NovelToon NovelToon
Petualangan Kedua Ku Di Zaman Kuno

Petualangan Kedua Ku Di Zaman Kuno

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Si Mujur / Bertani / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Harefa

Original, bukan terjemahan.

Dia, perempuan mafia yang terkenal di dunia modern, di kematian pertamanya dia masuk kedalam janda perawan dan menjadi seorang ibu tiri yang di cintai anak tirinya.
Dia membasmi klan mafia dan kematianya juga membawa ikut kepunahan klan mafia.

Tapi, jiwanya malah kembali kemasa zaman kuno, dia masuk keraga seorang wanita muda sebagai teman belajar sang Putri Mahkota.
Dia anak perempuan kepala koki istana, yang suka di bully oleh teman- teman Putri Mahkota.

Dia baru saja tenggelam, dan seorang mafia memasuki raganya. yang membuat dia hidup kembali.

Seorang pemegang senjata ingin di lecehkan, mimpi..!

Ini petualangan reinkarnasi keduanya. jadi dia sangat faham watak anak- anak manja ini.
Mari kita bermain-main tuan... Gumamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Harefa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 16

Sedangkan Su Alin telah berada di tembok istana. Di mana dia kemarin malam keluar bersama ayahnya.

Dia melihat tali yang dia tinggalkan telah berubah lokasi.

"Sepertinya, telah ada yang menemukan jejak kami." Ucapnya pelan.

Dia melihat situasi di sekeliling tempat itu. Sepertinya sudah tidak ada orang di sekitar lokasi itu.

Dia mengayunkan tali tambang tersebut ke atas. Pengait melekat erat di tembok atas dinding istana.

Dengan cepat dia naik ke atas. Tetapi dia tidak memindahkan tali tersebut. Karena dia berjalan mengitari tembok itu.

Ketika sampai dekat dengan istana utama. Dia melompat ke atas pohon yang ada di dekat tembok istana tersebut.

Sehingga, dia bisa turun tanpa ada hambatan.

"Sepertinya orang-orang sudah tertidur." Gumamnya.

Keadaan istana sudah terlihat sepi. Para penjaga tidak sebanyak di siang hari. Mungkin sebagian tertidur dalam tugas mereka.

Su Alin yang sudah biasa memasuki istana utama, karena dia sering menemani putri Dong Yui keluar masuk istana.

Dengan cepat dia menemukan tempat perbendaharaan wanita itu. Dia melihat sekeliling gudang penyimpanan wanita itu.

"Ck, hanya ini?" Dia sedikit kecewa. Selama ini dia mengira putri pertama memiliki harta yang cukup banyak. Tidak tahunya hanya sedikit saja.

Tael emas dan perak hanya beberapa peti. Sedangkan perhiasannya juga, hanya dua tau tiga peti.

Tapi, karena dia hendak membayar tanah tempat mereka tinggal. Dia memasukkan ke ruang dimensi semuanya.

Setelah dia keluar dari istana putri pertama. Dia menatap istana kaisar. Dengan senyuman sinis dia berlari dengan cepat ke arah ruang kerja kaisar.

Dan ternyata, Kaisar belum tertidur. Dia masih memeriksa laporan yang di temani oleh Kasim kepercayaannya.

Tiba-tiba pintu ruang kerja kaisar ada yang mengetuk.

"Yang Mulia Kaisar~, apakah anda ada di dalam?" Terdengar suara wanita yang mendayu dan lembut dari balik pintu.

Kaisar menghentikan aktivitasnya. Dia menatap Kasim dan memberikan kode agar pintu ruangan itu di bukakan.

Ketika melihat seorang Kasim yang membuka pintu. Wanita itu sedikit malu-malu.

Kasim itu mempersilahkan wanita itu masuk. Dia pun pergi keluar meninggalkan Kaisar dan wanita cantik itu.

"Ada apa selir datang di tengah malam begini?" Tanya Kaisar, setelah dia tahu bahwa salah satu selirnya yang datang mengetuk pintu.

"Maaf Yang Mulia, selir ini tidak bisa tidur. Hamba ingin di temani Yang Mulia." Ucapnya dengan manja, sambil bersandar di lengan Kaisar.

Dia sengaja mendekatkan buah dadanya di antara lengan Kaisar, membuat jakun lelaki itu turun naik.

Dengan cepat laki-laki itu menarik pinggang selirnya dan mendudukkannya di pangkuannya.

Dia yang tadi merasa lelah akibat pekerjaannya yang belum selesai. Kini sangat bergairah ketika dua gunung kembar melekat di wajahnya.

"Sial..!" Gumam Su Alin. Dia meninggalkan kedua sejoli itu memadu kasih di ruang kerja kaisar.

"Karena kalian berdua sedang sibuk. Aku juga akan menyibukkan diri." Gumam Su Alin dalam hati.

Dia pergi ke gudang penyimpanan Kaisar. Dia memasukkan semua benda berharga di ruangan itu.

Hanya saja, lukisan, kali grafik, dan beberapa vas keramik tidak dia bawa. Karena akan ketahuan jika dia menjualnya.

Setelah dia keluar dari istana, dia tersenyum senang. "Ah... Dulu di zaman modern, harta Verlope aku rampok habis-habisan. Sekarang harta kaisar picik aku habiskan." Dia merasa lucu di dalam hatinya.

'Kalian mencoba menyakiti keluarga ku. Akan aku balas berkali-kali lipat.' Ucapnya dalam hati.

Dia telah turun dari tembok belakang istana. Pengait dan tali tersebut telah dia turunkan. Tapi kali ini dia tidak meninggalkannya. Melainkan, dia masukkan kedalam ruang dimensi. Karena dia berfikir, sewaktu-waktu akan dia gunakan lagi.

Sedangkan Jendral Mo yang mencari mereka sedari pagi, telah kembali ke kediamannya. Karena dia tidak menemukan jejak lagi ketika sampai di dekat sungai.

Dan dia juga tidak bisa menghabiskan waktunya sehari penuh untuk mencari mereka. Karena dia masih memiliki tugas lain dari kaisar.

Rapat kerja dengan putra mahkota harus dia hadiri juga. Sehingga rasa penasarannya harus dia tahan.

Sepanjang rapat dan juga pertemuan lainnya, dia hanya diam saja. Pikirnya menerawang entah kemana.

"Apa yang kau pikirkan?" Tanya putra mahkota, di saat tugas mereka hari ini telah selesai.

"Eh? Tidak ada." Dia sedikit terkejut ketika putra mahkota menepuk pundaknya.

"Benarkah? Sedari tadi aku melihatmu melamun. Ketika rapat kerja kau juga tidak menanggapi pertanyaan para menteri." Dong Lou lee melirik ke arah Jendral Mo dengan senyum menggoda.

"Tidak ada. Yang Mulia tidak perlu curiga denganku."

"Baiklah, kalau kau tidak ingin menceritakan nya kepada ku." Dong Lou lee tidak bisa memaksa temannya ini untuk menceritakan isi hatinya. Lebih baik dia tunggu saja, sampai pria itu bercerita sendiri.

1
Dwi Agustin N Muftie
kok ceritNya terasa nggantung ya..
Dwi Agustin N Muftie
lho keponakannya ya. kirain anaknya ..
Dwi Agustin N Muftie
masih juga mendekat. ke kaisaran. masih juga mau masuk kandang macan. apanya melarikan diri dulu
Dwi Agustin N Muftie
lho kok dibawah perintah permaisuri. bukannya hanya jenderal mo dibawah putra mahkota ya. apakah jenderal mo akan merebut kerajaan beli?
Dwi Agustin N Muftie
sudah ada terpal ya saat itu...
Knox Arcadia
sangat bijak permaisuri aku sangat menyukaimu karna berjaya membuat rencana untuk jadikan seluruh keluarga kekaisaran sebagai mayat hidup tapi kalau kau dapat buat mereka jadi boneka hidup yang bersikap seperti orang normal dan ada kemampuan lebih kuat dari versi asli tu lagi gempak dan kalau boleh kau kawal sekali jenderal mo, dan semua orang yang sangat berguna untuk kekaisaran sebagai boneka hidup nanti kau dapat jadi Ratu yang sangat berkuasa di kekaisaran Lagi bagus jugak kau ada kuasa ilmu beladiri akan semakin seru 😊🤣🤣🤣
Dwi Agustin N Muftie
masih juga e berurusan dengan kota atau ibukota..
Dwi Agustin N Muftie
padahal tanpa pelayan, mereka tidak bisa melayani dirinya sendiri, tanpa rakyat jelata, orang rendahan mereka tidak akan bisa jadi pejabat, bangsawan atau kaisar..
Dwi Agustin N Muftie
masa iya kaisar tidak paham dengan karakter juru masaknya yang sudah lama banget jadi juru masaknya. aneh..
Evy
Banyak lintah disungai kecil itu ya?
echa purin
👍🏻
Ekodjuni suharto
agak mikir dengan tulisan yg ini
Ekodjuni suharto
tanpa syarat, bukan isarat beda makna to.....
Ekodjuni suharto
mati
Ekodjuni suharto
aneh
Ekodjuni suharto
terpanah,artinya kena bidikan panah
terpana itu kagum heran
BhaGha
seingat saya namanya Randy deh
Sringatin
Di bab sebelumnya ditulis bahwa Su Alin langsung akan berhadapan dengan anggota kekaisaran??? Kok di bab ini dia masih bertanding?
🌹🪴eiv🪴🌹
aaakkkkhhhh kenapa habis 🤭
🌹🪴eiv🪴🌹
tuan raja modusnya.......🥳
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!