NovelToon NovelToon
Kesayangan Tuan Muda

Kesayangan Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ima susanti

Takdir membawa seorang gadis yang polos harus mengorbankan masa mudanya demi kesembuhan sang nenek.
Tawaran dari majikan tempat ia bekerja sangat menggoda. Dengan berbagi pertimbangan gadis itu menyetujui tawaran majikanya.

"Lahirkan seorang cucu buat saya."
"Cucu, bagaiman caranya nyonya?" tanya gadis yang bernama Laras.
"Meniakh dengan putra saya."
"Tapi tuan muda bukanya sudah punya istri nyonya, harusnya yang melahirkan seirang anak itu istrinya." sanggah Laras.
"Kalau dia mau saya tidak akan menawari kamu."
Laras yang sangat membutuhkan uang untuk biaya pengobatan neneknya menandatangi kontrak dari majikanya.
Apakah hidup Lars akan bahagia atau sebaliknya.
Di tunggu komentar dari kk² semua😘😘🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Mila nampak bolak balik di kamarnya. Langkahnya terbelenggu oleh suaminya yang tak mengijinkan dia keluar bertemu dengan teman - teman sosialitanya seperti biasanya.

"Sial, ini gara - gara babu sialan itu aku jadi terkekang. Kalau tau bakal kaya gini lebih baik aku tidak merestui dia menikah dengan mas Dafa." umpat Mila dengan kedua tangan terkepal menahan kesal.

"Kalau kaya gini aku bisa mati, masa aku di rumah terus. Mana mas Dafa juga kalau datang cuma sebentar lalu pergi lagi ke rumah babu itu. Aku harus buat rencana untuk bisa seperti sebelumnya." Kepalanya terasa buntu karna tak menemukan ide untuk permasalahannya.

Mila sibuk dengan pikiranya sedangkan di tempat lain Laras di kejutkan oleh kedatangan bibik.

"Ada apa, bik?" tanya Laras.

"Tuan muda sudah datang, non." lapor bibik.

"Cepat amat datang, baik bik. Makasih." Laras buru - buru menyambut kedatangan suaminya. Laras berusaha tersenyum semanis mungkin, tak lupa sepeti biasa Laras mencium punggung tangan suaminya dan mengambil alih tas kerja Dafa.

"Apa kamu suka aku datang lebih awal?" tanya Dafa sambil berjalan menuju kamar dan dibuktikan Laras dari belakang. Wanita itu sedikit keteteran mensejajarkan langkah kakinya denagn Dafa yang lebar - lebar.

"Eh, i - iya tua. Saya suka." jawaban yang keluar dari mulut Laras sungguh bertolak belakang dari apa yang ada di dlm hatinya. Tak mungkin ia jujur karna kejujuran pasti akan berakhir fatal bagi dirinya.

"Bagus."

"Tuan mau mandi?" Laras berusaha menjadi disponsori yang baik dan perhatian.

"Hmm....." Dafa mengangguk, Laras meletakan tas kerja Dafa di sofa dan beranjak menuju kamar mandi untuk menyiapkan air mandi untuk Dafa.

"Sudah tuan, silahkan." ujar Laras.

"Bantu aku lepas ini semua. " Dafa mengkode istrinya untuk membantunya membuka seluruh pakainya.

"Apa tuan ga bisa sendiri? Bukanya tuan punya tangankan." kata itu meluncur begitu saja tanpa Laras sadari.

"Ini tugas kamu melayani saya dengan baik. Cepat lakukan." perintah Dafa membuat tubuh Laras gemetar karna ketakutan. Laras mengerjakan apa yang suaminya perintahkan.

Dafa tersenyum penuh arti, ia sangat menyukai wajah ketakutan Laras. Rasanya hatinya terhibur melihat wajah polos itu.

Sementara Dafa mandi, Laras menyiapkan baju ganti dan meletakan di ranjang. Lalu Laras menyiapkan makan malam untuk mereka berdua.

Dafa saat keluar dari kamar mandi tak melihat Laras tapi matanya melihat baju yang Laras telah siapkan untuknya. Kembali senyum itu terbit di sudut bibir lelaki itu. Ada rasa hangat yang ia rasakan, ia merasa menjadi suami yang sebenarnya.

Setelah selesai makan malam, Dafa dan Laras duduk di tepi ranjang dan sambil mengobrol.

"Bagaimana keadaan nenek? tanya Dafa tiba - tiba membuat Laras sedikit terkejut.

"Alhamdulillah, jauh lebih baik tuan. Terimakasih untuk bantuan dari keluarga tuan." Laras tak bisa memungkiri jika keluarga Dafa mempunyai andil yang besar dalam masa penyembuhan neneknya.

"Itu sesuai perjanjian." Tadinya Laras sudah merasa bahagia dengan perhatian Dafa tapi saat mendengar perkataan Dafa barusan kembali menjatuhkan tubuhnya ke bawah dan mengingatkan posisi dirinya yang sesungguhnya.

Laras tak boleh larut dalam perhatian yang Dafa berikan, hubungan mereka hanya sebatas memberi dan di beri.

Malam ini Laras bisa sedikit bernafas lega karna Dafa tidak memintanya melayani Dafa di ranjang. Lelaki itu hanya memintanya Laras menemaninya tidur. Mungkin karna lelah, tak lama terdengar dengkuran halus menandakan Dafa sudah tertidur.

Laras memperhatikan wajah tampan Dafa. Laras tersenyum bisa melihat wajah betapa sempurnanya ciptaan Allah. Hidung mancung dengan rahang yang tegas. Laras berusah menghapus rasa kagumnya, ia tak mau nanti terlalu berharap pada lelaki itu karan suatu saat mereka nantinya harus berpisah. Laras memutuskan untuk segera mengikuti suaminya, ia berusaha memejamkan matanya sambil mencari posisi tidur yang nyaman.

...****************...

Assalamualaikum kk, sahur.....sahur.......sahur.......😊

Di tunggu saran dan masukannya serat jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya kk 🙏💪😘

1
ardiana dili
lanjut kak
Ima Susanti: siap kk🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
maaf kakak Salah tulis dafa kok jadi panca🙏
Ima Susanti: terimaksih koreksinya kk, nanti thor revisi 🙏🙏😘
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok//Good//Pray/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut kak
Ima Susanti: /Ok//Good/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: /Ok/ kk🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
semangat kak
Ima Susanti: /Determined//Determined/
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
semangat kak
Ima Susanti: terimakasih kk😘😘🙏🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: udh up kk, silahkan lanjut baca😘🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Dafa jangan lupakan Mila,nanti marah buat i masalah,jaga Laras agar bayi dan ibunya sehat
Ima Susanti: siap kk🙏🙏😘
total 1 replies
sunaryati jarum
Selamat Dafa akhirnya kerja kerasmu membuahkan hasil
Ima Susanti: /Chuckle//Chuckle//Joyful//Joyful/
total 1 replies
sunaryati jarum
Itu konsekuensi kamu Mila , kebanyakan ibu ingin punya lha kok menolak
Ima Susanti: tanggung akibatnya sendiri, nangis deh 😊
total 1 replies
ardiana dili
ceritanya bagus
Ima Susanti: terima kasih kk🙏🙏🙏
total 1 replies
ardiana dili
lanjut
Ima Susanti: siap kk😘👍
total 1 replies
sunaryati jarum
Yang bener namanya Laras atau Lidia🤩 Thoor Beberapa kali menyebut Lidia
Ima Susanti: maaf thor salah tulis🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan lemah Laras, lawan saja dengan perkataan dan perilaku sopan dan lembut.Suruh minta ke Dafa langsung
Ima Susanti: /Determined//Determined//Kiss/
total 1 replies
sunaryati jarum
Semoga segera hamil dan Dafa yang ngidam tidak mau jauh dari Laras
Ima Susanti: terimaksih saranya kk, thor skip ya😘🙏🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Ny Veronika seharus belajar dari pengalaman rumah tangganya, pernikahan yang dibangun tanpa kecocokan hanya karena status sosial, yang tidak bertahan lama, kenapa mau diulangi pada Dafa putranya.Ku kira Mila itu artis atau model kok tidak mau melahirkan
Ima Susanti: biasa wanita zaman sekarang ga mau tubuhnya rusak karna melahirkan 🤭🤭
total 1 replies
sunaryati jarum
Karena kau tinggal ya pastinya Mila kesepian, awas Dafa istri pertamamu nanti cari kehangatan lain lho, mungkin sudah terbiasa
Ima Susanti: kebanyakan gitu ga sih, maknya banyak istri yg selingkuh karna kurang dapat perhatian dari suaminya🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!