Yang lebih penting ini baik untuk stamina tubuh, karena aku memasaknya menggunakan rempah obat herbal."

"Benarkah..?"

Lin Yao mengangguk "kakak bekerja didermaga setiap hari dan kau mengeluarkan banyak energi. Makan ini pasti akan membuatmu kenyang serta memulihkan staminamu yang sudah terkuras habis."

Lin Yao menggunakan efek perhitungan mental di sini.

Jika seseorang hanya menganggap jeroan babi rebus sebagai hidangan biasa, anggaran pelanggan akan sangat terbatas. Karena enam wen per porsi memang mahal untuk sebuah jeroan babi.

Namun, orang biasanya lebih longgar dengan anggaran mereka ketika menyangkut masalah kesehatan.

Oleh karena itu, Lin Yao menekankan kepada pelanggan bahwa ramuan obat berharga ditambahkan kejeroan babi rebus, itu sangat berkaitan dengan kesehatan.

Dengan cara ini, kisaran harga yang dapat diterima pelanggan secara alami meningkat.

Benar saja, begitu mendengar bahwa ada juga ramuan obat berharga di dalamnya, pemuda buruh tidak ragu lagi.

"Baiklah, berikan aku satu porsi dan tolong bungkus panekuk ini untuk bekal makan siangku nanti."

Lin Shun bergerak gesit membungkus pesanan.

Seorang lelaki tua yang berdiri di dekatnya telah mendengarkan sebentar, dan melihat bahwa seseorang benar-benar membelinya.

"Anak muda, apakah ini gratis..?"

"Benar kakek, silakan dicicipi." Shun menjawab ramah.

Kakek itu mengambil tusuk sate bambu berisi paru babi rebus yang diberikan Shun, lalu memakannya.

"Yaa, ini enak sekali." pekik sang kakek "bau khas pada jeroan benar-benar hilang."

Tanpa sadar kakek itu mengambil sepotong lagi, sebelum akhirnya menyadari kesalahannya.

Sedikit rona malu muncul diwajah tuanya.

Lin Yao tersenyum melihat adegan itu.

"Kakek, masakan kami menggunakan bahan-bahan segar, selain itu juga menggunakan rempah herbal berkualitas. Kakek, bisa dibilang ini adalah masakan obat yang baik untuk tubuh." jelas Yao lembut.

"Selain dengan nasi, kakek juga bisa menikmatinya bersama arak." tambah Shun.

Kakek itu mengangguk antusias, "baik, berikan aku tiga porsi. Aku akan pulang lalu menikmatinya perlahan dengan sedikit anggur."

Tepat setelah sang kakek selesai berbicara, seorang wanita yang membawa keranjang sayur mendekat.

"Aku mencium baunya dari jauh. Ternyata kalian menjual jeroan babi rebus. Nona, apakah jeroanmu bersih..?"

Lin Yao cepat menjelaskan, "Jangan khawatir bibi, ini jeroan babi segar. Sudah aku cuci berulang kali sejak kembali."

Yao menawarkan tester pada wanita itu untuk diuji.

"Silahkan bibi cicipi, Jika bibi menyukainya, bibi bisa membeli lebih banyak nanti."

Wanita itu mencicipinya dan mengangguk puas. "Beri aku empat porsi, suamiku sangat menyukai jeroan."

Kios tiga bersaudara semakin ramai.

Lin Shun sangat sibuk hingga hampir tidak punya waktu untuk bernapas, terus-menerus memotong makanan rebus, mengemasnya, juga meladeni pertanyaan para pelanggan.

1
Enah Siti
sama beladri biar tbah seru gtu 💪💪💪💪💪🙏🙏🙏🙏🙏thor
Murni Dewita
double up thor
Murni Dewita
seharusnya tiga saudara memiliki ilmu bela diri
Murni Dewita
ko lin yao tidak memiliki ruang dimesi thor
Ari Peny
ayo2 lagi thor🤣🤣🤣
Zabarra
hadir thor 😍
Zabarra
karyamu yang gandre kuno gin bagus thor, bahanya rapi, dialognya cocok. keren 👏👏
Markuyappang
AYO PERJUANGKAN RESEP RESEP ITUU. KITA BERANTAS TIKUS LINTAH ITU GAKNADA KAPOK KAPOKNYA ISHHH KESEL BANGETT.
Sabrina
laris mansi tanjung kimpul 🤣🤣🤣
Sabrina
semangat untuk kalian 👏👏👏
Sabrina
selalu hadir untukmu thor, semangat 👐
Sabrina
Selalu keren, suka sama tata bahas dan dialog rapi, cocok sama tema cerita. Alurmya juga enggak ngebosenin..semangat thor 😍
Datu Zahra
Keren thor, tatanan bahasanya rapi, berkembang dan dialognya sangat pas demgan cerita. Karyamu emang top 👍
Datu Zahra
cakep 👏👏👏
Datu Zahra
thor, novelmu makin berkembang. bahasa kata²nya sangat cocok sama cerita. keren 🫰
Lala Kusumah
semangat Yao'er 👍👍👍💪💪💪
Murni Dewita
lanjut
Datu Zahra
punya niat jahat nih pasti Sun Dafu 😡
Markuyappang
siapa lagi itu yg bakalan ganggu jualan tiga saudara itu haishhhhhh kalo sampe bibi or paman or kakeknya awas aja. kalo ada yg mau nyuri resep yakinlah kau pasti gagallll.
semangat trs updatenyaaa 💪
Ari Peny
kucai itu apa c
R3: kuey tiaw goreng letak tauge n kucai atau char kuey tiaw basah letak udang atau kerang+ telur. from Malaysia with 💞 suka karya kak author 😍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!