NovelToon NovelToon
Legenda Li Yuan

Legenda Li Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Transformasi Hewan Peliharaan / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Dunia Kultivasi adalah dunia yang kejam bagi yang lemah dan indah bagi yang kuat

Karena itu Li Yuan seorang yatim piatu ingin merubah itu semua. bersama kawannya yaitu seekor monyet spiritual, Li Yuan akan menjelajahi dunia dan menjadi pendekar terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16: Melodi Kematian dan Retaknya Persahabatan

​Hutan itu kini bukan lagi sekadar medan tempur; ia telah berubah menjadi domain kegelapan. Udara terasa berat dan berbau logam, ditekan oleh aura ungu kehitaman yang memancar dari tubuh Li Yuan. Setiap kali Kapten Wei Ruo melepaskan anak panah, Li Yuan menepisnya seolah-olah sedang menghalau lalat, matanya tetap terpaku pada jantung lawannya.

​"Kenapa kau tidak bisa mati?!" teriak Wei Ruo. Keringat dingin mengucur di balik zirahnya. Sebagai kultivator Penyatuan Roh Tingkat 4, ia seharusnya bisa menghancurkan bocah ini dalam sekejap. Namun, Li Yuan yang berada di Tingkat 1 bergerak dengan kecepatan dan kekuatan yang tidak masuk akal.

​Li Yuan tidak menjawab dengan kata-kata. Ia melesat, meninggalkan jejak tanah yang menghitam di bawah kakinya.

​Jalan Pedang Langit: Gerakan Kedua — Tarian Arwah Penasaran!

​Li Yuan menebas secara diagonal. Bilah pedang hitam itu tidak lagi membelah udara, melainkan seolah-olah merobek ruang. Wei Ruo mengangkat busur tulangnya untuk menangkis, namun kekuatan hantaman itu begitu besar hingga ia terlempar menabrak deretan pohon oak tua.

​BRAAAK!

​Wei Ruo terbatuk darah, tulang rusuknya terasa remuk. Sebelum ia bisa berdiri, Li Yuan sudah berdiri di atasnya, pedang hitam terangkat tinggi, memancarkan jeritan ribuan jiwa yang telah diserapnya.

​"Tunggu! Ampuni aku! Aku punya informasi tentang Jenderal!" ratap Wei Ruo, wajahnya yang angkuh kini hancur oleh teror.

​Li Yuan menatapnya, namun matanya sama sekali tidak menunjukkan pantulan kemanusiaan. "Informasi bisa dicari dari mayatmu."

​JLEB!

​Pedang itu menghujam tepat di ulu hati Wei Ruo. Kali ini, penyerapan energinya jauh lebih brutal. Tubuh Wei Ruo bergetar hebat sebelum akhirnya mengering menjadi debu dalam hitungan detik. Energi besar dari kultivator Tingkat 4 itu meledak masuk ke dalam tubuh Li Yuan.

​Penyatuan Roh Tingkat 2... Tingkat 3... Tingkat 5!

​"AAARRRGGHHH!" Li Yuan meraung. Tubuhnya tidak mampu menampung lonjakan energi negatif yang begitu masif. Urat-urat di dahinya membiru, dan aura ungu yang mengelilinginya kini berubah menjadi kobaran api hitam yang menjilat apa saja di sekitarnya.

​"Darah... aku butuh lebih banyak darah..." gumam Li Yuan. Suaranya sudah tidak bisa dikenali lagi. Ia berbalik, namun targetnya bukan lagi pasukan Elang Hitam—karena mereka semua sudah tewas.

​Matanya yang gelap kini tertuju pada satu-satunya makhluk hidup yang tersisa di sana.

​Dong Dong.

​Dong Dong berdiri membeku, menggenggam tongkatnya erat-erat. Jantungnya berdegup kencang melihat sahabat yang baru saja tertawa bersamanya di desa kini terlihat seperti monster dari mimpi buruk.

​"Li Yuan! Sadarlah! Musuhmu sudah mati!" teriak Dong Dong, mencoba menembus kabut kegilaan yang menyelimuti pikiran Li Yuan.

​Li Yuan melangkah maju, pedangnya diseret di tanah, memercikkan bunga api ungu. "Mati? Tidak... dunia ini masih penuh dengan kebusukan. Semuanya... semuanya harus dibersihkan."

​"Kau gila, Li Yuan! Lihat dirimu! Kau sudah menjadi seperti mereka!" Dong Dong memasang posisi kuda-kuda. Air mata menggenang di mata monyet kecil itu. "Jangan paksa aku untuk memukulmu!"

​Li Yuan mendengus, tawa kering keluar dari tenggorokannya. "Kau menghalangi jalanku, Monyet. Di dunia ini... yang lemah hanya akan menghambat yang kuat."

​Tanpa peringatan, Li Yuan melesat ke arah Dong Dong dengan kecepatan yang hampir tidak bisa diikuti mata. Pedang hitamnya mengayun dengan niat membunuh yang nyata.

​TANGG!

​Dong Dong berhasil menangkis serangan itu dengan tongkat emasnya, namun ia terlempar belasan meter jauhnya. Tangannya bergetar hebat menahan kekuatan yang luar biasa besar itu.

​"Li Yuan! Ini aku, Dong Dong! Sahabatmu!" Dong Dong berteriak di tengah debu yang berterbangan.

​Namun, Li Yuan tidak lagi mendengar. Pedang hitam itu telah sepenuhnya menelan jiwanya, mengubah kesedihan atas Desa Qingyun menjadi amarah buta yang tak terkendali. Ia mengangkat pedangnya lagi, bersiap untuk serangan yang lebih mematikan.

​"Sahabat?" bisik Li Yuan dingin. "Sahabatku sudah mati terbakar di Desa Qingyun. Yang tersisa di sini... hanyalah pedang."

​Dong Dong menyeka air matanya, ekspresi wajahnya berubah menjadi serius dan pedih. Ia memanjangkan tongkatnya, memutarnya dengan kecepatan tinggi hingga menciptakan badai angin di sekelilingnya.

​"Jika aku harus mematahkan tulangmu untuk mengembalikan kesadaranmu," ucap Dong Dong dengan suara yang dalam, "Maka akan kulakukan."

​Di bawah sinar bulan yang tertutup asap, pertempuran yang paling menyakitkan pun dimulai. Bukan antara manusia dan monster, melainkan antara dua sahabat yang kini berada di sisi takdir yang berseberangan.

1
Nanik S
Awal yang menarik
Aman Wijaya
jooooz pooolll Thor lanjut terus update nya semangat semangat semangat
Agen One: /Good//Good//Good//Pray//Ok//Ok//Good//Good//Ok/
total 1 replies
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut
Aman Wijaya
jooooz pooolll
Aman Wijaya
mantab Li Yuan maju terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz gandos lanjut terus
Aman Wijaya
semangat semangat Li Yuan bantai semua musuh mu
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
markotop top lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
joooooss joooooss pooolll lanjut
Aman Wijaya
jooooz pooolll
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Aman Wijaya
siiiip lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
lanjut Thor semangat semangat
Agen One: okeeeee
total 1 replies
Aman Wijaya
nyimak Thor lanjut
Agen One
Ceritanya gak ada sedih-sedihnya coi. komedi dan perjuangan!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!