NovelToon NovelToon
You Are Mine

You Are Mine

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:332.3k
Nilai: 5
Nama Author: violla

Karena alasan cinta, Aisha mengubur cita-citanya dan menikah muda dengan Aarick. Namun sayang, ternyata cinta saja tidak mampu menjaga keutuhan rumah tangganya.

"Di mana dia menyentuhmu! Apa selama ini kau selingkuh di belakangku?" teriakan Aarick menggema di dalam kamar.

"Apa kau akan melepaskan aku jika aku menjawab iya?"

"Aisha!!"

Sejak pertengkaran itu Aarick semakin bersikap dingin, bahkan rasa cemburunya sudah menyakiti Aisha dan janin yang dikandung istrinya.

Bagiamana akhir rumah tangga mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MT2. Bab 15

Begitu tangannya dilepas, Aisha lari meniti anak tangga menuju kamar Aarta. Aarick tersenyum mengamati calon istrinya hingga hilang dari pandangan mata, lalu melemparkan kunci mobil tepat mengenai kaki Aditya yang sudah duduk di depannya.

"Kenapa kau pulang, huh?" kesal Aarick, Aditya sudah mengacaukan semuanya padahal ia dan Aisha hampir saja melakukannya, ah bibir chery itu sudah sangat memesonanya.

"Jangan memanfaatkan keadaan, kak. Aisha masih suci bersih jauh dari jangkauan laki-laki manapun. Aku pastikan cuma kakak yang menyentuh tangannya, selama kakak tidak ada aku selalu ada baris terdepan untuk melindunginya, bukan dulu, bukan sekarang, esok dan nanti aku akan tetap melindunginya, aku tidak akan mengampuni siapapun termasuk kakak kalau berani menyakitinya."

Kedua laki-laki ini saling bersitatap, Aarick tidak membantah apapun karena yang dikatakan Aditya memang benar adanya, selama ini Aditya juga sudah memerlakukan Aisha sama seperti Aarta. Namun terbesit pertanyaan di hatinya. Mungkinkah Aditya juga menyukai Aisha?

"Aku akan menikahi Aisha," ucap Aarick santai, ia mengambil sebatang rokok dan memercikkan api. Tenang, dan berusaha untuk tenang mendengarkan jawaban Aditya.

"Wah ... itu keputusan yang tepat." Aditya berpindah duduk disamping Aarick, ia menepuk punggung kakaknya. "Niat baik harus disegerakan, Kak. Aku selalu mendukungmu!" ucapnya memberikan dukungan kepada Aarick.

Bagi laki-laki menikah diusia 22 tahun terbilang terlalu cepat. Namun, Aditya yakin kalau kakaknya bisa berpikir dewasa dan selalu tanggap mengambil keputusan yang benar.

Aarick menajamkan mata dan membaca ekspresi wajah Aditya. "Aku pikir kau juga memiliki perasaan yang sama terhadap Aisha," ucapnya lirih.

Mata Aditya terbelalak. "Kau gila, kak? Selama ini aku cuma melindunginya saja, tidak lebih dari itu!" pekiknya.

Aarick tersenyum dan menggeruskan rokok ke dalam asbak, lalu menyandarkan punggungnya di sofa. Matanya terpejam memikirkan cara untuk menyampaikan kepada orangtuanya yang masih berduka atas meninggalnya kakek Erlangga.

"Apa yang kau pikirkan, kak?" Aditya memukul paha Arick hingga kakaknya membuka mata.

"Banyak, pertama pantaskah aku menikah dalam suasana berduka seperti ini? Kedua ... Elang!" Aarick menghembuskan napas berat, mengingat Elang saja sudah mengacaukan pikiran dan akal sehatnya. Apa kabar sahabat lamanya itu?

Aditya mengangguk paham, tentu ia tahu seperti apa hubungan dua laki-laki yang keras kepala ini. Pernah sekali ia menghubungi Elang. Namun, hanya cacian yang didapatkannya. Kedua keluarga tidak tahu jika anak-anak mereka sudah lama perang dingin. Bisakah keluarga ini menjadi besan seperti yang diharapkan papa Ariel dan om Endi?

"Biar aku bantu bicara dengan papa. Aku yakin papa bisa meyakinkan Elang supaya mengijinkan Aisha menikah lebih dulu," usul Aditya.

"Masalahnya ini Elang, kau tahu dia tidak akan mudah melepaskan mangsanya." Aarick menatap Aditya. "Elang sudah terlalu terbang jauh dan bebas, dia bahkan melupakan siapa yang tulus berteman dengannya."

"Jadi kau takut, kak? Kau mau mundur?"

"Tidak! Jangan harap aku mundur. Hanya saja aku tidak mau hubungan papa dan om Endi menjadi renggang jika mereka tahu persoalan aku dan Elang." Sial! Elang menjadi penghalang kebahagiaannya. Aarick masih memikirkan cara agar tidak ada yang tersinggung dengan kebahagiaannya.

"Tepat!" Aditya menepuk tangannya. "Kalau kakak berpikir Elang tidak akan memberi restu, kita tidak perlu meminta ijinnya," ucapnya.

Aarick mendongak melihat anak tangga.

"Kecilkan suaramu, jangan sampai Aisha mendengar apa yang kita bahas di sini," gumamnya.

Aditya mengangguk paham, ia merangkul Aarick. "Berhubung kita sedang berduka, jadi kita tidak perlu mengundang banyak orang atau kolega papa, cukup keluarga inti dan acara akad saja, masalah resepsi pernikahan bisa diadakan dua atau tiga bulan lagi, dengan begini Elang juga tidak perlu kembali ke Indonesia, bukan?" ucapnya.

"Dia kakaknya Aisha. Pernikahan ini pasti akan sampai di telinganya!"

"Tetap saja, dia tidak bisa melakukan apapun di sana, kalian di sini dan om Endi yang akan menikahkan kalian. Sempurna, bukan?" usulnya lagi.

"Apa kau pikir aku takut menghadapi Elang?" tanya Aarick.

Aditya tertawa mendengar ucapan konyol Aditya. "No, aku tahu ... meskipun kau kejam, kau tidak berperasaan, kau menyebalkan, kau keras kepala, kau posesif seperti papa dan kau kurang akkhhhhhh" Aditya mengaduh kesakitan karena kakinya diinjak Aarick.

"Kau ada dipihak siapa? Bukannya memuji malah memburukkanku!" kesal Aarick.

"Ah sudahlah, aku mau tidur! Bicara denganmu bikin aku naik darah." Aditya beranjak tetapi Aarick menarik ujung kaosnya sampai kembali duduk.

"Kita belum selesai!" Obrolan keduanya masih berlanjut, Aditya tidak segan memberikan pendapatnya dan Aarick terkadang tidak segan menolaknya.

Sementara Aisha Bella.

Beberapa hari yang lalu Aarick menahan handponenya dengan alasan yang tidak jelas. Aarick menggantikan miliknya dan yang tersimpan hanya kontak Aarick dan orang tuanya. Ah Mr. Jutek itu pencemburu juga.

Berhubung waktu Indonesia dan tempat tinggal Elang berbeda, ia hanya berkomunikasi lewat email saja. Aisha duduk di kursi meja belajar Aarta, sementara Aarta sudah terlelap dalam tidurnya. Binar mata Aisha tampak bahagia melihat beberapa foto dirinya dan Aarick waktu kecil, gambar kenangan itu masih tersimpan rapi di dalam handphone Aarick.

"Bodoh...."

Aisha memukul kecil kepalanya, ia merutukik bodohan yang hampir saja memberikan ciuman pertama untuk Aarick yang sudah berhasil melumpuhkan prinsipnya. Jemari tangan Aisha mengetik no ponsel dan mengirimkan email untuk Elang. Disaat itu juga Elang menghubunginya lewat panggilan vidio.

"Kesayanganku, kamu semakin sombong saja, ya!" Elang tampak bahagia menyapa adiknya.

"Kakak yang sulit dihubungi, kapan pulang?" tanya Aisha, matanya sudah berkaca-kaca.

"Masih ada yang harus aku selesaikan di sini, terutama aku masih menunggu hasil desainmu yang aku kirimkan ke salah satu perusahaan kontraktor di sini, sepertinya mereka melirik hasil karyamu itu," ucap Elang.

"Jangan bercanda, Kak. Tidak mungkin semudah itu kan? Kakak berbuat curang ya?" curiga Aisha.

"Tidak, tunggu kabar dariku. Bersiaplah ... kamu akan menetap di sini denganku. Aku akan membimbingmu sampai menjadi arsitektur wanita termuda! Papa dan Mama bahkan semua orang pasti akan bangga kepada AishaBella!"

Aisha semakin bahagia, bahkan tanpa disadarinya ia berjingkrak dan tertawa.

"Kakak nggak bohong 'kan? Perusahaan itu melirik hasil desainku?" tanya Aisha memastikan. Elang menganguk kepala. Tetapi, senyuman Aisha menghilang saat teringat Aarick. Apa Mr. Jutek itu akan mengijinkan dia pergi?

"Aisha, kamu belum tidur?"

Aisha terperanjat saat melihat Aarick berdiri diambang pintu kamar.

"Bicara sama siapa?" tanya Aarick sembari berjalan mendekati Aisha, ia melirik ponsel Aisha.

Bukannya menjawab, Aisha justru mengarahkan handpone ke hadapan Aarick. Raut wajah Aarick berubah saat beradu pandang dengan Elang begitu juga dengan Gemilang Dirga, kedua lelaki ini saling menatap dalam.

1
Haryani Yuliwulansih
Ditunggu lanjutannya
Haryani Yuliwulansih
Luar biasa
Sulaiman Efendy
KOQ LAGI2 CERITANYA GANTUNG.
Sulaiman Efendy
ELANG YG DIBANGGA2KN TERNYATA TERLIBAT SINDIKAT NARKOBA DI LONDON...
Olly O Krisen
Bono...Boni...🙄
Agustin Ria Astuti
sapose ini mengadu domba? 🤔🤔🤔🤔
Sidieq Kamarga
Ha ha ha kena telak Sisil 🤩😂😂😂
momOf3AdorableKiddos
mana lanjutannya kakakkkkk
Arlisa Wanda
up kak ko udah end d profilx
Arlisa Wanda
up
langitsenja
loh koq udh end pdhl konflik baru dimulai
Ira-Hazirah Sweetz
thor....ini bener" gantung gini kah ending nya ??
Ira-Hazirah Sweetz
next
melanny laukon
koq dh tamat Thor???
Maulidis Atia
cerita airin sama yusri apa judulnya kak?
Fitri Anwar ALfhyank
kok udah end?? tp gantung loh
kayla
iyaeee sudah ngga ada kelanjutannya kha??
Lila Hilalia
kok blm ada lanjutannya
Viio Mom'Yasmine
ini gimna sih nanggung bgt. ngga jelas ya sinopsis sm critanya.
Elisabeth Ratna Susanti
boomlike ❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!