Kisah Dua orang manusia.yang dulu nya saling membenci,sekarang saling mencintai dalam sehidup semati.mereka sangat bahagia dengan kehadiran buah hati yang sangat di nantikan.namun takdir berkata lain,mereka di pisah kan karna banyak nya rintangan dan konplik.
Hingga pada ahir nya,takdir mempertemukan mereka kembali setelah beberapa tahun. dengan keadaan yang berubah seratus persen.
Ada apakah gerangan,siapa yang berubah/ keadaan yang berubah ? penasaran lanjut kan cerita nya
Yang baca NATAN & ZHELIA kasih vote dan like nya banyak-banyak ya kk .jangan hanya baca trus ngak kasih like sama vote Author harap kk semua nya baik . dan kasihan sama autor
Trimakasih....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mfi pebrian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
lupakan saja yang telah terjadi
Di lorong yang sepi zhelia berjalan dan melihat Nathan yang di depan menuju arah nya.Zhelia memelan kan langkah nya dan menundukan pandangan nya jujur saja zhelia belum siap berhadapan dengan Nathan dia ingin sekali membalik kan langkah nya.tapi Nathan sudah hampir dekat dan berhenti di depan nya zhelia ikut berhenti.mereka saling terdiam.sehinga Nathan pun angkat bicara
"Kejadian malam itu sebaik nya kamu lupakan saja,lagi pula aku juga tidak sengaja,kita angap saja itu tidak pernah terjadi"Dengan cuek pandangan yang masih lurus ke depan
Jantung zhelia berdesir dengan sangat deras dengan mudah nya Nathan menyuruh nya melupakan kejadian itu.bahkan setiap detik pun zhelia masih teringat dengan kenangan pahit nya saat di dalam kapal.
Zhelia menatap Nathan dengan perasaan benci dan sedih.rasa nya Zhelia ingin menangis namun di tahan nya karna zhelia tidak ingin Nathan melihat betapa rapuh diri nya saat ini.Nathan pun berlalu pergi.
"Apa kamu tidak merasa bersalah sama sekali atau pun mintak maaf" dengan tegas namun ada nada getaran di dalam nya.berusaha menahan air mata yang mengalir dan membalik kan badan nya.Nathan berhenti dan menghampiri zhelia jarak mereka sangat dekat sehinga zhelia bisa mencium aroma farpum Nathan .
"Kenapa aku harus merasa bersalah sama kamu atau pun mintak maaf,aku bahkan tidak ingat apa-apa tentang malam itu.aku masuk ke kamar kamu karna aku sedang tidak sadar kan diri,kamu lupakan saja angap itu tidak pernah terjadi"bisik Nathan di dekat telinga zhelia dengan penuh penekanan
"Kau benar-benar jahat Nathan.kau bisa melupakan nya,tapi aku ? ini menyangkut hidup ku dan masa depan ku.... tapi kamu menghancurkan semua nya kamu adalah pria yang brengsek yang pernah aku temui"jawab zhelia dengan lantang dan amarah yang tak bisa lagi ia pendam selama beberapa hari ini.
Nathan pun geram mata nya melotot dengan tajam dan memegang lengan zhelia dengan kuat sehinga merasakan kesakitan.
"Kamu jangan lupa,sejak aku bertemu dengan mu aku selalu mengalami kesialan termasuk malam yang terkutuk itu!! aku benci karna aku melakukan nya pada wanita seperti mu"marah Nathan dan melepas tangan zhelia dengan kasar.setelah kepergian Nathan tangis zhelia pun pecah ia terjatuh karna kaki nya terasa lemah untuk bertahan berdiri.
~
Saat membuka pintu mobil namun ada tangan yang menghalangi nya"Maaf tuan muda"kata Kayros dengan menundukan kepala nya.
Nathan pun jadi kesal"Tuan muda harus pulang bersama saya karna ini perintah dari Nyonya"
"Aku tidak mau mengikuti perintah Nyonya mu itu,kau mengerti"dengan penuh penekanan
"Tapi tuan muda ini adalah perintah dari,,,,"
"aku tidak peduli"kata Nathan dengan memotong perkataan kayros
"Ada apa ini "kata Jhino yang datang
"Tuan Jhino Nyonya memerintah kan saya untuk membawa tuan Nathan pulang ke rumah tapi tuan Nathan menolak"
.Jhino menatap Nathan dengan wajah yang tenag
"Nathan akan pulang bersama ku,aku akan membawa nya"
"Tapi tuan Jhino"dengan hawatir
"Kau tidak perlu kawatir aku akan membawa Nathan pulang.tante Nataya tidak akan marah.sebaik nya kamu pulang saja"dengan senyum
"Baik lah saya pulang dulu Tuan"
berlalu meningalkan mereka berdua
Nathan pun cuek dan membuka pintu mobil nya
"Nathan apa kamu tidak akan berubah sama aku"
"Jangan kamu pikir kamu menolong ku aku akan baik sama kamu itu tidak akan pernah terjadi"Nathan masuk ke mobil dan menancap gas nya.
~
Sandy dan Nathan berbincang di atas teras rumah nya yang menghadap ke jalan. di sebelah sana terlihat zhelia sedang menyiram kan tanaman nya di depan.
"Jadi zhelia tingal di sini juga"kata sandy dan menghadap Nathan yang tenggah fokus dengan ponsel di tangan nya,namun Nathan tak merespon jawaban dari Sandy
"Enak juga yah rumah kalian berdekatan pandangan nya sangat indah bisa slalu berduaan"dengan tersenyum geli dan pikiran mesum nya
Senyum nya pun berganti dengan ringis karna mendapatkan pukulan di kepala nya.
"Omongan tu di jaga,emang lo pikir gue suka dekat rumah sama gadis kayak dia"
"Emang kenapasih lo itu ngak suka sama zhelia dia kan wanita yang baik cantik anggun dan juga menarik"
"Bisa diam ngak sih mulut lo itu, kalo ngak biar gue jahit supaya lo ngak bisa lagi bicara tentang dia di depan gue"
"Ia maaf tensi bangat jadi orang"kata sandy yang takut akan mulut nya di jahit oleh Nathan ntar dia ngak bisa ngomong lagi.
Nathan kesal dan masuk ke dalam.
"Ada apa sih dengan Nathan masak gadis seperti zhelia dia ngak tertarik sama sekali atau jangan-jangan dia ngak suka lagi sama wanita ih,,,,amit-amit"sandy yang geli membayang kan sipat teman nya itu.
"Ya ampun cantik bangat zhelia.sempurna kayak bidadari sayang kalo di sia-sia kan kayak si Nathan itu"ucap sandy dengan wajah bahagia nya menatap ke arah zhelia.
.
.
.
.
.
.