NovelToon NovelToon
My Perfect Mafia Daddy

My Perfect Mafia Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintamanis / Mafia / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: kenz....567

Aqila Lawrance seorang putri angkat dari Alden Leon wesley yang terjebak kesalahan satu malam dengan Steve Frans Gevonac.


"Gugurkan bayi itu!"

Seketika dunia Aqila berasa runtuh, pria yang merupakan mantan calon tunangannya sekaligus ayah dari anak dalam kandungannya memaksanya untuk mengugurkan kandungannya.

"GAK! AKU GAK MAU! KAMU HARUS TANGGUNG JAWAB FRANS!"



PERINGATAN! CERITA INI HANYA KHAYALAN AUTHOR BUKAN KENYATAAN!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenz....567, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 16 : USG

ini adalah hari weekend, seperti biasa Aqila akan olahraga pagi di taman kota untuk menjaga kesehatan tubuhnya.

Hanya sekedar berlari kecil karena dirinya mengerti saat ini sedang hamil muda.

Aqila menyeka keringatnya, dia merasa sangat haus. Akhirnya dia memutuskan untuk mampir di penjual minuman.

"Pak airnya satu yah," pinta Aqila.

Setelah mendapat airnya, Aqila meminumnya baru setelah itu dia melanjutkan lari kecilnya.

Brugh!

Aqila menoleh, dia menatap seorang pria yang menyenggol pundaknya.

"Bisa hati-hati gak mas? kalau saya jatuh gimana hah?!" kesal Aqila.

Pria itu menatap Aqila garang, dia menunjuk tepat di depan wajah Aqila.

"Kamu yang gak lihat jalan, orang saya udah bener kok!" sentaknya.

Aqila menepisnya, dia menatap pria itu tajam. Pria tersebut semakin marah, dia mengeraskan rahangnya.

"Beraninya kamu!"

Saat Aqila akan menjawab, ada seorang pria berdiri di depannya. Tubuh tegapnya menutupi tubuh Aqila sehingga membuat Aqila bingung siapa pria di depannya ini.

"Maaf, wanita ini benar dan anda yang sengaja menabraknya tuan," ujarnya.

"Mau jadi pahlawan kesiangan kamu? minggir! biar saya yang bicara pada wanita itu, lebay sekali padahal hanya di senggol sedikit," kesal pria yang menabrak Aqila.

Pria yang ada di depan Aqila membalikkan badan, seketika raut wajah Aqila berubah menjadi terkejut. Pria itu adalah Elvio Keanu, pria yang dia temui di pesawat.

"Elvio?" ragu Aqila.

"Hm, lu minggir dulu," ujar ELvio.

Aqila menurut, Elvio kembali beradu argumen pada pria arogan itu. Tak lama pria tersebut pergi, sehingga Elvio mendekati Aqila yang berdiri tak jauh darinya.

"Lu gak papa?" tanya Aqila.

"Seharusnya gue yang tanya, lu gak papa?" tanya ELvio balik.

Aqila tersenyum tipis, dia mengangguk menandakan bahwa dirinya baik-baik saja.

"Syukur deh," ujar Elvio.

"Oh iya btw, lu ngapain ada disini?" heran Aqila.

"Masak," datar Elvio.

Aqila mengernyit heran, dia akan protes. Namun, Elvio sidah lebih dulu meninggalkannya.

"Dasar tuh cowok yah, aneh!" gerutu Aqila.

Aqila memutuskan untuk pulang, di tambah hari yabg sepertinya semakin siang.

Sesampainya di apartemen, Aqila teringat jika hari ini adalah jadwal dirinya kontrol kandungan. Dengan segera ia bersiap-siap untuk berangkat ke rumah sakit memeriksa kandungannya.

Lumayan lama waktu berselang, Aqila sudah siap dengan tasnya, dia akan berangkat ke rumah sakit mengecek kandungannya.

"Bi, Aqila ke rumah sakit dulu yah mau cek kandungan," ujar Aqila.

Rina mengangguk, dia tahu jika hari ini jadwal kontrol nyonya nya itu.

Aqila pun berangkat ke rumah sakit dengan menggunakan taksi, entah mengapa dirinya sangat malas menyetir sehingga menggunakan taksi.

"Macet banget ya pak?" tanya Aqila sambil melihat jalanan yang padat akan kendaraan.

Sang supir pun menoleh, dia mengangguk dan menyuruh Aqila untuk bersabar.

Aqila melihat jam yang melingkar di tangan kanannya, dia takut jika sampai terlalu siang dan membuat sang dokter lama menunggu apalagi dirinya sudah membuat janji.

"Pak saya turun disini aja deh." ujar Aqila sambil mengambil uangnya di dompet dan menyerahkannya pada supir tersebut.

Aqila keluar dari taksi, dia berjalan dan entah sampai mana dirinya harus berjalan.

TIN!

TIN!

Aqila menoleh, dia menatap sebuah motor yang berhenti di sebelahnya. Keningnya mengerut ketika orang tersebut membuka kaca helmnya.

"Elvio?" gumam Aqila.

"Lu mau kemana?" tanya Elvio.

"Oh, itu ... gue mau ke rumah sakit," ujar Aqila.

Elvio terdiam, dia menatap Aqila sekilas dan mengalihkan pandangannya ke arah jalanan yang macet.

"Rumah sakit Kasih?" tanya Elvio.

Aqila mengangguk pelan, sedangkan Elvio turun dari motornya dan mengambil helm yang dia gantung di jok belakang.

"Nih, pake!" titahnya sambil menyerahkan helm tersebut pada Aqila.

Aqila bingung, tapi Elvio sudah lebih dulu memakaikannya dan hal tersebut membuat Aqila merasa tak enak.

"Gu-gue bisa sendiri," gugup Aqila.

Aqila pun memakai helmnya, sementara Elvio menaiki motornya kembali dan menunggu Aqila naik.

"Tas lu taruh di tengah, terus jangan pegang pundak gue," ujar Elvio.

Aqila di buat tambah bingung dengan Elvio, bisa-bisanya pria ini menyamakannya dengan kuman.

"Jangan salah paham, gue anti sama wanita," ujarnya.

Aqila berdecak sebal, itu tandanya Elvio juga anti padanya. Dengan perlahan Aqila naik ke motor gede Elvio. Walau susah tetapi wanita itu tetap menaikinya dari pada dirinya berjalan kaki.

Elvio melajukan motornya, dia tak melewati jalan besar melainkan ke gang kecil untuk mempersingkat waktu apalagi jalanan sangat padat.

Beberapa kali Elvio melewati jalanan rusak dan polisi tidur. Aqila khawatir dengan keadaan kandungannya, apalagi dirinya selalu terguncang.

"Elvio!" panggil Aqila.

"Apa?!" seru Elvio.

"Bisa gak lu hindarin lubang, perut gue nyeri," ujar Aqila.

Elvio awalnya bingung, tapi dia hanya menurut perkataan Aqila dan berusaha semaksimal mungkin menghindari lubang.

Tak lama mereka pun sampai ke rumah sakit, Aqila segera turun dan membuka helmnya.

"Makasih yah lu udah nganterin gue." ujar Aqila sambil menyerahkan helm tersebut.

Elvio mengangguk, dia menaruh helm yang Aqila pakai ke tempatnya semula.

"Kalau gitu gue duluan," ujar Aqila.

Elvio hanya menatap kepergian Aqila, tak lama dirinya mengikuti kemana aja wanita itu pergi.

Saat berjalan, entah mengapa Elvio semakin dibuat penasaran kala melihat Aqila yang sedang masuk ke dokter kandungan.

"Itu kan ruangan dokter Resti? dokter kandungan," gumam Elvio.

"Apa dia udah nikah? mungkin aja kali, secara cantik begitu ... eh,"

Elvio terkejut sendiri akibat ucapannya, dia merutuki dirinya yang telah memuji perempuan yang dia kira sudah menikah itu.

"Maaf dok, pasien atas nama abi tengah menunggu anda," ujar seorang suster yang baru tiba di hadapan Elvio.

"Baik, saya akan segera kesana." ujar Elvio dan segera beranjak dari sana.

Sementara itu, kini Aqila tengah melakukan USG. Dokter pun sedang menggerakkan alat tersebut di atas perut Aqila.

"Nah, ini janinnya bu," unjuk sang dokter pada sebuah titik.

Aqila tersenyum melihat itu, tapi tiba-tiba saja dirinya berubah sendu saat mengingat kembali jika Frans tak mungkin bisa melihat perkembangan anak mereka apalagi pria itu tak mengakuinya.

"Oh iya, dimana suami ibu? dukungan dari suami itu penting loh," ujar dokter tersebut.

Aqila terdiam, dirinya bingung bagaimana cara mengatakannya.

"Eh itu dok, suami ... suami saya sedang di luar kota," alasan Aqila.

"Oh gitu, pasti dia sangat senang sekali melihat foto janinnya nanti," ujar sang dokter.

Aqila hanya tersenyum paksa, andai yang dokter katakan itu benar pasti dirinya akan sangat bahagia. Berandai, hanya akan membuat dirinya sakit.

Setelah selesai pemeriksaan, Aqila pun pamit pulang tapi sebelum itu dirinya harus menebus obat vitamin untuk kandungannya.

"Ehm, saya ingin memberi resep obat yabg dokter kasih," ujar Aqila pada apoteker itu.

"Baik, silahkan tunggu," ujarnya.

Tak berselang lama, apoteker itu kembali dan menyerahkan beberapa jenis obat.

Aqila lun menerimanya dan berniat akan segera pulang, tapi karena kecerobohannya dirinya menjatuhkan obat tersebut saat akan memasukkannya ke dalam tas

"Pake segala jatuh lagi!" gerutu Aqila.

Saat ia akan mengambilnya, sebuah tangan besar terlebih dahulu mengambilnya. Aqila sontak saja terkejut dan menatap pria yang memakai jas dokter yang ternyata adalah Elvio. Pria itu kini sedang melihat obatnya dengan keningnya yang mengerut

"Penguat janin? wah, selamat!" seru Elvio sembari tersenyum tipis.

"Iya, siniin obatnya," ujar Aqila.

Elvio memberikan obat tersebut, Aqila pun mengambilnya dan menaruhnya di dalam tasnya.

"Pantas aja lu nyuruh gue untuk hindari lubang di jalan, ternyata karena ini. Eh, gue baru sadar ... suami lu mana? kok gak ngecek kandungan bareng dia?" tanya Elvio.

Aqila bingung harus jawab apa, dirinya menatap Elvio yang kini tengah bersedekap dada.

"Suami gue lakik sejati gak mungkin dia hamil terus periksa kandungan bareng gue, udah ah ... gue mau pulang!" sinis Aqila dan beranjak dari hadapan Elvio yang terlihat bingung.

"Susunan kata gue emangnya ada yang salah yah?" gumam Elvio.

Nt lagi kenapa yah? perasaan kalau review lama terus bahkan kemarin sore baru ke up siang ini😩😩😩.

Maaf gaes, belum bisa up banyak karena belakangan itu pekerjaan author numpuk terus. Tapi aku usahain buat up setiap hari untuk mengibur hari kalian🥳🥳🥳🥳.

Kalau Author senggang, aku bakal crazy up😉

**PENCET TOMBOL LIKE !

LIKE !

LIKE !

HADIAH DAN KOMENNYA JANGAN LUPA ... 🥳🥳🥳🥳🥳.

VOTENYA JUGA LOH ... LOVE UNTUK KALIAN😘😘😘😘😘😘**

1
Bahari Sandra Puspita
ceritanya tetep bagus kok kak, walopun kehilangan inspirasi..
saya yg hanya sebagai pembaca dan penikmat novel (bukan penulis maupun kritikus), merasa terhibur dan masih bisa mencerna jalan ceritanya..
ya walopun kadang bingung jg mau dibawa kemana alurnya, tapi masih bisa dimengerti..
apalagi ada bumbu2 komedinya, jadi masih cukup menghibur..

semoga selalu diberi kesehatan ya kak..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
🙏🏻💪🏻😘😍🤩🥰💕💕💕
Ra~~~~~
ya Allah gini amat liat orang tua 1 ini 😄
RaDja
setuju sih terus berkarya dengan cara berbeda dan yakinlah dan terus belajar dan memberikan pembelajaran
makanya saya suka baca disini
meski ya susah koment males nulis suka baca aja
maaf sebelumnya dan terima kasih sukses sehat selalu
Nuri_cha: Halo Kak, mungkin berkenan juga mampir di novelku

Aku baru saja menulis novel terbaru: SIAPA AKU DI SISIMU

Bercerita tentang seorang wanita yang baru terbangun dari koma, dan tiba-tiba sudah memiliki suami.

Semoga sesuai dengan genre Kakak.

Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
matchalatte
ceritanya Ica sama Gibran mana thorr
Anita Juwita
/Good/
wahhh anak na daddy alden banak kali ya 😁😂
Bundanya Pandu Pharamadina
👍❤
ijin baca marathon ulang kak Author
@ni
👍❤️❤️❤️❤️❤️
Mochimolala
benerrr Qil hajarrr terossss jangan kasih ampun..
hypinky
gender. genre mah genre lagu jazz, genre novel romance, genre film horor
hypinky
itulah knp di dunia nyata kadang banyak orang yg peduli sm latar belakang keluarga pasangan anaknya. krn mau bagaimana pun, anak yg terlahir dr keluarga cemara itu gak bisa cocok sm anak yg terlahir dr keluarga broken home. emosional mereka udah beda. cerita mereka udah beda. di dunia nyata ada anak broken home yg benci sm keluarganya krn keluarganya ngebuang dia, eh sama si paling cemara dibilang "mau gimana pun dia ibu mu, dia bapakmu, gak pantes km kayak gitu. tanpa mereka km gak ada di dunia."
i mean gak ada anak broken home yg milih lahir di keluarga busuk kayak gitu. mau bilang "ezra gak boleh gitu, krn selama ini hidupmu terjamin walau hidup sm bokapmu" juga gak bisa. nyatanya zidan gak bisa ngelakuin hal itu ke bokapnya juga.
hypinky
seperti biasa, anak dr keluarga cemara gak akan tau bagaimana hidup sebagai anak yang broken home. ezra udah bener sih, dia paling tersakiti di sini. gak ada ceritanya orang tua tersakiti krn keluarganya berantakan, mau gimanapun mereka sendiri yg bikin itu berantakan. tp menurutku diana gak salah, gak pantes dia dpt kebencian dr ezra apalagi dia pernah pertaruhin nyawa kayak gitu. mungkin klo ezra kecewa krn nyokapnya gak nyari dia setelah sembuh, itu wajar. zidan sm kirana yg jauh lebih salah dan pantes dibenci. keliatan zidan emng tolol, sama kek bapaknya. masa kecil zidan tuh sakit tp dia malah ngulang kejadian yg jauh lebih menyakitkan buat anaknya. kirana juga muna banget, jujur jijik sm dia malah wkwk. wanita bloon mana yg rela dimadu? wanita baik mana yg rela nyakitin wanita lain demi pernikahan dia bahagia? terlalu enak klo zidan sm kirana hidupnya bahagia, krn emng mereka juga sama salahnya kek bokap zidan.
GiZaNyA
Thor... ini ngga ada lanjutannya lagi..? 😁
Anonymous
Endingnya gak jelas bingung, kenapa daniel tembak gibran, gibran masih koma kalo hidup dendam apa nggak
Siti Romlah
ya Thoor
aku males kalo baca atau nonton banyak tingkah pelakornya. sering ku scrool ja.
bikin aku ikutan emosi. tujuanku baca kan refresing, cari hiburan. bukan ikut stres dengan cerita novel yg di baca.
Berarti yg buka masa lalu Aqila ke Frans pasti ulat bulu Cleo ya Thoor. tujuannya biar Frans ilfeel ma Aqila.
Lusi Sabila
biar tau alur nya..harus baca yg mana dulu ya thor?
Call Me_Rara: Transmigrasi mommy kak😃 cuman ini karyaku dari tahun 2022 masih berantakan banget😭☝️ mending baca karyaku dari 2024 ka😁
total 1 replies
Siti Romlah
Elbert ada dalam cerita, kenapa Lia dan Lio gak diceritakan thoor.
kenapa semenjak dimasukan ke asrama gak lagi terdengar kabar. kangen pasti walao gk cadel lg.
awesome moment
siapa tu?
awesome moment
g denyut koq? btoolll...masih langsing, lavin. calm
awesome moment
msh untg dgn org yg sama kn?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!