Follow ig: ayasakaryn24
Season 1
Kisah seorang wanita yang selalu kehilangan orang-orang yang terkasih dalam hidupnya.
Saat ia mencoba memulai kehidupan barunya, ia pun dihadapkan dengan pilihan, bertahan atau melepaskan.
"Aku adalah kopi, yang selamanya akan menjadi kopi. Bukan segelas teh yang selalu digemarinya" Alea
"Maaf, aku tak bisa mencintaimu. Bukan tak ingin, namun ada amanah yang harus ku jaga" Alviro.
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
Season 2 ( Sentuh Hatiku 1)
Pernahkah anda mencintai seseorang yang usianya terpaut dari anda?
Aurelia Cassandra Dirgantara, gadis dengan sejuta warna mencintai Reyhan yang umurnya terpaut cukup jauh.
Kisah ini pun diwarnai dengan cinta segitiga, dimana Rasya yang merupakan saudara sekandung Reyhan juga menaruh hati pada Aurel.
〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️〰️
Season 3 (Sentuh Hatiku 2)
Berharap lebih pada seseorang memanglah tidak terlalu baik. Apalagi harapan tersebut nyatanya tak sesuai dengan apa yang diimpikan.
Irene Dinanti, gadis yang dicampakkan oleh kekasihnya perkara salah berkirim pesan singkat. Tak hanya disitu saja, kesialan pun bertubi-tubi menimpanya di hari yang sama.
Namun pertemuannya dengan si tampan membuat gadis itu sedikit menemukan jalan keluar atas kesulitan yang menimpanya. Hingga akhirnya keduanya pun terjebak akan permainan mereka sendiri.
Siapakah si tampan itu?
Ikuti terus ya kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ririn Puspitasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 16
maafkanlah typo yang bertebaran, karena saya ratu nya typo😅
happy reading guys😊
.
.
.
.
"Alvi. . kenapa kamu berubah" ucap seseorang yang tengah memeluk Alviro.
Alviro langsung membeku seketika. ia sangat mengenali suara itu, suara yang telah lama dirindukanya. suara wanita yang sangat istimewa baginya dan namanya hingga kini masih terukir indah di dalam lubuk hatinya, Clara.
"Ara. ." gumam Alviro.
wanita yang memeluknya itu masih enggan melepaskan pelukannya. Alviro merasakan basah dipunggung belakangnya. Alviro menebak bahwa wanita itu saat ini sedang menangis.
Alviro membalikkan badannya menghadap Clara.
ia melihat air mata jatuh dipipi Clara membuat ia sakit.
"kenapa kamu jahat Vi, kenapa kamu tega sama aku, kenapa kamu tega Vi. ." ucap Clara sambil memukul Alviro.
Alviro langsung memeluk Clara.
"maafkan aku Ara. ." ujar Alviro
"kenapa kamu tega Vi, kamu gak ngasih kabar sama sekali ke aku, aku merindukanmu Vi" ujar Clara sambil sesegukan.
Alviro hanya terdiam, entah apa yang akan terjadi jika dia jujur bahwa ia sudah menikah.
"mari aku antar pulang" ajak Alviro sambil melepaskan pelukannya.
"Aku sudah tidak tinggal ditempat orang tuaku Vi" tukas Clara
"kenapa"
"aku kabur dari rumah, sekarang mama dan papa udah resmi bercerai. mama masih tinggal di Kalimantan. awalnya aku ikut papa ke Jakarta.
aku kira keputusanku sudah tepat. namun kenyataannya aku menemukan seorang wanita yang ada dirumah itu dan ternyata itu adalah mama tiriku." ujar Clara dengan mata yang berkaca-kaca.
"jadi kamu tinggal dimana?" tanya Alviro.
"izinkan aku menginap satu malam saja dirumahmu, besoknya aku akan pergi mencari penginapan. tolong aku Vi" ujar Clara dengan raut wajah yang memelas.
Alviro semakin dibuat pusing dengan semua ini, dia tidak dapat jujur masalah pernikahannya dengan keadaan Clara yang seperti ini hal itu akan membuatnya semakin sedih.
"Alvi, kamu kok diem sayang. boleh ya aku nginep disana" ujar Clara.
"baiklah" ucap Alviro menyetujui permintaan Clara dan langsung mengendarai mobilnya menuju rumah.
* * *
Alea duduk manis diruang tamu sambil menunggu kepulangan suaminya. ia terus mencemaskan suaminya yang sejak pagi tadi.
Alea melirik jam yang sudah menunjukkan pukul 21:00.
"apa mas Al lembur lagi" gumam Alea.
tidak lama kemudian terdengar suara bel rumah.
Alea langsung bergegas membuka pintu karena ia tau jika itu adalah Alviro.
setelah membuka pintu dilihatnya suaminya yang baru pulang dari kantor.
"mas ke. ." ucapan Alea terputus saat ia mengetahui dibelakang suaminya itu ada seorang wanita.
"Vi. . ini siapa ?" tanya Clara
"dia. ."
"ia dia siapa Vi? "tanya Clara sekali lagi sambil melihat Alea secara seksama, wanita yang jauh dari kata modis dan badannya terbalut baju daster yang tampak lusuh.
"dia Alea" ucap Alviro singkat
"Asisten Rumah Tangga aku" ucap Alviro dengan suara yang agak kecil.
Alea kaget mendengar penuturan dari suaminya itu.
entah mengapa Alviro sampai tega berkata seperti itu. entah mengapa yang ini lebih menyakitkan hatinya lagi.
"oh, saya Clara pacarnya Alviro" ucap Clara sambil mengulurkan tangannya.
"saya Alea" membalas uluran tangan Clara.
"istrinya Alviro" ucap Alea dalam hati.
kemudian Clara menyusul Alviro masuk ke dalam rumah. Alea melihat wanita tersebut bergelayut manja.
siapapun pasti akan merasa sakit jika melihat suaminya bermesraan didepan matanya
"Leah, tolong kamu buatin minuman untuk Clara"
Alea hanya diam dan menuju ke dapur.
"Vi . . nantin aku tidur dimana?" ucap Clara
"diruang tamu sebelah sana" jawab Alviro
"oke. . ini rumah yang mau kamu tunjukin ke aku kan, desainnya hampir sama dengan rumah impian aku" ucap Clara.
Alviro hanya berdehem, kemudian datang Alea dengan membawakan minuman untuk mereka berdua.
"ini "tuan" minumannya" ujar Alea dengan menekankan kata "tuan".
Alviro hanya diam. ia merasa sedikit tersinggung istrinya menyebutnya dengan panggilan "tuan".
"makasih Alea" ucap Clara.
Alea pun langsung pergi ke kamarnya tanpa menghiraukan raut wajah kesal yang ditunjukkan oleh Alviro.
.
.
.
.
.
terimakasih telah membaca sejauh ini.
ikuti terus kisahnya di next episode.
janga lupa meninggalkan jejak kalian yah😁
like dan komen
salam manis RPS😊