Glegg
Arsa menelan ludahnya saat melihat tubuh Aurel yang hanya memakai lingerie tipis berwarna hitam, bahkan Arsa bisa melihat apa yang ada di dalamnya.
"Sayang boleh ya." Ucap Arsa memohon.
Aurel hanya mengangguk malu malu sambil menyilangkan tangannya, melihat anggukan Aurel, tanpa ragu lagi Arsa mulai mengeksplor setiap inchi tubuh istrinya.
"Emhhh, Arsa " Aurel mulai terbuai atas perlakuan Arsa, Arsa memperlakukannya sangat lembut, meski terkesan tidak sabaran namun Arsa berhasil menahan diri agar tidak menyakiti Aurel karena ini adalah pengalaman pertama mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kami ini Pasangan Suami Istri Pak
Arsa baru saja keluar dari kelas, ketika di kelas tadi ia sama sekali tak membuka handphone nya, Arsa kaget saat membuka pesan dari Aurel kalau sekarang dia ada di ruang kesehatan.
Arsa panik dan berlarian menuju ke ruang kesehatan berada.
Brakkk
Arsa membuka pintu dengan kencang, sontak membuat orang orang yang ada di dalam memelototi nya.
" Pelan pelan dong buka pintu nya, kamu pikir ini dimana?" Ucap seorang perawat yang terlihat sedang mengobati salah satu pasien.
" Sorry, Lo liat Aurelia ?" Ucap Arsa pada perawat tersebut, padahal usianya jauh di atas Arsa, Perawat itu geleng geleng kepala, "untung ganteng" gumam nya.
" Hei lo liat Aurelia enggak, gadis yang tadi di rawat di sini?" Arsa kesal karena perawat itu tak menjawab nya
" Maksud kamu gadis cantik yang tadi terlihat sangat pucat yang bersama 3 teman nya?" Tanya Balik perawat tersebut.
Arsa hanya mengangguk membenarkan, siapa lagi yang selalu berempat kalau bukan Aurelia dan teman teman nya.
" Mereka tadi ke toilet, mengantar gadis yang sakit, dia terus muntah muntah, seperti hamil muda." Ucap perawat itu
Deg
Entah kenapa ada yang aneh dalam hati Arsa
" Aurelia hamil anak gue?" Tanya Arsa entah di tujukan pada siapa.
Perawat dan beberapa orang yang ada di ruang kesehatan seketika diam terbengong, mereka mencerna pertanyaan yang keluar dari mulut Arsa, Mereka baru sadar saat Arsa sudah tak ada lagi di depan mereka.
" Berita besar ni" ucap salah satu orang yang berada di sana.
" Bukan nya dia maba populer di jurusan teknik industri ya, wah orang ganteng mah bebas kelakuan nya." Timpal salah satu dari mereka lagi
" Kalian kenal lelaki tadi?" Tanya si perawat
" Siapa yang enggak kenal Arsa kak, dia itu maba paling populer, dan tadi gadis yang datang sebelum nya, itu pacar nya." Jelas mahasiswi yang sebelum nya berbicara, perawat itu hanya manggut manggut.
Arsa sudah menemukan sosok Aurelia yang terlihat sudah lebih baik, Aurel masih berada di depan toilet dengan Amel dan juga Senna.
" Sayang, kamu enggak apa Apa?" Arsa menangkup wajah Aurel dan menelisik seluruh tubuh istri nya, " Mana yang sakit?" Aurel menggeleng,
Arsa mengelus perut Aurel dan menatap mata Aurel dengan lembut, Aurel paham apa yang Arsa maksud, gadis itu menggeleng.
Melihat reaksi Arsa, Aurel mengelus elus lengan atas Arsa.
" Enggak apa apa, kita kan udah sepakat nunda, kamu berharap ingin cepat punya baby?" Tanya Aurel.
" Sebener nya aku tak masalah, punya baby sekarang atau nanti, hanya saja tadi saat mendengar kamu hamil, rasa nya ada yang berbeda di sini." Arsa menunjuk arah jantung nya.
Aurel tersenyum, ia mengerti apa yang di rasakan Arsa, Namun terbesit sesuatu dalam hati nya.
" Sayang, kok kamu bisa tau kalau aku melakukan test kehamilan?"
" Kata perawat di ruang kesehatan tadi, kamu seperti hamil, jadi aku menebak saja."
Ucap Arsa.
" Seperti nya kalian harus siap siap go publik besok deh." Ucap amel
Aurelia mengangguk, " Ada yang aneh." Ucap nya
" Ya sudah, tak perlu di pikir kan lagi, toh kalian sudah menikah, kalau besok terjadi sesuatu, kalian sudah mempunyai senjata nya." Timpal Senna
" Ya sudah, ayo kita pulang sayang, tapi kita ke dokter dulu ya." Bujuk Arsa
" Enggak perlu sayang, kaya nya tadi cuma salah makan aja, sekarang udah enggak apa apa kok." Tolak Aurel
Dan benar saja, keesokan hari nya rekaman berisi suara Aurel sudah tersebar di seluruh penjuru kampus.
Aurel dan Arsa yang dasar nya sudah populer menjadi lebih populer lagi karena berita ini.
" Lo udah cek siapa yang menyebarkan rekaman itu untuk pertama kali?" Tanya Arsa pada Monti.
" Sudah bos, rekaman itu Maya yang pertama menyebarkan nya, tentunya atas perintah Rani." Jawab Monti.
" Sialan, lama lama ngelunjak juga tuh orang." Arsa mengepalkan tangan nya ia berniat akan memberi pelajaran pada Rani.
" Sayang tenang dulu, kita tak perlu marah tentang hal ini, kalau kamu gegabah keluarga kamu bisa terkena masalah nanti nya, toh rekaman itu memang benar, aku punya rencana untuk membungkam mereka." Ucap Aurelia.
" Arsa, Aurel, kalian di panggil dekan tuh." Ucap salah Seorang mahasiswa
Arsa diam saja, sedang Arsa mengangguk mengerti.
" Wah ini dia pasangan viral masa kini, jadi lo bener hamil Rel ?" Tanya Jojo, dia datang bersama Sean, yoga dan juga Awan.
" Enggak usah bacot kaya cewek lo." Ucap Arsa tak suka.
" Weee sabar dong lo." Ucap yoga
" Maka nya kalau main jangan lupa pakai pengaman dong." Bisik Sean pada Arsa.
" Bren*sek lo, lo pikir istri gue apaan hah?" Arsa menarik kerah Sean, hampir saja ia menonjok muka Sean yang memasang wajah kurang ajar, untung nya Monti langsung menghentikan nya, "Sabar Ar"
" Gue enggak nyangka, ternyata lo cewek gampangan." Ucap Sean menatap Aurel, ia sebenar nya kecewa saat mengetahui berita ini, Sean menunjukan kekecewaan nya dengan salah.
Aurel melangkah maju mendekati Sean, "Memang kenapa kalau gue gampangan, meski gue cewek murahan sekali pun, lo enggak akan pernah dapetin gue." Ucap Aurel dingin Sean mengepalkan tangan nya, ia sakit hati, namun ia juga merasa bersalah atas kata kata nya tadi.
" Sorry Ar, gue tarik kembali kata kata gue tadi." Sean meraih tangan Aurel, melihat itu Arsa menangkis tangan Sean hingga lelaki itu hampir terjatuh.
" Jauh jauh dari istri gue." Arsa menggandeng tangan Aurel dan meninggalkan kerumunan yang ada menuju ruangan dekan.
" Silahkan duduk" ucap Pak Santoso Dekan universitas Bintang Prakarsa pada Aurel dan Arsa yang baru saja sampai.
Aurel dan Arsa duduk dengan santai di sofa, kemudian di susul Santoso yang duduk di hadapan mereka.
" Bisa kalian jelas kan mengenai rekaman yang akhir ini sedang Viral?" Tanya Santoso,
" Benar itu suara kamu Aurel ?"
" Itu benar pa, suara dalam rekaman itu memang saya." Jawab Aurel
" Jadi kamu mengakui kalau kamu hamil?" Tanya Santoso.
" Saya tidak hamil pak, kami masih menunda nya." Ucap Aurel
Santoso mengerutkan dahi nya.
" Apa maksud nya?"
" Kami ini pasangan suami istri Pak." Jelas Aurel
" Apaaaa!" Santoso sangat terkejut mendengar perkataan Aurel.
" Kalian jangan berbohong, kalian bukan nya masih mahasiswa baru?"
" Kita sudah menikah sebelum kuliah di sini, dan kampus tak melarang sebuah pernikahan kan, satu lagi, Aurel juga enggak hamil." Timpal Arsa.
" Kalau begitu, coba tunjukan bukti kalau kalian sudah menikah." Pinta Santoso
Lalu Arsa mengeluarkan buku nikah nya dengan Aurelia, kemudian ia juga menunjukan handphone nya yang ada foto wallpaper pernikahan Arsa dan Aurel.
Santoso manggut manggut melihat bukti itu.
" Oke baik lah, kalian boleh keluar, tapi tolong urus rumor yang sudah terlanjur menyebar sendiri. "
Semangat 💪💪