NovelToon NovelToon
Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:313
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Indira berprofesi sebagai pengacara, ia dijuluki pendekar ulung karena selalu memenangkan kasus yang dia tangani. karena kesibukannya dia lupa akan statusnya sebagai kaum jomblo sejati hingga membuat mamanya turun tangan untuk mencarikannya jodoh. hingga akhirnya dia dijodohkan dengan anak temannya yang bernama Gibran (pemilik PT Murni alam) yang berstatus duda anak 3. setelah menikah Indira dihadapkan dengan konflik keluarga hingga akhirnya dia menemukan titik kebahagian nya dengan suaminya Gibran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pengacara Indira, istri baru papaku

...Indira dengan tenang mengelus kepala Gibran serta memegang tangan Gibran menepuk-nepuk tangannya “setiap manusia pasti punya masalah dan setiap manusia pasti punya cobaannya masing-masing yang membedakan hanya takarannya saja. Ada manusia dikasih masalah langsung bertubi-tubi, ada juga manusia dikasih masalah sedikit demi sedikit. Tergantung kita juga cara menyikapinya seperti apa, kalau memang masalahnya bisa kita selesaikan sekarang kenapa gak, ada juga masalah yang gak bisa langsung diselesaikan tapi bertahap” ucap Indira memenangkan....

...“Kamu percaya gak setiap masalah ada solusi nya, setiap musibah pasti ada hikmahnya ya sama seperti sekarang. Kamu ada musibah pasti dibalik musibah ada hikmah yang bisa kamu ambil untuk bahan pelajaran hidup” Indira mengusap air mata yang jatuh di pipi Gibran....

...“Ada aku disini buat kamu gib, aku akan selalu menemani kamu”...

...“Terimakasih” Gibran memegang tangan Indira lalu mencium telapak tangan Indira....

...“Aku akan cerita kalau kamu sudah tenang”...

...Gibran mengatur ritme nafasnya....

...Justin datang membawakan air minum untuk papanya “papa minum dulu”....

...“Brilia….???” Tanya Indira....

...“Oh brilia sama Sasha dikamar ma, Sasha membantu Brilia ganti baju” jawab Justin....

...Saat Gibran merasa tenang hatinya Indira mulai menceritakan semuanya mengenai kejadian yang menimpa Brilia. “Empat pria itu sudah dikantor polisi, polisi juga sudah menangkap temannya brilia yang bernama Mia itu” ucap Indira....

...“Bukannya Mia itu teman dekatnya Brilia kok bisa dia setega itu sama Brilia” sahut Justin. ...

...“Aku minta maaf sama kamu karena keluarga ku, kamu jadi sibuk ngurusin yang gak seharusnya kamu urusin” ucap Gibran pelan....

...“Sudah menjadi kewajibanku sebagai seorang ibu melindungi anak-anaknya”...

...Brilia, Sasha dan Justin yang mendengar itu pun langsung memeluk Indira....

...Tak disangka Brilia dan Sasha mendengar obrolan mereka di balik pintu kamar Gibran....

...“Maafin kita ma dan terimakasih juga mama sudah sayang sama kita” ucap Sasha....

...“Maafin Justin juga udah nyusahin mama dan papa”...

...“Brilia yang paling banyak ngerepotin mama dan papa”...

...Indira mengusap setiap pipi ketiga anaknya dengan ekspresi senyum bahagia....

...Keesokan harinya, di halaman pengadilan Indira bertemu dengan nyonya Maurin. Mereka bersalaman dan berpelukan, di belakang mereka sudah ada suami nyonya Maurin (bernama Indra) didampingi pengacaranya “lebih baik kalian mundur karena gak semudah itu kamu bisa lepas dari aku rin” ucap suami nyonya Maurin dengan berlagak sombong....

...Maurin yang malas meladeni ucapan suaminya langsung berjalan masuk ruang pengadilan dengan menggandeng tangan Indira, “kita masuk aja, malas meladeni dia” bisik nyonya Maurin....

...Hakim ketua dan hakim pendamping pun datang, “sidang di mulai”....

...Pengacara dari pihak bapak Indra berdiri untuk berbicara terlebih dahulu menjelaskan apabila pengajukan perceraian yang diajukan nyonya Maurin tidak sah, dari sebuah bukti foto nyonya Maurin telah berselingkuh dengan seorang pria bahkan berani berpelukan....

...“dia melempar fitnah kepadaku hakim” ucap bapak Indra memelas....

...“Itu bohong hakim, yang benar indra sudah berselingkuh bahkan mempunyai anak dari wanita nya hakim” balas Maurin....

...“Jelas banget di foto itu kamu berselingkuh bahkan berani berpelukan, kenapa masih menyangkal sih!!!” ...

...Hakim mengetuk palu mencairkan suasana yang sempat tegang....

...Indira angkat bicara “mengenai foto yang dibawa oleh pengacara tergugat, foto tersebut belum tentu valid karena bisa di lihat foto tersebut diambil dari angle atau posisi yang merugikan penggugat”....

...“Maksud pengacara Indira apa?” Tanya hakim....

...“Iya foto tersebut direkayasa”...

...“Rekayasa gimana jelas-jelas itu wajah Maurin, bukti sudah jelas Maurin yang berselingkuh bukan saya. Saya menolak bercerai dengannya hakim”...

...“Kenapa gak mau bercerai ? Kamu gak mau cerai karena takut gak bisa biayai selingkuhan kamu lagi” ucap Maurin berdiri memberontak....

...Indira dengan tenang memberikan kode mata (mengedipkan mata pelan). kepada Maurin untuk menjaga ucapan dan tetap tenang. ...

...Hakim mengetuk palu memberikan perintah bahwa sidang perceraian akan dilanjut Minggu ketiga hari Selasa....

...Maurin dan Indira berpapasan dengan Indra di parkiran mobil, wajah Indra puas melihat kekalahan mereka, senyum sinis terlontar di wajah Indra....

...Maurin yang ingin maju mencaci maki Indra dicegah oleh Indira “jangan gegabah kalau kamu balas itu akan mengurangi penilaian positif terhadap mu karena posisi sekarang kamu masih dibawah dia” bisik Indira pelan....

...Indira masuk mobil bersama Maurin “aku antar kamu pulang”....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!