NovelToon NovelToon
Mencintaimu Menyakitkan

Mencintaimu Menyakitkan

Status: tamat
Genre:Patahhati / Lari Saat Hamil / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Indriani Sonaris

Aiden yang telah terbiasa menikmati rasa sakit karena mencintai Agneta. Ia sudah menutup hati untuk wanita manapun. Menjadi sosok yang dingin dan begitu tak tersentuh.
Sejak Agneta memilih Davero, ia memilih pergi menjauh meninggalkan Indonesia. Dan mulai menetap di Negara A tepatnya di kota N dan mulai merintis kariernya di sana.
Tetapi takdir mempertemukan dirinya dengan masalalunya. Masalalu yang merupakan kesalahannya...
Catherin....
Akankah Catherin meluluhkan hati Aiden, dan menggantikan posisi Agneta di dalam hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indriani Sonaris, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

                5 hari berlalu tanpa Aiden membuat Catherine merasa tidak bersemangat. Aiden benar-benar mempengaruhi dirinya. Sebelum bertemu kembali dengan Aiden, ia mampu berpijak dengan kedua kakinya penuh ketegaran. Menghabiskan waktu selama 5 tahun fokus pada putrinya juga pekerjaannya. Tetapi setelah kembali bertemu dengan Aiden, hatinya kembali rapuh. Tembok yang ia bangun telah hancur dan membuatnya kembali lemah. Tak bisa ia pungkiri lagi kalau ia kembali jatuh dalam pesona juga cintanya Aiden.

                Kenapa dirinya begitu lemah. Sedangkan Aiden masih terlihat acuh tak acuh pada dirinya. Kenapa harus merasakan rasa sakit karena cinta bertepuk sebelah tangannya.

                “AH!”

                Catherine memekik kaget karena tarikan seseorang. Ia melihat sebuah mobil box pengangkut barang

hampir saja menabrak dirinya. Saat itu Catherine memang tengah berjalan-jalan sendiri untuk menghilangkan penat di kepalanya.

                “Kenapa tidak berhati-hati!” seruan itu membuatnya menoleh ke sumber suara.

                “Aiden? Ka-kamu sudah kembali?” serunya menatap wajah tampan pria di depannya.

                “Kamu tidak apa-apa?” tanyanya menyadarkan keterpakuan Catherine. Ia melepaskan

pelukan Aiden dan berjalan mundur.

                “Aku baik-baik saja,” ucap Catherine.

                “Mobil itu mencurigakan. Sepertinya dia memang sengaja ingin menabrakmu,” ucap Aiden

menghubungi pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini.

                Catherine menatap Aiden yang sibuk menghubungi seseorang. Rasa rindunya kini terobati. Ia

pikir Aiden tidak akan pernah kembali lagi ke sini setelah menemui wanita itu.

                “Ayo sebaiknya kita tinggalkan tempat ini,” ucapnya menarik Catherine menuju

mobilnya.

                “Pihak kepolisian akan menyelidiki kasus ini. Aku sudah memberikan plat nomor mobil tadi,”

seru Aiden.

                “Kapan kamu kembali?” tanya Catherine tidak memperdulikan ucapan Aiden.

                “Semalam aku baru sampai. Apa ada masalah selama aku tidak ada?” tanya Aiden dan

Catherine menggelengkan kepalanya.

                Ingin sekali Catherine menanyakan beberapa hal selama Aiden di sana tetapi Catherine

merasa itu terlalu lancang.

                “Ibuku meninggal,” ucap Aiden membuat Catherine memekik kaget dan menoleh ke

arahnya.

                “Tante Elena?”

                “Iya, dia meninggal karena penyakit jantung,” seru Aiden.

                “Aku turut berduka cita,” ucap Catherine.

                Suasanapun menjadi hening kembali tak ada yang membuka suara.

                Apa Aiden bertemu dengan wanita itu...? batin Catherine.

                ***

                Aiden baru saja sampai di apartement miliknya. Ia memilih duduk di kursi dekat pembakaran. Di tangannya ada berkas yang di berikan Devara saat itu.

                Helaan nafas keluar dari mulutnya. Ia menyandarkan punggungnya ke kepala kursi dan

memejamkan matanya.

                Kali ini tidak ada beban apapun yang dia bawa dalam hatinya. Semuanya telah sembuh dan hilang. Agneta pun tampak bahagia bersama Dave. Mungkin benar mereka sudah di takdirkan untuk bersama.

                Tetapi kenapa... Aiden masih merasa takut akan menjalin sebuah hubungan. Ia masih

begitu trauma.

                Dering handphone menyadarkan dirinya. Ia menatap layar handphone nya kemudian

mengangkatnya.

                “Hallo...”

                “....”

                “Benar.”

                “....”

                “Sudah menemukan pelakunya?”

                “....”

                “Baik, aku segera kesana.”

                Aiden menutup sambungan telponnya dan bergegas mengambil mantel hitamnya juga kunci

mobilnya kemudian bergegas meninggalkan apartementnya.

****

                Kantor Kepolisian...

                Saat ini Aiden baru saja sampai di kantor kepolisian, ia bergegas masuk ke dalam

sana.

                “Selamat malam. Saya Pengacara Aiden. Dimana pelaku tabrak lari itu?” tanyanya.

                “Silahkan masuk ke dalam ruangan di sana.” Seru petugas yang berjaga di depan.

                Aiden masuk ke dalam ruangan itu.

                “Catherine? Kamu di sini?”

                Panggilan itu membuat Catherine menoleh ke belakang.

                “A-aiden?” tubuh Catherine tampak membeku di tempatnya.

                “Kenapa kamu di sini?” tanya Aiden.

                “Itu aku...” bibir Catherine tampak kelu.

                “Selamat malam Mr. Aiden. Kami telah menangkap pelaku yang hampir menabrak Ny. Catherine

dan penculikan pada Jasmine.”

                “Jasmine?” seru Aiden dan tatapannya kini kembali tertuju pada Catherine yang membeku.

                “Kamu mengenal Jasmine? Aku rasa, aku tidak melaporkan kasus mengenai penculikan

Jasmine.”

                “Untuk laporan kasus penculikan Jasmine, memang Ny. Catherine yang membuat laporan.”

Catherine menghela nafasnya karena polisi itu terlalu banyak berbicara.

                Aiden menatap ke arah Catherine yang sepertinya tidak ingin mengatakan apapun.

                “Saya akan mengantar kalian melihat pelakunya,” seru Polisi itu.

                Aiden dan Catherine akhirnya sama-sama berjalan mengikuti polisi itu.

                Tak lama mereka pun sampai  di salah satu sel dimana pria itu berada. Sel itu memang di peruntukan untuk orang jahat yang baru di tangkap dan di introgasi sebelum akhirnya di pindahkan ke dalam sel

yang lebih mengerikan.

                “Kau?” pekik Catherine saat melihat siapa sosok itu.

                “Kamu mengenalnya?” tanya Aiden.

                “Dia adalah adik dari suaminya Marinka. Jadi kamu yang selama ini ingin mencelakaiku

dan emm Jasmine?” tanya Catherine sedikit melirik Aiden.

                “Aku muak denganmu, wanita sialan! Karena ulahmu, Kakakku jadi masuk penjara!” amuk

pria itu mendekati Catherine dan berteriak.

                Spontan Aiden merangkul pundak Catherine seraya melindunginya. Catherine melirik ke

arah tangan Aiden di pundaknya. Entah kenapa rasanya begitu hangat.

                “Jadi ini merupakan kejahatan yang di rencanakan,” seru Aiden.

                “Kau pengacara itu! Semua juga karena ulahmu yang sok pintar!”

                “Jaga sikapmu!” seru polisi memukul jeruji besi dengan tongkatnya.

                Setelah mengetahui motif penjahat itu. Aiden dan Catherine bersedia menjadi saksi saat

di pengadilan nanti.

                Saat ini mereka berdua berjalan bersama keluar dari kantor polisi.

                “Jadi, siapa Jasmine itu?”

                Deg

***

1
Siarsazkia Siarsazkia
setelah bertahun ku tunggu akhirnya
Elok Pratiwi
tidak menarik
Amrisa Simatupang
jgn macam macam Aiden,ntar ada mine yg kedua Lo.. nikahi mommy mine dulu
Amrisa Simatupang
ayo mine jgn menyerah... ayo Aiden berjuanglah 🙏😁
Amrisa Simatupang
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
bunda R2
lanjut up lg kak thor,,,udah lama baru up lg😁
bunda R2
👍👍
Amrisa Simatupang
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹😂🌹
Rinnie Hassan Azhoeri
thor ini kenapa di ulang lagi....
maunya sih extra part nya saja thooor....
hehehe maaf yaa....
Susi Yanti
udah , cuma sampai dsn critanya ?
Tulip
Aiden sdh mulai nih mesumnya mau kumat
Tulip
🤣🤣🤣🤣
Tulip
🤣🤣🤣🤣yok kita bentur kepala aiden
Tulip
masak gak tau dg isi hati sendiri aiden... dulu gimana waktu sm agneta terbakar gak lihat agneta sm varo. pengen tak getok tu si aiden
Tulip
e. e. e. masih kok cemburu kan cath kamu anggap sahabat
Tulip
dasar gak peka aiden, masak gak tau alasan cathetrin pergi.
Tulip
merasa ya aiden tersindir. samalah dgmu aiden saat sm cathren menyebutkan nama wanita lain.
Tulip
masak lupa dg kesalahan masa lalu ketika bersama ageta. sungguh terlalu
Tulip
mmmm anknya aiden dg masa lalunya kali ya
faa
bener banget takdir d dunia novel ada d tangan autor😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!