Ketika pernikahan yang selama ini ku anggap sempurna,ternyata hanya sebuah kebohongan membuat kehidupan ku hancur lagi dan lagi.
Namun aku bertahan berharap bisa mengubah pernikahan palsu itu benar-benar nyata,namun semakin aku bertahan rasanya semakin aku jatuh dan hancur mengetahui lebih banyak hal yang lebih menyakitkan.
"Aku mau bercerai"
"Setelah kau membuat ku bergantung pada mu,kau ingin bercerai dengan ku?JANGAN HARAP!.KAU TIDAK AKAN BISA PERGI DARI KU SELAMANYA SAMPAI AKU MATI!"
"Kenapa tidak?,AKU AKAN PERGI SELAMANYA SAMPAI KAU TIDAK PERNAH MELIHAT KU SAMPAI KAU MATI!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Oliver
"Bukan apa-apa aku masih ada urusan penting,jaga dia baik-baik"
Setelah mengatakan itu Alessia langsung berbalik berjalan meninggalkan suaminya itu,tapi tangan nya di tahan.
"Yasmine terluka aku hanya mengantarnya kemari"
Alessia menarik nafas panjang dan mengedipkan matanya berkali-kali menahan sesuatu yang akan membuat matanya berkaca-kaca,kemudian menarik tangan nya."Aku mengerti,aku harus pergi sekarang",ujarnya kemudian melangkah dengan cepat sampai meninggalkan Lusia.
Sebelum pergi Lusia menatap Oliver dengan serius kemudian menghembuskan nafas pelan."Maaf tuan Oliver kalau saya harus mengatakan ini,bukan maksud saya ingin ikut campur dengan urusan rumah tangga tuan Oliver dan Alessia.Tapi sebaiknya jika tuan Oliver masih mencintai seseorang di masa lalu, tolong tinggalkan Alessia berhenti membohongi nya"
"Apa maksud mu membohongi?"
"Di dunia ini,dia hanya memiliki dirinya sendiri tolong jangan sakiti dia lebih dalam lagi"
Setelah mengatakan itu Lusia pergi mengejar Alessia yang sudah masuk ke dalam mobil saat ini,tanpa menjawab pertanyaan Oliver.
Sementara Oliver tetap berdiri di posisinya terpaku setelah mendengar ucapan Lusia,"Apakah Alessia sudah tau semuanya?"
Glen yang sejak tadi sudah berada di belakang Oliver menghela nafas setelah melihat bagaimana hubungan sang atasan dengan istrinya yang terlihat semakin rumit.Namun ada satu hal yang lebih menarik perhatian nya dari percakapan itu,sehingga tatapannya tak teralihkan dari wanita yang berjalan dengan langkah cepat yang kemudian masuk ke sebuah mobil."Apakah aku tidak salah lihat?,apakah itu nyonya Alessia atau bukan?"
"Kenapa sangat berbeda?,dia terlihat jauh lebih muda dan cantik dengan penampilan nya sekarang.Apa karna baru keluar dari rumah sakit jadi masih polos tanpa make begitu?",tanya Glen pada diri sendiri namun Ia tidak sadar Oliver yang berada tepat di depannya mendengar nya.
"Kenapa diam di sana?"
"Ma...maaf tuan saya baru tiba,saya sudah meminta orangtua Bu Yasmine untuk merawatnya di rumah sakit, sebentar lagi mereka akan tiba", ucapnya setelah berada di samping sang atasan.
Oliver tak mengalihkan pandangannya dari mobil Alessia yang bergerak pergi menjauh, bahkan Ia tidak mendengar apa yang di katakan asisten nya itu.
"Maaf tuan,apakah anda dan nyonya Alessia bertengkar?",tanya Glen dengan penasaran karna Ia tidak pernah melihat Alessia bertengkar atau berdebat kecil dengan Oliver.
"Apakah sekarang selain perusahaan kau juga mengurusi rumah tangga ku?",tanya Oliver menatap asistennya itu yang memang terlalu ingin tahu banyak hal yang bukan tentang pekerjaan nya.
Glen tersenyum kaku,"Tidak tuan bukan maksud saya begitu,saya hanya salah bertanya"
"Hmm"
Oliver hanya berdehem kemudian berjalan masuk ke dalam mobil yang sudah terparkir sejak tadi di sana.
Glen juga langsung masuk,duduk di samping supir.
Di dalam mobil Glen memperhatikan tuan nya itu terlihat banyak pikiran,bukan seperti biasa saat memikirkan banyaknya perkejaan tapi ekspresi wajahnya saat ini sangat berbeda."Seperti nya mereka benar-benar bertengkar untuk pertama kalinya sehingga ekspresi tuan Oliver seperti ini sekarang"
Oliver sendiri memikirkan ucapan Lusia sejak tadi,",Apa menurut mu Alessia sudah tau semuanya tentang aku dan Yasmine?",tanya nya tanpa menoleh ke arah Glen yang Ia tau sejak tadi mengawasinya nya.
Glen diam beberapa saat berfikir bukan Ia yang di ajak bicara,namun saat suasana cukup lama hening Ia akhirnya sadar kalau tuannya itu sedang bertanya padanya.
"Kalau menurut saya,nyonya Alessia belum tau tuan.Bu Yasmine baru kembali kira-kira satu bulan yang lalu tepat saat hari kecelakaan nyonya,mereka bahkan belum sempat bertemu"
"Tapi sikapnya berubah"
Glen tersenyum,"Sebenarnya saya khawatir tuan akan tersinggung jika saya mengatakan ini,tapi saya pikir perubahan sikap nyonya Alessia pada tuan itu karna saat nyonya Alessia berada di rumah sakit,tuan jarang mengunjungi nya bahkan hanya melihatnya sekali saat nyonya Alessia operasi,jadi mungkin nyonya Alessia marah karna hal itu"
Deg...
Oliver seketika sadar akan hal itu,Ia hampir melupakan kalau Ia memang tidak pernah mengunjungi Alessia selama berada di rumah sakit karna terlalu sibuk dengan perusahaan nya."Benar,dia pasti marah karna hal itu.Jadi apa yang harus ku lakukan?"
Glen tidak heran,karna selain bisnis dan pekerjaan nya Tuan nya itu tidak tau apa-apa,apalagi tentang hal semacam itu."Tuan harus secepatnya membujuk nyonya Alessia dengan melakukan sesuatu sebagai permintaan maaf dan mengakui hal itu"
"Baiklah,siapkan sebuah acara di sebagai selamat atas kesembuhan nya,dia suka dengan anak-anak panti asuhan,buat acaranya di panti asuhan"
"Baik tuan"
***
Maaf ya up nya sedikit-sedikit.
Kapan-kapan aku crazy up ya🙏☺️
telat kamu cemburu olav karena Ale sudah hilang rasa cinta dan pedulinya untuk mu terbang di bawa angin
padahal gak sakit di bikin sakit
sakit beneran baru tau rasa dia
Kamu tahu rasanya bagaimana diabaikan bahkan ramah pada orang lain