NovelToon NovelToon
Legenda Pendekar Racun No 1

Legenda Pendekar Racun No 1

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Action / Epik Petualangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Xiao Chen kehilangan seluruh keluarganya akibat sebuah rumor tentang Buku Racun Legendaris yang sebenarnya tidak pernah ada. Keserakahan sekte-sekte besar dan para pendekar buta membuat darah tak bersalah tumpah tanpa ampun.

Dihantam amarah dan keputusasaan, Xiao Chen bersumpah membalas dendam. Ia menapaki jalan terlarang, memilih menjadi pendekar racun yang ditakuti dunia persilatan.

Jika dunia hancur karena buku racun yang tak pernah ada, maka Xiao Chen akan menciptakannya sendiri—sebuah kitab racun legendaris yang lahir dari kebencian, kematian, dan dendam abadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3: Eksperimen di Lembah Kematian

​Lembah Kabut Beracun bukanlah tempat bagi mereka yang ingin bertahan hidup. Udaranya berat, terasa lengket di tenggorokan, dan dipenuhi oleh aroma tanah basah yang bercampur dengan bau busuk tumbuhan yang membusuk.

Di sinilah Xiao Chen berlindung, di dalam sebuah gua kecil yang tersembunyi di balik akar pohon raksasa.

​Tubuh Xiao Chen masih dipenuhi memar, tapi fokusnya kini beralih pada hal lain. Di depannya, terdapat beberapa helai daun berwarna hitam pekat dengan duri-duri halus dan seekor bangkai tikus hutan.

​"Jika aku ingin membunuh mereka, aku tidak boleh takut pada maut," gumamnya dengan mata yang redup namun tajam.

​Ia mulai memeras getah dari daun-daun tersebut menggunakan batu datar. Cairan kental berwarna hijau gelap perlahan keluar. Ini adalah langkah pertamanya. Ia tidak memiliki guru, tidak memiliki panduan. Gurunya hanyalah insting dan rasa sakit.

​Xiao Chen teringat urutan kekuatan yang pernah ia dengar dalam dongeng ayahnya tentang para kultivator:

1.​Ranah Pembersihan Tubuh (Membersihkan kotoran dari tulang dan daging).

2.​Ranah Pengumpulan Qi (Mulai mengalirkan energi alam ke dalam tubuh).

3.​Ranah Inti Bumi

4.​Ranah Langit

5.​Ranah Raja Roh

6.​Ranah Kaisar Racun (Legenda yang belum pernah tercapai oleh siapapun).

​Saat ini, Xiao Chen bahkan belum menyentuh tahap Pembersihan Tubuh. Ia hanyalah manusia biasa yang rapuh. Namun, ia menyadari sesuatu: racun tidak peduli seberapa tinggi ranahmu jika ia bisa masuk ke dalam aliran darahmu sebelum kau sempat bereaksi.

​Ia mencelupkan ujung ranting kecil ke dalam getah hijau itu, lalu menggoreskannya ke kulit tikus hutan yang masih sekarat. Dalam hitungan detik, tubuh tikus itu mengejang hebat. Matanya membelalak, dan cairan hitam keluar dari mulutnya sebelum akhirnya ia kaku tak bernyawa.

​"Berhasil..." Xiao Chen berbisik. Namun, senyumnya menghilang. "Tapi ini terlalu lambat. Seorang pendekar Pembersihan Tubuh bisa menahan ini dengan energi mereka."

​Keputusasaan mulai membayangi, namun ia teringat buku kosong di sampingnya. Ia mengambil sepotong arang kayu, lalu di halaman pertama buku yang bernoda darah itu, ia menulis dengan tangan gemetar:

​Eksperimen 1: Getah Hitam Lembah.

Efek: Kelumpuhan saraf dan pendarahan internal. Kelemahan: Terlalu lambat untuk praktisi Qi.

​Xiao Chen kemudian menatap sebuah jamur berwarna merah darah yang tumbuh di sudut gua yang paling lembap. Ia tahu jamur itu sangat beracun—bahkan uapnya saja bisa membuat pusing. Dengan nekat, ia mendekati jamur itu.

​Ia ingin mencoba sesuatu yang gila. Jika ia ingin menciptakan racun yang bisa membunuh pendekar, ia harus tahu bagaimana rasanya racun itu bekerja di dalam tubuh manusia.

​Xiao Chen mengambil sedikit serbuk dari jamur tersebut dan menempelkannya ke lidahnya.

​"Ugh!"

​Seketika, dunianya berputar. Rasanya seperti ribuan jarum panas menusuk tenggorokannya dan menjalar ke jantung.

Ia terjatuh, mencengkeram dadanya yang terasa meledak. Keringat dingin mengucur deras, dan penglihatannya menjadi ganda.

​Dalam keadaan sekarat itu, ia merasakan sesuatu yang aneh. Karena rasa sakit yang luar biasa, pori-pori tubuhnya terbuka lebar.

Secara tidak sengaja, ia mulai menyerap sedikit energi alam dari tanaman beracun di sekitarnya untuk melawan rasa sakit tersebut.

​Tanpa ia sadari, inilah awal dari proses Pembersihan Tubuh-nya. Bukan dengan obat-obatan mahal seperti murid sekte besar, melainkan dengan cara menyiksa dirinya sendiri dengan racun.

​"Aku... tidak boleh... mati di sini..."

​Selama tiga hari tiga malam, Xiao Chen berjuang antara hidup dan mati. Ia muntah darah hitam berkali-kali, namun setiap kali ia terbangun, ia merasa tubuhnya sedikit lebih ringan, dan indranya sedikit lebih tajam.

​Ia kembali membuka bukunya, menambahkan catatan dengan jari yang masih gemetar:

​Eksperimen 2: Jamur Darah Langit.

Catatan: Menghancurkan jantung jika dosisnya salah. Tapi jika bertahan, ia akan membakar kotoran dalam darah.

​Xiao Chen menatap keluar gua. Dendamnya tidak padam, justru semakin murni seperti racun yang sedang ia kembangkan. Ia tahu, waktu untuk bersembunyi hampir usai. Ia butuh waktu, ia butuh eksperimen yang lebih ekstrem, dan ia butuh kekuatan yang sesungguhnya.

1
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Iyeeeees 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Dendam yg tumbuh menjadi sebuah obsesi..
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Muantebz 🔥🌽
Aman Wijaya
lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll Thor lanjut
Aman Wijaya
jooooz jooooz pooolll lanjut terus Thor
Agen One: 👍🤣😭🔥🔥😭🤣😱😱🤣🔥💪💪👍😭🤣😱🤭🤣👍🔥🔥🔥💪💪🔥🔥
total 1 replies
JUWANTO
🔥 Jejak Silat di Puncak Dimensi 🔥
Silat Nusantara • Kultivasi • Dunia Purba • Dimensi

MC tidak naif.
Kekuatan dibangun dari raga, napas, dan kehendak.

👉 Jika suka progres nyata & cerita panjang,
jangan lupa favorit & komentar.
Agen One: semangat teruzzz💪💪💪
total 1 replies
momoy
cuma mau tanya Thor umur Xiao Chen berapa waktu orang tua nya mati,trs di dalam gua ya ada di lembah beracun berapa taun kok bisa dah 25 taun aja
Agen One: 15 tahun
total 1 replies
Aman Wijaya
mantab xiao Chen
Agen One: terima kasih💪💪💪💪💪
total 1 replies
Aman Wijaya
xiao Chen kok gak bawa harta rampasan dari sektenya mu rong sekte pedang langit
Agen One: udah di ambil, cuma gak di jelaskan
total 1 replies
Aman Wijaya
lanjut terus Thor semangat semangat
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut
Aman Wijaya
mantab xiao Chen
༄🥑⃟⍟Mᷤbᷡah²_Atta࿐
Hadir.. Tetap semangat Thor 💪💪
Agen One: Terima kasih mbah sudah hadir/Pray/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!