NovelToon NovelToon
Baby Girl CEO Genius

Baby Girl CEO Genius

Status: tamat
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / Anak Genius / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.6
Nama Author: DawnLover

Apa jadinya jika kebahagiaan yg selalu Claudia dapatkan di pernikahan yang 2 tahun menjadi hilang seketika menjadi luka yang menganga ketika melihat suami sedang bermesraan dengan perempuan lain

Apa yang harus dilakukannya, bertahan atau memilih untuk pergi?
Apalagi Clau baru mengetahui ketika dia tengah mengandung buah cinta dari suaminya yang selama ini sangat mereka dambakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DawnLover, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 32 Sedikit Lebih Tenang

Note :

Aku ingin melihatmu tanpa merasa terluka lagi, aku tak ingin merasa takut ataupun merasa bersalah jika harus tak sengaja bertemu denganmu.

DawnLover

.

.

Mendengar cerita yang di sampaikan oleh Leonore, Claudia menjadi diam sendiri dengan segala pikiran yang berkecamuk. Namun tidak separah dan sekusut dulu. Mungkin karena sudah berlapang dada bersedia berdamai dengan masa lalu kemudian ingin melangkah ke jalan masing-masing.

Namun tetap saja ada perasaan gamang meskipun keadaan sudah berangsur pulih membaik. Entahlah perasaan gamang apa lagi itu?. Claudia menatap langit-langit kamar yang redup karena lampu penerangan hanya satu di lampu meja tidur. Clau memegang dadanya yang berdebar dengan normal dan menghela nafas kemudian mengeluarkan dengan satu hembusan yang seakan mengangkat segala beban dan kepiluan yang amat menghimpit hatinya selama ini.

“Semua kenangan punya cerita masing-masing, dari dulu yang tidak pernah bisa melupakan semua yang ada dan yang pernah terjadi. Ternyata, dendam atau tidaknya tergantung pada diri kita masing-masing. Apa sudah menerima kenyataan itu atau belum, kalau sudah menerima kenyataan semua masalah yang terjadi sudah di ikhlaskan karena begitulah adanya”. Ia tersenyum tipis seraya berulang kali mengedipkan mata seraya menarik nafas kemudian mengeluarkannya.

Claudia kemudian menatap Leonore yang saat ini tengah tertidur pulas. “Sudah sedikit lebih tenang untukmu baby, begitu pun untuk mommy” ucap Claudia cukup pelan menatap Leonore yang tertidur, tak lama Claudia pun ikut menyusul tidur.

.

.

Seorang pria sedang duduk di teras balkon kamarnya di temani secangkir kopi caffe latte. Pria yang sedang menghirup aroma kopi yang masuk ke area penciumannya, tersenyum seraya memejamkan matanya perlahan “Himpitan itu mulai berkurang” ucapnya dengan senyuman yang terukir di wajah tampannya.

Ya, pria itu adalah Daniel. Pria yang menggandeng status duda satu anak itu menyeruput kopinya dan menikmati setiap tegukan kopi yang masuk di dalam tenggorokannya.

Daniel menatap langit yang saat ini di penuhi ribuan bintang dan satu rembulan yang memancarkan sinarnya di tengah ribuan bintang yang juga sedang memancarkan sinarnya meski tak seterang cahaya bulan.

“Hari ini, aku bahagia. Ya. Aku sungguh bahagia karena dalam waktu kebersamaan kita hari ini. Sekarang, aku benar-benar ikhlas dan tenang ketika tak ada pertikaian mencekam di antara kita”. Sejenak Daniel terkekeh pelan dengan kejadian hari ini. Kejadian yang tak di sangka dan di duganya, skenario terbaik dari sang pencipta. Ternyata ketika ego sudah tidak ada, kebencian pun perlahan memudar, dan kita mulai memperbaiki setiap jejak yang mungkin terdapat setiap sayatan dan goresan. Keadaan fisik maupun hati pun perlahan membaik. Tidak ada lagi over thinking yang berlebihan bahkan menyiksa diri.

“Kita memang tidak tahu akan berakhirnya seperti apa, tapi hati harus yakin jika rencana Tuhan pasti lebih indah. Aku akan memperbaiki diriku menjadi pribadi yang lebih baik” yakin Daniel pada dirinya sendiri.

Ia sudah tidak memaksa Claudia harus di sisinya sama seperti 3 tahun yang lalu, melihat Claudia tidak memandangnya dengan penuh benci saja Daniel sudah bersyukur. Apa lagi Claudia yang sudah tidak menyembunyikan keadaan Leonore, itu sudah sangat cukup membuat hatinya menjadi menghangat di sertai ucapan syukur di setiap tarikan dan hembusan nafasnya atas kejadian hari ini.

“Saat ini, aku akan belajar membiasakan diri, belajar bagaimana mengikhlaskan sebuah kepergian, belajar bagaimana melepaskan tanpa menjadi beban dan belajar bagaimana seharusnya seorang manusia menerima ketetapan yang sudah di garis tangankan pada hidup kita masing-masing”

1
Evi Lusiana
klo lo gk selingkuh dn bkg selingkuhanmu hamil mna mngkin clau mint cerai dan pergi nil kudanil,ego tinggi ceo kok bodoh
Evi Lusiana
knp msih nympn rasa bwt penghianat daniel kasihan matt
Evi Lusiana
klo gtu brarti mat cm d php dong
Evi Lusiana
ceo kok bodoh tertipu jalang,ap bosny clau itu mateo y thor
Evi Lusiana
ceo kok bodoh alesan beri keturunan pd sg istri,alasan yg gk logis
Evi Lusiana
good job ayah agam
Ros Yusmiasih
dasar nore genius 🤣🤣🤣
Ros Yusmiasih
semua salahmu daniel .....bukankah kamu duluan yg selingkuh ........
namanya juga cerita .....terserah author ....
Tri Rahayuningsih
anak kecil kog ya tau broken home🤔
Alleta VA
sayang-sayang kepalamu peang🙄🙄🙄🙄naudzubillah
Nurlaila Hasan
trnyata dh prnah baca
yanto parti
ni orang suka bgt di selingkuh in
Deana
Mat lebih baik berhenti saja. jangan sampai lukanya terlalu dalam. Clau tidak membiarkanya pergi tapi jika tetap tinggal dengan Clau dan Leonore semakin dekat dengan Daniel seakan dia hanya teman sepi. aku bacanya aja sedih tapi yah ikut alur cerita dulu deh belum tahu kisah selanjutnya bagaimana.
Xi Yuan
kayak outor balikan lagi sekali selimku teap selingku
kan da ku biLang balik SM mantan
Xi Yuan
iya kudanil terus
Xi Yuan
iya betul tu kayak outor
Xi Yuan
tor semangat buat cerita kuda Nil sampai jadi lemalah bab nya kalau yang lain dikit amat pelit tor
Xi Yuan
to gue muak dengan kudanil tor
Xi Yuan
tor bocil ganti Aja
Xi Yuan
bosan tor gak tegas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!