Di pagi buta tampak seorang gadis cantik yg mengepang rambut nya menjadi dua. Perlahan ia pun mengambil....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syamsul bahri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Queen to Freak Girl
Sesampai nya di rumah.
"Assalamu'alaikum, Ara pulang!" seru Ziva yang akhir nya mendapat lemparan sebuah bantal dari Mike yang duduk di sofa ruang tamu.
"berisik woy!"
"salah siapa di dengerin" ledek Ziva menjulurkan lidah nya.
"gue punya telinga ogep"
"maka nya ilangin tuh telinga" sahut Ziva lalu tertawa.
Mike yang tak terima langsung mengejar adik kesayangan nya itu.
"mama tolong!" teriak Ziva yang berlari ke dapur untuk meminta pertolongan dari Fania.
"aduh aduh kenapa sih ini?" tanya Fania bingung.
"kak Mike tuh ma" rengek Ziva.
"itu karna Ara jail mah." sahut Mike yang hendak menangkap Ziva yang bersembunyi di belakang Fania.
"kalian itu ya, slalu aja berantem. Udah kayak tom and jerry tau gak." heran Fania menggelengkan kepala nya.
"aaaaaa..." teriak Ziva ketika Mike hendak menangkap nya.
"udah udah jangan pada berantem lagi. Oh iya kok kamu baru pulang sekolah sih?" tanya Fania sambil melirik ke arah jam dinding.
"abis ngapel mah" ucap Mike asal ceplos.
"emng ada yang mau sama Ara dengan penampilan kayak gini?" goda Fania yang membuat Ziva cemberut dan Mike pun tertawa sekencang kencang nya.
"ihhh mamahhhhh"
"becanda sayang" ujar Fania saat tawa nya meredam.
"ara abis ngajarin temen Ara mah, abis ny dia peringkat satu mulu tapi dari bawah. Jadi Bu Linda minta Ara buat jadi mentor belajar nya dia."
"ya udah, kalo gitu kamu langsung ke atas, jangan lupa mandi terus turun kita makan bareng."
"tapi tadi Ara udah makan ma"
"oh kalo gitu kamu langsung istirahat ya. Pasti kamu capek abis sekolah langsung ngajar." ujar Fania yang di balas anggukan kepala.
"oke mah"
Ziva langsung berlari menuju kamar nya yang berada di lantai dua.
Klek
Bruuukkk
Ziva langsung menghemlaskan diri ke kasur kesayangannya. Meredakan sedikit rasa lelah nya, sampai tak lama ia menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Karna jujur saja tubuh nya sudah sangat gerah.
Setelah bersih bersih, Ziva langsung merias diri dengan make up tipis. Kerna ia ingin melakukan live streaming insta nya.
"halo guys udah lama ya aku gak live. Gimana kabar kalian?" seru Ziva saat melakukan live streaming di insta nya.
"baik donk kak"
"kakak sendiri gimana kabar nya?"
"kenapa baru live?" ucap Ziva membaca komentar komentar dari netizen.
"sorry ya, guys aku akhir akhir ini sibuk banget jadi jarang live deh" tandas Ziva menjawab pertanyaan fans nya.
"kakak cantik banget sih, rahasia nya apa?"
"cantik itu relatif ya, tapi untuk menjaga elastisitas kulit wajah, aku slalu minum collagen ini. Kalian bisa langsung follow insta nya karna produk nya emang sebagus itu loh." ujar Ziva kemudian menegak sebotol collagen di tangan nya.
"aku juga minum itu kak."
"ternyata kalian banyak juga yang minum ini, ternyata emang kualitas collagen ini terjamin dan bagus. Yukk kita sama sama bikin glow up mengalihkan dunia." ujar Ziva sedang mengendorse sebuah produk.
Setelah hampir satu jam, tiba tiba pintu di ketuk.
Tok tok tok
"masuk"
Mike masuk dengan ceringan nya.
"makan kuy, udah di tungggu mama sama papa di bawah." seru Mike.
"eh, lo lagi live." Mike langsung menghampiri Ziva.
"iya gue lagi live"
"hi guys" sapa Mike.
"aaaaa Kak Mike ganteng banget"
"pengen deh jadi Kakak Ipar nya Ziva."
"itu mah satu keluarga cakep semua."
"ih kak rusuh banget sih aku kan lagi live." omel Ziva mengerucutkan bibir nya.
"maka nya hayuk turun!"
"guys udah dulu ya, aku mau makan dulu. Kalian jangan lupa makan biar sanggup melawan keras nya dunia." ujar Ziva melambaikan tangan.
Tuingg
Dengan santai nya Mike menoyor kepala Ziva.
"lebay banget"
"wkwkwk ternyata Kak Mike usil banget ya."
"kayak tom and jerry"
"maaf ya genks, kakak gue emang rada rada stresss. Udahan duku ya, dah semua" Ziva langsung mematikan siaran nya.
Setelah itu mereka berdua bergegas menuruni tangga menuju ke meja makan. Yang mana Fania dan Fadli telah menunggu di sana.
"sayang besok mama sama papa ada meeting di luar kota."tandas Fadli sambil menyendokan nasi ke mulut nya.
"berapa hari pa?" tanya Ziva melirik papa nya, karna papa nya baru pulang dari Austria, sekarang sudah mau pergi lagi.
"sekitar dua hari paling cepet." ujar Fania.
"yah sepi lagi deh nih rumah." lirih Ziva.
"maaf sayang, kan ada Kak Mike yang bakal nemenin kamu." ujar Fadli yang membuat Ziva melirik ke arah Mike.
"iya deh..."
"oh iya mama sama papa kapan berangkat nya? Pagi atau siang" tanya Mike.
"pagi sekitar jam 8." jawab Fania.
Mereka melanjutkan makan malam mereka di selingi dengan senda gurau.
Ke esokan hari nya.
"sayang ayo bangun, udah pagi loh" ujar Fania sambil membuka gorden kamar Ziva.
"lima menit lagi mah" sembari merapatkan kembali selimut nya sampai menutupi kepala nya.
"tapi ini udah jam tujuh loh, setengah jam lagi kamu masuk sekolah."
Mendengar itu mata Ziva sontak terbuka dengan lebar.
"what!? Kok mama gak bangunin Ziva sih?!" Ziva langsung melompat dari kasur menuju ke kamar mandi.
Byuuurrr
Air dingin seketika membasahi seluruh tubuh nya. Ziva sengaja mandi dengan air dingin supaya rasa kantuk nya segera menghilang.
Gigi gigi Ziva saling bergemeletuk merasakan dingin nya pagi ini.
"dingin banget!" seru Ziva sambil memeluk Fania yang sedang merapikan tempat tidur nya.
"emang gak ake air anget?" tanya Fania yang gemas dengan tingkah putri nya ini.
"gak mah, tadi Ara pake air dingin supaya ngantuk nya ilang." Ziva langsung berjalan ke lemari dan mengambil satu set seragam nya.
Namun ketika ia telah selesai memakai seragam nya di walk in closet, tanpa sengaja ia melihat jam dinding yang menunjukan pukul 6:30
Ziva langsung mengambil jam itu, dan membawa nya ke Fania.
"mah ini jam nya rusak atau apa? Tadi mama bilang udah jam tujuh tapi di sini masih jam setengah tujuh?" seru Ziva.
"emang jam setengah tujuh." Ujar Fania menahan senyumnya.
"tapi tadi mama bilang jam tujuh."
"iya jam tujuh kurang 40 menit." tandas Fania yang membuat Ziva mencelos.
"astaga!!" Ziva menepuk jidat nya.
"udah udah mending kamu siap siap dan sisiran. Mama tunggu di meja makan."
"iya ma"
Setelah kepergian Fania, Ziva segera bersiap siap. Merias diri nya, bukan untuk menjdai cantik tapi menjadi freak. Ziva yang dulu nya seorang queen dan most wanted di sekolah nya karna status nya sebagai queen Warrior dan juga selebgram. Sekarang hanya seorang siswi biasa yang terkenal cupu.
aduh aku kelamaan nabungnya 🗿
karena muter-muter trus di situ dari tadi tentang masa lalu Ziva