Amora Cerry adalah Chef cantik berusia 27 tahun, ia baru saja lulus dari Universitas ternama di Paris. Ia kembali ke Indonesia dan langsung di terima menjadi Chef utama di hotel berbintang di Lampung yaitu Novotel. Parasnya yang sangat cantik membuat siapapun akan tertarik padanya. Terutama tamu hotel yang selalu meminta bertemu dengan Chef utamanya. Selain cantik, wanita itu juga sangat supel jadi banyak sekali pria yang dekat dengannya.
Dion Pranadja adalah CEO Novotel berusia 30 tahun, pria tampan yang sangat bersih, tak akan membiarkan setitik debu pun ada di sekitar hotelnya. Jika karyawan hotel melakukan kesalahan maka ia tak segan segan memecatnya hari itu juga. Bertemu langsung dengan Chef utama pilihan HRD nya membuat Dion lama kelamaan jatuh hati pada wanita tersebut. Rasa cemburunya kian semakin besar saat melihat wanita itu selalu dekat dengan pria lain.
Sikap keras Dion akankah bisa luluh dengan kelembutan Chef Amora dan berakhir dengan pernikahan?
Ikuti terus ceritanya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 16
Setelah melakukan banyak pertemuan dengan klien di luar kantornya, Dion mengunjungi tempat ayahnya dan Darwin biasa bertemu. Ia tak ingin Darwin menjalankan rencananya, karena Dion yakin ayahnya masih sangat mempercayai Darwin. Ia harus segera membongkar semua rencana dan kecacatan pada perusahaan Darwin.
Tempat mereka bertemu adalah lapangan golf Sukarame. Dion masuk kedalam dan benar saja keduanya sedang bermain golf bersama. Tapi Dion harus sabar menunggu saat mereka beristirahat dan mulai berbincang bincang. Dion sebenarnya sangat enggan berada di tempat itu saat sore menjelang, ia lebih senang bertemu Amora sekarang. Tapi ia harus menyelesaikan ini agar terlepas dari wanita manja itu.
Dion membelalakkan matanya saat melihat Gracia bergabung. Suatu kebetulan wanita itu pun ada, akan lebih mudah bagi Dion mengungkapkan semuanya.
Satu jam sudah ia menuggu, dan akhirnya mereka masuk ke sebuah restoran golf Sukarame. Dion ikut masuk namun menjaga jarak agar tidak ketahuan. Ia hanya ingin mendengarkan percakapan mereka terlebih dahulu.
*****
"Sudah lama kita tak bermain bersama." ujar William.
"Kau benar, kita sangat sibuk dengan pekerjaan. Dan aku senang Grace mau menemani kita." jawab Darwin.
"Kau benar, Grace adalah menantu idaman buatku. Aku akan senang jika suatu saat bosan dan meminta Grace menemaniku bermain golf." ujar William.
"Om tenang saja, Grace akan siap 24 jam asal om senang." jawab Gracia.
Darwin dan William tertawa bersama.
"Seandainya putramu bisa bersikap sepertimu Willi, aku pasti akan senang sekali." ujar Darwin.
"Putraku itu memang kaku, tapi ia memiliki hati yang lembut pada seorang wanita. Kalian tak perlu khawatir." jawab William.
Darwin menggeleng. "Jika kau tahu saat Dion menghinaku di cafe, kau pasti mengatakan hal yang beda Willi. Putramu tak sebaik yang kau katakan. Ia tak memiliki sopan santun pada orang tua." ujarnya kesal.
"Kau jangan sembarangan menghina putraku, ia adalah anak kebanggaanku. Ia tak mungkin menghinamu jika kau tak berbuat kesalahan." ujar William mulai kesal. "Aku ingin tahu cerita yang sebenarnya sampai ia memutuskan pertunangan ini." sambungnya.
"Apa putus? Kapan Dion memutuskan pertunanganku. Tidak, aku tidak mau pa. Aku menginginkan Dion." rengek Gracia.
"Tenanglah sayang, papa memanggil om William kemari untuk menyelesaikan semuanya." jawab Darwin. "Hari itu aku bertemu dengan chef kalian, aku hanya ingin memperingatkan agar menjauhi Dion. Sejak kehadiran wanita itu, sikap Dion sangat berubah pada Grace. Tapi wanita itu menolak dan bersikeras tetap berada disisi Dion. Saat itulah putramu datang menghinaku dan memutuskan pertunangannya." ujarnya pada William.
William tidak bodoh, ia yakin ada sesuatu yang membuat putranya meradang. Karena ia sangat memahami putra semata wayangnya, Dion tak pernah akan marah jika hanya seperti itu.
"Dasar wanita sialan, ia tak tahu diri. Om, wanita itu hanya chef miskin. Tak mungkin sebanding dengan Dion. Dan aku yang resmi bertunangan dengannya. Aku tak ingin ia merebut Dion dariku." ujar Gracia.
"Tenang dulu Grace kita akan selesaikan ini." jawab William. "Apa yang kau lakukan saat Dion datang dan marah padamu Darwin? Putraku tak mungkin marah jika kau tak melakukan sesuatu pada chef Amor." ujarnya.
"Aku tidak melakukan apapun, aku hanya ingin ia keluar dari Novotel dan menjauhi Dion, karena aku tak ingin hubungan putriku terhambat olehnya. Karena menurut Grace, wanita itu berusaha mendekati Dion." jawab Darwin. "Pokoknya aku ingin Grace dan Dion segera dinikahkan, kalau tidak aku akan menarik semua investasiku dan membatalkan semua kontrak kerja sama kita." ancamnya.
"Tenanglah Darwin, jangan secepat itu mengambil keputusan. Kita bisa bicarakan semua ini dengan kepala yang dingin." ujar William.
Dion sudah tidak tahan lagi mendengar pembicaraan itu. Darwin memang pria tua yang sangat licik. Ia bangkit dari duduknya, lalu menghampiri mereka.
"Belum semuanya kau ceritakan pada papiku pak Darwin." ujar Dion membuat semuanya terkejut. Tapi yang paling takut tentu saja Darwin. "Katakanlah pada papiku yang sebenarnya, juga di depan putrimu agar ia tahu ayahnya sudah melakukan apa pada chef Amor." sambungnya.
"Apa yang papa lakukan?" tanya Gracia penasaran.
"Tidak ada Grace, papa tak melakukan apapun." jawab Darwin mulai gugup.
Dion tertawa. "Ayahmu menggoda chef Amor, ia ingin menjadikan chef Amor sebagai simpanannya. Bahkan ayahmu melakukan pelecehan terhadap chef Amor."
"Hentikan, aku saat itu hanya bercanda. Aku hanya ingin ia menjauhimu." teriak Darwin.
Gracia tak percaya dengan yang dikatakan Dion. "Papa sangat mencintai mama, tak mungkin ia seperti itu." bentaknya.
William hanya terdiam saja, inilah mengapa Dion sangat murka. Dion memberikan berkas pada ayahnya.
"Papi harus lihat itu, aku tak ingin memiliki mertua sepertinya pi, dan aku juga tak mencintai Grace." ujar Dion.
"Tidak Dion, aku sangat mencintaimu. Aku tak mau putus. Om tolong katakan pada Dion." kata Gracia seraya menangis.
William terus melihat berkas yang ada ditangannya dan terbelalak saat membaca tentang penggelapan dana perusahaan dan pajak yang dilakukan Darwin. Pria itu berusaha menyatukan perusahaan untuk menutupi kejahatannya. Selama ini William telah dibohongi.
"Kalian jangan macam macam, aku bisa saja memutuskan kerja sama kita sekarang." ancam Darwin.
William meradang, ia sangat marah dan melempar berkas itu di depan Darwin. "Aku tertipu oleh persahabatan kita Darwin, kau memanfaatkanku dan mengirim putrimu untuk menjalankan rencana kalian." bentak William. "Aku yang memutuskan kerja sama kita, dan tentu saja mulai detik ini tak ada lagi perjodohan. Ayo Dion, kita pulang." ujarnya.
"Tunggu Willi, kau tidak bisa menghinaku seperti ini. Perusahaanmu akan bangkrut jika kita memutuskan kerja sama ini. Kau tak bisa memperlakukan putriku seperti ini juga." teriak Darwin.
William tak memperdulikannya, ia terus berjalan keluar bersama Dion.
"Om Willi, jangan buang Grace. Dion jangan tinggalkan aku. Aku mohon Dion." Gracia sangat histeris dan berusaha mengejar William dan Dion.
"Kau akan menyesal atas penghinaan yang kau lakukan ini Pranadja. Persahabatan kita putus mulai sekarang. Grace hentikan, ayo kita pulang." teriaknya sambil menyeret putrinya.
"Kita bertemu di rumah Dion." ujar William saat memasuki mobilnya.
Dion mengangguk dan masuk ke mobilnya juga. Seperti biasa pak Jojo yang menyetirnya.
"Pak Jojo kita ke perusahaan sekarang, seperti yang aku katakan tadi siang, kau bawa mobil ini. Biar aku dan Amor bersama mobilnya. Ikuti kami sampai ke rumahnya. Aku tak ingin tua bangka itu mengganggu Amor." perintah Dion.
"Siap den, pak Jojo laksanakan." jawabnya seraya menuju ke Novotel.
Dion merasa lega dengan semua ini, ayahnya sangat murka. Tapi ia yakin ayahnya masih sangat cemas soal keadaan perusahaan karena Dion belum sempat bercerita tentang kerja samanya dengan hotel Sheraton. Jika ayahnya tahu, ia pasti akan tenang sekarang. Setelah mengantar Amora, maka ia akan menceritakan semuanya pada ayahnya.
*****
Happy Reading All...😘
Gimana nasibnya Stenly kalo Steven tau Amor tidak ada lagi
Dion cepat bebaskan Amor
Siapa Stevan....???
Jangan ² penculikannya Amora berkaitan dengan bisnis.....
Gracia kau yang layak masuk neraka bukan Amora
Dion bos kaga ada hati main pecat karyawannya
Dasar Bos sombong kamu Dion
Dion dan Amora pasangan yang serasi sekali
Semoga Dion dan Amora segera menikah..... Aamiin
Bapak sama anak tukang bikin ulah
Ayah Grace mau mengancam Amor
Dion sudah jatuh cinta kayaknya sama Amor wkqkkq
Wkwkw di tipu Amor dong
Apa reaksinya Dion kalo nanti Dion bakalan ketemu Amora yang di suruh papa nya jadi CEO hotel Serveton
Untung lah Amora kaga ketemu papa nya takut kena amukan ya🤣🤣🤣🤣
Kaga cocok Dion sama kamu Grace
Woi Grace main tampar aja elu🙄🙄🙄
ayo mi bantu Dion buat deket sama chef cantik
Baca ulang nih,,,
cerita nya seru