NovelToon NovelToon
PANGGIL AKU MAS!

PANGGIL AKU MAS!

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vie_Gv

Hallo pembaca hebat, saya membawakan cerita baru dengan judul "PANGGIL AKU MAS!"

Kisah pemuda yang tampan, pekerja keras dan hidup mandiri. Dia sudah satu tahun hidup di ibukota, dan jauh dari keluarga.

Prasetya Wardana, pemuda 24 tahun kelahiran Boyolali dan lulusan Sarjana Informatika dari Universitas Negeri di kota Semarang.

Pasetya yang sering dipanggil dengan nama Pras itu, dia bekerja di sebuah perusahaan swasta ternama di kota Jakarta.

Pras yang sering menggunakan logat Bahasa Jawa.
Pras yang tampan banyak di gemari gadis, tapi dia juga pernah di tolak saat melamar gadis.


Mau tahu tahu kisah Prasetya Wardana?
Gadis cantik mana yang akan mendampingi Prasetya?
Apakah Pras akan terus tinggal di ibukota?

Keluarga, cinta, pekerjaan dan kasih sayang akan ada dalam cerita ini.


Cerita ini hanya karangan belaka, bila ada kesamaan nama karakter dan nama tempat, mohon dimaklumi.

Penulis berharap kepada para pembaca untuk memberikan like, koment, rate dan vote.
Terima kasih 🙏

"Panggil aku mas!" 😎 Jangan lupa "Panggil aku mas!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie_Gv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terlukanya Hati Seorang Gadis

Aku tresno karo kowe

Nanging aku iso opo

Ngerteni kowe uwes nyanding uwong liyo

Aku kudu iso nerimo

Senadyan ati loro rasane

Mungkin kabeh iki wes dalane

~author gak jelas. 🎼 Bait lirik lagu Happy Asmara yang berjudul Balik Kanan Wae

yang artinya

Aku cinta sama kamu

Tapi aku bisa apa

Mengetahui kamu sudah bersama yang lain

Aku harus bisa menerima

Meski hati sakit rasanya

Mungkin semua ini sudah jalanNya

Bait lagu diatas menggambarkan perasaan gadis cantik yang memiliki rasa cinta untuk sang pujaan hatinya.

"Bang Pras." Panggil Vava saat bertemu Pras di kantor RM. Vava dengan sorot mata yang sangat terluka menatap wajah tampan yang ada didepannya.

"Vava, ternyata kamu disini." Ucap Pras dengan rasa hatinya juga tidak nyaman.

"Iya, Vava ikut kakak." Ucap Vava sambil memegang gelas minuman ditangan kanannya.

"Ya sudah, aku masih banyak pekerjaan." Ucap Pras lalu berjalan ke ruang fotocopy.

Vava menatap dalam sosok yang tampan itu "Aku tidak ingin mencintainya lagi. Tapi kenapa rasanya sangat sulit."

Mata itu masih memandang punggung pujaan hatinya, dan perlahan hilang dari pandangannya. "Aku harus bisa lupa." Gumam Vava lalu beranjak pergi.

Britney merima panggilan telfon dari seseorang tentang masalah pekerjaan, Vava menghela nafas dan duduk di sofa. Tangannya sangat dingin, dadanya masih berdebar.

Vava membuka ponsel dan mengganti nama Pras lalu menghapus fotonya Pras. "Demi kakak, aku rela." Gumam Vava dan menatap Britney. Butiran air jernih itu menetes lembut, rasanya sangat sesak.

Britney menoleh ke arah Vava dan melihat adiknya menangis. Britney menutup panggilannya dan berjalan mendekati Vava "Sayang, kamu kenapa?"

Tangan halus itu menyentuh rambut Vava dengan lembut dan Vava hanya terdiam.

"Vava, kamu kenapa lagi? Tadi kamu baik-baik saja." Britney merasa ada yang aneh dan adiknya tidak menjawabnya. "Sayang, cerita sama kakak."

".... Vava ketemu Bang Pras." Ucapnya dengan sesenggukan. Britney memeluknya, dirinya juga tidak tahan dengan keadaan ini.

"Kita pulang saja. Pekerjaan kakak juga sudah selesai." Ucap Britney dan mengusap air mata Vava.

Britney sangat gelisah dengan keadaan ini, apalagi ini tentang Vava. Rasanya dadanya juga sangat sesak.

[Mas, aku pulang. Nanti aku telfon kamu.😘]

Ucap Britney dalam pesan kepada suaminya.

Pras masih sibuk dengan pekerjaannya, dan belum membaca pesan itu. Vava dan Britney keluar dari ruangannya. Britney memberikan dokumen pekerjaan kepada Tania, kemudian mereka pergi.

Evan tahu kalau Vava tadi ikut Britney ke kantor, tapi dia juga sangat sibuk. Bahkan dia sedang ada rancangan proyek baru.

"Britney, Vava masih disitu?" Tanya Evan yang menelfon Britney.

"Kita baru saja keluar dari kantor, ini kita mau pulang." Jawab Britney.

"Ya sudah, abang kira Vava masih disitu. Abang tadinya mau ajak makan siang bareng." Ucap Evan.

"Iya, tapi Vava masih tidak nyaman. Abang, Britney harus nyetir. Nanti telfon lagi." Ucap Britney.

Vava yang disebelahnya bersandar dengan memejamkan matanya. Penuh rasa yang mendalam, dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Mobil berjalan meninggalkan parkiran kantor RM.

Dengan cekatan akhirnya pembukuan itu selesai tepat waktu "Wooah... Aku wis rampung Pak." Serunya dan melemaskan kedua tangannya.

(Wooah... Aku sudah selesai Pak.)

"Siip.... Wis adzan dzuhur ndang sholat disik. Mengko aku nyusul." Ucap Pak Miko disebelahnya.

(Siip.... Sudah adzan dzuhut cepat sholat dulu.)

"Iyo.. Aku disik." Ucap Pras dan pergi bersama Pak Surya.

(Iya.. Aku duluan.)

Sambil berjalan Pras membuka ponselnya dan membaca pesan istrinya. Pras hanya tersenyum dan tidak membalasnya.

Pras sholat dengan tenang, dan setelah sholat dia tidak lupa memanjatkan do'a untuk orang tuanya dan juga istrinya.

Pras memakai sepatunya dan ditepuk pundaknya oleh Pak Miko "Aku lagi rampung." Ucap Pak Miko.

(Aku baru selesai.)

"Santai Pak, tak tunggu neng kantin." Ucap Pras.

(Santai Pak, akan menunggu di kantin.)

Seeetttt...

Mobil Britney terparkir di halaman Masjid dan hendak untuk sholat dzuhur.

"Sayang, kakak mau sholat dulu. Kamu mau ikut?" Tanya Britney sembari tangan kanannya mengelus rambut Vava.

"Kakak mau sholat? Iya.. Vava ikut turun." Ucapnya dan mengkuti kakaknya.

Britney melepas sepatunya, Vava juga mengikutinya. Vava merasa tidak enak, dia menunggu di teras Masjid.

"Kakak begitu mencintainya." Gumam Vava yang melihat ke arah kakaknya yang sedang berjalan.

Vava berfikir, kakaknya sangat mencintai Pras. Sampai Birtney harus merubah keyakinannya dan menikah dengan Pras. Walaupun tidak seperti itu keadaannya.

Sepuluh menit sudah, Vava menunggu di teras Masjid. Britney keluar dari pintu sisi kanan, dan dia melihat sang adik yang masih melamun.

"Sayang, kamu mau ke Mall?" Tanya Britney yang berusaha membuat Vava senang.

"Emmss... Iya... Nonton juga boleh." Ucap Vava yang mendongak menatap ke wajah kakaknya.

Britney tersenyum dan bergegas untuk ke Mall.

Sang suami yang sedang makan di kantin bersama rekan kerjanya sangat menikmati makanannya.

Pras menatap ponsel dan mengirim sebuah pesan kepada sang istri, dia menanyakan apakah istrinya sudah sholat, apakah istrinya sudah makan siang, lalu sekarang dimana, apakah sudah di rumah.

Heemms!!

"Saiki nyawang hape terus!!" Seru Pak Miko yang tahunya Pras berpacaran.

(Sekarang menatap ponsel terus!!)

"Opo to Pak." Ucap Pras lalu memasukan ponselnya ke dalam saku celananya.

(Apa sih Pak.)

Duuuarrr

Semua mata menatap Pras, apalagi Fika yang pernah menaruh harapan. Awalnya dia hanya ingin meminta bantuan, tapi perlahan dia juga tertarik dengan Pras. Annisa juga tiba-tiba menatap Pras dengan penasaran.

"Kamu punya pacar?? Kenalin ke kita-kita dong, jadi penasaran." Ucap Maristha yang menatap dengan senyuman.

Pak Surya juga ikut menatapnya, karena mereka tahunya Pras yang merasa galau karena ditolak seorang gadis dan bahkan gadis itu menikah dengan orang lain.

Pras dulu setiap ditanya dihatinya hanya ada seorang gadis. Awalnya Pak Miko mau mengenalkan adiknya kepada Pras, tapi tahu Pras sudah memiliki tambatan hati, dia mengurungkan niatnya.

"Kalian semua menatapku.... Aku memang sudah mendapatkan jodoh. Tapi nanti saja, aku kasih undangan buat kalian semua." Ucap Pras lalu mengambil gelas dan menghabiskan minumannya.

"Owwh... Jadi loe akan segera menikah?" Tanya Fika.

Tarrattakduuung2020! *Author

.

.

.

"Aku sudah menikah, aku sudah Ijab Qabul. Tapi untuk syukurannya, nanti kalau sudah tidak sibuk." Ucap Pras dengan gayanya yang tengil dan tersenyum manis.

"Opo??? Kowe wis rabi?? Mau ora crito ngono." Pak Miko dengan rasa berdebar karena kaget.

"Apa??? Kamu sudah menikah?? Tadi tidak cerita begitu.)

Pak Surya, Maristha dan Annisa jadi semakin penasaran.

"Aku mau ngomong, aku wis entuk jodo." Jawab Pras.

(Aku tadi bilang, aku sudah dapat jodoh.)

Kemudian Pras menatap rekannya dengan serius. "Aku akad nikah hari jum'at kemarin. Nanti aku kenalin sama istriku, sekarang kita masih sama-sama sibuk." Ucap Pras tersenyum manis.

Semua heran dan merasa Pras sepertinya juga tampak berbeda dan dia menceritakan itu dengan wajah yang bahagia.

"Selamat, semoga menjadi keluarga Sakinah, Mawaddah dan Warahmah." Ucap Pak Surya.

Pak Miko yang masih terbengong hampir tidak percaya, lalu berdiri memeluk Pras dan memberikan ucapan dan do'a serta harapan untuk kehidupan rumah tangga Prasetya.

Fika dan yang lain mengikuti mereka memberikan ucapan selamat kepada Pras.

Pras merasa tidak berbohong, dan memang inilah keadaannya.

Mobil Britney sudah terparkir di parkiran PIM, Vava berjalan lebih dulu dan Britney dibelakangnya sembari membuka ponsel.

[Mas, aku sekarang di PIM bersama Vava. Aku sudah sholat. Tapi aku belum makan, ini baru mencari tempat untuk makan, kita juga akan nonton. Nanti sampai di rumah, aku akan telfon kamu mas 😘.]

Britney memasukan ponsel kedalam tasnya dan Vava sudah memilih tempat untuk mereka berdua makan siang.

Pras sampai di ruangannya membuka pesan sang istri dengan tersenyum lalu membalasnya.

[Baik-baik disana. Nanti malam aku susul ke rumah kakek. Aku juga harus segera bertemu kakek dan juga tante kamu 😘.]

Vava yang duduk menatap kakaknya dan berfikir kakaknya sedang chat dengan Pras. Dari sorot mata kakaknya dan wajah kakaknya sangat bahagia.

Huuuaaaa.... Hati Vava masih bergemuruh, rasanya tidak rela dan berharap semua ini hanya mimpi buruk dan akan segera berakhir.

1
ika
Luar biasa
Yeni Ambas
Lanju
NAJ L
Biasa
NAJ L
Kecewa
Pisces97
walah² entok brondong kie,,,... cerita e 🤭🤣🤣
Pisces97
Fika Ojo khawatir pilihan ne rasa Bayar 🤭🤭
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
akrgh.....super duper bahagianya Brithney...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
gantheng nya Pras....pnya suami gantheng n + muda sbgai istri psti bnyk rasa cemburu nya he...he...he...beruntung aja bunda dulu kcil mungil jadi tdak terlht klo + tua usia nya , bunda cuma b'da dua Thun koq....❤️😄
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Wich Baca nya imut bingits..
.
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
ouy....riders nya penasaran yukawi nech...❤️😄
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Luar biasa ya Prasetya , gara2 tertabrak atasan nya yaitu Brithney membuat mrka jadi bersatu....indah nya meski berawal tak nyaman....❤️
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
hu...huy....riders nya deg ...deg....plas....❤️😃
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
hmm....bahagia nya...❤️
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hmm....Brithney bertemu mantan , semoga sadar bahwa Brithney sdh menikah...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
wew...kerent nya Pras...Sholeh pulak...❤️
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
alhamdullillah Brithney cpt akrab dg ortu nya Pras....❤️
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Seruuuui...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
sweet....sweet....sweet...
bahagia nya Brithney...❤️
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
asyiiik...Brithney mulai ada rasa cemburu & Pras menangkap signal itu di wjh istri nya....❤️
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
huuuu...seneng nya Pras di sambangi bjone......❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!