Pernikahan yang dikira Sarah akan membuatnya bahagia karena dia menikahi seseorang yang menjadi pacarnya selama tiga tahun. Tapi perkiraannya salah ternyata sosok yang selama ini menyandang status suaminya itu telah berkhianat dan berselingkuh dengan wanita yang lebih muda dari dirinya .
Bagaimana nasib pernikahannya? Apakah Sarah mampu mempertahankan pernikahannya atau justru dia harus menyerah .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 32
SELAMAT MEMBACA !!!
Setelah sampainya di Ruko ketiga bocil itu dibawa Sarah naik ke lantai rooftop .
" Hati hati ya Nak naik tangganya pegangan Nak !" Teriak kepada ketiga bocil yang sudah naik duluan .
" Ya Ma, ya Tante !" Teriak juga mereka karena sudah sangat jauh di atas mereka .
Sarah membawa kantong belanjaannya dan dibantu Pak Imam naik kelantai rooftop . Dan sampainya disana ketiga bocil malah pada duduk diluar yang ada tanaman buah buahannya seperti kelengkeng sama jeruk .
" Lho kalian dari tadi belum masuk keruangan Nak, ayi sini dulu Nak ganti baju baru boleh main . Kan seragamnya besok dipakai lagi .
Sarah membuka pintu ruangannya disusul Pak Imam sama ketiga bocil .
" Ibu ibu kamu disini juga ?" Tanya Tasya kaget melihat ibunya diruangannya Sarah lagi menyapu lantainya dan Mbak Rika mengepel .
" Ya Nak, awas jangan lari lantai baru dipel sama Tante Rika. Sana ikut Tante Sarah dulu Nak dan ganti baju dulu ya itu ditas warna hitam punyanya Tasya kalau tas biru punyanya Riri ." Ujar Mbak Leha sama anaknya .
Tasya langsung melepas bajunya mengambil tas hitam miliknya, Tasya sudah terlihat mandiri bisa ganti baju sendiri. Begitupun sama Riri dia juga bisa ganti baju sendiri. Setelah menyelesaikan pekerjaannya Mbak Leha sama Mbak Rika ikut bergabung dengan anak anaknya.
" Itu Mbak tadi aku belikan kalian minuman tapi nggak dingin, tolong minuman yang lain taruh dikulkas sini Mbak ." Sarah minta tolong untuk menaruh minuman yang dibelinya ke kulkas yang berada diruangannya.
" Disini sudah selesai Mbak Sarah, apa nanti kita bersihin lantai bawah juga ?" Tanya Mbak Leha .
" Sudah cukup hari ini Mbak Leha, lantai dua sama satu belum selesai pengerjaannya mungkin dua hari lagi sekalian menunggu kiriman barang dari Jakarta dan tolong kalian cari anak anak muda yang belum kerja ya Mbak , Sore nanti suruh ke rumah saja ." Jawab Sarah sambil meminta dicarikan anak muda yang belum kerja di Rtnya .
" Baik Mbak Sarah, memang membutuhkan berapa orang Mbak Sarah ?" Tanya Mbak Rika karena dia juga ada keponakan yang baru lulus sekolah .
" Kalau ada lima orang Mbak Rika, empat orang cewek dan satu orang cowok kalau ada soalnya buat angkat angkat barang kalau cowok ." Balas Sarah sambil memakan cemilan yang dibelinya tadi di Indomart.
" Maaf nih Mbak Sarah, Butiknya mau buat jualan baju apa ya ?" Tanya Mbak Leha penasaran karena dia belum diberitahu sama Sarah .
" Oh saya belum memberitahu kalian ya hehehe maaf Mbak Leha, Mbak Rika . Saya di Jakarta itu menjual gamis dewasa sama gamis anak dan pakaian sehari hari tapi lebih dominan pakaian muslim dan rencananya disini aku mau tambahin baju pengantin kalau laku Mbak ." Jawab Sarah sambil berdiri mengambil buku desain miliknya yang dibawanya kesini .
" Coba Mbak, kalian lihat bagus nggak desain baju baju pengantinnya dan buku ini desain gamis yang akan dibuat dan akan saya kirimkan ke Jakarta untuk diproses gamisnya ." Sarah memberikan dua buku miliknya .
Mbak Leha sama Mbak Rika menerima buku ditangannya dan membukanya .
" Masyaallah Mbak Sarah gamisnya ini cantik sekali !" Heboh Mbak Rika yang sedang melihat desain gamis gamisnya Sarah .
Mbak Leha diam tanpa suara tapi dari wajahnya menggambarkan kalau dia mengagumi desain baju pengatinnya.
" Mbak Sarah memang the best desain gaun pengantin bagus bagus Mbak Sarah, Aku jamin bakal laku cepat Mbak Sarah hehehehe ." Ucap Mbak Rika lagi yang ikut melihat desain gaun pengatinnya.
" Ya sudah sini bukunya dan gambarnya akan segera aku kirim ke Sasa supaya langsung di proses untuk acara grand opening Butik ini !" Ucap Sarah mengambil bukunya dan memfotonya untuk dikirim ke Asisten Butiknya yang berada di Jakarta.
Setelah semua dikirimkan ke Sasa, Sarah mengajak Mereka untuk pulang tapi mereka akan makan dulu.
" Bapak, Kami pamit pulang dulu ya sekalian mau ajak anak anak makan siang dulu, Bapak sama Pak tukang jangan lupa untuk makan siang dulu baru lanjut kerja ." Pesan Freya ketika sampai lantai bawah dan berpamitan sama Pak Imam dan Para Tukang .
Sampai diluar Ruko Sarah menyuruh mereka masuk kedalam mobil dan Sarah langsung menjalankan mobilnya menuju Restoran apung yang ada diatas kolam ikan .
Kini mobil Sarah sudah berhenti di restoran apung diatas kolam .
" Ma, kita mau makan di tempat yang dibawahnya ada ikan yang banyak itu ya Ma ?" Tanya Vania yang mulai sadar akan restoran itu . Tasya sama Riri juga sudah menyadarinya mereka semua tersenyum.
" Ya Sayang, kita akan makan disana lagi. Ayo kita turun dulu yuk ." Ujar Sarah mengajak mereka turun semua .
" Selamat siang, Bu Sarah !" Sapa Karyawan yang pernah dikasih uang sama Sarah untuk biaya Ibunya yang sakit dan alhamdulillah sekarang Ibunya sudah sehat dan bisa bekerja mencuci menggosok baju tetangganya .
" Lho kamu Mbak, Kami mau minta tempat yang diatas kolam lagi ya Mbak !" Seru Sarah ketika menyadari siapa Karyawan itu.
Mereka langsung dibawanya ke tempat untuk keluarga yang dibangun diatas kolam supaya bisa menarik para pengunjung yang membawa keluarganya makan direstoran itu .
" Silahkan Bu Sarah ." Ucap Karyawan itu mempersilahkan rombongan Bu Sarah untuk masuk ke rumah rumahan diatas kolam .
Setelah semua duduk Sarah mempersilahkan Mbak Leha sama Mbak Rika memilih menu makan siangnya dan untuk para bocil, Sarah memesankan seperti kemarin .
Kita ke Jakarta dulu ya .
Siang harinya Mutia akan menemui Arya suaminya dan membawakan makan siang untuk suaminya .
Sampainya di Perusahaan Mutia langsung ingin masuk ke dalam lift tapi di cegah sama Resepsionis dan bertanya kenapa tamu nggak lapor sama Resepsionis .
" Eh kamu belum tau ya kalau aku ini istrinya Pak Arya mananger keuangan , kalian mau aku laporkan ya sama atasan kalian karena nggak sopan sama istrinya manager keuangan hah !" Bentak Mutia kesal dengan dua Resepsionis perusahaan tempat suaminya kerja .
" Wah wah ada pelakor rupanya !" Seru Amel yang melihat Mutia lagi marah marah sama Resepsionis perusahaannya .
" Diam tutup mulut kamu, kalau nggak tau masalahnya jangan ikut campur ya !" Tambah kesal Mutia melihat dua mantan temannya di divisi keuangan .
" Mbak, memang ada masalah apa kalian sama pelakor ini ?" Tanya Amel yang belum puas kalau nggak mempermalukan pelakor itu .
" Begini Bu, Ibunya ini datang datang langsung mau masuk ke dalam lift ya kami tegur Bu. Dan kenapa nggak laporan dulu kalau mau masuk perusahaan . Dia kan juga bukan karyawan sini Bu malah dia marah marah dan membawa jabatan suaminya katanya suaminya itu Pak Arya Manager keuangan, kami nggak percaya Bu ." Jawab Resepsionis satu dan diangguki sama Resepsionis satunya .
" Ada apa ini? Rame rame disini ?" Tanya Seseorang yang baru masuk ke perusahaan .
DOUBLE UP YA KAK......
salam sehat sehat selalu
Aamiin