Tiga hari setelah menandatangani surat perceraian itu aku menikah lagi tanpa pernikahan tanpa pesta tanpa gaun dan tak ada ucapan selamat sama seperti pernikahan pertamaku. Pernikahan yang begitu kejam aku dibuang setelah tidak dibutuhkan lagi dan lalu aku menikah dengan bos mafia besar dinew york,, Bagaimana kisah selanjutnya antara mia dengan bos mafia itu akankah mia akan ditinggalkan lagi untuk kedua kalinya?? Yuk mari kita tonton novelnya saja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Aisyah29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 15
Masih dengan perbincangan antara Claudia dengan Mia.
Tidak ada berhenti - hentinya Claudia selalu meremehkan dan menjatuhkan Mia lalu dia berkata lagi dengan ucapan ;
" Oh ya Mia aku hampir lupa, Jangan membuat masalah dalam perusahaan Domini City, Aku dekat dengan pemilik nya, Sebaiknya kau berhati - hati disini. Satu ucapan dariku dan kau akan beres - beres dari mejamu. "
" Baik saya mengerti Claudia, Terima kasih atas saran nya akan ku ingat selalu ".
Mia hanya terdiam lalu menonton aksi nya Claudia saja, Aku tidak menyangka dia lah orang yang disuruh oleh Julian, Aku berencana menyamar kemudian mendapatkan tempatku sendiri, Dia mengira diamku sebagai rasa takut dan pengecut, Dia mulai semakin sombong, Angkuh dan dia mengusir Mia seperti pengemis ;
" Sudahlah tadi nya aku mau mengantarkan mu Mia, Tapi lihat dirimu kamu hanya akan mengotori mobilku saja, naik taksi saja ya Mia, Dan datang lah ke kantor besok sebelum jam 09.00, Dan kalau kamu terlambat tidak usah datang sekalian mengerti !!! ".
Ucap Claudia dengan mengeraskan suara nya agar para karyawan nya tau.
Setelah itu Mia ditertawakan oleh karyawan nya lalu Mia hanya diam dan tersenyum kemudian berbalik badan dan menarik koperku pergi dari nya.
Diluar bandara aku menelpon supirku, Karena Julian sudah menyiapkan mobil pribadiku di kediaman Luxery Point, Dan aku tidak mau memamerkan nya sekarang kepada Claudia.
Saat di dalam perjalanan menuju villa luxery Point Hujan menguyur jendela mobil dan hujan nya semakin deras beserta angin kencang dan aku tiba - tiba menyentuh cincin ku yang di berikan oleh tuan Julian Smith saat kita pernikahan yang bertuliskan M & J, Tiba - tiba aku jadi merindukan suamiku dan putra - putri ku.
Julian berjanji setelah selesai dengan urusan bisnis nya di kota New York dia akan segera menemui Mia dan membawa anak - anak kepadanya.
Kali ini aku akan mewujudkan impian ku, Aku akan berdiri diatas kedua kakiku sendiri tanpa harus perlu bantuan Julian biarkan orang meremehkan ku tapi aku akan tetap berjuang dan buktikan bahwa aku bisa sendiri bangkit dari omongan orang itu.
Keesokan pagi nya Mia datang tepat waktu dikantor Domini City, Lalu Claudia membeku dan terdiam saat melihat ku, Bibirnya melengkung senyum sinis tajam, Bunyi sepatu hak tinggi nya berderak, Dia melangkah mendekat sambil membanting setumpuk tebal berkas ke meja Mia. Lalu berkata ;
Brakkk!!!! Suara buku dibanting
" Jadi kamu benar - benar nekat berani datang kesini Mia, Anak baru mulai dari yang dasar, Rapikan berkas - berkas ini sebelum akhir hari, Dan jangan ada satu halaman pun yang hilang mengerti!!! ".
Ucap Claudia sambil menyilangkan tangan dan menatapku dari atas.
" Oke baiklah akan ku kerjakan secara tepat waktu dan langsung memberikan kepadamu ".
Sahut Mia dengan senyum.
Lalu datanglah seseorang rekan Claudia dan menanyakan kehadiran ku ;
" Claudia siapakah sebenar nya anak baru ini, apakah kau mengenalinya?? ".
" Dia dulu hanya mantan teman kuliahku, dia dulu sangat miskin sekali dan dia juga dulu merebut pacarku yang kaya raya Sebastian lalu dengar - dengar sekarang keluarga Sterling bangkrut juga gara - gara dia, Kalian hati - hati jangan bergaul dengan orang rendahan seperti dia ". Ucap Claudia
" Claudia itu hanya masa lalu jangan lah kau ungkit lagi, Sebastian lah yang mengejar ku dan dia tidak pernah mencintaimu, Lalu soal perusahaan Sterling bangkrut itu sudah tidak ada hubungan nya lagi denganku, Aku sudah bercerai dari nya disaat dia masih masa jaya nya, Dan kalau tidak percaya tanya saja sendiri kepada Sebastian langsung ".
Ujar Mia sambil kesal menjelaskan semua nya itu.
Setelah Claudia berkata seperti itu semua nya tidak mau berbicara dan percaya kepadaku, Di kantor tidak ada yang mau mendekati ku karena mereka semua tahu bahwa Claudia punya pengaruh besar di perusahaan Domini City dan Rumor nya dia sangat dekat dengan bos besar kantor pusat makanya mereka semua ketakutan dan tidak ada yang berani menentang nya.
Selama beberapa hari bekerja di perusahaan ini, Claudia terus menerus menargetkan ku, Dia selalu melempar balik proposal - proposalku di depan umum dan menyebut nya sampah Dan saat rapat dia mencecarku dengan pertanyaan jebakan dan menunggu aku membuat kesalahan dan bahkan dia mengejek bekal makan siang buatanku ;
" Miskin sekali kamu Mia!!, makanan sampah!!!, jelek sekali kamu bikin nya mia,, Kamu sama sekali tidak mampu membeli makanan dan memesan disini dan memang kamu pandai sekali berhemat ya, jangan terlalu pelit untuk diri sendiri Mia ".
" Iya aku berhemat makanan biar aku bisa cepat kaya raya dan tidak terus - terusan di hina olehmu ".
Ucap Mia lalu dia melanjutkan makan burger buatan nya itu.
Setelah meremehkan makanan nya lalu dia meninggalkan Mia begitu saja. Kemudian setelah jam istirahat selesai Claudia berjalan menuju ketengah ruangan dan dia mengumumkan bahwa :
" Perhatian semuanya!!!, Acara team building kita akan diadakan senin depan di properti pribadi di semenanjung Luxery point "
Dan seluruh kantor langsung heboh dan sebagian dari mereka berucap ;
" Luxery point???, Bukankah itu properti pribadi milik tuan Julian Smith itu ya". Ujar rekan perempuan
" Astaga bukan kah Claudia benar - benar berhasil membawa kita ke sana semua, gila banget ini mah ". Ujar rekan cowo perkantoran.
" Aku selalu dengar dia dan Tuan Julian Smith memang dekat, Sepertinya rumor itu benar". Ucap rekan lainnya.
Kemudian Claudia menikmati pujian dari rekan nya itu lalu menatapku dengan perlawanan yang tak disembunyikan dan berkata Kepadaku ;
" Sebagian orang takkan pernah menginjakkan kaki ditempat seperti itu, Acara team building ini untuk semua orang, Termasuk karyawan baru kami Mia, Anggap saja ini kesempatan untuk melihat kalangan atas yang sesungguhnya, anggap saja kali ini kau beruntung lagi Mia ".
Mia menatapnya dengan senyum tipis ;
" Propert disemenanjung Luxery Point tempat yang sama Julian berikan kunci nya kepadaku minggu lalu". Ucap dalam hati Mia
Sebelum Mia sempat mengeluarkan kartu aksesnya dan membongkar kebohongan Claudia, Mia hanya terdiam dan tersenyum saja tidak melakukan perlawanan sedikit pun lalu hanya mengikuti permainan yang dilakukan oleh Claudia itu, Bahkan dia menyerahkan diri kepadaku sendiri.
" Baiklah ayo kita lihat dia berpura pura jadi nyonya dirumahku sendiri " . Sahut didalam hati Mia lalu sambil tersenyum.
" Baiklah!!!, Tentu aku akan datang". Ucap Mia kepada Claudia.
Mia meletakkan pena nya dan menatap mata Claudia dengan tenang.
" Baiklah Claudia aku ikuti permainanmu sekarang lalu kita lihat saja seberapa hebat kamu ". Ucap Mia di dalam hatinya.
Claudia mencibir Mia, didalam pikirannya dia mungkin mengira aku hanya menjaga gengsi lalu dia menunggu ingin melihat Mia mempermalukan diri disana.
Lalu Sinta rekan kerja di sebelah mejaku menarik lenganku dan berkata ;
" Jangan masukan ucapan Claudia didalam hati, Dia memang seperti itu tapi Luxery Point memang sulit untuk dimasuki orang biasa Mia, Dan jaga ucapan mu disana ya".
" Baiklah, Aku akan ingat itu".
Lalu Mia hanya tersenyum kepadanya tanpa menjelaskan yang sebenarnya terjadi.
Lalu bagaimana kisah selanjutnya
Jangan lupa like, komen dan follow ya guys
Terima kasih sudah membaca
Kasih vote nya juga boleh agar penulis makin semangat nulisnya nih!!!
pas Julian pulang langsung takjub dia nya
dasar, minta disiksa ini orang...
Caspian ya yang datang💪