Kehidupan seorang gadis yang cantik nan manis. Yang memiliki segudang prestasi. Seorang anak gadis yang hidup dengan kemewahan. Tetapi tidak untuk kebahagian dalam keluarganya. Ia hanya mendapatkan kecerian dari seseorang yang dikagumi. Dan lama-lama kegaguman itu berubah menjadi cinta.
Tetapi apakah semua yang dimiliki nya bisa ia rasakan sendiri?
Apakah kehidupan nya akan secantik dan semanis dia?
Bagaimana jika ia bertemu dengan seseorang yang dimana itu adalah orang di masa lalu orangtua nya?
Dan apa jadi nya ketika ia mengetahui sesuatu hal yang besar tidak terduga?
ayo kita intip kisah nya👀
@deendam21
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DindaM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
NoTtle :v
HAPPY READING :)
.
.
.
Setelah menempuh perjalanan yang memakan waktu hampir 2,5 jam akhirnya mereka sampai juga di rumah Sarah. Zafran melihat Aisyah dan Kintha yang belum juga bangun dari tadi. Dia sampai heran kenapa tadi saat dirinya dan Hasan tertawa apa mereka tidak terganggu.
" Za, Kintha bangun, kita sudah sampai." lirih Zafran membangunkan Aisyah dan Kintha. Tapi tidak ada respon dari mereka berdua. Bahkan sudah berulang kali Zafran melakukan itu tapi hasilnya nihil.
" Haish, dasar kebo. Hoyy bangun kita sudah sampai." umpat Hasan sambil teriak membangunkan mereka karena kesal.
Mereka berdua terlonjak kaget saat dengar teriakan yang membangunkan mereka.
" Astaghfirullahal'adzim." ucap Aisyah berulang-ulang dengan mengelus dada nya yang kaget.
" Heh! Loe gila ya, mau buat kami mati mendadak." ucap Kintha kesal kepada Hasan.
" Ya kalian sih dari tadi sudah di bangunin pelan-pelan kagak bangun-bangun, ya aku teriak." kata Hasan santai.
" Haduh, baiklah kami minta maaf, sudah gak usah ribut." ucap Aisyah.
Zafran yang melihat itu hanya terkekeh saja. Tapi dalam hatinya kasian juga dibangunin kasar begitu.
" Ya sudah ayo kita turun, Bunda pasti sudah menunggu kita." ajak Zafran.
Akhirnya mereka berempat turun dari mobil langsung menuju depan pintu.
Tok tok tok.
" Assalamu'alaikum Bunda/Tante." ucap mereka tetapi belum ada respon.
setelah beberapa detik akhirnya pintu terbuka juga, memperlihatkan wanita yang kian cantik siapa lagi kalau bukan Sarah.
" Wa'alaikumussalam." jawab Sarah dengan senyuman.
Mereka berempat salam terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam.
" Kok Bunda agak lama sih buka nya?" kata Zafran.
" Mmm maaf ya, tadi Bunda lagi ada di dapur jadi agak lama deh bukanya."
" Ohh pantesan"
" Ya sudah ayo masuk." ajak Sarah kepada Zafran dan ketiga temanya.
Akhirnya mereka semua masuk kedalam rumah.
Sarah izin ke dapur untuk menyiapkan cemilan dan baru beberapa langkah Aisyah memanggilnya. Katanya dia mau membantu Sarah untuk menyiapkan nya dan diangguki oleh Sarah. Lalu mereka berdua berjalan beriringan menuju dapur.
Saat telah sampai di dapur Sarah meminta tolong Aisyah untuk mengaduk minuman.
" Bagaimana keadaan mu Nak selama disana?" tanya Sarah untuk mengajak Aisyah mengobrol.
" Alhamdulillah baik Tante." jawab Aisyah dengan senyuman.
" Baguslah. Mmmm ngomong-ngomong tante rindu denganmu." ucap Sarah berbisik.
Aisyah yang mendengar itu langsung tersenyum.
" Hm, Ais juga merasakan hal yang sama tante." kata Aisyah malu-malu.
" Benarkah?"
Aisyah hanya mengangguk mendengar perkataan Sarah.
" Baiklah sekarang bawa ini semua ke meja ya."
" Ok tante."
Setelah menata semua makanan di meja Aisyah memanggil Zafran dan yang lain untuk makan dahulu. Mereka makan dengan bercerita sambil tertawa.
" Oh iya bun, kami dapat libur dua minggu dari kampus." ucap Zafran.
" Hm benarkah? Berarti kalian bisa disini lama kan?"
" Zafran si ok saja bun, tapi gak tahu mereka ini." kata Zafran sambil menaikan alis guna bertanya kepada temannya semua.
" Kalau aku di fine fine saja." santai Hasan.
" Aku mungkin hanya bisa 5 hari atau seminggu gitu, soalnya aku mau liburan juga ke Singapura." kata Kintha.
Aisyah hanya diam mendengarkan mereka. Sarah yang melihat Aisyah begitu jadi heran, kenapa dia diam saja.
" Kalau kamu Ais, bagaimana?" tanya Sarah.
" Eh, mmm Aish tidak tahu tante. Ais sebenarnya ingin lama disini tapi ya harus izin dahulu ke Papa." jawab Aisyah.
" Oh ya sudah tidak apa-apa, semoga saja nanti dapat izin, dan nanti kita bisa jalan-jalan di pusat kota Surabaya." Senyum Sarah.
Aisyah hanya mengangguk dan tersenyum untuk menjawab perkataan Sarah.
" Hm jadi bagaimana ini, Kintha kau berarti akan balik duluan ke Jakarta?" tanya Zafran.
" Iya, tapi Hasan ikut dengan ku ya balik ke Jakarta." pinta Kintha kepada Hasan.
" Haish bagaimana ceritanya, gue juga mau liburan disini kali." jawab Hasan.
" Ayolah San, masa gue sendirian balik nya, yayaya Hasan yang ganteng." mohon Kintha.
" Sudahlah San, loe temani dia balik, nanti loe balik lagi ke Surabaya, kasian dia nanti sendirian cewe loh." sambung Zafran.
Kintha memandang Hasan intens dengan mengangguk-anggukkan kepalanya memohon.
" Huh baiklah." lesu Hasan.
" Nah gitu dong, ini baru sahabat baik gue." riang Kintha setelah Hasan setuju.
" Sip lah." ucap Zafran sambil menepuk-nepuk bahu Hasan.
Aisyah dan Sarah yang melihat persahabatan mereka bertiga hanya tersenyum. Aisyah jadi rindu kepada dua sahabatnya, mungkin besok ia akan melakukan panggilan video kepada sahabat tercinta.
"~*~"
Thank you💞
@dinda_mahardhika21
Anyway boomlike dari "amor phase" jangan lupa mampir ya. have a nice day 💖🌻
semoga cerita nya bagus....
semangat thot.....
Jangan lupa baca episode baru CIC
Salam dari Calon Istri Ceo☺💖
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Sukses iya buat karyanya.
Jangan lupa mampir di karya pertamaku. Yang menceritakan seorang lelaki letoy yang selalu ditolak sama cewek dalam judul THE FAILED PLAYBOY.
terimakasih 🙏
💓💓💓
terus berkarya aku mendukungmu
salam dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"