NovelToon NovelToon
The Future With My Grumpy Neighbor

The Future With My Grumpy Neighbor

Status: sedang berlangsung
Genre:Sci-Fi / Time Travel / Menikah dengan Musuhku / Enemy to Lovers / Slice of Life
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Jangan dekat-dekat cowok lain, Cebol. Kau itu tanggung jawabku!"
Bagi Anvaya Dinakara, Narev Elvaro adalah tetangga raksasa setinggi 192 cm yang paling menyebalkan. Narev selalu mengawasi Vaya, melarangnya berteman dengan pria lain dengan alasan "menjaga titipan orang tua".
Namun, satu insiden di malam kelulusan melempar mereka sepuluh tahun ke masa depan. Vaya terbangun bukan di kamarnya, melainkan di pelukan Narev dewasa yang sangat memujanya. Lebih gila lagi, ada seorang bayi cantik bernama Miciella Aracelli yang memanggil mereka "Mama" dan "Papa".
Terjebak dalam pernikahan masa depan yang manis, mampukah mereka kembali ke masa lalu saat status mereka masih "musuh bebuyutan"? Atau justru Narev akan melakukan segala cara agar masa depan itu menjadi nyata?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Amarah di Balik Kemudi

[POV: Vaya]

"Narev, lepas! Sakit!" aku menjerit saat Narev menarik lenganku dengan sangat kasar keluar dari kafe. Tubuhku seolah diseret, mengabaikan tatapan ngeri dari orang-orang di sekitar.

Narev tidak menyahut. Rahangnya terkatup begitu rapat hingga aku bisa mendengar bunyi giginya yang beradu. Begitu sampai di depan mobil mewah hitamnya, dia membuka pintu belakang dan mendorongku masuk dengan tenaga yang tak terbendung.

"Keluar! Tunggu di luar sampai aku panggil!" bentak Narev pada sopirnya yang tampak ketakutan. Begitu pintu tertutup rapat dan hanya ada kami berdua di dalam kabin mobil yang kedap suara, Narev langsung menerjangku.

Dia mencium bibirku dengan sangat brutal. Tidak ada kelembutan, yang ada hanya rasa sakit dan dominasi. Aku meronta, tanganku memukul dadanya yang sekeras batu berkali-kali. "Mmpff... Narev... ugh... stop!"

"Berani-beraninya kau menemuinya, Vaya! Berani-beraninya kau memegang dokumen sampah itu di belakangku!" suaranya menggelegar di ruang sempit itu.

Narev melepaskan dasinya dengan gerakan cepat yang mengerikan. Sebelum aku sempat menyadari apa yang terjadi, dia menyatukan kedua tanganku dan mengikatnya dengan kuat menggunakan dasi tersebut, lalu menariknya ke atas kepalaku, menguncinya pada sandaran kursi.

"Narev, jangan! Aku minta maaf! Lepasin!" tangisku pecah. Aku merasa seperti tawanan.

"Maaf? Setelah kau merencanakan untuk meninggalkanku lagi?" Narev tertawa sinis, matanya merah karena murka. Dia membenamkan wajahnya di leherku, lalu menggigit kulit sensitifku dengan keras hingga aku mengerang kesakitan.

"Aakh! Sakit, Narev! Ampun... aku cuma mau tahu kebenarannya... hiks... maafkan aku!" aku memohon dengan suara serak. Tubuhku gemetar hebat di bawah kungkungannya.

Narev berhenti sejenak, napasnya memburu di depan wajahku. Dia menatapku dengan tatapan yang sangat terluka sekaligus posesif yang gila. "Kebenaran? Kebenarannya adalah kau milikku! Mici butuh ibunya, dan aku butuh wanitaku! Tidak akan ada perceraian, Vaya. Sampai aku mati pun, kau tidak akan pernah lepas!"

Dia kembali menciumku, kali ini lebih seperti ingin menenggelamkanku. Aku hanya bisa menangis sesegukan, membiarkan dia meluapkan seluruh kecemburuan dan ketakutannya yang meledak-ledak. Setelah beberapa saat yang terasa seperti selamanya, Narev menjauh. Dia merapikan bajunya yang berantakan dengan tangan gemetar.

"Bawa dia pulang. Jangan biarkan dia keluar satu langkah pun dari kamar tanpa izinku," perintah Narev dingin setelah memanggil sopirnya kembali.

Narev keluar dari mobil tanpa menoleh lagi padaku. Dia membanting pintu begitu keras hingga mobil berguncang.

Di dalam perjalanan pulang, aku duduk meringkuk di sudut kursi dengan tangan yang masih terikat dasi—Narev sengaja tidak melepaskannya. Mataku tertuju pada map cokelat yang masih ada di pangkuanku, draf gugatan cerai itu.

Aku menatap namaku di sana. Anvaya Dinakara.

"Benarkah aku ingin bercerai?" bisikku lirih di tengah isak tangis.

Pikiranku kacau. Di satu sisi, Narev yang baru saja memperlakukanku seperti binatang membuatku takut setengah mati. Tapi di sisi lain, aku teringat cara dia menggendong Mici semalam, cara dia membersihkan kakiku dengan telaten, dan caranya mencium keningku seolah aku adalah segalanya baginya.

Jika Rian benar dan Narev adalah monster yang menyekapku, kenapa hatiku justru merasa hancur melihat air mata di mata Narev tadi? Kenapa aku merasa seolah akulah yang baru saja menghancurkan hati pria yang paling mencintaiku di dunia ini?

Aku menatap keluar jendela, menyadari bahwa duniaku kini benar-benar terkoyak. Antara masa lalu yang dikatakan Rian, dan masa depan yang sedang aku jalani bersama Narev dan Mici. Aku tidak tahu mana yang nyata, dan mana yang hanya sekadar manipulasi.

...****************...

1
Lis Lis
labil ......
G konsisten sma omongannya si vaya
Ariska Kamisa: 🤭🤭🤭🤭 mungkin vaya galau kak...
total 1 replies
Lis Lis
AQ jga G tau spa yg harus aku prcya vaya😭😭😭
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak sudah mampir 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
Sulas Lis
huaaaaa huaaa 😭😭😭
ko pendek kali babnya panjangin dikit dong kaaaa
Ariska Kamisa: terimakasih kak udah mampir... 🙏🙏🙏 terimakasih atas sarannya... 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ridwani
👍👍👍👍
awesome moment
bingung mo.kasih comment. tll sedikit dan...agak lama. smp hmp lupa. maapkeun
awesome moment
vaya sgt memuakkan. oon g abis2. wanita tu mending dicintai. aman. ogeb dipiara. ragu digedhein. vaya EGOIS!!!
Ariska Kamisa: sabar kak... kita doakan naren bisa meluluhkan Vaya yaa
total 1 replies
awesome moment
vaya n g slese2 ragunya. jd pengin getok palanya
Nadira ST
Kamu seharusnya bersyukur dicintai naren secara ugal2an diluaran Sana banyak istri tidak seberuntung dirimu vaya,ak aja sebagai perempuan sampai iri ,cinta naren kepadamu
Ariska Kamisa: semoga vaya segera dapat hidayah yaa 🤭
terimakasih sudah mampir kK🙏
total 1 replies
awesome moment
di cerita kakak tu, woman leadnya dicintai ugal2an sm man leadnya. 😉👍
Ariska Kamisa: karena itu adalah impian semua wanita ga sih...🤭
total 1 replies
awesome moment
malah terhura dgn cibat narev yg sedunia raya buat vaya. pegang kuat cinta narev, vaya..jgn smp lepas. tar nyesel smp pindah alam lho
Ariska Kamisa: terimakasih kakak🙏🙏
total 1 replies
awesome moment
vaya, syukuri dan terima..dicintai dijadikan pusat dunia tu aman lho.
awesome moment
smg vaya membalas cinta nares dgn sm besar
Ariska Kamisa: Terimakasih kak 🙏
total 1 replies
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪💪
Ariska Kamisa: Terimakasih kak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!